
Setelah putrinya pergi, Qin Chen tersenyum manis dengan kecupan mereka berdua, berpikir bagaimana jika ada 10 Istri yang memberikannya kecupan, bukankah terlihat sangat bahagia.
'Memiliki 10 istri sepertinya bagus ... Tapi, sedikit istri lebih baik di bandingkan banyak, karena sangat merepotkan jika yang satu minta di temani, dan satunya juga.'
Qin Chen di dalam ruangan masih mengipasi istrinya sampai benar-benar ia tertidur pulas, selang beberapa waktu berlalu, istrinya benar-benar tertidur pulas dengan nyaman di atas tempat tidurnya.
Meninggalkan bayangan miliknya untuk mengipasi istrinya, lalu tubuh aslinya berjalan ke tempat dimana mereka berkumpul di ruangan.
Setibanya di depan ruangan, Qin Chen masuk ke dalam dan melihat ada banyak orang-orang yang berkumpul di sana, saat Qin Chen masuk, mereka semua menjadi kaku dengan tubuh tidak bisa bergerak.
Disaat mereka sudah mengetahui siapa Qin Qui, pada saat itulah mereka tidak ada yang berani berbicara. Dalam berita, Qin Chen adalah Iblis pembunuh para Dewa, para Kaisar Immortal rendah, hingga Dewa Galaxy sudah ia bunuh.
Kekejaman Qin Chen sangatlah mengerikan, orang-orang yang tidak bersalah akan ikut mati terkena serangan Qin Chen, dalam kasus ini, Qin Chen di juluki Dewa Iblis oleh para Dewa.
Qin Chen berjalan duduk ke tempat yang kosong, dimana dekat dengan Zu Turi, disana Qin Chen hanya duduk sambil menyeduh teh yang sudah di hidangkan di atas meja.
"Ada apa memanggilku?" Qin Chen langsung bertanya kepada Zu Turi tentang kenapa dia memanggilnya.
"Begini, ibu ingin mengucapkan terimakasih kepada Qin Chen, karena telah menyelamatkan ibu, dan membantu menyelesaikan masalah yang di alami keluarga Zu ... " Zu Turi mengatakan dengan nada yang sedikit gugup.
"Tidak masalah ... Zu Suwei adalah saudari jauh keluarga Qin, aku tidak keberatan untuk menghabiskan mereka ... Karena, cepat atau lambat, Alam Immortal ini akan tunduk pada satu Pemimpin!" Qin Chen berkata dengan nada yang sangat mendominasi.
Zu Turi terdiam, setelah mereka kembali dari pertempuran sebelumnya, mereka melihat lukisan tentang Qin Chen, dimana sangatlah mirip dengannya.
Zu Turi mengeluarkan kertas, lalu meminta putrinya memberikan kepada Qin Chen, Zu Suwei berjalan dengan gugup ke tempat Qin Chen untuk menyerahkan kertas di tangannya.
Saat Qin Chen melihat kertas itu, ia lalu mengambilnya dan melihat apa yang berada di dalam sana. Saat melihat, Qin Chen tersenyum tipis dengan senang, karena lukisan dirinya sangat tampan.
"Fufu ... Sungguh hebat yang melukis diriku, walaupun sedikit berlebihan tentang ketampanannya."
Qin Chen tentunya tertawa melihat penampilannya di lukisan tersebut, selang beberapa menit berlalu, Qin Chen kembali tenang sambil menyimpan kertas tersebut.
Besok mereka akan pergi, dimana Qin Chen mau menunjukkan banyak tempat-tempat bagus untuk istrinya, sambil mereka berpetualang di Alam Immortal tertinggi.
__ADS_1
"Besok, aku akan melanjutkan perjalananku di Alam ini. Jadi, hari ini adalah perpisahan ... Karena aku masih ada banyak masalah yang harus di selesaikan dalam waktu dekat."
"Jadi begitu ... "
Zu Turi yang masih ingin mengobrol banyak dengan Qin Chen, dimana ia mau mendengarkan tentang ayahnya Qin Chen, karena melihat tujuannya sebenarnya Qin Chen adalah menjelajahi Alam Immortal ini, ia tidak bisa berbuat apa-apa.
Kemungkinan di kemudian hari, mereka akan bertemu lagi di Alam yang berbeda. Qin Chen yang melihat Zu Turi sekarang ini, ia lalu berbicara kepada Qin Qui.
'Qin Qui, apa kamu bisa melakukan penyalinan ingatan, lalu mengubahnya dalam bentuk cerita?'
