Supreme God System

Supreme God System
Chapter 154 : Ibu ingin 10 cucu kecil yang imut


__ADS_3

Tidak berselang pembicaraan mereka berdua, ibunya sudah kembali ke tempat mereka semua berkumpul di kediaman miliknya, saat itu ia melihat suaminya yang datang dengan Panatua di belakangnya.


"Sayang.. apa kamu menemui Chen'er?"


Saat mendengar suara dari timur, ayahnya langsung melihat ke arah istrinya yang tengah berjalan menuju putranya.


"Benar, aku sedang berbicara dengan Chen'er, tapi sebaiknya biarkan mereka beristirahat setelah makan." Balasnya.


Istrinya paham dengan apa yang dibicarakan suaminya, ia berjalan ke arah Qin Chen dengan cepat. Setelah sampai, ia menarik tangan Qin Chen untuk pergi makan-makan.


"Kalian juga ikut, aku akan mengantarkan kalian ke tempat makan."


"Baik.."


Mereka semua mengikuti ibunya Qin Chen yang tengah berjalan menuju sebuah ruangan, sepanjang jalan, Qin Chen digandeng oleh ibunya sendiri dengan berjalan menuju ruangan tempat mereka makan.


Qiu Yu Ran di sampingnya hanya bisa mengikuti Qin Chen yang dibawa oleh ibunya sendiri dengan digandeng, setibanya mereka di tempat tujuan. Mereka semua masuk ke dalam ruangan dimana sudah ada banyak sekali makanan yang disediakan.


Qin Chen yang melihat itu semua, ia di suruh duduk di kursinya dengan santainya. Mereka juga duduk karena diminta oleh ibunya Qin Chen.


Mereka semua makan bersama dengan gugup, karena melihat Qin Chen yang masih di manjakan oleh ibunya sendiri. Qiu Yu Ran melihat hal itu, ia hanya bisa menghela nafasnya, ia tidak menduganya bahwa ibunya sangat memanjakan Qin Chen.


***


Setelah beberapa waktu berlalu, kini hari di dunia buatan Qin Chen telah malam, mereka semua sudah mendapatkan tempat mereka masing-masing untuk bermalam. Qin Chen yang duduk di atas atap, ia mulai turun untuk beristirahat.


Qiu Yu Ran yang di sampingnya, ia ikut Qin Chen untuk beristirahat di dalam kediaman Qin Chen. Karena ia adalah istri kecilnya, ia harus ikut Qin Chen tinggal di kediamannya. Meskipun belum secara sah menjadi suami istri.


Didalam kamar Qin Chen, Qiu Yu Ran baring di sampingnya Qin Chen sambil memeluknya, karena malam ini sangat dingin. Sebagai tanggapan seorang pria, ia membalasnya untuk menghangatkan tubuhnya yang kedinginan.


Siang berganti malam, dan malam berganti pagi. Sepanjang malam, Qin Chen tidak tidur, melainkan ia membaca buku tentang es yang ia dapatkan dari gua pertama kali ia temui di Alam Rendah.


Qin Chen melihat istri kecilnya yang masih tertidur pulas di pelukannya, ia hanya bisa tersenyum melihat dirinya. Mau bagaimana lagi, karena istri kecilnya sama manjanya dengan ibunya di dunia ini.


Setelah istri kecilnya bangun dari tidurnya, ia melihat Qin Chen yang tengah melihatnya. Setiap kali ia tidur, pasti ia selalu memeluk Qin Chen agar tidak jauh, itulah yang membuat ia sangat malu jika bangun tidur.

__ADS_1


Selang beberapa menit, akhirnya mereka berdua keluar dari ruangan Qin Chen untuk menuju tempat pertemuan keluarga.


***


Di sebuah ruangan, kini sudah banyak orang-orang yang telah berkumpul untuk membicarakan banyak hal tentang apa yang terjadi. Di sana juga sudah terdapat kakek Ling dan juga kedua saudari istrinya.


Ibunya Qin Chen juga berada disana, ia sedang duduk di samping suaminya dengan tenang. Tiba-tiba pintu aula pertemuan terbuka lebar, pada cahaya menyinari Qin Chen yang membuat mereka langsung melihat ke arah Qin Chen.


Qin Chen disana berjalan santai masuk ke dalam ruangannya dengan memegang tangan Qiu Yu Ran, ia berjalan menuju tempat duduknya yang dekat dengan Patriak Qin.


Ia berjalan ketempat duduknya, ia lalu duduk dengan tenang, disampingnya ada Qiu Yu Ran duduk dengan tenang. Sedangkan orang-orang di dalam ruangan masih terdiam tanpa suara.


Pertama, mereka melihat kecantikan yang membuat mereka semua tidak bisa bersuara. Kedua, Qin Chen menggandeng tangan wanita tersebut seperti seorang kekasih, dan masih banyak lagi yang dipikirkan mereka.


