
Dalam kekosongan Ruang hampa, Qin Chen dan Naga Kuno melayang di atasnya. Mereka berdua hanya melihat kegelapan menyelimuti Ruang Hampa tersebut.
Qin Chen sebelumnya mendengar pujian dari Naga Kuno, ia tidak menanggapinya, ia hanya melihat pemandangan gelap gulita tanpa ada satupun cahaya meneranginya.
Kegelapan itu seperti hatinya yang kosong, namun semuanya telah diberi cahaya-cahaya terang menerangi kegelapan dalam hatinya. Qin Chen lalu bersuara.
Kalung Penyegel Langit lalu turun kebawah di atas telapak tangan Qin Chen, ia terjatuh dengan pelan di atasnya, lalu Qin Chen menggenggamnya untuk diberikan kepada putri kecilnya yang manis.
"Seharusnya sudah selesai, selanjutnya kita akan keluar dari ruangan ini, sudah cukup lama aku di dalam ini dan tidak melihat apa yang sebenarnya terjadi di luar sana."
"Tapi Tuan, jalan menuju Alam Immortal sudah tidak ada lagi, karena setelah Tuan menghancurkan Semesta yang disinggahi para Raja Monster, portal menuju Alam Immortal telah terhapus."
"Aku tahu, itu ... Karena itulah aku mengatakan untuk kembali sekarang sebelum terlambat."
"Maafkan saya, Tuan."
Qin Chen sedikit membuka matanya dengan lembut, tiba-tiba di hadapannya terlihat retakan antar Ruang, retakan tersebut adalah portal menuju Alam Immortal sebenarnya!
Ia lalu menyimpan Kalung Penyegel Langit ke dalam inventori miliknya, berjalan dengan langkah kaki kecil, Qin Chen masih mengangkat tangannya dengan telapak tangan menghadap ke atas.
Naga Kuno melihat hal tersebut, ia lalu ikut berjalan dengan takut. Kali ini, dia melihat Tuan nya akan menghancurkan ruangan yang baru saja mereka singgahi untuk melawan Raja Monster!
Ruang Kekosongan, atau Ruang Hampa yang ia singgahi beberapa menit lalu, ruangan itu berbentuk Kubus dengan ukuran berdiameter 12 kali lipat lebih besar di bandingkan Semesta!
Sembilan Semesta yang hancur sebelumnya, mereka menempati Kubus tersebut untuk mendapatkan Langit dan Ruang untuk berkembang. Mereka di dalam Kubus memenuhi Kubus dengan bintang-bintang mereka.
Kubus itu memiliki ukuran, dan tidak bisa berkembang lagi lebih besar, dan di luar Kubus hanya ada reruntuhan Primordial di masa lalu. Kehancuran dan Penciptaan di mulai di luar Kubus.
Terletak di paling sudut di antara kubus-kubus lainnya, Qin Chen tengah berjalan sambil memperlihatkan Kubus tersebut di dalam genggamannya. Menghancurkan!
__ADS_1
"Ruangan ini hanyalah sisa-sisa dari kehancuran bintang-bintang mereka, tidak lebih dari sampah tidak berguna lagi! Lebih baik dihancurkan, dan membiarkan Ruang lainnya bisa menempati posisinya."
[Apa Tuan yakin? Karena menghancurkan Kubus ini memang tidak sulit, namun wanita itu akan mengetahui bahwa Ruang Kosong sekecil ini sudah hancur.]
Qin Chen tersenyum, ia lalu masuk ke dalam celah retakan tersebut dengan tangannya menggenggam erat Kubus hingga menimbulkan retakan Langit Kekosongan sekali lagi.
Di atas langit, ratakan besar menyebar luas. Retakan-retakan tersebut tiba-tiba runtuh dengan ledakan maha dahsyat mengguncang Kubus lain yang berada di dekatnya.
Cahaya putih bersinar menutupi Kubus dengan cahaya yang menyilaukan, Langit runtuh sekali lagi! Ini benar-benar Dewa Malapetaka yang menghancurkan Semesta hanya karena tidak berguna lagi!
Mereka berdua lalu menghilang dari ruangan tersebut, dan muncul di tempat sebelumnya Qin Chen masuk ke dalam portal. Saat ia keluar dari Dimensi tersebut, para monster melihat ke arah mereka berdua dengan tatapan bingung.
