
Alam Immortal, Wilayah Utara
Setelah kehilangan Qin Chen selama empat tahun ini, Alam Immortal mendapatkan serangan bertubi-tubi dari Dimensi monster. Banyak korban jiwa yang berjatuhan karena perperangan yang terjadi selama satu tahun ini.
Seluruh bayangan Qin Chen mendapatkan masalah, karena Monster tersebut memiliki kekuatan di tahap Alam Surga, dimana di bayangan Qin Chen hanya ada beberapa orang.
Naga kuno, ia bertugas hanya melindungi keluarga Qin Chen dari bahaya yang terjadi sekarang ini. Namun, ia juga membantu membersihkan monster-monster yang berdatangan.
Dalam empat tahun ini, Dimensi monster terus bermunculan bahkan melewati batas yang Qin Chen dengar. Seluruh wilayah Alam Immortal tertinggi mengalami kehancuran hingga saat ini.
Waktu berjalan begitu cepat, bahkan Qin Chen tidak memperdiksi waktu yang akan berlalu begitu cepat. Namun itu sudah wajar, karena Hukum waktu sedang bermasalah karena pertarungan sebelumnya.
Qin Chen yang telah menghilang dari masa lalu, kini memasuki lubang waktu yang baru dengan tubuhnya mulai terbentuk secara perlahan-lahan dengan energi di sekitarnya.
Awalnya tampak biasa-biasa saja, namun tiba-tiba terdengar gemuruh guntur-guntur saat di dalam lubang waktu, Qin Chen terkejut, ia benar-benar bingung dengan perjalanannya beberapa kali ini.
Cahaya di depan matanya berkedip-kedip beberapa kali hingga kedipan tersebut semakin lama, semakin cepat. Ini benar-benar membuat Qin Chen bingung, tapi yang jelas Dewa Ruang dan Waktu sedang memperhatikan pergerakan Qin Chen di Alam lebih tinggi.
Setelah kedipan lorong waktu semakin lama, lorong waktu tiba-tiba runtuh dan membuat distorsi lorong waktu tidak stabil.
Gemuruh guntur-guntur menghantam lorong waktu membuat reruntuhan waktu yang tidak bisa di hindarkan, Qin Chen terbang dengan kecepatan tinggi berjalan di lorong waktu.
Saat terbang dengan kecepatan, tiba-tiba kekosongan masuk membersihkan warna-warna di lorong waktu, dari belakangnya terlihat seperti lubang hitam yang menghancurkan lorong waktu.
"Apa! Kenapa ada penghisap seperti ini!"
[Bahaya Tuan, jika Tuan sampai terhisap oleh kekosongan lubang waktu, maka Tuan akan terlempar lagi ke masa lalu. Tidak tahu tahun berapa, namun ini sangat berbahaya.]
Mendengar suara Qin Qui, Qin Chen terbang lagi dengan menambahkan kecepatan, ia sesekali menghatam lubang tersebut dengan kekuatan miliknya.
Namun hal hasil, bukan mengalami kerusakan, malah kekuatan Qin Chen di sedot oleh kekosongan tersebut. Misi pelarian dari kekosongan lubang waktu di mulai dari sekarang.
Jika dihitung dari kecepatan, mungkin dari tadi Qin Chen sudah melewati puluhan Alam Semesta dengan kecepatan tinggi miliknya. Lubang kekosongan yang menghisap, ditambah dengan ledakan terjadi dibelakang, Qin Chen benar-benar kabur dari hal ini.
__ADS_1
Sudah tidak tahu berapa jauh, saat ia melihat sejentik cahaya putih di depannya, Qin Chen menambahkan kecepatan lagi hingga melebihi kecepatan miliknya. Lorong waktu sama halnya, ia semakin cepat dibandingkan sebelumnya.
Saat Qin Chen hampir mendekati celah putih tersebut, tiba-tiba di belakangnya menjadi Penghancur yang begitu dahsyat, ledakan lorong waktu menghancurkan Langit Berbintang yang membentang luas di kekosongan.
***
Di Alam Immortal, Qin Chen terluka karena ledakan lorong waktu lagi, namun luka kali ini tidak parah, hanya lecet beberapa di tangannya, dan itu sudah disembuhkan oleh regenerasi miliknya.
Di atas langit Istana, seorang pemuda terjatuh ke bumi dengan terbaring menutup matanya. Ia benar-benar melihat Alam Immortal sesungguhnya, sudah satu tahun di pengasingan, ia akhirnya bisa kembali ke masa miliknya.
Qin Chen jatuh seperti batu meteor, ia menerjang penghalang istana hingga bolong di atas membuat para prajurit merasakan Aura Qin Chen. Saat ia menyentuh tanah, ledakan menghancurkan beberapa meter di tanah.
