
Pagi sudah tiba, matahari bersinar terang menyinari dunia yang kecil, Qin Chen yang tengah terdiam di dalam gua, ia mulai menggerakkan tubuhnya untuk berdiri. Meskipun banyak sekali pertanyaan yang mengalir ke dalam dirinya, tapi ia tetap tidak tahu siapa wanita tadi mala.
Qin Chen yang sudah berdiri, ia mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari gua tersebut. Karena gua tersebut membuat ia mengalami hal aneh dan itu sangat manis di dalam pikirannya.
"Qin Qui, apa kamu dengar aku? Apa kamu tahu siapa wanita yang berada di dalam kesadaran ku tadi malam?" Tanya Qin Chen yang penasaran, karena Qin Qui tidak merespon kedatangan wanita tersebut.
[ Maafkan saya Tuan, saat saya ingin memberitahukan tentang wanita misterius itu, saya di tekan hingga tidak bisa berbicara dengan Anda ]
Mendengar perkataan Qin Qui yang dimana dia tertekan oleh kedatangan wanita misterius tadi malam membuat Qin Chen mengangguk kepalanya, ia cukup paham dengan kemampuan wanita tersebut. Bahkan wanita itu bisa menembus kesadaran Ilahi milik Qin Chen.
"Kamu tidak perlu minta maaf, ini bukan salah mu. Ini tentang siapa wanita itu?" Balas Qin Chen dengan lembut.
Qin Chen ia masih berpikir tentang wanita yang ia temui di kesadarannya tadi malam, mengingat wanita itu mengatakan kata sayang membuat dirinya terdiam. Ia mulai berjalan melanjutkan perjalanan menuju lapisan ketiga untuk mencari Thunderbird, dan tentang hadiah yang diberikan wanita itu, Qin Chen belum bertanya kepada Qin Qui tentang hadiah yang didapatkan dari wanita misterius.
Hutan beast, di lapisan ketiga terlihat pemuda yang tengah berjalan sendiri dengan wajah yang penuh penasaran."Qin Qui, bisa kamu lihat apa yang diberikan wanita itu kepada ku?" Tanya Qin Chen.
[ Wanita itu membuka 1% kekuatan anda, untuk sekarang Qin Qui tidak bisa mengukur kekuatan anda yang sekarang ini, kemungkinan anda sudah melampaui Ranah Dewa. ]
Qin Chen menelan ludahnya sendiri dengan mata terbuka lebar, saat ia mendengar bahwa 1% kekuatannya di buka membuat dirinya sudah memiliki kekuatan di luar Dewa.
"Kekuatan sebesar itu, apa aku bisa menghancurkan Universe dengan sekali ayunan tangan?!" Kata Qin Chen sambil mengelap keringat nya.
[ Tidak diragukan lagi dengan kekuatan tuan sekarang, eksistensi seperti Universe tidak bisa menahan ayunan Tuan, jika Tuan tidak menekan nya sendiri maka akan banyak mahkluk hidup yang akan mati dalam hitungan detik, dan tubuh Tuan terlalu banyak misteri dan terlalu banyak yang belum Qin Qui hal yang tidak terduga. ]
__ADS_1
Keringat terus bercucuran bagaikan sungai yang mengalir deras, ia setiap detik mengelap keringat nya sendiri. Dalam pikirannya, ia sudah menjadi Monster Mitologi yang bisa menelan Langit.
"Su-sudah, jangan bahas lagi.. a-aku akan menekan semuanya terlebih dahulu.." Ucap Qin Chen dengan gugup.
Qin Chen langsung duduk lotus dengan wajah yang penuh keringat yang mengalir, cahaya mulai keluar dari dalam dirinya. Cahaya berwarna-warni mulai menekan kekuatan Qin Chen yang ia miliki sekarang ini.
Hembusan angin mulai berhembus kencang di lapisan ketiga, Qin Chen tengah terduduk dengan menekan kekuatan nya hingga ke titik biasanya ia gunakan. Tidak tahu kenapa, hatinya sekarang sedang bimbang dengan 2 hal yang ia pikirkan.
Hal pertama tentang wanita misterius tadi malam, dan hal kedua adalah tentang kekuatan yang ia miliki sekarang ini. Qin Chen berpikir bahwa dirinya ada sesuatu yang tidak ia ketahui.