Qiu Yu Ran, Ru'er, Su'er, Yin'er, mereka semua melihat ke arah Qin Chen yang telah keluar dari portal, namun mereka dikejutkan dengan pandangan Qin Chen yang tidak seperti sebelumnya.
Kini, pandangan Qin Chen seperti merendahkan mahkluk yang berada di hadapannya, di tempat Qin Chen berada, ia lalu melayang ke atas dengan tenang sambil melihat sekumpulan monster-monster yang berada di bawahnya.
"Sembilan Raja Monster dari Dimensi Monster telah mati, jika kalian semua masih ingin melanjutkan pertarungan ini, maka jangan salahkan aku bersikap kejam kali ini."
Sebelum membunuh mereka, Qin Chen ingin bertanya apa mereka mau tetap hidup, dan berhenti menyerang, atau masih melanjutkan pertarungan ini hingga salah satu dari mereka ada yang musnah!
Tidak percaya dengan perkataan Qin Chen, salah satu Monster berjalan kedepan dengan sombongnya, ia menatap Qin Chen dengan tatapan tajam seolah-olah ia adalah yang terkuat!
"Omong kosong! Raja kami tidak akan kalah dengan mudah! Kau pasti hanya membual agar umat manusia tetap hidup!"
Suara itu lalu menggema di langit, hingga Qin Chen mendengarnya melalui kedua telinganya, ia lalu sedikit menghela nafas, dan melanjutkan perkataannya.
"Omong Kosong? Jika itu yang kau pikirkan, maka aku akan memperlihatkan bagaimana cara mereka mati kepada kalian!"
Ia menutup matanya, lalu Qin Chen mengibaskan tangannya ke depan dengan gerakan tangan yang berbeda. Kali ini, ia mengibaskan tangannya kedepan dengan telapak tangan menyapu Langit.
__ADS_1
Saat tangan kanannya di kibaskan, langit mulai bergemuruh keras membuat mahkluk hidup di Alam Immortal mendengarkan hal tersebut. Mereka semua mengira bahwa Surga sedang mengutuk mereka.
Dari tatap mata Qin Chen, cahaya merah keluar terpancar terang menyilaukan Langit. Tiba-tiba, satu-persatu tubuh mereka membusuk hingga menghilang dari Bumi.
Sihir Tertinggi! Waktu!
Qin Chen menggunakan Hukum Waktu sekali lagi untuk membusukkan mereka semua dari Bumi. Memperlihatkan kematian instan seperti ini membuat orang-orang merasakan rasa takut yang tak terduga!
Bagaimana jika Qin Chen menjadi musuh? Sudah di pastikan bahwa Alam Immortal tidak akan ada lagi di sana! Alam Immortal akan benar-benar lenyap oleh satu orang!
Monster yang sebelumnya menantang perkataan Qin Chen, kini ia benar-benar menjadi pucat, tubuhnya gemetaran tanpa henti-hentinya! Melihat pemandangan ini, ia sudah merasakan siksaan Neraka kedua!
Qin Chen di langit menatap mereka semua dengan pandangan penuh merendahkan mereka, ia lalu mulai berbicara.
"Seharusnya, kau tahu perbedaan Langit dan Bumi ... Bahwa, kau maupun Raja yang kau agungkan itu bukanlah apa-apa dimataku ... Kalian semua hanyalah mahkluk hidup dibawah telapak tangan ini!"
Saat mengatakan kata terakhir, Qin Chen lalu menggenggam tangannya, dan seketika mereka semua menghilang dari Alam Immortal, dari Utara, hingga Timur, para monster menghilang dari peradaban Alam Immortal!
Monster Kuno? Bukan! Ini bukanlah Monster Kuno yang menelan Langit, ini adalah Monster Primordial Penelan Hukum!
Kekuatannya sudah melampaui pemikiran para Dewa di Alam Surga, tentunya bukan Monster biasa, dia adalah Monster Primordial yang mencari pecahan Primordial!
Keluarganya, kini benar-benar dikejutkan dengan pemandangan yang awalnya penuh akan pertarungan, kini bersih tanpa sisa sedikitpun hanya sekali ayunan tangan.
Qiu Yu Ran, yang sudah bertarung selama 4 tahun ini, ia benar-benar tidak bisa menyaingi suaminya, bahkan kekuatan miliknya tidak ada apa-apanya di kata suaminya.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1