Supreme God System

Supreme God System
Chapter 266 - Gabungan! (R)


__ADS_3

Jiwa Qin Chen di dalam pikirannya, dimana ia masih dalam menciptakan Hukum Ruang dan Waktu, dimana ia harus mempelajari konsep Ruang dan Waktu dan bisa menciptakan Hukum tersebut.


Sedangkan tubuhnya sekarang ini di ambil kendali oleh Qin Qui, dimana ia tidak meminta izin oleh Qin Chen. Semenjak Naga Kuno keluar dari dalam tubuhnya, Qin Qui tidak memiliki mainan untuk di gunakan sebagai bahan percobaan.


Untuk kekuatan Qin Qui sendiri, ia sudah melebihi Dewa di Alam Surga, dimana beberapa langkah lagi akan mencapai tahap sempurna, dimana ia adalah satu-satunya sistem yang sempurna.


"Atas kehendak Tuan, maka Dimensi akan di kecilkan! Mahkluk rendah, cobalah menghibur Tuan yang tengah bersantai!"


Saat kata-kata keluar, Dimensi yang Qin Qui ciptakan mengalami penyusutan dengan kecepatan spektakuler. Dentuman keras, dengan dari atas langit terjadi distorsi sekali lagi, darah-darah dari Demon God Dreamland jatuh bagaikan hujan di Alam Mimpi.


Crack!


Dimensi matematis miliknya mulai retak, dimana memancarkan cahaya keemasan menyilaukan, dan menutupi langit berbintang seakan-akan cahaya itu akan menenggelamkan Alam Mimpi dalam kehancuran!


"HAAAA!"


Awalnya hanya cahaya yang menenggelamkan Alam Mimpi, namun saat beberapa detik berlalu, raungan monster ganas menghancurkan kekosongan, membubarkan langit-langit di sekitarnya.


Bergema!


Ledakan!


Saat bersamaan dengan raungan tersebut, Dimensi tersebut retak dengan suara yang pekak, dimana membuat seluruh Dewa di belahan Dimensi mendengarnya.


Dari atas langit, kehampaan langit runtuh seolah-olah akan menghancurkan bidak Alam Mimpi tersebut, para Dewa disana bersiap-siap menyerangnya, namun Qin Qui berkata.


"Berhenti."


Mereka terhenti oleh satu kata yang keluar dari mulutnya, Qin Qui kali ini tidak mau diganggu disaat mainannya di ganggu. Sedangkan Qin Chen yang hampir selesai, ia akan kembali ke dalam tubuhnya lagi.


Mengangkat ujung jarinya secara vertikal ke langit, saat kilauan cahaya melesat dengan kecepatan spektakuler, langit bergemuruh dengan guntur-guntur menghujani bumi.

__ADS_1


Kehampaan langit terpotong menjadi dua bagian, dimana membuat Demon God Dreamland memunculkan wujudnya. Saat ia muncul, dia menggunakan armor merah darah dengan kegelapan di sekelilingnya.


Kehendak langit saja di hancurkan, apa lagi kehendak Transenden, dimana itu akan di musnahkan begitu saja oleh Qin Qui. Qin Qui merasakan Qin Chen telah selesai, ia kembali menjadi dirinya sendiri.


Dimana jiwa Qin Chen kembali menempatkan tubuhnya, saat ia kembali menempatkan tubuhnya, Qin Chen melihat langit telah berubah gelap dan semakin gelap dibandingkan sebelumnya.


"Kenapa langit menjadi gelap? Bukankah sebelumnya masih ada warna?" Tanya Qin Chen yang kebingungan dengan apa yang sebenarnya terjadi.


Untuk perkataan atas kehendak Tuan, itu adalah kata-kata yang dibuat oleh Qin Qui yang dimana seolah-olah Qin Chen memiliki kekuatan yang sangat hebat.


Dalam pikiran Qin Chen, ia telah menciptakan Hukum Ruang dan Waktu versi miliknya, dimana cukup berbeda dengan Hukum Ruang dan Waktu di Alam tertinggi lainnya.


Qin Chen melihat ekspresi mereka semua yang seperti takut, terkejut dan lainya. Saat Qin Chen melihat wanita cantik sampingnya, ia juga tampak terkejut melihat Qin Chen. "Ada denganmu? Apa ada sesuatu yang salah?" Qin Chen bertanya.


