Supreme God System

Supreme God System
Chapter 294 - Cara kembali dan Tanah Kuno


__ADS_3

Qin Chen tidak mau terikat oleh masa lalu dan tenggelam di masa itu, tujuannya adalah mendapatkan cara untuk kembali ke masa depan dan bertemu dengan keluarganya.


Setibanya Qin Chen di rumah Yu FeiFei, ia melihat sekelilingnya sangat asri dengan energi berkumpul padat di kediaman, energi itu di tarik oleh sesuatu yang hebat.


"Rumah yang hebat, energi mengalir padat di sekelilingnya."


"Benarkah? Apa kamu mau tinggal disana? Jika mau, kamu bisa tinggal disana, tapi dengan satu syarat yang harus ditepati."


"Apa itu?"


"Kamu harus menceritakan tentangmu, jika kamu tidak menceritakannya, aku tidak akan memberikan rumah itu untukmu."


Qin Chen mengerutkan keningnya dengan wajah cemberut, ia tidak percaya lagi dengan kata-kata manis darinya.


"Hmmm ... Aku tidak percaya lagi dengan kata-kata manis seperti itu, aku sudah tidak akan tertipu dengan kakak cantik lagi ...


Jika aku mengatakan sebenarnya, nanti aku di ikat lagi oleh kakak cantik, dan aku di gantung di atas pohon hingga pagi hari, aku tidak mau itu ... Lebih baik diam, dan duduk."


"Tidak, aku tidak akan mengikatmu lagi ... "


Qin Chen melihat wajahnya yang serius, ia menjadi bingung dengan apa yang akan dia katakan kepada Yu FeiFei, karena dirinya tidak mau mengubah masa depan dengan kata-katanya.


Yu FeiFei lalu turun di depan rumahnya, dan berjalan masuk ke dalam rumah membawa Qin Chen di gendongan. Ia benar-benar jadi anak kecil untuk sekarang, dan tak lama dari itu.


Qin Chen diturunkan ke kursi, lalu ditinggalkan pergi kebelakang, dimana membuat Qin Chen sedikit bingung. Namun, ia akan duduk disana sampai ia datang kembali.


[Tuan, Qin Qui sudah menemukan cara untuk kembali ke masa depan, namun ini akan sedikit sulit, tapi juga tidak terlalu sulit.]


'Apa benar! Jangan buat aku mati penasaran!'


[Tentu Tuan, ini berita benar, setelah saya menganalisis peta sebelumnya selama satu tahun Tuan bermeditasi.]


'Bagus ... Coba kamu ceritakan padaku.'


[Peta tersebut adalah potongan dari peta Primordial milik Tuan, dimana di masa depan pecahan Primordial Tuan disini akan menghilang, tidak tahu apa sebabnya Primordial itu menghilang ....

__ADS_1


Namun, semuanya memiliki penjelasan di Alam Surga ... Saya menyarankan Tuan untuk pergi secepatnya ke Alam Surga, agar bisa memulai dari awal mencari identitas anda.]


'Jadi, itu adalah pecahan Primordial milikku?'


[Benar Tuan, pecahan tersebut berada di reruntuhan kuno di daerah yang sangat jauh dari tempat ini, dengan kecepatan tuan saat ini ... Maka akan membutuhkan waktu kisaran 2 jam.]


'Baiklah, aku akan kesana setelah menunggu Yu FeiFei kembali, sudah satu tahun menghilang dari dirinya, pasti dia merasa kesepian tidak ada yang mengganggunya.'


[Baik Tuan.]


Qin Chen tersenyum senang, ia benar-benar senang bisa kembali ke masa depan dengan jangka waktu 1 tahun ini.


***


Dalam ruangan tersebut, tidak lama dari 20 menit telah berlalu, Qin Chen mencium aroma sedap yang tidak tertahankan, aroma itu membuat perut Qin Chen semakin lapar.


Dari sudut ruangan, Yu FeiFei keluar dengan membawa banyak makanan di sekitarnya melayang di sampingnya. Makanan itu lalu turun ke atas meja dengan tersusun rapi.


"Baiklah, ini untuk menyambutmu datang ke rumah ini."


"Waahhh ... Apa ini ada racunnya?"


Qin Chen lalu menyantap makanan tersebut tanpa pikir panjang, karena racun tikus tidak akan mempan padanya, ia menyantap dengan sangat menikmati makanan.


