Supreme God System

Supreme God System
Chapter 135 : Mendapatkan Inti Element Angin


__ADS_3

Setelah melewati lantai ketiga yang di jaga oleh Roh api dimana sudah Qin Chen hisap hidup-hidup dan mendapatkan kemampuan dari Roh api tersebut, kini Qin Chen masuk ke dalam portal untuk naik ke lantai ke-empat.


***


Lantai ke-empat di jaga oleh hewan angin yang tidak lain adalah naga angin. Kekuatan naga angin belum diketahui dengan jelas, tapi karena ia menjaga lantai keempat, kekuatan naga tersebut sudah jelas di atasnya Roh api.


Qin Chen yang sudah keluar dari portal tersebut, ia sekarang berada di lantai ke-empat dimana angin sepoi-sepoi berhembus dimana-mana. Memang disana sangat dingin, tapi tidak terlalu dingin seperti lantai kedua.


Tapi untuk berwaspada, ia mulai mengubah kembali Auranya menjadi hangat. Jika ia pergi sendirian di reruntuhan ini, sudah jelas Qin Chen akan menghancurkan apapun yang menghalanginya.


Qin Chen berjalan santai sambil melihat kanan dan kirinya, karena ia tidak tahu sudah berapa lama di dalam reruntuhan tersebut. Karena di dalam sana sangat berbeda dengan di luar, mungkin saat memasuki reruntuhan, waktu di reruntuhan lebih lambat dari pada di luar.


Seharian di luar, 3 Jam di dalam reruntuhan, berarti satu hari di dalam reruntuhan sama dengan 8 hari di luar. Jadi Qin Chen sudah menghabiskan 8 hari hanya saling menghangatkan di dalam gua.


Di lantai ke-empat ini juga memiliki sebuah harta yang cukup bagus untuk di koleksi, belum tahu jenis harta apa. Karena Qin Chen hanya mendapatkan beberapa informasi tentang harta di setiap lantainya.


Kini mereka berdua berjalan, meksipun Qiu Yu Ran masih digendong Qin Chen karena ia masih sangat lemas untuk berdiri sangat lama. Qin Chen disini, ia berjalan menuju harta tersebut di daerah pertengahan lantai.


"Jika kamu masih kedinginan katakan saja padaku, aku akan meningkatkan panasnya lagi." Kata Qin Chen sambil melihat ke arah Qiu Yu Ran.


"Sudah cukup, ini sudah cukup." Balasnya.


Qin Chen lalu sambil melompat untuk sampai ke tempat harta itu berada, ia juga sangat khawatir dengan tubuh Qiu Yu Ran yang kecil ini. Karena setiap bertemu wanita, pasti Qin Chen bertemu wanita yang memiliki tubuh yang cukup.


Tapi sekarang ini, ia bertemu dengannya. Melihat sebentar Qiu Yu Ran, ia lalu mempercepat langkah kakinya. Karena ia tidak ingin berlama-lama di lantai ini.

__ADS_1


Setiap langkahnya, ia meninggalkan jejak telapak kaki yang terukir oleh debu yang berterbangan membuat jejak kaki Qin Chen.


Sesampainya di tempat tersebut, ia melihat sebuah benda yang tertancap di sebuah dinding yang menjulang tinggi ke atas. Tidak tahu harta apa yang jelas, menurut informasi. Harta tersebut cukup layak untuk di koleksinya.


Tanpa pikir panjang lagi, ia melontarkan sebuah cahaya merah yang keluar dari matanya untuk menghancurkan dinding yang menjulang tinggi seperti gunung.


Cahaya itu melesat dengan cepat ke arah dinding tersebut, saat mengenainya. Suara-suara ledakan terdengar di sana, suara itu membuat angin disekitar mulia berhembus kencang dengan menyapu bersih debu-debu yang beterbangan.


"Sudah beres.."


Qin Chen tersenyum senang melihat bahwa penghalang sudah hancur, ia perlahan berjalan mendekati harta tersebut. Pada saat ia sudah sampai di dekat harta, ia melihat sebuah kipas tangan bermotif bunga anggrek berwarna pink dan merah.


Melihat harta itu adalah kekuatan angin yang dimana Qin Chen belum mempunyai Element angin, Qin Chen tidak bisa menggunakannya. Ia mengambil kipas tersebut lalu sebentar mengamatinya.


