
Qin Chen yang mengingat hal tersebut sama seperti tulisan di depannya, ia lantas terkejut dengan apa yang dipikirkannya. Karena semuanya masuk akal, ia yang sekarang memahami perasaan yang belum pernah ia rasakan.
"Jadi begitu, aku paham sekarang, jawabannya adalah Aku bahagia!" Qin Chen bersuara keras terdengar oleh Su'er.
Saat suara Qin Chen terdengar oleh pohon apel, tiba-tiba tanah bergetar hebat dengan membukakan pintu masuk ke jalan selanjutnya. Su'er yang belum mengetahui apa-apa menjadi bingung, tapi ia akan bertanya pada Qin Chen nanti setelah masuk ke dalam pintu.
Melihat pohon sudah membukakan pintu masuk, yang dimana itu adalah lorong bawah tanah yang sudah sangat lama ditinggalkan. Melihat hal tersebut, Qin Chen memegang tangan Su'er, lalu mereka berdua berjalan masuk ke bawah.
Di dalam lorong tersebut, suasananya dingin dengan suara-suara aneh bisa terdengar. Kegelapan selalu menyelimuti pemandangan, untuk melihat dan tidak ingin terjadi apa-apa didalam, contohnya salah pegang, itu akan membahayakan harga diri Qin Chen.
Qin Chen lalu mengeluarkan Api Phoenix miliknya untuk membuat sebuah obor dari kayu, kenapa kayunya tidak terbakar, karena Qin Chen menyelimuti kayunya dengan energi miliknya, jadi kayu tersebut seperti Abadi.
Mereka berdua berjalan menuruni anak tangga yang terbuat dari balok batu yang cukup besar, dengan panjang 80cm, dan lebar 50cm. Anak tangga tersebut berjalan memutar kebawah, entah apa yang menunggu mereka dibawah, yang jelas Qin Chen sudah menyiapkan semuanya.
Su'er yang takut, karena ini kali pertamanya masuk ke lubang yang gelap, dan mempunyai suara yang aneh-aneh, ia yang ketakutan langsung memeluk Qin Chen dengan tubuh yang gemetaran.
Qin Chen yang melihat reaksi Su'er yang ketakutan, ia tertawa kecil karena melihat Su'er yang sudah dewasa masih takut dengan tingkah anak kecil yang imut.
"Fuhuhu.. apa kamu takut, Su'er?" Tanya Qin Chen yang sedikit menggodanya.
"Ja-jangan tertawa, i-ini pertama kalinya aku masuk ke dungeon yang gelap, dan..." Suara Su'er terpotong oleh sebuah suara tawa seseorang yang berada di dalam gua.
Hahaha!
"Kyaaa!"
Saat suara itu menggema di dungeon, Su'er berteriak ketakutan sambil memeluk Qin Chen dengan erat, bahkan Qin Chen tidak bisa bergerak lagi untuk berjalan.
__ADS_1
Suara Su'er berbunyi nyaring menakuti hantu-hantu di dungeon yang mereka jalani sekarang ini, semua hantu berlarian disaat mendengar suara hantu yang mengalahkan suara mereka.
Suasana di dalam menjadi sunyi, semuanya karena Su'er berteriak keras membuat semua suara menjadi tidak ada lagi, suara Su'er seperti iblis yang mencabut nyawa seseorang.
[ Suara peri, Su'er baru saja mengeluarkan suara peri, hingga membuat para roh atau hantu berlari ketakutan mendengar suara Su'er. ]
Qin Chen yang mendengar itu mengangkat kedua alisnya dengan kening yang mengkerut, karena hantu saja bisa ketakutan mendengar suara ketakutan Su'er.
'Sungguh aneh, padahal Su'er berteriak ketakutan, tapi Hantu lebih ketakutan ketimbang Su'er.. Haaa.. dunia ini sudah gila.'
Ia melihat Su'er yang ketakutan, lalu membalas pelukannya dengan lembut, ia mengelus kepalanya dengan tangan kanannya yang tadi memegang obor, kini obornya di sangkutan di dinding anak tangga.
Ia disana mengelus sambil berbicara, "Sudah.. tidak apa-apa, aku ada disini untuk melindungimu, aku tidak akan membiarkan satupun mahkluk hidup yang berani menyentuhmu selama aku ada di sampingmu,"
"A-aku ti-tidak takut.. de-dengan orang.. aku ha-hanya takut dengan kegelapan dan ha-hantu.." Suara Su'er yang seperti anak kecil sangatlah imut untuk didengar, apa lagi melihat wajahnya yang ketakutan.
