
Setelah Qin Chen di bawah ke istana naga, mereka memanggil tabib istana untuk memeriksa keadaan Qin Chen yang sekarang ini, dimana saat setelah tabib itu sampai, ia langsung memeriksa keadaan Qin Chen yang sekarang ini.
"Ini!"
Tabib itu terkejut disaat ia menyentuh urat nadinya, dimana ia merasakan energi Qin Chen menghilang, ia benar-benar akan menjadi tidak berguna. Mereka mendengar keterkejutan tabib, lalu bertanya.
"Ada apa! Apa yang terjadi dengan Chen'er!"
"Maaf Yang Mulia ... Saat saya memeriksa keadaan Tuan muda, saya merasakan energi dalam dirinya telah menghilang, tapi ini bukan menghilang karena cidera, melainkan ada sesuatu yang menghalangi energi tersebut."
"Apa!"
Mereka bertiga terkejut, dimana Qin Chen sekarang ini benar-benar akan menjadi sampah yang tidak berguna. Tapi, mereka semua salah, energi Qin Chen bukan menghilang, melainkan membaur dengan Alam, dimana tidak ada yang bisa merasakan energi Qin Chen selain entitas tertinggi.
Jika seekor naga memiliki energi besar, dimana saya melihatnya mereka akan bisa melihat bahwa energi biru berbentuk bulat maupun panjang, sedangkan untuk Qin Chen, energinya membaur dengan Alam yang ia pijaki.
Jadi, energi Qin Chen bisa dikatakan saat ini tidak memiliki batas, meskipun ini adalah kerusakan pada penampungan energi, yaitu Dantiannya. Dimana Dantiannya mengalami kerusakan parah.
Qin Qui lalu membaurkan energi Qin Chen dengan Alam untuk sementara waktu, dan ia akan menyembuhkan Qin Chen dengan regenerasi maupun sihirnya.
"Apa tidak ada cara lain? Lalu apa Chen'er baik-baik saja?!"
"Sekarang, Tuan muda mangalami luka parah, tapi Ratu tenang saja, karena Tuan muda akan sadar dalam beberapa hari kemudian. Untuk obat-obatan, saya akan menyiapkan terlebih dahulu.
"Baik."
Setelah tabib itu pergi, ibunya duduk di samping Qin Chen dimana ia memeluknya dengan erat sampai-sampai ia menangis di bawah pelukan putranya.
Permaisuri Phoenix yang bingung, ia lalu bertanya kepada Kaisar Naga Qin, "Kaisar Qin, apa yang sebenarnya terjadi?"
Kaisar Naga Qin, ia mendengar pertanyaan dari Permaisuri Phoenix yang berada di sampingnya, dimana dia adalah menantu perempuan mereka berdua.
"Gadis kecil, karena kamu adalah istrinya, maka panggil dengan sebutan ayah." Kata Kaisar Naga Qin yang sekarang ini.
__ADS_1
Tentunya, Permaisuri Phoenix menjadi bingung dengan semuanya, ia lalu di bawah duduk di samping Qin Chen, dimana mereka akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
"Apa kamu pernah mendengar tentang cerita Kaisar Naga yang kehilangan anaknya?" Tanya Kaisar Naga Qin.
"Ya, aku selalu membacanya."
Disana Kaisar Qin menceritakan tentang ia kehilangan putranya dalam perang kekuasaan di langit berbintang, dimana itu adalah masa lalu yang membuat ia ingin menghancurkan wilayah musuh.
Dalam ruangan, Permaisuri Phoenix mendengarkan cerita mereka berdua hingga sore harinya, dimana ia disana susah hampir 4 jam penuh.
Dalam masa kekuasaan, naga Qin melintasi langit berbintang dimana ia terbang untuk mencari kekuasaan dan tempat tinggal, pada masa itu Demon God menyerang naga Qin yang membuat dirinya harus terpukul mundur.
Dengan hukum Surga, ia memecahkan Tubuhnya menjadi beberapa bagian yang tersebar di seluruh dunia yang ada, Qin Chen adalah bayi dari naga Qin dan Dewi Suci.
Dimana ia hidup dengan pecahan kedua orang tuanya, dan kematian kedua orang tuanya karena orang dibumi, namun jiwanya kembali ke tubuhnya.
Qin Chen yang sekarang terbaring dengan cahaya hijau terus menyelimuti dirinya, dimana tiba-tiba muncul proyeksi Qin Qui yang membuat mereka semua menjadi terkejut.