Wanita misterius dari Alam Surga, aku belum menemukannya! Dan sekarang, aku menemukan wanita misterius lagi! Apa semuanya ada kaitannya dengan ku? Tapi siapa dia? Kenapa aku tidak mengingatnya!
Dalam penekanan kekuatan, ia berpikir tentang wanita misterius tersebut. Selang beberapa menit lamanya, akhirnya kekuatan Qin Chen menurun hingga ke titik terendah yang ia bisa lakukan.
Sekarang ia mulai berdiri dengan tenang menatap sekitarnya, ia melihat bahwa pengelihatanya sudah bertambah kuat dan luas, pikirannya juga bertambah luas dan semakin pintar dari sebelumnya.
"Lebih baik aku melupakan hal tadi, dan membiarkan waktu yang mempertemukan wanita itu kembali, aku harus fokus pada tujuan awalku." Kata Qin Chen dengan semangat.
Qin Chen berjalan mencari letak Thunderbird berada, karena lapisan ketiga ini sangatlah luas, yang harus membuat dirinya akan sedikit kerepotan jika tidak menggunakan kemampuan matanya.
Ia melihat kanan dan kiri, dimana banyak hewan beast yang hebat dalam pertempuran. Meskipun begitu, mereka semua tidak ada yang berani mendekati Qin Chen sama sekali.
...
__ADS_1
Di kedalaman lapisan ketiga hutan beast, tepatnya di pergunungan yang cukup tinggi. Thunderbird tengah terbang dengan mengeluarkan petir-petir di sekujur tubuhnya. Thunderbird yang tengah melakukan pelindung kepada telur-telur di atas sana.
Thunderbird tengah melayang di atas langit, ia melihat bahwa ada hewan beast tingkat Kuno sedan mengarah ke arah dirinya. Melihat ada musuh yang datang ke tempat nya, ia langsung meningkatkan kewaspadaannya.
Kewaspadaan yang meningkat membuat dirinya melihat ke arah sumber kecepatan tinggi, dengan melihat ada serangan yang besar sedang mengarah ke arah dirinya. Thunderbird dengan ligat melontarkan sebuah serangan petir yang menjulang tinggi.
Boom!
Suara ledakan antara dua kekuatan beast kuno di tengah hutan lapisan ketiga. Ledakan tersebut membuat Kehancuran di bagian bawah yang begitu luas, kini mereka berdua saling menyerang satu sama dengan kemampuan mereka masing-masing.
...
Qin Chen yang mendengar suara ledakan tadi, ia dengan cepat menuju ke sumber suara untuk mengecek keadaan Thunderbird. Qin Chen terus meloncat dari satu pohon ke satu pohon lagi, ia pergi ke tempat suara sumber ledakan terjadi yang tidak jauh dari tempat ia berdiri tadi.
Ia melihat di atas langit ada 2 hewan beast yang sedang bertarung di atas langit, di antara kedua hewan tersebut terdapat Thunderbird yang Qin Chen cari. Saat Qin Chen melihat Thunderbird sedang bertarung di atas sana, ia tersenyum kecil dengan disertai tawa jahat.
Saat ini Qin Chen sedang berada di atas pohon dengan melihat pertarungan antara kedua beast kuno saling melontarkan serangan yang begitu hebat, hingga membuat hutan di sekitar terbakar menjadi abu dan hancur.
"Thunderbird melawan Elang emas, kira-kira siapa yang akan menang! Meskipun mereka berdua sama-sama di tingkat Kuno, tapi perbedaan kekuatan pasti akan ada yang kalah." Gumamnya sambil melihat pertarungan kedua beast.
[ Menurut analisis Qin Qui, Thunderbird akan kalah dalam pertarungan ini. Thunderbird akan kalah karena disini adalah tempat tinggalnya, dan di belakang Thunderbird ia harus melindungi anak-anaknya. ]
Qin Chen cukup terkejut mendengar perkataan Qin Qui, ia mencoba melihat dimana letak keberadaan telur Thunderbird yang di bicarakan Qin Qui tadi. Saat ia menelusuri pergunungan yang begitu tinggi, ia menemukan dimana letaknya. Melihat ada 5 telur Thunderbird yang masih utuh, ia hanya tersenyum puas.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*