
Qin Chen World.
Di dunia buatan Qin Chen World sekarang ini Terlihat jelas. Bahwa, bintang-bintang di atas langit mulai terlihat jelas dengan ukuran bintang begitu besar. Aura di dunia tersebut memiliki pengalaman peningkatan besar.
Awalnya Aura di sekitarnya seperti biasa sangat hangat, tapi saat kelamaan berendam di danau, tiba-tiba merasakan Aura yang meningkat di dunia buatan Qin Chen.
Dikediaman Qin, dimana terlihat banyak orang mengalami peningkatan kekuatan yang begitu besar, sekitar 1 bulan yang lalu setelah kepergian Qin Chen.
Di sebuah ruangan, dimana terdapat ibundanya Qin Chen sedang duduk dengan Qiu Yu Ran, istri kecil Qin Chen dan tentunya, adik paling manis Qin Chen berada disana.
Didalam ruangan tersebut, mereka berdua mengobrol ringan dengan disertai makanan enak di atas meja, Ru'er yang masih kecil hanya bisa mendengarkan apa yang dikatakan ibunya dan bibinya.
"Yan'er ... Bagaimana keadaanmu akhir-akhir ini? Karena kamu sudah mengandung 3 bulan," Ibunya bertanya kepada Qiu Yu Ran.
"Yan'er baik-baik saja Bu ... Karena Qin Chen selalu menyertai kami berdua dimanapun dia pergi ... " Kepercayaan dirinya terhadap Qin Chen sangatlah tinggi.
Disaat semua orang tidak percaya, dialah satu-satunya orang yang percaya kepada Qin Chen. Karena, ia yakin bahwa Qin Chen adalah laki-laki yang baik, dan tepat untuk anak mereka nantinya.
"Baguslah, kamu sudah mengandung 3 bulan anak Chen'er, kamu harus menjaga kesehatan, dan juga banyakin makan buah-buahan ... " Ibunya selalu memperhatikan kesehatan Qiu Yu Ran, karena dia adalah istri putranya yang tengah mengandung anaknya.
Memiliki seorang cucu kecil yang manis datang dari putra kesayangannya, itu adalah hadiah yang terindah di dalam hidupnya, tidak ada hadiah yang terindah selain melihat cucunya sebelum akhir hayatnya.
"Kamu adalah istri kecilnya, ibu akan memperhatikan kesehatanmu dari sini ... Jika Yan'er membutuhkan sesuatu, katakan pada ibu, ibu akan memberikan apa yang dinginkan Yan'er." Ujarnya.
"Baik Bu ... Jika Yan'er membutuhkan sesuatu, Yan'er akan mengatakannya kepada ibu." Qiu Yu Ran membalasnya dengan lembut.
__ADS_1
Selepas dari pembicaraan mereka berdua, Ru'er disana melahap segala makanan di atas meja. Dimana, ibunya yang membuat roti-roti tersebut untuk cemilan mereka semua.
Didalam ruangan tersebut, mereka berdua mengobrol ringan dimana membicarakan tentang banyak hal yang menyenangkan, karena ibunya membuat bayi di dalam kandungan Qiu Yu Ran senang.
***
Ditempat Qin Chen berada, ia masih berdiri di tengah-tengah Altar pertarungan antara pasukan maupun prajurit. Dimana, Qin Chen berdiri disana untuk menunggu putrinya bangun dari tidurnya yang panjang.
Satu hari setelah deklarasi Qin Chen kepada orang-orang di seluruh Alam Immortal rendah, mereka semua tidak ada yang berani melawannya. Kekejaman, dan kekuatan yang Qin Chen miliki melampaui imajinasi mereka semua.
Putrinya baru saja bangun dari tidurnya, ia menguap, lalu mengusap mata manisnya dengan lembut. Setelah bangun, ia berdiri keluar dari kamarnya.
"Kemana Ayah? Hmmm ... Sepertinya ayah sedang bersenang-senang di kamarnya ... " Yin'er berbicara sendiri sambil melihat sekitarnya.
Yin'er berjalan menelusuri lorong sambil melihat sekelilingnya, ia menggunakan mata Surgawi miliknya, dimana mata tersebut di ajarkan oleh ibunya sewaktu di Alam Surga.
Setibanya Yin'er ditempat ayahnya berada, ia berjalan mendekati ayahnya dengan senyuman manis menyertai dirinya. Sontak, Qin Chen yang tidak menyadari putri kecilnya datang, ia menoleh ke arah putrinya.
"Yin'er ... Yin'er sudah bangun?" Tanya Qin Chen dengan suara lembut kepada putrinya.