Setelah selesai, ia lalu menyimpannya ke dalam inventory untuk ia berikan kepada adik kecilnya. Sebelum ia pergi, ia mengecek sekali lagi, apa ada inti Angin yang bisa ia hisap menjadi sebuah element angin.


Qiu Yu Ran, ia sempat bingung dengan wajah Qin Chen yang semangat. Tapi yang jelas ia tidak keberatan untuk mengikuti Qin Chen, karena untuk sekarang ia masih lemas dan dalam proses pemulihan.


Setibanya di sebuah perpohonan yang penuh dengan energi, ia berjalan masuk ke dalam untuk menuju inti angin. Hutan angin adalah tempat inti angin tercipta karena, inti angin tercipta oleh kondensasi energi yang terkandung di dalam lantai ke-empat.


Qin Chen berjalan menuju sumber energi dimana inti angin berada, disana ia berjalan sambil melihat hutan yang cukup lebat. Setelah sampai di tempat tujuan, ia melihat bahwa inti angin tersebut sedang melayang di atas.


Sebelum mengambilnya, ia mencari tempat untuk menurunkan Qiu Yu Ran, saat melihat ada sebuah pohon yang tumbang, ia berjalan ke sana untuk menurunkan Qiu Yu Ran.


Qin Chen menurunkan Qiu Yu Ran dengan lembut agar tidak merasakan rasa sakit, setelah ia turun, Qin Chen disana mengambil beberapa potongan kayu untuk membuat sebuah tenda.

__ADS_1


"Tunggulah disini sebentar saja, aku hanya ingin menyerap inti angin untuk mendapatkan elemen angin. " Ucap Qin Chen dengan lembut kepada Qiu Yu Ran.


"Ba-baiklah, lakukan sesukamu dan jangan membahayakan dirimu." Balas Qiu Yu Ran dengan lembut.


Qin Chen hanya hanya tersenyum, ia lalu berjalan menjauh dari sana dengan melebarkan aura hangat di sekitarnya. Ini semua untuk menghangatkan Qiu Yu Ran saja, selebihnya untuk hal lainnya.


Setelah berada di bawah inti angin, ia mulai terbang ke atas untuk ia serap menjadi elemen angin. Sekarang ia harus menggunakan usahanya sendiri, karena Qin Qui sedang proses upgrade di dalam pikirannya.


Karena Qin Qui mengikuti hari dalam reruntuhan, bukan di luar reruntuhan. Jika ia mengikuti hari di luar reruntuhan, ia sudah selesai dari tadi setelah ia bangun dari tidurnya.


Di atas sana, Qin Chen sedang duduk lotus sambil menyerap inti angin agar elemenya terkumpul semuanya. Mulai dari Api, Air, Angin, kayu dan Logam.


Sekarang ini Qin Chen sedang ingin mendapatkan elemen angin untuk memperlengkap elemen dalam dirinya. Ia memulai proses penyatuan seperti biasanya.


Sedangkan di sisi Qiu Yu Ran, ia sedang duduk melihat Qin Chen di atas sana sedang menyerap inti angin yang berada di atas langit. Tidak tahu kenapa setiap inti berada di atas, mungkin karena di atas tempat energi padat yang berkumpul membuat inti tercipta dengan mudahnya.


"Dia sedang menyatukan elemen, aku juga akan bermeditasi untuk mendapatkan tenaga, karena aku tidak ingin selalu mendapatkan bantuan darinya, sudah cukup untuk kemarin, aku tidak mempermasalahkan hal itu." Gumamnya sambil perlahan membuat kakinya bersila.


Ia bermeditasi untuk mendapatkan tenaganya kembali agar tidak menjadi beban untuk Qin Chen. Walaupun dia tidak bisa terlalu membantu, setidaknya ia bisa memberikan apa yang bisa ia lakukan untuk Qin Chen.


Energi yang sangat jauh dari tempat ia berada mulai berkumpul disekitarnya, saat energi itu berkumpul. Qin Chen yang di atas sana melihat Qiu Yu Ran sedang bermeditasi untuk mendapatkan tenaganya, ia hanya tersenyum.


Qin Chen sebenarnya ingin membantu, karena ia tidak bisa, ia harus fokus untuk mendapatkan elemennya dan membiarkan Qiu Yu Ran mendapatkan tenaganya.


Mereka berdua tidak saling kerjasama untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan, tapi mereka berdua berusaha untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2