
Qin Chen pergi dari sana menuju tempat Last Boss yang akan di musnahkan, itu adalah tempat dimana Naga Kuno berada. Kesana hanya untuk menghancurkan, lalu kembali ke luar dari Dimensi monster itu.
Sambil terbang, ia melihat putrinya masih tidur dengan sangat pulas, seperti tidak ada yang menggangunya tidur di dunia nyata maupun mimpi. Qin Chen lalu menambahkan sedikit kecepatannya untuk menuju kesana.
Di tempat Naga Kuno, terdapat 9 Raja Monster yang sedang bertarung melawan Naga Kuno. Mereka semua mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki.
Duel maut dua monster terjadi, Naga Kuno melepaskan serangan api naga ke arah mereka dengan bola besar, bola api itu melesat dengan kecepatan tinggi, ukuran seukuran 10 meter.
Wushh!
Para Raja Monster melihat hal tersebut, mereka tidak mau kalah, mendongkrak kepala mereka ke atas, dan mengumpulkan energi di atas mulutnya dengan beberapa saat kemudian, energi gelap terbentuk.
Lalu mereka melepaskan serangan tersebut ke arah serangan Naga Kuno, dengan kecepatan yang sama, kedua serangan saling bertabrakan dan mengadu cahaya maupun kekuatan.
Getaran di bumi membuat monster-monster kecil lainnya gemetar, tabrakan dua kekuatan besar mengakibatkan celah kehampaan pecah!
Suara listrik-listrik terdengar menyambar di kedua kekuatan tersebut, Naga Kuno melihat mereka cukup tangguh di kekuatan sekarang ini, jika mereka berkembang lagi.
Mungkin kekuatan mereka sangat mengerikan, namun begitu kekuatan naga kuno masih di atas mereka. Ia mengikuti jalan Qin Chen, dimana bermain-main dengan monster kecil sebentar.
Serangan mereka berdua seolah-olah menjadi satu, membuat putaran yang menghisap material-material bumi. Berbatuan mulai terangkat dan terhisap ke dalam putaran tersebut.
Para monster berlarian menghindar daya tarik yang begitu kuat, namun siapa sangka daya tarik tersebut sangatlah kuat.
"Tidaakkk!"
"Cepat lari, aku tidak mau jadi jomblo!"
"Arrrggkkkkk!"
Jeritan mereka yang putus asa terdengar menggema di antara dua serangan hebat tersebut. Serangan mereka berdetak beberapa kali dengan kecepatan yang berbeda-beda.
Qin Chen dari sudut timur terbang dengan kecepatan tinggi melihat serangan tersebut cukup hebat, ia datang dengan damai!
Mengangkat ujung jarinya, ia mengumpulkan energi kegelapan hingga berbentuk seperti kelereng, dengan cepat ia lepaskan energi gelap tersebut ke arah serangan di depannya.
Energi itu melesat dengan kecepatan tinggi, bisa dirasakan oleh mereka bahwa energi yang mengerikan baru saja di lepaskan. Baru saja mereka mau menoleh ke arah Qin Chen, serangan mereka langsung meledak disaat Qin Chen menambahkan energi.
__ADS_1
Duarr!
Huru-hara angin badai guntur-guntur mengguncang Bumi, menyapu bersih para monster level rendah di bawah sana. Lubang besar terbentuk dengan sempurna, 9 Raja Monster melihat hal tersebut menjadi tercengang.
Monster-monster level rendah lenyap begitu saja?
Bagaimana bisa!
Siapa dia sebenarnya!
Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benak mereka, bagaimana bisa melihat hanya sekecil kelereng bisa menghanguskan banyak pasukan yang telah di simpan selama puluhan tahun.
Naga kuno melihat Tuan yang ia layani datang, dengan cepat mendekati Qin Chen dan ia menyambut kedatangannya dengan penuh hormat.
"Tuan."
Sedikit membungkukkan tubuhnya, ia memberikan hormat kepada Qin Chen. Qin Chen lalu melihat ke arahnya dan berkata. "Selesaikan yang disini, Monster lainya sudah selesai, kita akan kembali ke Alam Immortal."
"Sesuai keinginan anda, Tuan."
Setelah mendapatkan perintah dari Qin Chen, Naga Kuno lalu berjalan ke depan dengan Aura mulai menyelimuti dirinya, secara perlahan-lahan Naga kuno menunjukkan penampilan aslinya.
