
Istana laut, dimana di istana tersebut masih terdapat orang-orang yang tinggal disana. Bahkan sistem kerajaan masih berlaku di dalam laut, disana juga terdapat sebuah harta yang tak terukur hebatnya.
Harta darah Dewa laut, dimana ia adalah Dewa penguasa lautan di Alam Semesta ini. Darah tersebut masih tersegel di dalam sebuah batu kuno, dimana terdapat banyak tulisan yang sulit di mengerti oleh orang-orang.
Perang saudara, maupun perang antara kerajaan, dimana mereka semua berusaha merebut batu yang berisikan darah Dewa. Sebelum penyerangan di lakukan, penguasa yang melindungi darah dewa, ia membuat sebuah surat kepada orang lain yaitu Qin Chen sendiri.
***
Dibawah cuaca yang teduh, dimana mereka berdua tengah bermain-main dengan air berdua di lautan. Qin Chen yang baru saja bangun dari meditasinya, ia kini mulai berdiri dengan sebuah senyuman senang yang tidak terukur batasnya.
Ia sekarang sudah berhasil menciptakan sebuah definisi yang sudah memiliki tugas masing-masing. Dimana mereka semua membantu cara membuka situs hidup masing-masing.
Qin Chen yang melihat Su'er mengenakan pakaian bikini, dimana membuat Qin Chen mimisan tidak kuat menahan godaan secantik Su'er yang tengah menggunakan bikini.
Ia yang telah bermeditasi selama 1 jam lamanya, karena membuat definisi baru, dimana bayangan Qin Chen mencari bahan-bahan. Qin Chen yang berdiri disana, ia lalu berkata. "Sangat menarik.. dunia dengan kecantikan alami, dan dunia tanpa polusi, tapi memiliki sifat yang sangat menjijikkan." Ucap Qin Chen.
Qin Chen perlahan berdiri mengangkat tubuhnya. Karena ia ingin merasakan udara di pinggir laut, karena ia sudah lama tidak melihat laut lagi. Karena sepanjang hidupnya, Qin Chen hanya bertemu dengan danau, maupun gua itu saja selamanya.
Melihat sekitarnya hanya ada lautan, dimana Su'er dan putrinya yang kini bermain air di lautan, Qin Chen tersenyum puas, karena bisa berlibur santai sekalian mencari harta karun Istana laut.
"Istana laut... Harta apa lagi yang bisa ku dapatkan disana.." Gumam Qin Chen.
Waktu Qin Chen di Alam Immortal barulah sebentar, karena ia bergerak 2kali lebih cepat di bandingkan dengan orang lain, bahkan setiap hari ia selalu berpindah tempat.
Mereka berdua yang bermain air di laut, saat melihat Qin Chen berdiri di atas sana membuat mereka terkejut, karena meditasinya sudah selesai, dan kini sedang berdiri.
Sebenarnya, Qin Chen bukan bermeditasi, melainkan sedang membagikan tugas bagi para bayangan miliknya. Sebelum membagikan tugas, ia juga memberikan nama untuk pasukan bayangan miliknya, meskipun namanya terdengar alay di telinganya.
__ADS_1
Nama pasukan yang ia pimpin adalah 'Shadow Code'. Dimana pasukan tersebut memiliki pemimpin yang kuat untuk memimpin para Shadow lainnya.
Shadow Code memiliki tugas untuk mendapatkan informasi yang Qin Chen butuhkan, harta, artefak, senjata, tanaman herbal, dan masih banyak lagi yang bisa mereka lakukan.
"Sekarang, masalah bayangan sudah selesai, aku akan menyelesaikan harta disini, dan 2 lainnya sekaligus."
Setelah berpikir-pikir, ia lalu berteleportation menuju ke arah tempat mereka berdua yang sedang bermain air, bermain air di cuaca yang teduh membuat kenyamanan tersendiri, apa lagi untuk berendam di air.
Qin Chen yang sampai di dekat mereka, kini tertawa kecil dan berkata. "Fufufu... Bermain air? apa putri ayah tidak takut jika sakit?" Ucap Qin Chen dengan lembut.
Yin'er yang mendengar suara ayahnya yang mengkhawatirkan dia jika sakit, ia yang mendengar itu, lalu membalasnya. "Tentu saja tidak.. jika Yin'er sakit, ayah akan mencari cara untuk menyembuhkan penyakit Yin'er.." Balasnya dengan lembut.
