Supreme God System

Supreme God System
Chapter 227 : [PMP] Ramalan yang terjadi (67)


__ADS_3

Di atas air, mereka bertiga sedang berdiri dengan memandang air yang tersapu oleh angin yang berhembus pelan, melihat sekitarnya masih tenang tanpa ada gangguan.


Qin Chen, ia lalu masuk kedalam lautan dengan tenang, ia masuk kedalam dengan cara melayang di dalam air, bukanya berenang melainkan melayang.


Mereka pergi menuju wilayah Klan laut, dimana terletak di tengah-tengah lautan yang membentang luas di penjuru bintang. Istana laut merupakan salah satu dari 3 kekuatan Utama di bintang tersebut.


Saat mereka berada di kedalaman, mereka semua melihat ikan-ikan yang berbagai jenis. Mulai dari berwarna, hingga gelappun ada. Qin Chen membawa mereka terbang di dalam laut dengan kecepatan rendah.


Terbang di lautan membuat Tsunami super besar, karena hembusan angin yang dihasilkan oleh Qin Chen sangatlah besar. Dimana, hembusan tersebut membuat Tsunami.


***


Klan laut, wilayah pusat Istana Laut.


Istana laut memiliki 4 wilayah di luar wilayah Istana, dimana semuanya di pimpin oleh berbagai ras laut. Ras laut yang memimpin antara lain adalah, Naga, Gurita, kura-kura, dan paus.


Sedangkan untuk istana laut sendiri, wilayah tersebut dipimpin oleh ras naga, dimana mereka menjaga darah leluhur mereka yang tidak lain adalah darah Dewa laut, bisa dikatakan Leluhur Naga Laut.


Kekuatan yang dimiliki oleh Klan laut, dimana mereka semua memiliki kekuatan besar, walaupun memiliki kekuatan besar, mereka kewalahan menghadapi pasukan dari wilayah luar.


Qin Chen, dari arah tempat ia berdiri sebelumnya. Kini terbang menuju wilayah klan laut, dimana sudah ada banyak sekali penjaga di setiap sudut maupun sisi wilayah.


Di kota, mereka semua melihat sesosok orang yang terbang melewati gerbang tanpa persyaratan, dimana Qin Chen langsung menuju Istana tersebut. Agar ia bisa membereskan semua masalah dengan mudahnya.


Su'er dan Yin'er di sampingnya hanya bisa terdiam, karena tidak bisa berkata-kata lagi, semua yang mereka lihat sangatlah menyenangkan, karena walaupun sudah terbang cepat, mereka masih melihat pemandangan laut


"Lihat! Siapa yang terbang disana!"


"Apa dia adalah musuh!"


"Entahlah, yang jelas semua pasukan istana pasti akan menangkapnya.."


Qin Chen mendengar pembicaraan mereka semua yang mengatakan tentang Qin Chen, ia disana melesat menuju Istana dengan tenang.

__ADS_1


***


Sesampainya di istana, Qin Chen turun di depan pintu Istana dimana para pasukan istana berlarian mendekati Qin Chen untuk mengepungnya, suara langka kaki mereka semua di dengar oleh seorang penguasa klan naga laut.


"Hadang mereka semua! Jangan biarkan mereka masuk ke dalam Istana!" Teriak seorang komandan Istana.


Bergegas, dimana mereka semua mulai mengelilingi Qin Chen dan lainnya. Yin'er disana, ia menatap mereka dengan tatapan dingin, dimana membuat seluruh pasukan menjadi membeku menjadi bongkahan es.


Wilayah Istana laut, dimana disana di berikan pelindung besar yang membuat mereka bisa berjalan seperti manusia. Orang-orang di kota semuanya memiliki wujud seperti manusia.


"Penyambutan yang buruk, jika Penguasa Istana laut adalah pria, aku akan menghajarnya hingga babak belur.. Tapi, jika penguasa disini adalah wanita.. mungkin aku akan memberikan pelajaran kepadanya agar bisa mendidik anak buahnya!"


Qin Chen bersuara di depan pintu istana, dimana tak lama kemudian penguasa istana laut muncul dengan gaun biru laut yang panjang, saat Penguasa tersebut keluar, semua prajurit disana memberikan hormat kepadanya.


Saat Qin Chen melihatnya, Qin Chen terdiam sesat dengan matanya melihat wanita cantik di depannya, putrinya yang kesal dengan ayahnya, ia menutup mata Ayahnya.


