Supreme God System

Supreme God System
Chapter 147 : Kembali ke Kota Immortal Cloud


__ADS_3

Selang beberapa menit berlalu, kini Qin Chen telah menghisap habis racun dalam istrinya. Sekarang ini Qiu Yu Ran telah banyak mendapatkan peningkatan kekuatan, ini semua karena Qin Chen memberikan energi miliknya untuk istrinya. Karena energi Qin Chen yang besar masuk ke dalam tubuhnya, dan membuat peningkatan besar, bahkan fondasinya menjadi lebih kuat dari sebelumnya.


Ranah kultivasi Qiu Yu Ran yang awalnya di tahap Human Immortal tingkat tinggi, dan sekarang ia berada di puncak Earth Immortal. Dimana ia mendapatkan banyak peningkatan kekuatan karena Qin Chen. Sebelum ia naik ke ranah Celestial Immortal, ia harus menerima Kesengsaraan Immortal agar bisa sepenuhnya menggunakan kekuatan Celestial Immortal.


Setelah selesai menyembuhkan racun Istri kecilnya, Qin Chen mulai melihat ke arah istrinya yang tengah melihat Qin Chen dengan malu. "Kenapa denganmu? Apa ada yang salah denganku.." Tanya Qin Chen.


"Tidak ada, aku hanya merasakan kalau kamu itu sangat baik, berbeda dengan sifatmu.." Balas Qiu Yu Ran.


Qin Chen tertawa kecil mendengar balasan istrinya, "Mungkin kedepannya aku akan berubah lagi, jadi jangan khawatir. Sekarang kita harus kembali, karena sudah menghilang sangat lama, dan lagi di Paviliun Alkemis mungkin sudah mengadakan pertandingannya." Ucap Qin Chen.


"Baiklah, aku akan ikut perkataanmu, karena aku sudah milikmu." Balas istrinya.


Qin Chen langsung memegang tangannya, ia lalu pergi terbang menuju tempat pertandingan Alkemis berada. Meskipun ia tidak akan ikut, setidaknya ia akan muncul sebagai Panatua Agung dari Paviliun Alkemis.


Pertandingan Alkemis akan di adakan di Kota Immortal Cloud dimana seluruh keluarga besar akan datang untuk mengikuti pertandingan, pertandingan itu hanya akan di masukkan oleh generasi muda setiap keluarga besar.


Sedangkan Paviliun Obat, mereka adalah ambassador untuk Paviliun Alkemis. Semua bahan-bahan di sediakan oleh mereka untuk membantu Grandmaster Ling.


***


Kota Immortal Cloud.


Kota pertama kali Qin Chen kunjungi saat ia tiba di Alam Immortal ini. Di Kota itu, ia bertemu dengan Grandmaster Ling yang ahli dalam menyuling atau membuat sebuah Pil.


Disana juga tempat ia berkuasa sebagai Panatua Agung yang akan mengejutkan semua orang. Mereka cukup layak untuk mengikuti pertandingan Alkemis yang sulit ini.


Di kota Immortal Cloud sudah dipenuhi dengan banyak orang-orang yang ingin melihat pertandingan Alkemis, maupun orang-orang yang ikut pertandingan merebutkan juara pertama.


Di sebuah tempat yang berada di Colosseum pertandingan, di sana terdapat beberapa 8 tempat untuk 7 Pilar Kekaisaran, dan juga Kaisar Alam Immortal, sekaligus putra Kekaisaran.

__ADS_1


Mereka berdua datang, karena undangan dari Grandmaster Ling. Kaisar datang, karena ia penasaran dengan Panatua Agung yang akan muncul di Paviliun Alkemis.


Jika Kaisar bisa membuat Panatua Agung masuk kedalam Pilar Kekaisaran, maka akan meningkatkan kekuatan Kekaisaran. Maka dari itu, ia akan menjadi penguasa Mutlak di Alam Immortal ini.


Paviliun Obat berada di samping Paviliun Alkemis, karena mereka berdua saling mencari orang yang penting di kedua Paviliun. Menghilangnya Qin Chen dan juga Qiu Yu Ran membuat kedua Paviliun geger, karena mereka berdua hilang secara bersamaan.


Karena mereka berdua memiliki jabatan tinggi di setiap Paviliun, di antara jutaan penonton, ada para dewa dari Alam Immortal tinggi sedang menyamar di barisan penonton.


Para Dewa tersebut datang untuk melihat siapa pemenang pertandingan Alkemis, dan siapa Panatua Agung yang di bicarakan oleh banyak orang-orang di kota.


