
Di dalam restoran, Qin Chen tersenyum manis kepada Yu FeiFei, karena ini adalah balasan yang setimpal dengan nama yang dibuat oleh Yu FeiFei sebelumnya.
Yu FeiFei sudah siap untuk menyegel jiwanya, dan ia berjalan mendekati Qin Chen dengan senyuman membalasnya. Saat ia menyentuh kepala Qin Chen, detak jantung Qin Chen berdetak kencang.
[Terdeteksi, jiwa Tuan sedang di segel oleh Dewi Danau Yu FeiFei.]
'Segel? Lalu, apa aku akan tetap baik-baik saja?'
[Tuan tidak perlu khawatir, meskipun jiwa Tuan tersegel, Tuan akan tetap baik-baik saja. Dan lagi, jiwa Tuan bisa Tuan lepaskan dengan mengatakannya saja.]
'Jadi begitu, biarkan dia menyegel jiwaku, aku ingin tahu apa yang akan dia lakukan, sampai aku menemukan cara kembali ke masa depan, aku akan mengambil jiwaku kembali.'
[Baik Tuan.]
Pada saat itu, jiwa Qin Chen di tarik ke dalam segelnya. Namun itu bukanlah jiwa Qin Chen sepenuhnya, itu hanya beberapa persen dari jiwa aslinya. Meskipun begitu, Yu FeiFei merasakan jiwa Qin Chen benar-benar di tarik dan tersegel.
Yu FeiFei tersenyum puas disaat ia berhasil menarik jiwa Qin Chen, ia lalu menuntun Qin Chen ke tempat meja makan di samping jendela. Sedangkan Qin Chen, ia menurut saja karena uang yang akan dikeluarkan bukan miliknya.
"Pesan makanan terbaik di restoran ini,"
"Baik, Nona."
Pelayan itu lalu pergi dari sana, Yu FeiFei tersenyum manis kepada Qin Chen, dimana jiwanya ada di dalam dirinya. Itu semua karena Yu FeiFei ingin mengetahui banyak hal tentang masa depan, dan tentunya banyak hal lainnya.
"Kakak cantik, apa aku diberikan makan? Sudah 2 hari aku belum makan, dan jika tidak makan, aku bisa mati loh ... Apa kakak cantik tidak kasihan denganku yang manis?" Tanya Qin Chen.
"Tentu, kamu boleh makan, asalkan kamu menjadi muridku."
Qin Chen terdiam, mendengar apa yang dikatakan oleh Yu FeiFei sekarang ini. Bagaimana bisa ia yang telah mempunyai sistem tertinggi, kini harus menjadi muridnya.
"Apa hanya murid saja? Apa tidak bisa yang lebih? Bukankah romansa guru dan murid lebih menyenangkan?"
Yu FeiFei hanya tersenyum, "Apa kamu suka hubungan guru dan murid?" Yu FeiFei bertanya dengan nada lembut.
__ADS_1
"Tentu saja, kakak cantik ... Hubungan guru dan murid sangatlah manis, bisa menjalani hari-hari dengan guru cantik di samping, bukankah itu akan membuat banyak orang-orang iri."
"Heee ... Jika kamu mau menjadi muridku, aku berjanji akan menjadi guru yang diidamkan olehmu. Tapi, jika ingin menjalani hubungan dengan gurumu, kamu harus tumbuh dewasa terlebih dahulu."
Mata Qin Chen terbuka lebar, tawaran yang menarik ini tentunya tidak akan dilepaskan begitu mudah, Qin Chen lalu menggunakan seribu kali kelipatan pikirannya untuk berpikir.
Qin Qui hanya menggelengkan kepalanya, ia tidak bisa mengkontrol Tuannya sekarang ini. Qin Chen benar-benar menginginkan kisah romansa guru dan murid.
Namun, ini semua hanya untuk menghibur dirinya di masa lalu, sampai Qin Chen menemukan cara untuk kembali ke masa depan.
"Baik kakak cantik, aku akan menjadi muridmu ... Tapi, kakak cantik harus berjanji denganku."
"Tentu."
Yu FeiFei melakukan semua ini karena ia juga membutuhkan seorang murid untuk membantunya. Jadi, ia berjanji dengan Qin Chen, namun semua itu hanyalah di dasarkan alasan.
