Supreme God System

Supreme God System
Chapter 201 : [PMP] Serangan Zombie! (41)


__ADS_3

Didalam ruangan tersebut, Su'er belajar banyak hal yang ia pelajari, mulai dari menggunakan payung sebagai senjata serangan, ia juga menggunakan payung sebagai cara untuk berlari dari orang yang tiba-tiba menangkapnya.


Setelah 3 Jam terlewati, Su'er berhasil memahami semuanya dengan begitu cepat dan sangat mahir dalam menggunakan senjata payung, bahkan saat Qin Chen mengetes menyerangnya, ia bisa menghindar dengan sangat hebat.


Semua yang Qin Chen tes adalah jika musuh di bawah dirinya, bukan kekuatan asli Qin Chen, karena Su'er sudah mulai baikan, dan tidak troma lagi dengan hantu yang tertawa sebelumnya.


Kini mereka berdua melanjutkan perjalanan menuju ke tempat harta karun, dimana tempat itu sangatlah jauh dari peta yang dituliskan, ia berjalan di bawah tanah yang seperti lorong labirin. Karena semuanya terbuat dari batu yang sangat familiar dengan ingatan Qin Chen.


Kwakk! Kwakk!


Suara yang terdengar seperti jeritan orang, tapi ini sangat berbeda membuat mereka berdua saling memandang, Su'er yang tadinya takut, ia sekarang memberanikan dirinya berjalan didepan Qin Chen.


Karena Su'er akan gantian melindungi Qin Chen, tidak jauh dari tempat mereka berdua berjalan, terdengar suara langkah kaki yang begitu banyak dengan begitu cepat.


Tak! Tak! Tak!


Langkah kaki yang begitu cepat membuat Su'er menjadi terkejut, disaat melihat dari kejauhan ribuan zombie yang tengah berlari ke arah mereka berdua.


Su'er yang di depan sana, ia memusatkan energi ke ujung jarinya, sama seperti yang di ajarkan Qin Chen sebelumnya, ia memusatkan energi yang mengalir ke ujung jarinya yang dimana ia mulai melesatkan sebuah serangan.


Wushh!


Sebuah cahaya biru melesat dengan kecepatan tinggi, cahaya tersebut membunuh zombie-zombie di bagian tengah serangan Su'er, karena ia menyerang hanya menggunakan satu serangan bukan ratusan.


Para zombie berguguran di bagian tengah, sedangkan di sampingnya masih berlarian dengan cepat menuju tempat mereka berdua. Disana Qin Chen diam, karena ia ingin melihat perkembangan Su'er yang sekarang.


Karena jika Su'er masih takut, ia akan di ajarkan oleh Qin Chen lagi agar tidak takut oleh siapapun di dunia ini, seperti Qin Chen yang tidak takut oleh siapapun di dunia ini.


Ia yang mengingat bahwa ada senjata yang hebat di tangannya, senjata itu tidak lain adalah payung pemberian Qin Chen.


Saat melihat kerumunan zombie mulai mendekat, ia lalu melempar payung tersebut ke arah mereka semua. Dengan cepat, payung tersebut sedikit membesar memenuhi jalan di sana.

__ADS_1


Tidak sampai disitu, payung itu mulai berputar seperti gasing yang begitu cepat, kecepatan putar payung itu hingga membuat kepala para zombie lepas.


Srash! Srash! Srash!


Qin Chen yang melihat hal itu, ia sempat terkejut dengan semua yang di lakukan oleh Su'er sekarang ini. Dibalik keterkejutan Qin Chen, ia tersenyum senang melihat perkembangan Su'er yang begitu cepat.


Dengan mengelus dagunya sendiri, ia melihat para zombie kehilangan kepala mereka semua, bukan kehilangan kepala dari leher, melainkan setengah kepalanya yaitu perbatasan hidung.


Melihat hal tersebut, Qin Chen tersenyum tipis dengan pemikiran Su'er, karena ia hampir seperti Qin Chen yang kejam, dan sekaligus jahat kepada orang-orang.


Para zombie berjatuhan membuat jalan tertutup oleh mayat-mayat mereka, Qin Chen disana menyelimuti putaran payung tersebut dengan api


kegelapan, dimana akan membakar habis zombie-zombie yang menyentuhnya.


Gerrr! Gerrr!


Arkkkkk!