[Hmmmm ... Sangat sulit Tuan, Qin Qui akan mengusahakannya.]
'Terimakasih.'
Qin Chen yang sedikit paham dengan perasaan Zu Turi, dengan ia menyalin ingatan miliknya, lalu mengubah ke dalam bentuk cerita, Zu Turi akan bisa membaca tentang ayahnya.
Dalam proses ini, Qin Qui membutuhkan waktu 5 menit sebelum semuanya selesai di salin olehnya, memang sulit mempunyai sistem secanggih Qin Qui. Dimana Qin Chen tidak akan bisa berbohong kepada Qin Qui sekarang ini.
Di dalam ruangan, Qin Chen masih menikmati teh sebelum memberikan Novel yang ia minta kepada Qin Qui, semuanya tentang ayahnya yang berada di Alam Rendah sebelum masuk ke dunia buatannya.
Setelah 5 menit berlalu, Qin Qui berhasil menyalin data ingatan Qin Chen, lalu mengubahnya dalam bentuk cerita dengan ketebalan lembar 6.879 lembar, dengan cover gambar ayah Qin Chen.
[Tuan, Qin Qui sudah berhasil menyalin data ingatan Anda, buku tentang ayah anda sudah berada di dalam inventory.]
'Terimakasih Qin Qui.'
[Sama-sama, Tuan]
Qin Chen lalu mengambilnya dari inventory, dimana buku itu sangatlah tebal dan sedikit berat, melihat selembar kertasnya saja sudah membuat Qin Chen putus asa.
Tidak mau membaca, Qin Chen lalu berdiri dengan memegang buku tebal di tangannya, ia berjalan mendekati Zu Turi dengan senyuman, lalu memberikan buku tersebut kepadanya.
"Ini adalah salinan ingatanku, semua tentangnya ada di dalam buku ini, aku sudah mengubahnya dalam bentuk cerita ... Jadi, bisa di baca di waktu luang."
__ADS_1
Mendengar hal tersebut, Zu Turi terkejut lalu ia melihat buku dengan gambar orang yang ia kenal, dengan sedikit gemetaran, ia mengambilnya dari Qin Chen.
"Terimakasih Qin Chen."
"Sama-sama, karena sudah selesai, aku akan kembali ke kamar untuk beristirahat."
"Ya ... Beristirahatlah,"
Qin Chen pergi dari ruangan, ia berjalan menuju ke kamarnya kembali dimana besok akan pergi petualangan. Dalam list petualangan, mencari ingatannya, pecahan Holy Ring, harta karun, merampok, dan masih banyak lagi.
***
Pagi harinya, Qin Chen sudah bangun dari tidur panjang. Ia melihat istrinya sudah rapi dengan pakaian bagus dikenakannya, mungkin untuk menggoda Qin Chen, atau mencari laki-laki lain di luar sana.
Qin Chen yang telah bangun, ia beranjak dari tempat tidur dengan tenang duduk di atas tempat tidurnya. "Istri kecil, kita akan pergi dari sini untuk melanjutkan perjalanan ... Aku akan mencari tempat yang bagus untukmu,"
"Pergi? Bukankah terlalu cepat untuk pergi ... Tapi, aku akan mengikutimu kemana kamu akan pergi. Apa kamu sudah mengatakan pada keluarga Zu?" Balasnya.
"Kemarin, aku sudah mengatakan kepada mereka semua, dimana aku akan pergi untuk melanjutkan perjalananku, jadi tidak perlu khawatir lagi."
"Baiklah, aku akan menjemput Yin'er ke kamarnya, aku akan menyusulmu di Aula." Istrinya pergi setelah mengatakan hal tersebut.
Qin Chen lalu berdiri menganti pakaian berwarna hitam, mau bagaimana lagi, dalam perjalanan setiap Alam, ia tidak pernah membeli pakaian untuk di ganti. Bahkan, pakaian yang ia miliki hasil dapat dari jurang kematian, dan diberikan oleh ibunya.
Setelah cukup lama, ia berjalan menuju Aula kediaman Zu, dimana sudah ada banyak orang-orang yang berkumpul di sana untuk memberikan salam perpisahan kepada Qin Chen.
Qin Chen datang dengan pakaian serba hitam, ia tampak seperti iblis kejam dengan kegelapan mengelilinginya. Pakaiannya memang mendominasi, karena pakaian tersebut adalah pakaian Penguasa Shadow.
Melihat ada banyak orang-orang di sana, Qin Chen sedikit bingung karena banyak orang-orang. Padahal, ia hanya ingin pergi melanjutkan perjalanannya saja.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1