"Sudah, Ayah ... Apa yang Ayah lakukan disini? Apa ayah sedang mengajari bibi Su'er?" Balasnya dengan bertanya.
"Baguslah, Ayah disini sedang berpikir untuk pergi dari sini ... Karena ayah, Ayah sudah memiliki sebuah janji kepada seseorang dulu ... " Qin Chen masih saja menyembunyikan istrinya, karena belum waktunya meskipun bisa terlihat jelas di rautan wajahnya.
Yin'er berinisiatif mendekati Qin Chen, dengan lembut memeluk ayahnya. Qin Chen yang mendapatkan pelukan dari putrinya, tentunya ia membelai lembut rambut panjang putrinya.
__ADS_1
"Ayah ... Apa ayah mempunyai istri lain? Selain ibu ... Jika benar, Yin'er ingin melihat istri ayah ... Jika Ayah tidak mengatakan pada Yin'er, Yin'er akan bilang pada ibu ... Jika ayah memiliki istri lain, selain ibu." Putrinya seperti sedang mengancam dirinya sendiri, agar Qin Chen mengatakan sebenarnya padanya.
Su'er di sampingnya melihat putri Qin Chen yang sekarang membantunya untuk membuat Qin Chen jujur, menghadapi dua pertanyaan yang membingungkan, Qin Chen menghela nafas panjang.
"Huft ... " Menghela nafas, lalu Qin Chen berbicara. "Yin'er, ayah akan mengatakannya, tapi ... Yin'er harus janji pada ayah, jangan bilang kepada ibumu tentang apa yang ayah katakan ... " Qin Chen meminta putrinya agar tidak mengatakan pada ibunya, bukan karena Qin Chen takut, melainkan ia hanya butuh waktu untuk menjelaskan kepada mereka semua. "Ayah minta, Yin'er jangan mengatakannya pada ibu Yin'er, karena ... Semuanya adalah kesalahan Ayah, Ayah ingin menjadi seorang pria yang tidak lari dari tanggung jawabnya. Jika Yin'er berjanji, ayah akan mengatakannya pada Yin'er ... "
Putrinya semakin penasaran, karena ia sekarang berada di pihak ayahnya, tentunya ia tidak akan mengatakan pada ibunya. Meskipun melawan ibu adalah dosa, tapi ini demi kebaikan kedua orang tuanya.
"Yin'er janji, Yin'er tidak akan mengatakannya pada ibu ... " Ujar Yin'er dengan memberikan jari kelingkingnya.
Lalu, Qin Chen memberikan jari kelingkingnya juga untuk saling berjanji satu sama lainnya, Qin Chen tersenyum melihat putrinya yang tahu apa maksud kata-katanya barusan.
"Baiklah ... Ayah akan mengatakan pada Yin'er, dan juga Su'er ... " Qin Chen sedikit menghela nafasnya, agar ia tidak gugup untuk berbicara kepada mereka berdua.
"Setelah ibumu, Ayah memiliki satu istri yang baru 3 bulan yang lalu menikah ... Sekarang, istri kedua ayah sedang mengandung anak ayah, sebelum istri ayah melahirkan ... Ayah ingin membawanya untuk jalan-jalan di Alam Immortal Tertinggi ... " Qin Chen menjelaskan kepada mereka berdua, dimana Qin Chen sambil melihat langit pagi hari. "Karena itu ... Kenapa ayah selalu bergerak cepat, bahkan tidak beristirahat sedikitpun ... Ayah sudah memutuskan bahwa ayah akan ke Alam Immortal tertinggi sebelum istri ayah melahirkan ... "
Mereka berdua terdiam, karena tidak bisa berkata-kata lagi dengan apa yang mereka dengar. Bahwa, mereka mendengar Qin Chen memiliki satu istri lagi, dimana istrinya sedang mengandung anaknya.
"Ayah akan membawa putri kecil ke tempat ayah dan ibu ayah berada ... Karena disana juga terdapat istri ayah, dan adik kecil Ayah yang manis ... " Qin Chen mengelus kepalanya dengan lembut agar ia tidak marah dengannya.
"Benarkah, Ayah! Dimana ibu dan ayah, ayah tinggal?" Yin'er mengatakan dengan senang, seperti gadis kecil yang baru saja mendapatkan permen.
"Kita akan kesana ... Tunggulah sebentar, Ayah akan membukakan portal menuju rumah ayah yang kecil ... "
Qin Chen berdiri dengan tangan selaras dengan angin, disana, ia mulai menciptakan sebuah portal menuju Dunia buatnya sendiri, dimana di namakan dengan Qin Chen World.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*