Teriakan-teriakan zombie terdengar keras di telinga, karena mereka semua berteriak di dalam ruangan yang lurus, itulah yang membuat suara mereka sangat keras.


Kelima energi tersebut melesat dengan kecepatan tinggi di bawah putaran payung tersebut, dengan kombinasi kemampuan ini, para zombie berguguran di depan mereka berdua.


Selang beberapa menit berlalu, akhirnya zombie-zombie yang melawan telah mati dengan kehilangan kepalanya. Zombie yang mereka lawan adalah zombie bertipe penggigit, dimana zombie ini berwarna hitam seperti, dan bentuknya menyerupai manusia lumpur.


Zombie yang berjatuhan telah di bakar habis oleh Qin Chen, agar mereka berdua bisa berjalan ke depan lagi.


Su'er yang berdiri disana, ia seperti mau jatuh kebawah, pada saat mau jatuh, Qin Chen melesat menangkap Su'er ke dalam pandanganya, dimana Su'er tersenyum senang.


"A-aku sudah hebat bukan?" Tanya Su'er dengan suara pelan.


Ia yang sekarang kelelahan karena baru pertama menggunakan energi dalam jumlah besar, karena ia belum terbiasa menggunakan banyak energi, jika sudah terbiasa menggunakan energi, ia tidak akan cepat kelelahan.

__ADS_1


Qin Chen yang melihat Su'er yang sekarang ini, ia menampilkan senyuman senang. "Ya.. kamu sudah kuat sekarang, jadi kamu bisa melindungi ku, dan aku bisa melindungimu, kita akan saling melindungi untuk bertahan hidup.."


"Te-tentu.."


Setelah mengatakan hal itu, Su'er tertidur dengan wajahnya yang tersenyum senang. Qin Chen lalu menggendongnya ala tuan putri, ia berjalan keluar dari lorong bawah tanah yang ia masuki sekarang ini.


Ia yang berjalan sambil melihat wajah Su'er yang sekarang ini sudah berbeda dari sebelumnya di bumi, karena yang sekarang ini lebih cantik, dan menggoda untuk di cicipi bibirnya yang kecil.


Qin Chen yang pikirannya mulai negatif, ia lalu menghilangkan hal negatif dengan cepat, karena tidak mau terjerumus ke dalam kejahatan kelamin, dan tidak mau ke jalan yang salah.


Meskipun dari awal ia berpetualang sudah memilih jalan yang salah, itu semua karena Qin Chen tidak bisa menjadi orang baik, ia hanya bisa menjadi sosok jahat yang memiliki hati yang baik, walaupun kebaikannya tidak di tunjukkan.


'Gadis ini, jika aku mengetahui bahwa dirinya mencintaku dari awal, aku pasti akan kembali ke bumi tanpa memikirkan hal lainnya, sekarang aku sudah mempunyai banyak janji yang harus ku penuhi.'


[ Poligami di dunia kultivator tidak akan menjadi masalah Tuan, karena ada banyak Dewa yang memiliki istri lebih dari 5 atau 10 istri, itu semua karena mereka memperbanyak keturunan, agar keluarga mereka menjadi kuat. ]


'Aku tahu kalau poligami disini diperbolehkan, tapi apa hati mereka bisa menyangkalnya? Aku memikirkan hati mereka tentang perasaan mereka semua, karena aku tidak ingin menyakiti hati mereka karena sikapku.'


[ Jadi begitu, akan sulit bagi Tuan untuk mencari tahu perasaan mereka, Qin Qui disini hanya bisa membantu untuk meningkatkan kekuatan, bukan membantu hal seperti ini. ]


'Ya.. aku berterimakasih kepada mu.'


[ Sama-sama Tuan. ]


Qin Chen, yang berjalan di dalam lorong tersebut, ia melihat sedikit cahaya yang cukup jauh dari tempat ia berada sekarang ini. Melihat bahwa jalan keluarnya ada di depan sana, ia lalu terbang dengan kecepatan rendah untuk keluar dari lorong yang mempunyai aroma tidak sedap.


Setelah keluar dari lorong, Qin Chen melihat dunia lain yang tidak tahu dunia apa ini, saat melihat ke kanan dan kiri, banyak hewan-hewan yang aneh bermunculan.


[ Ding! Dong! ]


[ Tuan berteleportation ke dunia Fantasi, sepertinya harta karun ada di dunia fantasi ini. Dan disini bukan bintang timur, melainkan bintang bagian selatan. ]

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2