Supreme God System

Supreme God System
Chapter 41 : Kota Yuan


__ADS_3

Qin Chen, Ru'er Dan Xiao Laohu berjalan ke dalam hutan, karena jalan menuju Kota terdekat sangat lah jauh dari mereka jalan. Kenapa Qin Chen tidak terbang saja, karena ia ingin menikmati setiap petualangan nya di Dunia Lain.


Mereka bertiga masuk ke dalam hutan sambil melihat pohon-pohon penuh dengan buah-buahan yang sudah matang siap untuk di santap, dan berbagai tanaman herbal di sekitarnya.


Jalan setapak untuk 2 kuda di dalam hutan membuat pemandangan indah tersendiri, ia menikmati perjalanan dengan senang sembari berhenti untuk mengambil beberapa buah-buahan untuk di santap.


Sistem belum siap? Jadi aku belum bisa memberikan Seni yang bagus untuk Ru'er.


Saat dalam perjalanan Ru'er memakan buah-buahan itu dengan membaginya dengan Xiao Laohu, walaupun Hewan Ilahi tidak terlalu menyukai buah-buahan seperti makanan manusia. Namun berbeda dengan Xiao Laohu, ia menyukainya karena setiap hari ia dikasih makan buah-buahan oleh Ru'er.


Kilauan cahaya membutakan mata Qin Chen, ia berhenti berjalan lalu melihat ke sumber cahaya yang menyilaukan tadi. Saat melihat sumber cahaya itu ia terkejut melihat sebuah Giok berbentuk gelang berwarna hijau zamrud di balik perpohonan, tepatnya di tepi tebing yang menjulang tinggi ke atas.


"Apa itu? Tapi aku merasakan Energi Qi di dalamnya!" Ucap Qin Chen.


Ia perlahan berjalan kedepan mengarah ke gelang di pinggir tebing, saat melihat gelang itu ia melihat gelang itu tertimbun tebing tinggi. Dengan Qin Chen loncat dan menarik gelang itu ke tangannya.


Bukk!


Ia loncat ke tanah, lalu kembali ke tempat Ru'er berada, saat ini Ru'er melihatnya dengan bingung. Qin Chen melihat gelang itu dengan matanya dan merasakan Energi Qi datang dari gelang itu namun ia belum mengetahui apa fungsinya.


Apa ini Giok Pelindung? Karena Giok ini memiliki Energi Qi yang cukup padat! Yang dimana Ranah Martial King akan kesulitan menghancurkan nya.


"Gelangnya bagus kak.." Ucap Ru'er.


"Apa Ru'er suka?" Tanya Qin Chen sembari menunjukkan Giok itu.


"Ya, Tapi gelang nya sangat besar, jadi tidak pas untuk Ru'er" Balas nya.


Qin Chen tersenyum lalu mengelus kepalanya dengan lembut. "Saat sampai Kota nanti, Kakak akan membelikan gelang yang bagus untuk Ru'er"


"Baik" ujarnya yang senang.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju Kota terdekat dari sana, karena perjalanan mereka mencari dalangnya kutukan darah sangatlah sulit, karena tidak memiliki informasi tentang mereka.

__ADS_1


1 Jam Kemudian


Kota Yuan


Kota Yuan merupakan salah satu kota besar di Benua Tengah, letaknya tidak jauh dari perbatasan Daratan yang dimana ini tempatnya beristirahat ataupun berkumpulnya kultivator dari benua Timur untuk ke pusat kota/Kekaisaran Benu Tengah.


Kota Yuan juga merupakan Kota yang makmur dengan 13 Juta penduduk yang memiliki profesi masing-masing, mulai dari prajurit, pedagang, penempa dan masih banyak lagi.


Meski begitu Kota Yuan juga jangan di anggap remeh, mereka memiliki kultivator hebat di dalamnya, karena terdapat 2 keluarga besar dan 1 penguasa Kota dimana memiliki tingkat kekuatan di Ranah Martial Ancestor Tingkat 5 yang sangat kuat.


Walaupun begitu. Penguasa Kota masih memiliki leluhur di Ranah Martial Ancestor Tingkat 7, membuat Penguasa Kota Sangat fi hormati bagi penduduk kota, dan juga orang-orang yang berdatangan ke Kota.


Qin Chen dan lainnya akhirnya bisa melihat dinding yang mengelilingi Kota, dan juga gerbang kota dimana dijaga oleh empat orang prajurit dengan penampilan yang sangar.


