
Qin Chen yang mendengar suara Su'er, ia lalu terbang dari sana untuk menuju tempat pemakaman keluarganya Su'er. Karena sebelum mereka pergi, setidaknya Su'er telah memberikan salam perpisahan kepada keluarganya.
***
Kota Beijing, Pemakaman Umum,
Setidaknya Qin Chen disana, ia turun sebelum memasuki pemakaman, karena Qin Chen mengerti adat di sana, ia yang dari atas langit turun kebawah di depan gerbang Pemakaman.
Setelah mereka turun, kini mereka berdua masuk kedalam menuju tempat Ayah dan Ibu Su'er berada. Jaraknya tidak terlalu jauh dari gerbang pemakaman, jadi mereka menjadi lebih cepat untuk sampai di sana.
Bisa dibilang, bahwa mereka berdua seorang anak tanpa ada keluarga di sisi mereka, Qin Chen yang kehilangan keluarga disaat ia masih SMA. Sedangkan Su'er kehilangan keluarga di saat ia lulus SMA, dan melanjutkan universitas sambil bekerja.
Setibanya mereka di depan pemakaman ayah dan ibu Su'er, kini tanpa ada suara merdu berdua, mereka membersihkan rumput-rumput di sekitarnya. Meskipun pendek, tapi mereka mencabut rumput tersebut.
Su'er disana, ia mencabut rumput dengan sangat pelan, ia sambil melihat ke arah pemakaman orang tuanya, selang beberapa menit berlalu, ia disana lalu berdiri dengan memberikan doa kepada mereka berdua.
Qin Chen yang melihat itu, ia hanya bisa diam di sampingnya yang dimana ia tengah mengenang masa lalunya. Ia lalu jongkok di dekat pemakaman tersebut. "Paman.. bibi.. Aku meminta izin untuk membawa Su'er bersamaku, aku berjanji pada Paman dan bibi, aku akan melindungi Su'er dari apapun, dan jika takdir berkenan aku akan membahagiakannya, karena aku sudah menganggap kalian berdua sebagai orang tuaku sendiri.."
Qin Chen yang mengatakan itu dengan nada pelan, yang dimana suaranya hanya bisa terdengar oleh Su'er itu sendiri. Disana, Qin Chen yang kini masih jongkok, ia lalu berdiri disana untuk pergi melanjutkan perjalanannya.
Ia lalu bertanya kepada Su'er, "Apa kamu sudah selesai?"
"Sudah, aku tidak akan menyesal pergi dari sini, setelah pergi ke pemakaman keluarga." Balas Su'er dengan pelan.
"Baguslah, sekarang kita akan pergi dari dunia ini, lalu menuju ke bintang lainnya." Ujar Qin Chen.
"Apa kita akan terbang? Atau menggunakan pesawat luar angkasa?" Tanya Su'er dengan bingung.
"Fufuhahahah..."
Qin Chen tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Su'er yang konyol, karena untuk Qin Chen sendiri, ia bisa terbang melintasi bintang-bintang dengan cepat.
Melihat Qin Chen yang menertawai dirinya, ia menjadi cemberut kepada Qin Chen, Qin Chen langsung menggendongnya lalu pergi terbang menembus langit di Bumi.
__ADS_1
Dengan Aura yang ia tinggalkan, setidaknya Aura tersebut menekan para Dewa yang akan datang ke Bumi, dengan begitu, Qin Chen akan pergi tanpa ada perlu mengkhawatirkan sesuatu di Bumi lagi.
Ia yang kini telah melewati lapisan di Bumi, dan menuju bintang selanjutnya dengan kecepatan rendah. Su'er yang pertamakali melihat bintang-bintang di Galaxy, ia sekarang menjadi sangat kagum dengan keindahan bintang-bintang tersebut.
Qin Chen hanya tersenyum, ia terbang menuju tempat Kaisar yang menguasai bintang di Alam Immortal rendah. Qin Chen yang telah terbang melintasi bintang-bintang di Galaxy tersebut, ia hanya tersenyum sambil melihat kedepan.
[ Sebentar lagi Tuan akan sampai pada titik tujuan, diharapkan untuk memperlambat kecepatan Anda, ]
Qin Qui memberitahu Qin Chen bahwa tempatnya sudah dekat untuk di tuju. Ia yang melihat tempat bintang tersebut, kini perlahan ia menutup keberadaan dirinya, agar ia tidak diketahui oleh orang-orang di bintang tersebut.