Qin Chen lalu membakar seluruh ruangan dengan api Phoenix nya, agar seluruh ruangan menjadi terang dan bisa untuk lihat tanpa ada rasa takut lagi bagi Su'er.
Su'er yang masih takut, tidak bisa melihat ke arah lain selain menutupi kepalanya dengan tubuh Qin Chen. Sedangkan Qin Chen, ia lalu sedikit melayang sambil mengangkat di peluknya. Qin Chen menuruni tangga dengan cara melayang ke bawah secara perlahan-lahan.
Ia melayang kebawah dengan pelan hingga pada akhirnya sampai menyentuh tanah, disana jalanan yang akan di lalui mereka menjadi terang, karena Qin Chen membakar barang-barang di dalam menggunakan Api Phoenix miliknya.
"Su'er, sekarang sudah tidak gelap lagi, kamu bisa membuka matamu untuk melihat sekitarnya.." Ucap Qin Chen dengan lembut.
"A-apa benar.. ka-kamu tidak membohongi ku kan.." Balas Su'er dengan takut.
"Tentu saja tidak, bagaimana bisa aku membohongi gadis kecil sepertimu.."
__ADS_1
Su'er lalu perlahan melihat ke samping, dimana terlihat cahaya terang menyinari ruangan tersebut. Pada saat ia melihat kedepannya, ia melihat cahaya berderet kedepan dengan sangat terang.
Ia lalu melihat ke arah Qin Chen dengan menundukkan kepalanya, "Maaf.. aku masih saja merepotkanmu.. maaf.."
Su'er meminta maaf kepada Qin Chen berulang kali disana, ia yang selalu menjadi beban di kehidupan Qin Chen kali ini, karena ia tidak bisa membantu sama sekali.
Qin Chen lalu berkata, "Sudah, jangan minta maaf, aku disini tidak mengganggapmu merepotkan, ada kamu disisiku, aku bisa melakukan banyak hal, pertama bisa mengobrol banyak denganmu, kedua aku bisa melakukan hal aneh denganmu.."
Untuk membuat Su'er tidak bersedih, Qin Chen disana menggodanya agar tidak bersedih lagi, karena jika Su'er bersedih, berarti jalan untuk menebus semua yang dilakukan oleh Su'er kepada Qin Chen akan membuat Qin Chen semakin bersalah.
"Jika kamu ingin tidak menjadi beban, kamu gunakan payung yang kamu pegang, dengan payung itu, kamu bisa menyerang musuh dengan cara di lempar, lalu kamu juga bisa berteleportation ke tempat payung dilempar, seperti berpindah tempat." Jelas Qin Chen.
"A-apa payung ini bisa menyerang hantu?" Tanya Su'er dengan takut.
Qin Chen tidak tahu apa-apa tentang payung tersebut, yang ia ketahui hanya kemampuan itu saja, selebihnya Qin Qui yang mengetahuinya.
[ Payung tersebut tidak bisa menyerang hantu, tapi bisa menghisap hantu untuk dijadikan energi murni yang bisa digunakan olehnya. ]
Mendapatkan penjelasan Qin Qui, Qin Chen lalu berkata, "Payung itu tidak bisa menyerang hantu, tapi payung itu bisa menghisap hantu, dan setiap hantu yang dihisap akan menghasilkan energi murni yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kekuatan."
Su'er menjadi senang, bahwa payung yang diberikan Qin Chen bisa digunakan untuk menghisap hantu, meskipun caranya berbeda, tapi semuanya sama-sama menghilangkan hantu dari dunia.
Sebelum melanjutkan perjalanan, Su'er belajar menggunakan payung tersebut, hal yang pertama ia lakukan adalah Teleportation menggunakan payung, dimana ia akan berpindah tempat menggunakan payung tersebut.
Walaupun ada beberapa kali gagal melakukannya, dan mendapatkan banyak luka di tubuhnya, ia tidak menyerah, karena tidak mau merepotkan Qin Chen lagi kedepannya.
Dengan payung itu, ia akan membantu Qin Chen di masa depan, jika ia mendapatkan kesulitan. Luka-luka di tubuhnya terus beregenerasi, karena memiliki tubuh Peri Langit Primordial, dimana belum Qin Chen ambil Primordialnya.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*