Sepenuhnya ia tidak berjanji melainkan hanya ingin meminta bantuan dari Qin Chen. Setelah ia mendapatkan apa yang diinginkannya, ia akan melupakan Qin Chen untuk selamanya.
Yu FeiFei perlahan mendekati Qin Chen, lalu mengigit lehernya sampai mengeluarkan darah. Qin Chen tidak bisa mengatakan apa, karena ia tidak tahu perjanjian apa yang telah dibuatnya.
Ia lalu menghisap darahnya, dimana itu mengandung banyak energi yang tak terukur besarnya, dan ribuan bintang masuk ke dalam tubuhnya dengan secara perlahan menyebar menjadi molekul energi.
Ini benar-benar gila! Dia bisa mati jika menghisap darahku!
Qin Chen sempat khawatir, karena bisa terlihat jelas bahwa Yu FeiFei sudah mulai pucat dengan apa yang dia lakukan. Qin Chen lalu mengangkat tangan kirinya dengan menciptakan Array.
Slang!
Array Surgawi yang dimana mereka tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam Array, ini dilakukan Qin Chen untuk sementara waktu. Ia lalu menarik Yu FeiFei mendekati dirinya.
"Maafkan aku."
Qin Chen mengeluarkan sedikit taringnya dengan perlahan ia mengigit lehernya juga. Qin Chen membantunya dengan cara menetralisir energi yang mengalir dalam dirinya.
__ADS_1
Bisa saja ia melakukannya dengan ciuman, namun itu tidak ingin di lakukannya. Yu FeiFei mendapatkan sesuatu energi yang membantunya untuk menetralisir energi tersebut, ia benar-benar terbantu.
Qin Chen sedikit menelan darahnya, dengan ia mengigit lehernya yang mulus, ia sedikit merasa bersalah melukai wanita cantik, namun ini satu-satunya cara yang dipikirkannya.
***
Setelah cukup lama menghisap darahnya, Qin Chen melepaskan gigitannya dengan secara perlahan, dimana ia seperti vampir yang tengah menghisap darah suci.
Ia menjilat bibirnya yang penuh darah, dengan matanya seperti menikmati sensasi menghisap darahnya. Yu FeiFei yang tengah pingsan disana, ia diangkat oleh Qin Chen untuk kembali duduk di kursinya.
"Haish ... Wanita ini merepotkan, jika ingin membuat perjanjian, tidak seperti ini caranya."
Qin Chen menghela nafas, lalu kembali ke tempat duduknya, dan mengehentikan Array di sekitarnya. Setelah itu, ia menunggu wanita itu bangun dari pingsannya.
Selang beberapa menit berlalu, pelayan itu membawakan banyak makanan spesial ke arah mereka. Saat sampai disana, ia melihat wanita itu seperti tertidur, namun tidak mau bertanya kepada Qin Chen.
Setelah seluruh makanan terletak di atas meja, pelayan itu sedikit menundukkan tubuhnya. "Selamat menikmati Tuan muda, jika membutuhkan sesuatu, katakan kepada saya."
"Terimakasih, kakak cantik."
Ia tersenyum membalasnya, dan berjalan kembali ke tempat dimana tempat kerjanya. Sekarang, di atas meja ada banyak makanan yang tersedia, Qin Chen lalu mengangkat tangannya dan memulai makan.
Sudah beberapa hari tidak makan, ia benar-benar lapar dengan tubuhnya yang kecil. Qin Chen meninggalkan Yu FeiFei sekarang ini, karena ia sedang pingsan di sana.
Setelah 20 menit berlalu, Qin Chen menghabiskan banyak makanan di atas meja, ia tidak meninggalkan sedikitpun untuk Yu FeiFei. Qin Chen lalu mengelap bibirnya dengan kain, dan mulai berdiri dari sana.
Berjalan mendekati wanita tersebut, ia membisikkan sesuatu kepadanya. Dimana Qin Chen ingin meminta izin untuk menggunakan dapurnya. Setelah mendapatkan izin , Qin Chen menyiapkan makanan khusus untuknya seorang.
Meskipun menghabiskan banyak uang untuk hal ini, Qin Chen tidak masalah karena ini sebagai hadiah perpisahan sementara kepada Yu FeiFei.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1