***
Bintang Peri Fairy,
Qin Chen masuk kedalam bintang Fairy Demon, bintang tersebut adalah bintang terbesar di seluruh gugus bintang bagian Timur, karena di sana terdapat Kaisar yang menguasai Alam Immortal bagian Timur.
Su'er yang tidak tahu apa-apa, ia hanya mengikuti Qin Chen masuk ke dalam sebuah bintang yang tidak diketahui, ia juga sudah melihat banyak bintang-bintang di sepanjang perjalanan menuju tempat sekarang.
Mereka berdua yang turun ke tanah, tepatnya di tengah-tengah hutan yang belum di ketahui oleh mereka. Kini Qin Chen yang dari atas turun kebawah dengan perlahan, ia lalu menginjakkan kaki ke tanah.
[ Bintang Fairy Demon, bintang terbesar di bagian Timur Alam Immortal, karena disini pusat Kaisar Timur berada, jadi Tuan bisa memulai dari sini, mulai dari perlahan ataupun secara terang-terangan. ]
'jadi begitu, terimakasih banyak Qin Qui'
[ Sama-sama Tuan. ]
Qin Chen lalu melihat sekelilingnya, dimana hanya ada perpohonan yang tumbuh luas di sekitarnya. Melihat bahwa ia dikelilingi oleh banyak perpohonan, ia lalu menurunkan Su'er dengan lembut.
Ia yang menurunkan Su'er, Qin Chen lalu berkata. "Sekarang kita berada di bintang Fairy Demon, dimana tempat Kaisar bagian Timur berada, dan kenapa kita kesini? Karena aku sudah berjanji kepada seseorang untuk menjadi Penguasa di seluruh Alam, mungkin akan ada pertempuran besar-besaran di sini karena kedatanganku.."
Su'er yang mendengar hal itu, ia sempat terkejut dengan semuanya. Saat ia mengingat kembali keinginan dirinya yang ingin bersama Qin Chen, dan membantunya di masa depan, ia menghilangkan semua pemikiran buruknya.
"Baiklah, aku tidak akan menghalangimu untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan," Balas Su'er.
__ADS_1
Qin Chen mendengar perkataan Su'er, ia lalu berbicara kepada Qin Qui untuk membeli Seni Kultivasi yang bagus untuk Su'er.
'Qin Qui, belikan aku Seni Kultivasi yang cocok untuk Su'er, rekomendasi ya..'
[ Baik Tuan. ]
Qin Qui memilihkan Seni Kultivasi yang cocok untuk Su'er, karena ini permintaan dari Tuan yang ia layani, tanpa waktu lama yang dibutuhkan, Qin Qui sudah mendapatkan Seni terbaik untuk Su'er.
[ Seni Teratai 9 Bentuk Surga: Seni ini mengandalkan energi murni untuk meningkatkan kekuatan, dan juga meningkatkan kekuatan fisik maupun fondasi secara bersamaan; Harga: 800 Triliun. ]
Qin Chen tertegun, ia lalu menampilkan wajah yang senyum dengan senang.
'beli'
[ Baik Tuan. ]
[ Selamat Tuan berhasil membeli, Seni Teratai 9 Bentuk Surga. ]
Setelah selesai membeli Seni untuk Su'er, ia lalu mengangkat tangannya keatas keningnya, Su'er yang melihat Qin Chen yang sekarang ini, ia menjadi sedikit bingung.
"Qin Chen.. ada apa?" Tanya Su'er dengan nada bingung.
"Aku akan memberikanmu sebuah Seni kultivasi, jadi kamu bisa memulai kultivasi disini, dan bisa menjadi seorang Dewi nantinya." Ujar Qin Chen dengan lembut.
Dari ujung jarinya mulai keluar cahaya berwarna merah, cahaya itu mulai masuk kedalam kening Su'er dengan perlahan-lahan, karena Qin Chen menetralkan pemasukan ingatan, ini semua karena kekuatan ini sangatlah hebat sekaligus mengerikan.
Su'er yang mendapat banyak kekuatan yang mengerikan, ia sedikit gemetaran dengan semua yang terjadi, Su'er dengan penuh tekad, ia mempercayai bahwa dirinya akan bisa membantu Qin Chen nantinya.
Selang beberapa jam berlalu, Su'er yang sambil duduk lotus di atas tanah, ia yang sekarang sedang menyerap energi murni di sekitarnya. Meskipun peningkatan akan sangat sulit, tapi kesulitan itulah yang membuat seni ini sangat mengerikan.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1
(Note: Besok akan update seperti biasa, 3 Chapter, untuk Crazy Up mungkin nyusul hari esoknya)