Supreme God System

Supreme God System
Chapter 281 - Keluarga yang misterius!


__ADS_3

Setelah melihat beberapa menit, Qin Chen berjalan kembali ke dalam istana untuk menyusun rencana dirinya. Namun, ia juga berpikir untuk lebih bersama keluarganya.


Walaupun sudah ke Alam Surga sebentar, ia belum menemui keluarganya disana. Jadi, untuk sekarang lebih baik bersama keluarga dan bersenang-senang disana.


Berjalan ke tempat kamarnya sebelumnya, Qin Chen masuk ke dalam dimana istrinya tengah memberikan minuman susu kepada putra dan putrinya. Melihat hal tersebut, Qin Chen tersenyum dan mendekatinya.


Qiu Yu Ran menjadi malu, disaat Qin Chen melihatnya sekarang ini. Tapi, ini adalah tugasnya sebagai seorang ibu. Qin Chen mendekatinya dan baring di samping putranya yang masih baring di sampingnya.


"Apa kamu kekurangan energi?" Qin Chen bertanya kepadanya dengan sambil memainkan pipi putranya dengan jarinya.


"Aku tidak kekurangan, energi sebelumnya masih tersimpan banyak di dalam Dantian,"


Qin Chen lalu mengangkat tangannya ke atas, dan cahaya berwarna muncul dengan sendirinya. Matanya sedikit memancarkan cahaya, dengan Array Surgawi, dan ditambahkan dengan Hukum Ruang dan Waktu.


Ia bisa membuat seluruh energi berpusat pada satu titik dimana Qin Chen inginkan, dan tentunya membutuhkan lorong waktu yang mengalirkan energi tersebut.


Sekarang, Qin Chen hanya membuat Array penarikan roh, dimana energi Alam terkumpul di kamarnya. Energi itu akan membantu Qiu Yu Ran dan kedua putra-putrinya.


"Dengan energi alam, maka kalian akan nyaman di dalam kamar ini, jika ingin keluar, kamu bilang padaku, agar aku bisa menemanimu keluar." Qin Chen melihat Qiu Yu Ran sambil mengajaknya berbicara.


"Baiklah."


Qin Chen melihatnya sambil melihat sedikit kebawah, dimana Putrinya sedang minum dengan tenang tanpa gangguan. Qiu Yu Ran ia melihat pandangan Qin Chen kebawah, dan tahu apa yang ia lihat.


"Dasar! Ini hanya untuk putra dan putriku, kamu sudah besar dan seorang ayah, jadi tidak boleh."


Saat ia mendengar perkataan istrinya, Qin Chen tersenyum manis membalasnya. Jari di tangan kirinya mengelap bibirnya sendiri dengan sedikit menjilat bibirnya.


Qiu Yu Ran lalu mencubit pipinya dengan keras, karena pagi-pagi seperti ini sudah menggodanya.


"Hmph! Dasar Qin Chen bodoh!'


"Baik-baik, aku hanya bercanda ... "

__ADS_1


Mendapatkan cubitan kecil namun mematikan, Qin Chen tidak bisa berkutik sama sekali. Rasanya bukanlah sakit, namun sangat perih saat terkena cubitan tersebut.


Setelah berhasil mencubitnya, Qin Chen lalu terbaring dengan pipi sebelah kiri merah. Ia lalu melihat langit-langit kamar miliknya, dan memikirkan tentang apa yang akan ia lakukan selanjutnya.


'Kapal tengah dibuat, dan tubuhku masih tahap pemulihan. Mungkin Alam ini memang tidak memiliki orang yang bisa membuatku terluka, tapi untuk Alam Surga, aku masih memperhitungkan bahaya tersebut.'


'Jika Alam Roh adalah tempat para Roh yang telah mati berkumpul, maka seluruh orang-orang yang telah aku bunuh, mereka semua ada disana? Atau disana adalah tempat Fantasi sebenarnya?'


[Alam Immortal memang tidak memiliki orang yang bisa melukai anda, namun Alam Surga memiliki banyak orang yang bisa melukai maupun membunuh Anda. Sebagai contoh, Peri Langit, ia adalah sosok yang berada di atas Alam Surga dimana ia dua kali lebih kuat di bandingkan musuh sebelumnya.]


'Maksudmu, Peri Langit garis darah yang dimiliki oleh Su'er? Dimana itu ada pecahan Primordial milikku?'


[Benar Tuan, sepertinya Peri Langit masih menunggu sesuatu untuk menunjukkan dirinya di Alam Surga. Maka dari itu, saya menyarankan Tuan agar mencari pecahan Primordial milik Tuan.]