"Hmph! Dasar Ayah! Melihat wanita cantik langsung terpanah! Hmph! Awas saja nanti Yin'er katakan pada ibu.." Ucap Yin'er dengan kesal kepada ayahnya.


"Janji?"


"Tentu saja.. karena kamu tahu apa tujuan Ayah kesini.."


"Baiklah, awas saja jika berani mencari ibu baru.. padahal bibi Su'er ada disini, Hmph!"


Qin Chen menghela nafas, ia tidak bisa mengelak lagi dengan perkataan putrinya, meskipun Su'er disana berdiri dengan teman tanpa ada gangguan sedikitpun


Ia disana lalu menarik putrinya dengan mengelus kepala Yin'er dengan lembut. Tanpa basa-basi lagi, Qin Chen langsung bertanya ke intinya langsung, karena ia tidak ingin menunda-nunda waktu lagi untuk mendapatkan harta.


"Aku menemukan sebuah botol berisikan surat tentang dirimu yang meminta bantuan dariku, sebelum aku membantu, kenapa kau bisa tahu jika hanya aku yang bisa membantumu.." Ucap Qin Chen sambil bertanya.


"Maafkan bawahan saya sebelumnya.. untuk menjawab pertanyaan anda sebelumnya, lebih baik kita semua mengobrol di ruangan yang tenang untuk berbicara.."


"Baiklah, pimpin jalannya."

__ADS_1


Qin Chen berbicara tenang dengan berjalan kaki mengikuti wanita di depannya, ia disana juga mengelus kepala putrinya yang sangat memandang Qin Chen dengan tatapan curiga.


Mau bagaimana lagi, sudah cukup ibunya dan Su'er yang ingin bersama ayahnya, meskipun demikian ia tahu bahwa ayahnya yang sekarang ini sudah bisa menaklukkan semua wanita di dunia.


Mereka semua berjalan mengikuti penguasa Istana menuju sebuah ruangan yang berada di dalam Istana. Ruangan tersebut memiliki hiasan mewah dengan sebuah sopa yang terlihat mewah.


"Silahkan Tuan," Ucap Wanita tersebut.


Qin Chen duduk dengan santai bersama dengan yang lainnya, disana wanita tersebut meminta pelayan untuk menyiapkan jamuan untuk mereka semua.


Qin Chen, ia melihat sebentar di sekitarnya, lalu ia berkata. "Sekarang, bisa kamu jelaskan kenapa kamu bisa mengetahuiku akan datang kesana?"


Wanita itu, ia lalu menghela nafas sebentar, diamana melihat Qin Chen yang begitu mudah. Ia lalu memalingkan pikirnya ke hal positif kembali. "Setahun yang lalu, sebuah ramalan kuno muncul di Altar naga, dimana akan ada seorang pemuda yang sangat hebat datang untuk membantu Klan naga.. pada saat itu, pemuda itu akan meminta darah dewa laut untuk meningkatkan kekuatannya..


Dari ramalan tersebut, saya mengirimkan surat itu kepada anda, pada saat anda berada di wilayah kekuasaan Istana laut.. tentang kenapa saya tahu anda akan datang, semuanya sudah di catat oleh sebuah naskah kuno satu tahun yang lalu."


Wanita itu menjelaskan tentang ramalan yang ia dapat satu tahun yang lalu, dimana ramalan tersebut mengarah ke arah Qin Chen yang akan datang ke wilayahnya.


Sedangkan Qin Chen, ia bingung dengan semuanya, ia berpikir bahwa dirinya seperti seorang yang sedang di permainkan oleh seseorang untuk menyelesaikan masalah duniawi.


Tapi, ia berpikir positif dimana ia mendapatkan banyak keuntungan. Keuntungan yang ia dapatkan adalah darah Dewa laut, dengan kekuatan tersebut. Qin Chen bisa menguasai lautan di seluruh Alam Semesta.


Qin Chen lalu berbicara dengan nada yang biasa saja. "Ramalan? Kenapa kamu sangat percaya dengan sebuah ramalan?" Tanya Qin Chen.


"Saya sangat mempercayai ramalan dari leluhur naga, dimana sekarang ini, Tuan sedang duduk di depan saya yang menandakan bahwa ramalan tersebut adalah kenyataan." Ujarnya.


Sekali lagi Qin Chen lupa dengan semuanya, karena ia tidak mengingat bahwa dia kesana dan membuat ramalan itu terjadi.


...


*Thanks You For Reading*


(Maaf lama.. Author banyak tugas..)

__ADS_1


__ADS_2