Bahkan bintang timur tidak bisa menahan Aura miliknya, bumi yang di injaknya seperti debu di matanya. Wujudnya sangatlah besar, para Raja Monster melihat Naga Kuno itu, mereka menjadi ketakutan.
Dalam sejarah, mereka semua sudah membaca seluruh buku-buku yang ada di Alam Monster, dimana menceritakan seekor Naga Kuno yang menelan langit dan bumi.
Naga itu berterbangan melintasi Semesta untuk mencari keberadaan terkuat, dan pada akhirnya ia mati di bunuh oleh yang tidak diketahui siapa orang itu sebenarnya.
"De- Dewa Naga Kuno ... "
"Itu benar-benar Dewa Naga Kuno!"
Wajahnya menjadi pucat, tubuhnya tak hentinya bergetar hebat! Bagaimana bisa menghadapi seorang Naga Kuno yang telah menelan Langit dan Bumi. Mereka semua hanyalah debu di mata Naga Kuno saat ini.
Meskipun warnanya Naga Kuno tidak seperti dulu, namun auranya bisa dirasakan oleh mahkluk yang mengenalinya. Hanya melawan monster keroco, ia menampilkan wujudnya untuk menekan mereka semua maupun monster-monster di Dimensi tersebut.
"Oi ... Oi ... Bukankah itu keterlaluan?" Tanya Qin Chen dengan bingung.
__ADS_1
"Tidak apa-apa, Tuan. Biar mereka semua tahu siapa Penguasa di sini, dan siapa mahkluk lemah di sini sekarang."
Saat mendengar hal tersebut, Qin Chen ingin muntah darah, karena di antara mereka Qin Chen lah yang paling lemah, ia kuat karena kekuatan aslinya, dan tubuh spesial yang menumpuk jadi satu di dalam dirinya.
"Kau urus lima monster itu, dan aku empat monster ini!"
"Baik, Tuan."
Saat ini, mereka berdua lalu menghembuskan nafas mereka masing-masing, pada saat yang bersamaan bumi menjadi erupsi, gunung-gunung yang tak terhitung jumlahnya meledak mengeluarkan magma dan batu-batu meteor jatuh ke bumi.
Dua Naga disaat mengeluarkan nafasnya, lautan bintang bisa hancur dengan sekali tarikan nafas. Mereka berdua benar-benar monster kuno penelan Langit dan Bumi.
"Tidak mungkin ... Bagaimana kita bisa menang menghadap sosok itu!"
"Jangan banyak bicara, cepat kita lawan!"
"Dasar tidak berguna, hanya melihat sosok itu kau langsung takut! Seharusnya kau sudah menyadari saat kita menyerang Alam Immortal!"
Mereka semua berdebat satu sama lain, tidak mempunyai pilihan lain, lima monster ke arah Naga Kuno untuk menyerangnya, sedangkan untuk Qin Chen ia sedang berdiri dengan tenang.
"Cakar Naga!"
Dua suara seolah-olah sudah direncanakan untuk menyerang terdengar, Qin Chen dan Naga Kuno memberikan serangan cakar naga bersama-sama dengan tangan mereka di ayunkan kebawah.
Swushh! Swushh! Swushh!
Tiga sayatan masing-masing melesat dengan kecepatan tinggi ke arah mereka, membelah bumi dengan ganasnya, membuat retakan besar dimana-mana hingga terjadinya gempa bumi yang dahsyat!
Mereka mencoba menghindari serangan tersebut dengan kecepatan, namun saat menghindari serangan, mereka mengobarkan Legan mereka untuk lolos dari Kematian!
Jika tidak seperti itu, mereka semua sudah di pastikan mati dengan mudah di tangan Naga Kuno maupun Azure Dragon milik Qin Chen.
Wajah mereka lalu berubah pucat melihat serangan mematikan itu, mereka benar-benar gemetaran menghadapi sosok Dewa yang telah menelan Langit dan Bumi di masa kejayaannya.
Meksipun sekarang dengan warna yang berbeda, namun kekuatan Naga Kuno masih sama seperti masa kejayaannya, dia benar-benar tidak mengira selama ini bertarung dengan Naga Kuno!
Qin Chen tersenyum puas, ia benar-benar senang melihat serangannya hanya melukai mereka, jika mereka mati. Qin Chen tidak bisa mencoba gerakan lainnya.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*