'Mencari saja itu sedikit sulit, tapi yang lebih sulitnya bagaimana caraku mendapatkan Primordial itu? Jangan bilang seperti kemarin.'


[Tidak ada pilihan selain melakukan hubungan mendalam, karena itu adalah cara satu-satunya. Jika Tuan tidak mau, maka Tuan hanya perlu membunuh pemilik pecahan Primordial tersebut, dan Tuan akan mendapatkan pecahan tersebut.]


Hanya untuk mendapatkan pecahan Primordial, Qin Chen harus membunuh Su'er? Itu adalah kata-kata yang menyakitkan bagi dirinya, mengingat Su'er adalah teman baiknya dari dulu.


Menopang kepalanya dengan kedua tangannya, ia memiringkan kepalanya melihat mereka bertiga. "Sungguh manis, bisa melihat kalian."


Spontan kata-kata itu keluar tanpa terpikirkan oleh Qin Chen seorang, Qiu Yu Ran mendengar hal tersebut merasa malu di lihatnya, apa lagi mengatakan kata manis seperti tadi.


Bibir Qin Chen memang sulit, bibirnya seolah-olah memiliki kesadaran tersendiri, dimana selalu mengambil ahli kalau soal kecantikan dan lain sebagainya.


"Benar juga, aku masih ada beberapa urusan dengan ayah ... Tentang wanita yang aku temui kemarin di kota sebelumnya, aku akan kesana terlebih dahulu untuk mengatakan tentang kemarin."


"Baiklah, jangan lama-lama ... Nanti aku akan memberikanmu hadiah."


Ia lalu berdiri dan meninggalkan kamar tersebut, berjalan menuju tempat dimana ayahnya berada.


***

__ADS_1


Di dalam ruangan tersebut, ayahnya sedang duduk membaca dokumen-dokumen keluarga yang dimana peningkatan kekuatan dan lainnya. Istana tersebut dibagi menjadi dua bagian, dimana milik keluarga Qin dan miliknya.


"Peningkatan keluarga cukup baik dalam beberapa hari ini,"


Berdiri setelah berbicara, ia lalu berjalan mendekati jendela dan melihat banyak prajurit beterbangan ke langit membuat sesuatu yang begitu besar. Semalam, ia melihat mereka sampai sekarang belum selesai.


Tidak lama saat ia melihat, pintu ruangan miliknya terbuka membuat ia melihat ke arah pintu tersebut, dan saat melihat. Ia melihat putranya masuk ke dalam ruangan miliknya.


"Ada apa, Chen'er? Tumben sekali kamu datang keruangan ayah."


"Tidak apa-apa, Chen'er hanya ingin memberitahukan kepada ayah, tentang wanita tersebut."


Saat mendengar itu, ia berjalan mendekati Qin Chen dah membawanya masuk ke dalam dengan menutup pintu ruangan, karena ia tidak mau membuat istrinya tahu.


Karena wanita itu adalah masa lalunya, dan tidak ingin terikat oleh dirinya selamanya. Melihat gerakan ayahnya, Qin Chen sedikit paham dengan apa yang dipikirkannya.


Dalam ruangan tersebut, Qin Chen duduk dengan tenang dimana ia melihat kanan dan kirinya penuh dengan geografi kuno kelas tinggi, semuanya seperti buatan tangan seseorang.


"Barang-barang disini bagus, dari mana ayah mendapatkannya?" Tanya Qin Chen.


"Apa kamu tidak tahu, ibumu sangatlah terampil dalam berbagai hal, barang-barang ini semua buatan ibumu selama ini."


Qin Chen terdiam, ia tidak bisa berkata lagi, karena keluarganya sangat misterius. Bagaimana bisa manusia dari Alam Rendah mempunyai wanita dari Alam Immortal tertinggi.


Dan lagi, bakat yang ditunjukkan ibunya juga sudah tidak normal, rata-rata ia bisa melakukan segalanya dengan begitu mudah. Sedangkan ayahnya, ia memiliki banyak istri, dan satu terungkap dimana itu berada di Alam Immortal ini.


'Sungguh silsilah keluarga yang misterius, ibu yang memiliki bakat bisa melakukan segalanya dengan begitu mudah, ayah yang memiliki banyak istri dan hanya satu yang di ungkapkan.'


Misteri!


Satu kata yang ada di dalam kepalanya, semuanya belum terjawab sedikitpun di Alam Immortal ini, dan kemungkinan besar di Alam Surga akan menjadi perjalanan yang sangat panjang mengungkapkan segala misteri!


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


(Bosan ya, author juga merasa ceritanya sangat membosankan, karena pikiran author masih belum berfantasi. Jadi, Makasih yang masih baca :) Sehat selalu, jaga diri dan jangan jaga perasaan :)


__ADS_2