"Ti- tidak ada ... "


Menyipitkan matanya, Qin Chen tidak percaya dengan wanita tersebut karena dari suaranya saja sudah bisa dibedakan kalau dia benar-benar lagi terkejut akan sesuatu.


Melihat bahwa Demon God Dreamland sekarang berubah lagi, ia menjadi bingung dan mengambil kesimpulan bahwa itu semua karena Demon God Dreamland berubah.


"Bocah! Siapa kau sebenarnya!" Teriak Demon God Dreamland dengan suara yang seperti ketakutan.


Qin Chen mengerutkan keningnya, dimana ia benar-benar tidak tahu apa yang dikatakan oleh Demon God Dreamland, dan ia lalu membalasnya dengan suara bingung. "Aku? Aku adalah Qin Chen, Kaisar Chen dari Alam Immortal! Namaku akan menggema di seluruh langit!"


"Jangan bercanda!"


Bergemuruh!


Qin Chen semakin bingung dengan sikap perubahan mereka semua, karena Qin Chen benar-benar tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya, saat ia tiba di sana mereka semua sudah berubah.


"Mau sampai kapan aku menjelaskan!" Qin Chen kesal, ia tidak tahu apa yang terjadi dan tiba-tiba di sudutkan dengan pertanyaan aneh.

__ADS_1


Karena mendapatkan kekesalan, ia mengangkat tangannya dengan lambaikan tangan kanannya yang halus, sehalus sutra yang melesat membentang di langit berbintang.


Serangan tersebut melesat dengan kecepatan spektakuler dengan dominasi Aura kematian yang kental. Alam Surga, maupun dewa yang berada di sekitarnya terdiam melihat serangan tersebut.


Dalam benak mereka, jika pelayan miliknya sudah sangat kuat, bagaimana dengan Tuan nya yang sekarang adalah Qin Chen itu sendiri, di dalam pikiran mereka adalah Qin Chen Monster!


Serangan energi murni yang diselimuti kehancuran Waktu, ini benar-benar di luar kendali mereka berenam. Untuk berhadapan dengan Demon God Dreamland, mereka seharusnya berada di Alam Transenden, dimana satu tingkat di atas Alam Surga.


"Hehehe .... Terima itu Demon God Dreamland!" Kata Qin Chen dengan penuh penghinaan.


Kaisar Naga Qin kini tidak tahu apa yang dipikirkan putranya, dimana ia akan membantunya jika dalam masalah. Mengingat bahwa Kaisar Naga Qin adalah ras terkuat di dulunya, ia mungkin memiliki beberapa kartu truf yang ia simpan untuk waktu yang genting.


"Hukum Ruang dan Waktu!"


Berteriak keras, Qin Chen menggunakan Hukum barunya dimana ia akan mengadakan serangannya melalui Waktu dan Ruang. Dengan begitu, Demon God Dreamland akan mendapatkan siksaan yang bagus.


Demon God Dreamland, ia lalu menghempaskan tangannya menghancurkan langit berbintang dengan telapak tangannya saja. Dengan demikian, serangan Qin Chen mengenai tubuhnya hingga Hukum Ruang dan Waktu di aktifkan!


Boom! Boom!


Untuk pertama kalinya, Qin Chen puas akan ilmunya sendiri, dimana bisa digunakan untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan, dalam kasus ini ia benar-benar senang.


Permaisuri Phoenix, ia juga ikut menyerang Demon God Dreamland untuk menghancurkan Demon Heart yang berada di dalam putrinya, dimana ia tidak mau putri semata wayangnya terluka.


Gelombang Es mendominasi lautan bintang, apapun yang berada disekitarnya akan membeku dan tidak dapat di lelehkan oleh api Phoenix Surgawi yang dimiliki Qin Chen.


Satu demi satu serangan di berikan, Qin Chen tersenyum melihat istrinya yang belum sah itu, serangan mereka digabungkan menjadi satu dengan Hukum Ruang dan Waktu.


Saat mengenai Demon God Dreamland, dimana serangan tersebut meledak bagaikan bintang dunia sekitarnya.


Distorsi langit berbintang bergema menghancurkan langit berbintang, dimana membuat guncangan yang begitu hebat di Alam Mimpi, Qin Chen memandang Demon God Dreamland dengan dingin.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2