"Chen'er, sepertinya kamu mendapatkan wanita cantik yang sama dengan ibumu di masa muda.." Ucap ayahnya yang dengan tenang berbicara tanpa ada hambatan.


"Tentu saja.. bukan Chen'er jika tidak bisa mendapatkan wanita cantik!" Balasnya dengan menyombongkan dirinya.


Mereka semua melihat Qin Chen yang menyombongkan dirinya, mereka disana hanya bisa tertawa kecil mendengar perkataan Qin Chen. Bahkan kedua saudari istrinya ikut tertawa.


"Lalu, apa yang ingin kamu katakan pada ibu dan ayah?" Tanya Ibunya.


Kedua orang tuanya melihat Qin Chen menghela nafas, kini mereka menjadi bingung dengan semuanya.


"Aku harap ayah dan ibu tidak akan marah dengan sikapku, tentang apa yang terjadi.." Balasnya.


Mereka berdua semakin penasaran dengan apa yang ingin dikatakan putra mereka berdua, karena mereka tidak pernah melihat sikap putranya yang seperti ini.


"Aku datang kesini untuk meminta restu dari Ayah dan ibu, agar aku bisa menikahi istri kecilku, karena dia sedang mengandung anak kami berdua dan sudah satu bulan yang lalu.." Qin Chen mengatakan dengan terus terang di dalam ruangannya.


"Eh!"


Satu kata yang dikeluarkan mereka semua secara bersamaan, mereka semua terkejut mendengar perkataan Qin Chen mengatakan bahwa wanita disampingnya sedang mengandung anaknya.


Jika ini tentang pernikahan, mereka tidak akan terkejut. Tapi ini tentang anak, bagaimana bisa terjadi dalam waktu dekat. Padahal baru beberapa minggu yang lalu Qin Chen pergi, dan sekarang kembali dengan membawa berita tentang istrinya yang sedang mengandung.

__ADS_1


Bahkan kedua saudari istrinya kini sangat syok mendengarnya. Karena mendengar kakaknya sedang mengandung anak pertama, kakaknya yang dikenal dingin pada laki-laki, kini sebentar lagi akan menjadi seorang ibu.


Sedangkan ayah dan ibunya terdiam karena terkejut, reaksi ibunya, ia langsung berdiri dengan cepat menuju ke tempat istri putranya yang berada di sampingnya.


Ibunya dengan cepat memegang tangan istri putranya dengan mata yang berbinar-binar disana. Qiu Yu Ran yang melihat itu menjadi canggu dengan wajah gugup jika kena marah.


"Gadis kecil, apa benar kamu sedang mengandung anak Chen'er.." Tanya ibunya Qin Chen dengan suara yang senang.


"Be-benar.." Balas Qiu Yu Ran dengan gugup.


Tidak tahu apa yang berada di dalam pikiran ibunya Qin Chen, yang jelas dengan melihat matanya yang berbinar-binar senang seperti bintang. Pasti dia sekarang sangatlah senang mendengar putra kesayangannya akan menjadi seorang ayah, dan dia akan mendapatkan seorang cucu kecil.


"Yeay.. ibu harap akan mendapatkan 10 cucu kecil yang manis dan imut seperti Chen'er.." Ucap ibunya yang terdengar di seluruh ruangan.


Qin Chen yang tengah ingin menyeduh teh hijaunya, air teh dalam mulutnya langsung muncrat keluar dengan terbatuk-batuk mendengar suara ibunya.


"Hahahaha.."


Orang-orang disana malah tertawa mendengarnya, mau bagaimana lagi, 10 cucu bukanlah sesuatu yang mudah di dapatkan, tapi dengan kemampuan Qin Chen mungkin bisa.


"I-ibu.. a-apa yang ibu katakan.."


"Ibu mengatakan, ibu ingin mempunyai 10 cucu kecil yang imut seperti Chen'er.. apa tidak boleh?" Balas ibunya dengan wajahnya yang polos.


Qin Chen yang mendengar perkataannya ibunya, ia sangat terkejut dengan 10 cucu, lalu Qin Chen menjawab. "Itu... serahkan saja pada Chen'er!" Balasnya dengan penuh semangat.


Mendengar putranya bersemangat seperti itu, ia tersenyum manis, lalu menarik Qiu Yu Ran untuk berdiri dari tempat duduknya. "Sayang, aku akan pergi bersama menantuku, kamu uruslah disini.." Ucap Ibunya kepada suaminya.


Qiu Yu Ran melihat ke arah Qin Chen, karena ia bingung, saat melihat Qin Chen, ia mengangguk kecil untuk mengikuti ibunya pergi. Karena Qin Chen setuju, ia mengikuti ibunya pergi dari sana.


"Ru'er, sini sama ibu.. ibu akan membuatkan makanan yang enak.."


"Baik."


Mereka bertiga keluar dari ruangan tersebut meninggal mereka semua, disana Qin Chen hanya bisa menghela nafasnya melihat tingkah ibunya, tapi ia juga sangat senang karena keluarganya tidak marah.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2