Supreme God System

Supreme God System
Chapter 225 : [PMP] Pasukan dan Istana Bawah laut (65)


__ADS_3

5 Jam sebelumnya.


Saat Qin Chen sedang duduk di depan Su'er, ia hanya membantunya dengan sekaligus membantu putrinya mendapatkan banyak harta-harta di dalam reruntuhan.


Selang beberapa menit berlalu, putrinya berjalan kearah Qin Chen, dimana ia sudah mengantongi banyak harta di cincin penyimpanan miliknya, ia juga tidak melupakan tentang harta yang akan ia gunakan.


"Ayah.. Yin'er sudah selesai mengambil harta yang Yin'er inginkan.." Ucap Yin'er dengan senang.


Qin Chen yang tengah duduk di depan Su'er, ia mendengar suara putrinya yang memanggilnya, saat Qin Chen menoleh ke arah putrinya, ia teringat bahwa ia lupa membangkitkan sosok tersebut untuk dijadikan bayangannya.


Ia yang tadi duduk, kini mulai berdiri dengan gagah berani, melihat sekitarnya sepi tidak ada satu orangpun yang bisa masuk. Qin Chen berjalan ke arah raksasa tersebut, dimana ia mengajak putrinya di sampingnya.


Setibanya ia di depan sosok tersebut, Qin Chen disana dengan sebuah senyuman jahat dan tangannya menjulang kedepan. Ia disana lalu berkata. "Wahai mahkluk dari dunia bawah! Atas perintahku! Bangkitlah!"


Gemuruh!


Tiba-tiba gemuruh tanah bergetar hebat dengan gunung-gunung di sekitarnya meledak, orang-orang disekitarnya tewas terkena dampak ledakan tersebut. Untungnya, ledakan tersebut hanya terjadi disekitarnya.


Didalam ruangan tersebut, Aura kematian yang gelap sangat pekat, kini berputar-putar seperti tornado yang begitu hebat. Putrinya hanya menelan ludahnya dengan memegang erat tangan ayahnya.


Qin Chen yang merasakan pegangan erat putrinya, ia melihat hal tersebut kini mengangkat tangannya lalu mengelus kepalanya. "Jangan takut, Ayah hanya membangkitkan monster ini untuk menjadi bawahan Ayah.."


"Ba-baik.."


Gemuruh! Gemuruh!


Sang Penguasa Dimensi Semesta, ia bangkit dari kematiannya, disana ia yang bangkit dari kematian yang sudah Jutaan tahun lamanya, saat bangkit dari kematian, ia melihat seorang pemuda dengan seorang wanita tengah berdiri di depannya.


String!


Suara seperti telepati, yang menghubungkan ke sosok besar tersebut. Sesuatu yang familiar, dan hal yang sama terjadi lagi di depan Qin Chen. Sosok besar tersebut gemetaran melihat sosok wanita di dalam diri Qin Chen.


Brukk!


Tubuhnya yang besar, kini bertekuk lutut di depan Qin Chen, dimana mengejutkan mereka berdua disana. Ia yang tidak berani menatap langsung wanita tersebut, karena ia mengetahui siapa dia sebenarnya.

__ADS_1


Qin Chen yang melihat hal tersebut, ia menjadi sangat bingung dengan apa yang terjadi, tapi ia harus bersikap tenang untuk membuat putrinya bangga kepadanya.


"Sekarang kau adalah bawahanku! Karena kekuatanmu sudah di nalar Dewa, lebih baik kau masuk ke dalam bayanganku, agar tidak membuat keributan dimana-mana." Ucap Qin Chen dengan nada penguasa.


"Ba-baik.."


Sosok raksasa tersebut, kini mulai masuk kedalam bayangan Qin Chen dengan Aura yang sangat besar, bahkan Aura kematian Qin Chen semakin meningkat besar.


Setelah itu, mereka berdua mengobrol dengan senang bersama-sama. Sambil menunggu Su'er selesai, mereka mengobrol tentang petualangan Qin Chen.


***


Di depan pintu reruntuhan pemakaman, disana terdapat 3 orang yang tengah masuk kedalam pintu besar yang berbentuk kotak yang begitu besar.


Qin Chen masuk dengan tenang, walaupun kedua wanita di sampingnya memeluknya dengan erat karena sekarang ini, mereka berdua masuk ke dalam pemakaman yang sudah ditinggalkan lama oleh orang-orang di bintang tersebut.