Boom!
Di samping Qin Chen terjatuh, dua orang sedang duduk bermain ayunan melihat seseorang jatuh, mereka berteriak.
"Ada monster jatuh ... "
Saat melihat penampilan pria tersebut, ia melihat penampilan dirinya dan orang didepannya sangat sama, bahkan rambut berwarna sama tidak ada yang berbeda.
Tidak lama kemudian, keluarga Qin Chen berlari mendekati ditempat monster jatuh yang dikatakan oleh cucu perempuan mereka.
"Ayo nenek ... Ada monster jatuh dari langit menghancurkan taman ying'er ... Huhuhu, monster ini jahat."
Meksipun sudah besar, Qin Xiuying masih manja seperti ibunya, walaupun pemikiran miliknya sudah dewasa, namun mendapatkan elusan dari neneknya adalah yang terbaik.
"Baik-baik, pelan-pelan ... Nanti ying'er jatuh jika berlari-lari ... "
Qin Xiuying membawa neneknya untuk melihat monster yang jatuh dari langit, mengikuti cucu kesayangannya berjalan ke tempat dimana ada lubang cukup besar di tanah.
Sedangkan seluruh pasukan Qin Chen, mereka semua berlutut di tanah membuat seluruh monster menjadi bingung. Tidak tahu apa yang dipikirkan oleh monster-monster disana, karena tiba-tiba berlutut dengan sendirinya.
Saat sudah sampai di tempat ledakan tersebut, ibunya melihat Qin Chen sedang baring di tanah dimana tempat ia ledakan sebelumnya mengagetkan putra dan putrinya.
__ADS_1
Qin Xiuying menunjuk ke arah Monster yang menghancurkan taman miliknya. "Nenek itu monsternya ada di sana ... "
Saat ia menunjuk ke arah Qin Chen, ia menjadi terkejut melihat monster yang dia bilang adalah pemuda tampan yang sedang terbaring di tanah. "Eh! Kenapa monsternya jadi sangat tampan."
Ibu Qin Chen terdiam melihat Qin Chen yang kembali setelah empat tahun menghilang tanpa kabar. Pada saat bersamaan, Qin Chen terbangun dari tidurnya yang panjang, karena punggungnya merasa lelah untuk berdiri.
Melihat di depannya ada beberapa orang yang ia kenalin, dan ada anak kecil yang manis terlihat kembar, namun membuat Qin Chen bingung. Menyentuh kepalanya, karena pusing berputar-putar di lorong waktu, lalu mendapatkan ledakan lagi.
Qin Chen lalu duduk dengan perlahan, dan mulai berdiri masih dengan menyentuh kepalanya. Melihat sekitarnya ada banyak asap dimana-mana, dan suara gemuruh ledakan-ledakan terdengar.
"Perang? Apa wilayah Utara sedang perang dengan wilayah lain?"
[Tidak Tuan, Dimensi monster sudah muncul 4 tahun yang lalu, selama 4 tahun mereka berperang karena jumlah monster-monster terlalu banyak dan juga sangat kuat ... Naga kuno membantu, namun masih sama belum selesai hingga saat ini.]
Terdiam sesaat, ia memikirkan keadaan Istrinya, karena sudah empat tahun berlalu dan semuanya sedang melakukan penyerang, dari atas langit masih terlihat jelas kilatan cahaya berwarna keemasan menyerang daratan.
Menghancurkan gunung dan lautan dengan ganasnya, gemuruh dan guncang menyebabkan banyak kepanikan orang-orang disana. Qin Chen melihat mesin tersebut sangatlah mengerikan tentunya sangat puas dengan kerja keras mereka.
Qin Chen lalu melihat ke arah ibunya yang berada di sampingnya, ia lalu berkata. "Nanti Chen'er jelaskan, sekarang Chen'er ingin mencari istri kecil terlebih dahulu ... "
"Yan'er sekarang berada di Medan Perang, cepat susul dia sebelum kamu terlambat."
Qin Chen tersenyum dan melihat anak kecil di sebelah kirinya sedang menatapnya dengan tatapan kagum, melihat hal tersebut, ia lalu jongkok ke bawah dan bertanya.
"Gadis kecil, siapa namamu?" Tanya Qin Chen.
"Paman sangat tampan, namaku Qin Xiuying."
Terkena mental dikatakan paman oleh putri sendiri, Qin Chen menundukkan kepalanya karena sedih, ibunya melihat hal itu tidak bisa berkata apa-apa lagi disana. Sedangkan putranya sudah banyak membaca buku, jadi ia tahu siapa di depannya.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1