***


Setelah selesai makan masakan Yu FeiFei, Qin Chen duduk dengan menyentuh perutnya yang penuh akan makanan enak. Ia berjalan meninggalkan Yu FeiFei yang tengah membersihkan piring.


Qin Chen duduk di tepi jurang, ia menunggu selesainya Yu FeiFei, dimana tak lama ia duduk di tepi jurang, Yu FeiFei keluar dan menghampirinya di pinggir jurang tersebut.


Duduk menemani Qin Chen, ia tidak mengeluarkan topik pembicaraan apa-apa, Qin Chen yang melihat depannya sangat hijau, dan mempunyai banyak bunga bermekaran.


"Yu FeiFei, mungkin ini terakhir kalinya kita bertemu, karena aku akan kembali ke masa depan."


Terdiam tanpa kata, Yu FeiFei hanya melihat ke depan dengan pandangan diam, matanya seolah-olah tidak tergerak meskipun sumur Surga berguncang hebat menghancurkan langit.

__ADS_1


Ia tahu bahwa hari seperti ini akan datang, dan dia akan merasakan pedihnya ditinggalkan. Meksipun Qin Chen hanya menggunakan tubuh kecil, namun perasaan nyaman sudah terukir di hatinya.


Di tepi jurang, Qin Chen lalu berdiri dan menatap langit yang cerah dengan cermat, ia melihat kelipan cahaya terang menyilaukan di kegelapan langit, itu adalah bintang-bintang yang tersebar di Alam Semesta.


"Aku akan pergi sebentar, kamu tunggulah disini, aku akan kembali membawakan sesuatu untukmu."


Setelah mengatakan itu, Qin Chen pergi melesat menjauh dari Yu FeiFei, karena ia sudah menghilang satu tahun di masa lalu, dan tidak tahu di masa depan ia sudah berapa lama menghilang.


Qin Chen pergi terbang dengan kecepatan tinggi melintasi hutan yang tidak terukur jumlah pohon tersebar disana. Ia sedikit kasih dan khawatir dengan keadaan Yu FeiFei disaat ia pergi.


Namun, ini semua demi kebaikan di masa depan agar tidak terjadi apa-apa dengan masa depan. Ia melesat dengan kecepatan tinggi menuju tempat dimana Qin Qui berikan tanda.


***


2 jam berlalu begitu saja, Qin Chen dari langit melesat turun ke bumi dengan kecepatan tinggi menghembuskan angin ribut di sekitarnya. Ia lalu berjalan kaki menuju tempat reruntuhan kuno dengan pelan.


Ia tidak terbang, karena jika ia terbang maka reruntuhan itu akan menjadi tumpukan tanah, karena tidak kuat menahan hembusan angin yang dihasilkan oleh Qin Chen.


"Qin Qui, apa benar ini jalannya?"


[Benar Tuan, tidak salah lagi ini adalah tempatnya, Tuan hanya perlu berjalan kedepan mengikuti jalan ini, hingga menemukan tanah kuno.]


"Baiklah."


Qin Chen berjalan mengikuti apa yang dikatakan oleh Qin Qui, ia melihat kanan dan kirinya memang memancarkan Aura membunuh yang begitu kuat, namun Qin Chen balas dengan Aura miliknya.


Berjalan di hutan sendirian mencari tanah kuno, ini benar-benar sulit baginya untuk mencari tahu tentang tanah kuno, dari petunjuk yang diberikan oleh Qin Qui, ia hanya berjalan lurus kedepan


"Sebentar lagi aku akan kembali, istri kecil, dan Yin'er tunggu aku kembali."


Ia mulai menambahkan kecepatan langkah kakinya, berjalan kedepan melihat pandangan begitu seram, saat setelah cukup lama di dalam hutan, ia melihat pemandangan di depannya mulai berubah sedikit lebih cerah.


Mengamati pelan-pelan, ia melihat bahwa itu adalah tanah kuno yang diceritakan oleh Qin Qui, dan itu berada di pulau yang tidak berada di dalam peta harta karun kuno.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


(Note: Update kemarin dan sekarang satu, kenapa? beberapa hari ini banyak sekali tugas masuk, dan bahkan dua hari dari pulang sekolah jam 1 sampai jam 7:30 author bikin tugas :( sampai rumah jam 8 pas, buat satu chapter agar tidak bolong satu hari, hari Sabtu insyaallah akan Crazy Up untuk menutupi chapter sebelumnya.)


__ADS_2