2 prajurit sedang duduk dan 2 lainnya berdiri dengan menggenggam tombak panjang dengan ujung yang tajam.


Mereka yang mau masuk ke dalam kota harus memberikan tanda pengenal mereka, ini semua karena untuk kenyamanan penduduk dan memudahkan dalam pencarian jika ia adalah seorang kriminal.


"Bisa kau perlihatkan tanda pengenal mu?" Tanya prajurit itu.


Qin Chen memberikan tanda pengenal nya, tanda itu adalah nama nya dari Klan Qin di Benua Timur, sedangkan Ru'er masih anak kecil jadi belum mempunyai tanda pengenal nya.


"Baiklah, kalian boleh masuk dan Hewan itu beri kalung untuk menandakan dia milik kalian" Ujar prajurit itu.


Qin Chen mengangguk kecil, lalu pergi masuk kedalam melihat orang-orang berjualan dan banyak kultivator lainnya berkumpul di Kota, melihat dengan mata nya ia melihat banyak kultivator hebat di berbagai tempat.


Mereka bertiga pergi ke penginapan dekat sana, ia kesana untuk menginap beberapa hari sembari mencari informasi tentang Iblis Darah, dengan begitu Qin Chen akan lebih mudah menyembuhkan penyakit.


Di sepanjang jalan banyak omongan dari orang-orang, mereka membicarakan tentang hewan yang Qin Chen bawa di naikin oleh Ru'er. Dengan melihat pandangan mereka ia langsung meminta Xiao Laohu untuk mengecilkan dirinya.


Xiao Laohu di gendong oleh Ru'er di depan sambil memeluknya, mereka berdua berjalan menuju penginapan terkenal di Kota.


Sesampainya di depan penginapan, ia melihat penginapan dengan gaya klasik China dengan 2 lantai ke atas di hiasin dengan lentera dan bunga-bunga di dalam pot.

__ADS_1


Ia melangkah kaki lalu masuk ke dalam dengan disambut hangat dan ramah oleh pelayan penginapan. Pelayan itu lumayan cantik menurut pandangan Qin Chen sendiri.


Qin Chen berjalan menuju meja di depannya.


"Selamat datang Tuan..." Sambut wanita cantik di meja resepsionis.


"Apa ada yang bisa bantu?" Tanya wanita itu dengan ramah.


"Aku pesan satu kamar untuk 1minggu kedepan dan sekaligus biaya makan" Jawab Qin Chen.


"Untuk 1 Minggu, biayanya 24 Tael Emas sudah bersama makanan nya, Tuan." Ujar wanita cantik didepannya.


Qin Chen yang memiliki uang banyak berpura-pura mengambil uang dari saku bajunya, dengan ia membuka inventory dan mengambil sedikit uang. "Ini uangnya, ambil saja kembalinya" Ucap Qin Chen sambil memberikan 30 Tael Emas kepada wanita cantik di depannya.


"Terimakasih banyak Tuan, ini kunci ruangan anda ada dilantai 2, Ruangan ke lima dari Tangga" ujarnya dengan memberikan kunci ruangan kepada Qin Chen.


Ia pun mengambil kuncinya dan pergi ke ruangannya untuk beristirahat sebelum melanjutkan hari esok. Saat menemukan ruangan nya ia membuka pintu dan melihat ruangannya yang klasik namun kelas atas.


"Bagus.., dekorasi dalamnya juga bagus!" Ucap nya.


Ru'er melihat kamar yang bagus langsung pergi berlari ke atas tempat tidur dengan Xiao Laohu, melihat Ru'er sangat senang membuat ia ikut senang, karena Ru'er belum pernah tidur di kamar yang sebagus itu saat ada keluarga nya.


Karena lelah terus-menerus bertarung, ia ingin sesekali mengistirahatkan tubuh dan pikirannya, dengan begitu ia bisa rileks untuk berfikir tentang rencana selanjutnya.


Dengan lelah ia tertidur di atas tempat tidurnya, di sampingnya Ru'er juga ikut tertidur memeluk Xiao Laohu karena sangat hangat dan lembut, ia tidak memikirkan hal lain selain tidur hingga paginya.


Pagi Harinya


Dalam sehari, berita tentang apa yang terjadi di Tanah Terlarang menyebar dengan sangat cepat antara kota-kota benua tengah maupun Benua Timur. Salah satunya Kota Yuan, banyak orang-orang maupun para pembudidaya membicarakan peristiwa seorang pemuda melawan ratusan ribu monster dan mengalahkan Raja Monster sendirian.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2