Mereka masuk ke dalam dengan berbunyi suara-suara kelelawar yang terdengar keras di dalam sana, tujuan Qin Chen hanyalah membangkitkan mereka, dan pergi melanjutkan perjalanan menuju harta lainnya.


'Qin Qui, apa bisa kamu memberikan aku akses teleportation? Karena aku ingin pergi kesana dengan cepat..'


[ Baiklah, Qin Qui akan memberikan sekali saja, seterusnya Tuan harus berjalan sendiri. ]


[ Hmmmm... Karena memuji Qin Qui, Poin Tukar Tuan di potong 100 Triliun. ]


Qin Chen terbatuk-batuk mendengar hal tersebut, ia tidak bisa berkata apa-apa kagi, karena hanya memujinya malah di potong Poin Tukarnya. Tidak tahu, apa Qin Chen memiliki masalah kepada Qin Qui dimana membuat dia memotong Poin Tukarnya.


Sepanjang perjalanan, mereka mengikuti langkah Qin Chen untuk mencapai pusat Pemakaman, agar Qin Chen dapat membangkitkan mereka semua untuk pasukannya, dan pergi dari sana menuju istana bawah laut.


***


Pusat Pemakaman, dimana mereka semua sudah berada disana, saat pertama kali mereka masuk ke pusat pemakaman, mereka dikejutkan dengan pemakaman yang begitu banyak hingga membuat wilayah disekitarnya penuh.


Pemakaman mulai dari yang besar hingga kecil, mereka semua tersusun rapi. Qin Chen yang melihat hal tersebut, ia menjadi sangat senang mendapatkan harta berharga.


Dengan cepat ia berjalan kedepan, ia lalu mengangkat tangannya ke atas dengan penuh semangat, tidak perlu memikirkan lama lagi, ia lalu berkata. "Bangkitlah! Dan layani aku dengan kekuatan kalian!"

__ADS_1


Duarr!


Krakk! Krakk!


Ledakan-ledakan besar terjadi, ledakan tersebut menguncang tanah pemakaman yang begitu luas di sana. Tidak tahu seberapa banyak yang ia bangkitkan, kini hanya memikirkan kesenangan belaka.


Sebuah Aura gelap yang begitu pekat, kini kian meluas dengan tekanan yang begitu kuat, dua kali dalam sehari. Qin Chen telah mendapatkan banyak harta yang tidak terukur jumlahnya.


Mereka semua yang bangkit dari kematian menuju kehidupan kedua, dimana mereka semua akan melayani Qin Chen seorang, hidup dan mati mereka semua ada di bawah telapak tangan Qin Chen.


Melihat banyak pasukan yang berlutut, ia meminta mereka semua masuk kedalam bayangan Qin Chen, dimana sudah bertumpuk banyak bayangan yang begitu kuat.


Semuanya ia lakukan, karena kedua wanita disampingnya ketakutan merasakan Aura kematian, dengan wajah yang menyeramkan semuanya.


"Sudah.. selanjutnya, kita akan ke Istana bawah laut, kita akan berenang disana untuk menghilangkan stres yang tinggi.." Ucap Qin Chen lembut.


"Apa Ayah tidak bohong.. nanti seperti ini lagi disini."


"Tentu tidak, kita sekalian liburan di lautan dimana kita akan berenang.. sambil mencari harta di kedalaman laut.."


Qin Chen yang tadi meminta Qin Qui untuk memberikan ia izin menggunakan Teleportation menuju tempat peta selanjutnya, saat berteleportation Qin Chen langsung ke tepian laut dimana letaknya tidak jauh dari sana.


***


Ditepian laut, mereka bertiga berdiri di tepian laut dimana laut yang tenang, Qin Chen yang sudah berada disana, kini berjalan lalu duduk di tepian laut.


Qin Chen, ia lalu bermeditasi meninggalkan mereka berdua. "Su'er, dan putri kecil, kalian bermainlah disini sebentar, ayah ingin menstabilkan bayangan ayah.."


"Baik Ayah.."


Ia meninggalkan Qin Chen sendirian disana. Dimana Qin Chen bermeditasi untuk melihat bayang-bayangan barunya. Mereka berdua bermain di lautan dengan tenang, karena monster-monster laut tidak ada yang berani mendekati ke arah sekitar Qin Chen.


'Sudah mendapatkan banyak harta, sebentar lagi! Sebentar lagi aku akan menghancurkan Kekaisaran bintang ini!'


Qin Chen tersenyum tipis, karena ia sebentar lagi akan selesai dengan Alam Immortal rendah, dan mendeklarasikan dirinya ke seluruh Alam Immortal rendah.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2