Supreme God System

Supreme God System
Chapter 127 : Piring Yin dan Yang


__ADS_3

Didalam reruntuhan kuno, bisa terlihat dua orang yang sedang terduduk di sana, wanita di dalam sana sedang bermeditasi untuk mendapatkan kembali energinya. Sedangkan untuk pemuda itu, ia tengah bersantai menikmati makanan sambil melihat ke arah kecantikan Abadi.


Selang beberapa jam kemudian, ia akhirnya terbangun dari meditasinya. Saat melihat ke depan terlihat Qin Chen yang tengah melihatnya, wanita itu bingung mau berbicara apa saat di tatap Qin Chen terus-menerus.


Sebenarnya, kenapa banyak wanita yang malu saat berdekatan dengan Qin Chen, karena Aura yang dikeluarkan Qin Chen bisa memikat banyak wanita cantik di luar sana. Jika sudah terikat, maka mereka akan menjadi canggu dan malu berbicara dengan Qin Chen.


"Ada apa? Apa aku terlihat tampan? Kenapa kamu malu saat dilihat olehku?" Kata Qin Chen yang langsung terus terang di depannya.


Padahal yang melihat duluan adalah Qin Chen, walaupun ia duduk disampingnya. Qin Chen memiringkan kepalanya melihat wajah wanita itu dari dekat.


"Ti-tidak ada... Ka-kamu, kenapa melihat ku sangat dekat." Ucap Qiu Yu Ran dengan gugup.


Qin Chen hanya tersenyum, lalu ia berdiri meregangkan tubuhnya. "Baiklah, kita lanjutkan menjelajahi Reruntuhan Kuno ini. Kamu sudah mendapatkan kembali energimu." Balas Qin Chen dengan bersikap dingin.


"Baik."


Mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan menelusuri reruntuhan kuno, karena Qin Chen tertarik dengan harta karun. Perjalanan mereka sama seperti sebelumnya, Qin Chen memegang tangan Qiu Yu Ran agar tidak terpisah di dalam reruntuhan kuno.


Sudah sangat lama berjalan menuju lantai pertama, disana hanya ada sebuah batu-batu yang membentuk tidak tahu bentuknya, yang jelas jika di lihat dari atas akan terlihat sebuah bentuk lainnya.


Qin Chen menggunakan kemampuan matanya untuk melihat apa ada sesuatu yang menarik dan pengganggu yang tiba-tiba Jump Scare di depannya.


"Qiu Yu, kenapa kamu menggunakan cadar? Apa kamu malu atau kamu memang sangat cantik hingga menggunakan cadar untuk menutupinya?" Kata Qin Chen dengan melihatnya.


Mendengar pertanyaan Qin Chen yang menanyakan tentang ia menggunakan cadarnya, ia terkejut dan bingung mau menjawab apa. Karena ia masih menyembunyikan identitasnya dirinya.


"Maaf, Qin Chen.. ini adalah privasiku." Balasnya dengan pelan.


Qin Chen hanya mengangguk kecil, ia paham dengan hal-hal privasinya. Tidak mau menanyakan lebih, ia melanjutkan perjalanan dengan diam satu sama lainnya.


Di sekelilingnya hanyalah sebuah reruntuhan bangunan yang tidak berujung. Qin Chen yang masih berjalan, ia tiba-tiba melihat sesuatu yang aneh di depannya dengan cepat mengerutkan keningnya.


Danau? Di dalam reruntuhan! Apa dewa bercanda!

__ADS_1


Qin Chen bingung dengan reruntuhan kuno tersebut, karena ada danau yang terlihat bersih tanpa ada sentuhan sedikitpun di sana. Dengan cepat ia kesana untuk melihat secara langsung danau yang ia lihat.


Qiu Yu Ran melihat Qin Chen yang berjalan lebih cepat membuat ia bingung, tapi ia harus mengikuti Qin Chen. Karena pasti ada sesuatu yang membuat dirinya semakin cepat melangkahkan kakinya.


Setibanya ia di danau tersebut, ia melihat danau itu penuh akan energi murni yang dimana, itu akan meningkatkan kekuatan seseoraLng. Melihat bahwa danau itu berkhasiat untuk meningkatkan kekuatan, tapi dengan kekuatan Qin Chen sekarang, danau itu bahkan tidak bisa mengisi 1% kekuatan miliknya.


"Danau ini memiliki energi murni, ini bisa meningkatkan kekuatanmu, tapi sebelum itu. Aku akan mengecek ke dalam danau, kamu berendam lah di danau. Agar aku bisa melihat keindahan surgawi yang belum tersentuh." Kata Qin Chen dengan menggoda Qiu Yu Ran.


Qin Chen disana menyentuh dagunya dengan menggoda, melihat bahwa dirinya yang malu terkena godaan Qin Chen. Ia langsung pergi dari sana dan loncat ke dalam danau.


Byurr!


Qin Chen menyelam ke dalam danau dengan mencari sumber energi itu, karena ia yakin bahwa di dalam sana terdapat sesuatu yang menarik energi murni ke dalam danau.