Qin Chen tersenyum mendengarnya, karena memang benar jika Qin Chen tidak akan tinggal diam, jika putri kesayangan miliknya jatuh sakit karena ia ingin bersenang-senang.
Dari tengah laut, terlihat sebuah botol yang mengambang di atas air, dimana ia tersapu oleh ombak air laut, hingga botol tersebut mengenai Qin Chen yang tengah berdiri.
Qin Chen lalu mengambilnya dengan tangannya, dimana ia penasaran dengan isi dalamnya. Perlahan membuka tutup botol tersebut, lalu mengeluarkan kertas tersebut.
Mereka berdua juga berdiri di samping Qin Chen, karena mereka melihat Qin Chen mendapatkan sebuah botol berisikan surat.
Saat Qin Chen membuat surat tersebut, bisa terlihat bahwa surat itu baru dibuat dengan menggunakan tinta baru. Surat itu, seperti dibuat satu hari yang lalu dengan tinta yang masih terlihat hangat.
Di saat Qin Chen membacanya, terlihat sebuah tulisan dimana Istana laut membutuhkan bantuan darinya. Di dalam surat tersebut, tertuliskan bahwa perang saudara yang akan terjadi 1 hari lagi, dimana mereka semua akan memperebutkan darah Dewa laut.
“Tuan yang terhormat, disaat saya melihat anda menggunakan cermin masa depan, saya melihat bahwa anda bukanlah orang biasa, dengan kekuatan anda yang sekarang ini, anda sangatlah kuat..
Saya pemimpin Klan laut, meminta bantuan kepada anda yang terhormat, sebagai balasannya, saya akan memberikan darah Dewa laut kepada anda.
__ADS_1
Jika darah Dewa laut kurang memuaskan anda, anda bisa meminta apa saja kepada saya, selama saya bisa memenuhinya..
Tuan yang terhormat, tolong bantu Klan laut, saya memohon kepada anda.”
Di dalam tes tersebut, itulah yang dituliskan oleh pemimpin Klan laut, dimana mereka meminta bantuan kepada Qin Chen untuk melawan orang-orang yang ingin merebut darah Dewa laut.
"Ayah.. bukankah penawaran ini sangat bagus? Ayah bisa mendapatkan darah Dewa laut, dan itu hanya melawan beberapa semut kecil..." Ucap Yin'er dengan polosnya.
"Memang benar, jika ayah mendapatkan darah Dewa Laut, maka elemen air akan terbuka, dan ayah bisa menguasai 5 elemen Langit dan Bumi.." Ujarnya.
Su'er disana juga menyemangati Qin Chen, karena kesempatan ini tidak datang dua kali dalam seumur hidupnya, jadi dengan membantu Klan Laut, ia akan mendapatkan keuntungan besar dalam perang ini.
Setelah memutuskan membantu, Qin Chen disana lalu berkata. "Baiklah, kita akan membantu Klan Laut, agar aku mendapatkan darah Dewa Laut, Su'er dah Yin'er, pakailah pakaian kalian, dan kita akan berangkat sekarang.."
"Baik!"
Mereka berdua dengan cepat pergi dari sana untuk menganti pakaian, Qin Chen tidak lupa memberikan Su'er pakaian, karena semua pakaiannya ada di tempat Qin Chen.
Selang beberapa menit kemudian, mereka berdua yang sangat lama menganti pakaian, karena menganti pakaian sambil mengobrol. Sekarang mereka berdua sudah di samping Qin Chen, dimana mereka akan masuk ke dalam lautan.
Qin Chen perlahan menyebarkan energi yang berada di dalam dirinya, ia menyebarkan dengan menyelimuti tubuh mereka berdua, agar di dalam laut mereka bisa bernafas maupun berbicara dengan tenang.
Sebenarnya, Yin'er bisa melakukannya sendiri, tapi jika ia menggunakan energi miliknya, ia tidak akan bisa bertahan lama di dalam air, karena membutuhkan banyak energi untuk bisa bernafas di dalam tekanan air yang begitu besar.
Setelah selesai menyelimuti, mereka bertiga turun kebawah laut untuk menuju ke tempat istana laut. Membantu, lalu mendapatkan balasannya adalah darah Dewa Laut.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*