
Dari kejauhan serangan lava panas menghantam air membuat air menguap di sekitarnya. Serangan tersebut mengarah ke arah Qin Chen dengan begitu cepat dan agresif.
Menggerakkan bola matanya melihat ke arah serangan tersebut, Qin Chen menghatam serangan lava dengan kemampuan miliknya.
Boom!
Dentuman antara Ruang dan Waktu dengan serangan tersebut membuat gelombang air yang begitu besar di sekitarnya. Qin Chen membentuk sebuah penghalang yang menghalangi serangan sebelumnya.
Di hadapan Qin Chen, terlihat penghalang Ruang dan Waktu memisahkan antara monster dan dirinya sendiri. Dalam laut ini memang memiliki monster-monster ganas.
"Serangan-serangan mendadak ya ... Aku mengira mereka semua suhu, ternyata cupu!"
Roarrrr!
Gemuruh-gemuruh di kedalaman laut, kini mengucang lautan yang sangat luas tersebut, Qin Chen melirik ke seluruh monster-monster yang ada dengan tatapan dingin.
***
Lautan Kematian
Jauh di dalam laut, terlihat pemuda tengah menggendong anak kecil di tangannya, ia berdiri dengan tenang seperti sebelumnya menghadapi monster-monster dari Dimensi lain.
Pandangan matanya setenang air, tidak tergoyahkan meskipun banyak musuh sedang mengelilinginya di sekitar. Qin Chen, ia mengambil sedikit nafas untuk memulai pembersihan.
Namun, putranya terbangun dari tidurnya yang panjang, melihat sekitarnya berada di dalam air, ia melihat ke arah ayahnya yang melihat kedepan dengan tenang.
'Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa pandangan ayah berubah bukan seperti ayah sebelumnya!'
Ia benar-benar bingung dengan perubahan pandangan ayahnya, tiba-tiba suara gemuruh mengguncang air laut dengan begitu dahsyat menyebabkan tsunami di atas sana.
Qin Chen, ia lalu mengibaskan tangan kanannya kedepan memutar kesamping hingga menyebabkan hembusan angin super dahsyat menghatam perairan di depannya.
Hembusan angin mengucang seluruh laut yang berada di sekelilingnya. Tiba-tiba dentuman keras mengangkat semua air laut ke atas membentang luas hingga membentuk sebuah lingkaran.
__ADS_1
Qin Chen berdiri di antara lingkaran air tersebut, ia melihat monster-monster besar seperti ular, naga, dan lain sebagainya sedang berdiri di hadapan Qin Chen saat ini.
"Seharusnya kalian tahu dimana sopan santun kalian terhadapku! Menyerangku secara diam-diam, maka jangan salahkan aku bersikap kejam kepada kalian semua disini!"
"Siapapun yang masuk ke dalam wilayah kekuasaan kami, orang itu pantas untuk mati disini!"
"Jika itu yang kalian inginkan, maka matilah di tanganku!"
Ia lalu menurunkan tangannya kebawah, tiba-tiba gaya gravitasi di sana menjadi sangat kuat hingga menekan mereka semua kebawah terpuruk ke dalam tanah dengan begitu kuat!
Mencoba menahan gravitasi tersebut, monster itu sekali lagi mencoba melihat ke arah Qin Chen saat ini, dimana ia berdiri dengan begitu tenang tanpa ada beban sama sekali.
Qin Changyi kini melihat bagaimana cara ayahnya melawan monster-monster kuat yang berkumpul dengan banyak. Berpikir, bahwa perang sebelumnya ayahnya lah yang menyelesaikan semuanya.
Melihat cara ayahnya, ia benar-benar terkejut dengan kekuatan tersebut, hanya diam di tempat sudah mengendalikan seluruh musuh di bawah telapak tangannya!
'Kekuatan yang sangat mengerikan, apa aku bisa seperti ayah di masa depan, menghadapi Dewa dengan telapak tangan ini.'
Tiba-tiba serangan seperti laser muncul dari sudut kanannya, itu adalah monster bertipe listrik yang menyerang Qin Chen. Dia berhasil mendongak kepalanya melihat Qin Chen, dan menyerang Qin Chen untuk melepaskan gravitasi.
Qin Chen lalu menggerakkan bola matanya ke samping dengan tatapan mata sedikit tajam, tiba-tiba bola hitam pekat dengan 9 cincin mengelilinginya muncul di depannya.