Ia menyelam cukup dalam hingga melihat sebuah cahaya mengkilat di kedalaman danau, saat melihat itu ia mempercepat berenang untuk sampai di dasar danau.


Sedangkan di atas sana, Qiu Yu Ran. Ia sekarang mengikuti perkataan Qin Chen untuk berendam meningkatkan kekuatan dirinya.


"Lebih baik aku meningkatkan kekuatanku, agar aku bisa membantunya saat berhadapan dengan musuh yang kuat." Ucap Qiu Yu Ran sambil berendam.


Walaupun ia tidak mau memperlihatkan tubuhnya, tapi ini adalah danau yang berkhasiat untuk meningkatkan kekuatan. Qin Chen juga tidak akan mencari keuntungan dari semuanya ini.


Ia mulai menyerap energi di danau dengan kemampuannya, sedangkan Qin Chen di bawah danau, ia sedang menarik benda yang mengkilat tadi dengan tangannya.


"Benda ini sangat sulit di tarik di dalam danau."


[ Coba Tuan lihat ke atas, wanita itu sudah bermeditasi. ]


Qin Chen yang mendengar itu, ia langsung melihat ke atas saat ia melihat Qiu Yu Ran sudah masuk ke dalam mode meditasi menyerap energi danau tanpa ada pakaian sedikitpun.


Ia langsung menurunkan kepalanya ke bawah, ia belum boleh melihat hal yang tidak seharusnya dilihat. Ia mencoba kembali mengangkat benda tersebut.


Qin Chen menyentuh benda itu dengan tangannya, dan mulai menariknya ke atas agar terlepas dari jepitan kedua batu. Saat benda itu tertarik keatas, energi danau menjadi semakin padat.

__ADS_1


Ia dengan cepat berenang ke atas untuk membiarkan Qiu Yu Ran meningkatkan kekuatannya, walaupun Qin Chen sebenarnya tidak mau membantu meningkatkan kekuatan, tapi tidak salahnya membantunya sedikit.


Membantu orang menjadi kuat, hitung-hitungan untuk menghilangkan dosaku.


Ia terus berenang ke atas hingga sampai ke permukaan, kepala Qin Chen di atas air sedangkan tubuhnya di dalam air. Qin Chen melihat Qiu Yu Ran tanpa pakaian, ia melihat setengah nya cukup besar dan ketat hanya bisa diam dan menelan ludahnya.


Sungguh besar! Tapi dia bukan milikku! Jika milikku, mungkin akan ku habiskan! Sudahlah, aku sudah memiliki seorang wanita di Alam Surga, jika bertemu aku ingin mencobanya sekali lagi.


Qin Chen berpikir sedikit negatif, ini semua karena mengambil sifat aslinya sendiri dari bumi dan Tubuh Dewa Asura. Ia keluar dari danau dan berjalan untuk mencari tempat yang bagus untuk ia duduk kembali.


Setelah mendapat tempat, ia duduk dengan tenang sambil melihat barang yang ia dapatkan dari dalam danau tersebut.


"Qin Qui, coba kamu analisis, benda apa ini?"


[ Baik Tuan ]


Qin Qui menganalisis benda yang Qin Chen dapatkan, ia benar-benar tidak tahu, bukan karena ia bodoh. Melainkan benar-benar tidak tahu tentang benda di depannya.


[ Di konfirmasi, benda tersebut adalah pecahan dari senjata Immortal, Nama benda tersebut sering kali di sebut dengan, Piring Yin dan Yang, Artefak Surgawi tapi hanya sebatas pecahan. Jika tuan bisa mendapatkan pecahan Piring Yin dan Yang, tuan bisa menyerap dua energi sekaligus dengan kelipatan yang sangat besar. ]


Qin Chen terkejut dan sekaligus senang, bahwa ia tidak sia-sia datang jauh-jauh ke reruntuhan kuno. Ia malah mendapatkan barang yang menarik, walaupun hanya sebatas pecahan saja.


Setelah mengkonfirmasi bahwa benda tersebut sangatlah langka, ia menyimpannya dan menunggu Qiu Yu Ran selesai, karena kesempatan langka. Bagaimana bisa ia harus membuang pengelihatanya.


Qin Chen yang duduk ditepi danau sambil melihat Qiu Yu Ran yang berendam di dalam energi Qi tanpa pakaian sedikitpun, dan hanya menggunakan cadar di wajahnya.


"Walaupun aku baik dan kadang jahat, apa lagi aku hanya ingin memiliki satu wanita, tapi melihat keindahan ini tidak boleh tidak dilihat, ini akan menjadi penyesalan seumur hidup jika tidak melihatnya sepenuhnya..


Aku akan duduk disini hingga ia selesai, aku juga tidak akan bosan karena mendapatkan pemandangan yang indah secara suka rela. Dengan begitu, petualangan ku akan cerah, jika setiap hari bisa melihat hal spesial." Ucap Qin Chen.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2