"Aku Qin Qui, pelayan Tuan ... Untuk sekarang, jangan ganggu Tuan dalam waktu dekat, sekarang aku sedang menyembuhkan luka-lukanya, jangan menggunakan obat-obatan yang selain aku yang membuatnya."
Setelah mengatakan itu, Qin Qui menghilang dari pandangan mereka semua yang ada disana, mereka semua sekali lagi di kejutkan oleh kemunculan wanita misterius dimana ini memang membingungkan.
***
1 bulan berlalu begitu cepat, Qin Chen yang masih tertidur di atas tempat tidurnya, kini perlahan membuka matanya dengan tubuhnya melayang ke atas langit dan cahaya merah menyelimuti dirinya sepenuhnya.
Mereka semua yang telah menunggu kesadaran Qin Chen kembali, kini mulai melihat Qin Chen yang mulai sadar dari cidera yang ia alami selama ini, Qin Chen melihat sekitarnya bahwa ia pergi entah dimana.
Turun kebawah, lalu melihat di depannya yang kini berkumpul 3 orang yang sangat akrab, Dewi Suci, Kaisar Naga, dan Permaisuri Phoenix.
"Sudah berapa lama aku tidak sadarkan diri?" Tanya Qin Chen kepada mereka.
"1 bulan."
__ADS_1
Mendengar hal tersebut, Qin Chen lalu berpikir tentang Demon God Dreamland yang kini masih hidup atau telah mati, "Bagaimana dengan Demon God Dreamland? Apa dia mati? Atau masih hidup?"
Mereka saling memandang, dan Permaisuri Phoenix laku berkata. "Demon God Dreamland telah mati, karena ledakan tersebut membuat Alam Mimpi kehilangan 70% Populasi mahkluk hidup, itu sudah benar-benar di luar imajinasi."
Qin Chen mendengar perkataan Permaisuri Phoenix, kini bernafas lega, karena ia sudah menyelesaikan masalah tersebut, namun Qin Qui yang tahu hal itu ia akan mengatakan nanti setelah Qin Chen benar-benar telah pulih.
"Baguslah, Jadi Yin'er sudah baik-baik saja ... Ini memang kesalahanku yang mementingkan ambisi untuk naik ke Alam Surga, sehingga melupakan hal yang penting bagiku, yaitu keluarga!" Qin Chen mengepalkan tangannya dengan emosi yang meluap-luap akan kesalahannya.
Permaisuri Phoenix mendengar hal tersebut tentunya terkejut, ia lalu berjalan mendekati Qin Chen dimana ia akan mengajaknya jalan-jalan dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi waktu itu.
Ia melihat ayah dan ibu, dimana sudah satu bulan orang-orang di Alam Surga mendengarkan bahwa Permaisuri Phoenix adalah istri dari putra Sang Kaisar Naga Qin.
"Pergilah, dan luang waktumu." Ucap mereka berdua secara bersamaan.
Permaisuri Phoenix lalu mendekati Qin Chen, dimana ia memegang tangannya dan membawa Qin Chen berjalan keluar dari ruangan tersebut, Qin Chen hanya mengikutinya karena ia baru saja sembuh dari cedera.
Mereka berdua pergi keluar istana, dimana orang-orang disana memperhatikan Qin Chen yang tanpa energi sama sekali, ini adalah penghinaan terbesar bagi klan naga jika tidak memiliki energi sejati dalam diri mereka.
Ia lalu membawa Qin Chen ke sebuah tempat yang damai, dimana hanya ada hujan bunga bukan harta, disana adalah taman Dewi Suci, dimana dibuat untuk membuat Dewi Suci senang.
Taman itu sekarang menjadi tempat mereka berdua, yang merupakan menantu dan putra Sang Kaisar Naga Qin. Kini, Qin Chen berjalan mengikuti wanita tersebut ke sebuah taman, dimana ia di bawa duduk di bawah pohon.
Melihat sekitarnya sangat damai, tidak ada siapapun yang menggangu mereka berdua meskipun melakukan tindakan yang tidak baik, karena taman itu di lindungi oleh Array Surgawi.
"Disini sangat sejuk, tidak ada siapa-siapa yang berani mengganggu ... " Qin Chen berbicara sendiri sambil melihat sekelilingnya.
"Qin Chen, aku akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi waktu itu, kenapa aku pergi meninggalkanmu di dalam gua itu." Kata Permaisuri Phoenix.
Qin Chen yang mendengar hal itu, ia terdiam dan lalu memandang wanita cantik tersebut dengan tatapan yang berbeda.
..
*Thanks You For Reading*
__ADS_1