Di ruangan tersebut, kedua wanita itu melihat ke arah kakek Ling, lalu salah satu dari mereka berdua mulai bersuara. "Kakek Ling.. apa anda sudah menemukan Panatua Agung?" Tanya wanita yang berada di sampingnya.


"Sampai sekarang, aku belum menemukan satupun petunjuk tentang keberadaan Master, tapi aku tahu bahwa Master sangat kuat. Kemungkinan, master tengah beristirahat di suatu tempat yang tidak diketahui." Balas Kakek Ling.


Kedua wanita itu yang tengah duduk di kursi hanya bisa terdiam, mereka terdiam karena juga tidak menemukan Master Paviliun Obat. Jika ini berlangsung lama, mereka khawatir bahwa orang yang berada di sisi kanan Grandmaster Ling, yang berjarak 3 kursi akan menyerangnya.


Fu Yu Ting pergi ke pertandingan Alkemis bersama dengan orang tuanya. Karena ini adalah perkumpulan antara para petinggi di 7 Pilar Kekaisaran.


"Aku harap sama dengan apa yang dikatakan oleh Kakek Ling, karena hilangnya Master Paviliun Obat, kini membuat beberapa serangga menyerang secara diam-diam.." Cibir wanita itu sambil melirik ke arah Pemimpin Lembah Racun.


Pemimpin Lembah Racun menghentakkan tangannya hingga membuat suara keras di ruangan itu, ia kesal karena wanita dari Paviliun Obat membicarakannya.


Pegangan kursi yang ia duduki hancur, pegangan kursi hancur karena hentakan Pemimpin Lembah Racun. Ia tidak terima di bicarakan di belakang, jika berani berbicara didepannya, jangan berbicara di belakang.


"Apa maksudmu melirik ke arahku! Aku tidak senang dengan sikap gadis dari Paviliun Obat!" Ucap pemimpin Lembah Racun.


Mereka berdua saling berdebat satu sama lain tentang masalah antara kedua Pilar Kekaisaran. Sedangkan kaisar yang mendengar keributan mereka, ia langsung menghempaskan tangannya untuk menghentikan mereka berdua..


Brukk!

__ADS_1


Suara hantaman telapak tangan ke kursi itu membuat mereka semua terhenti dalam urusan mereka. Karena mereka hampir tidak memperdulikan Kaisar di sampingnya.


"Apa kalian berdua tidak memberikanku wajah?" Tanya Kaisar dengan nada intimidasi.


Mendapatkan sebuah aura dari seorang Kaisar, mereka berdua langsung gemetar, karena aura Kaisar sangat tinggi di bandingkan mereka berdua. Dimata Kaisar, mereka berdua sama seperti semut yang bisa di injak-injak kapan saja.


Mereka berdua langsung memberikan hormat kepada Kaisar, dengan tubuh yang gemetaran. "Mohon maafkan kesalahan kami, Kaisar." Ucap mereka berdua.


"Jika kalian ingin bertarung, bertarunglah di luar sana. Jangan bertarung berada di hadapanku, jika ini terulang kembali, tidak akan ada kata maaf untuk kalian!" Balas Kaisar dengan suara mengintimidasi.


"Baik!"


Mereka berdua setelah meminta maaf kepada Kaisar, kini mereka memandang satu sama lain dengan kebencian. Dengan perlahan mereka berdua duduk kembali ke tempat mereka masing-masing.


***


Sedangkan di sisi Qin Chen dan Qiu Yu Ran. Mereka berdua masih terbang bersama menuju Kota Immortal Cloud, dimana pertandingan pertama sudah selesai, dan sekarang adalah pertandingan kedua.


Mereka berdua terbang dengan kecepatan rendah, ini semu karena istri kecilnya ingin melihat hamparan salju di Alam Immortal. Qin Chen yang sebagai suami yang baik, ia menuruti apa keinginan istri kecilnya.


'Jika aku bawa ke tempat orang tuaku, bagaimana reaksi mereka nantinya. Jika aku mempunyai anak di luar nikah bersama wanita lain?!' Batin Qin Chen yang bingung.


Qin Chen terbang rendah untuk membuat salju di sana beterbangan saat terkena hembusan anginnya. Sedangkan istri kecilnya, ia memeluk Qin Chen sambil melihat salju di bawah.


Mau bagaimana lagi, karena istri yang hamil muda akan sangat manja dengan pasangannya. Sama seperti Qiu Yu Ran yang sedang manja kepada Qin Chen.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2