Cincin tersebut seperti ukiran waktu di zaman kuno! Berputar mengelilingi bola hitam tersebut, ia menyerap serangan tersebut ke dalam bola hitam dengan begitu baik.
Namun, tiba-tiba di atas monster tersebut muncul lingkaran portal dengan bentuk yang sama, kini mengeluarkan serangan monster sebelumnya dengan kekuatan puluhan kali lipat dibandingkan punya dirinya!
Melesat dengan kecepatan tinggi, serangan tersebut menghatam tanah dengan ledakan penghancur membentang luas di sekitarnya hingga menyebabkan hembusan angin menghancurkan seluruh lautan.
Cahaya ledakan tersebut membuat daratan di sana gempar akan ledakan sebarusan. Qin Chen melayang dengan tenang di antara kehancuran dan kehidupan di sana.
Masih ada beberapa monster hebat masih hidup di sekitarnya, dan hanya mengalami luka-luka berat saja!
Qin Changyi menelan ludahnya melihat kemampuan mengerikan tersebut, apa lagi daya ledakan yang diberikan oleh ayahnya puluhan kali lebih kuat dibandingkan punya monster tersebut.
__ADS_1
Ia benar-benar mengagumi ayahnya, ingin mempelajari semua kekuatan seperti ayahnya yang sekarang ini, agar ia bisa melindungi keluarga dan ibunya.
Sedangkan Qin Chen, ia masih melayang dengan tenang melihat sisa-sisa monster laut yang menggangunya dalam pencarian harta Karun dengan putranya.
"Changyi, jika umurmu sudah mencapai lima tahun, ayah akan mengajarimu kemampuan yang akan ayah tunjukkan, amatilah."
Ia mendengarkan suara ayahnya, kini melihat ke arah monster-monster didepannya dimana akan menjadi hancur, dan dia akan melihat kemampuan apa yang akan diberikan oleh ayahnya.
Qin Chen lalu mengeluarkan pedang pemberian dari Permaisuri Phoenix sebelumnya saat di dalam gua, ia menggenggam pedang di tangan kanannya lalu menariknya kebelakang.
"Satu untuk kehancuran, dan satu untuk kehidupan."
Ia lalu secara perlahan mengayunkan pedangnya membentuk horizontal. Tiba-tiba siluet bulan sabit berwarna merah gelap melesat dengan kecepatan tinggi menghancurkan segalanya yang ia lewati.
Tebasan tersebut terlihat di depan mata mereka, seolah-olah itu hanyalah mimpi belakang yang tidak nyata, mereka benar-benar melihat khayalan akan kematian.
Tiba-tiba, saat serangan tersebut mengenai mereka semua, serangan maha dahsyat menghancurkan sebagian daratan di sekitarnya!
Ledakan besar mengucang Alam Roh tersebut, air lautan terhempas menghilang dari daratan, cahaya putih menyilaukan menerangi kegelapan di sekitarnya!
Qin Changyi melihat serangan tersebut, ia membuka matanya lebar-lebar akan tidak percaya dengan serangan tersebut, bahkan lebih besar dibandingkan serangan sebelumnya.
Ledakan tersebut mengambil setengah daratan di gunung dan lautan kematian, di sepanjang mata Qin Chen hanya akan ada kehancuran besar tanpa sedikitpun orang-orang yang selamat.
Ini bukanlah apa-apa, dan belum menggunakan energi dalam dirinya, ini hanyalah kekuatan fisik yang ia gunakan untuk menciptakan sebuah siluet bulan sabit menghancurkan segalanya.
Qin Chen mencoba mencari kehidupan di sekitarnya, namun hal hasil nihil, tidak ada satupun mahkluk hidup yang bisa bertahan hidup di kehancuran tersebut. Sekarang, ia seperti berada di dalam jurang, dimana air laut sudah menghilang dari sana.
Melihat ke atas, dimana ia berada di dalam tanah berbentuk bulat, dan tentunya itu adalah dasar laut sebelumnya. Karena tujuannya adalah harta, ia tidak sengaja menghancurkan segalanya.
Ia lalu turun kebawah dengan perlahan untuk mengambil harta yang ia lihat sebelumnya, karena itulah tujuannya masuk ke dalam air karena terpanggil oleh sesuatu di dalam sana.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*