Supreme God System

Supreme God System
Chapter 253 : Tahta Baru


__ADS_3

Di dalam istana, Qin Chen telah sampai disana, dimana tempat para tetua Istana berkumpul, disana dia melihat mereka semua yang terkejut dengan wajah panik.


Tidak menyangka, bahwa Istana terdapat sosok yang bisa masuk tanpa ketahuan oleh mereka, bahkan indra pengelihatan, dan Aura pemuda itu tidak bisa di prediksi oleh mereka.


"Yo! Sampah!" Ucap Qin Chen sambil menyapa mereka semua.


"Brengsek!"


Mereka sontak berteriak kesal ketikan Qin Chen datang dengan menyapa mereka menggunakan kata-kata kasar, dan kurang sopan. Saat di sana, mereka langsung menyerang Qin Chen.


Tanpa basa-basi lagi, mereka semua menyerang Qin Chen dengan jarak dekat, pertarungan dalam ruangan tidak dapat dihindarkan, dimana Qin Chen melawan mereka semua.


Bergerak dalam ruangan tersebut, Qin Chen menghindar pukulan kanan, maupun kirinya untuk menghindari dari serangan tersebut, dalam ruangan dimana pertarungan jarak dekat terjadi cukup rapat.


Bang!


"Kuekk!"


Pukulan kanannya mengenai kepalanya hingga menghantam tanah, tidak hanya sampai disitu, Qin Chen menahan tiga serangan mereka menggunakan tangannya.


"Hehehe ... Menarik!"


Tangannya kirinya, dia gepalkan dengan keras hingga menghantam habis mereka bertiga di dalam ruangan tersebut.


Terlempar jauh menghantam dinding, hingga membuat dinding tersebut jebol membuat orang-orang di luar bisa melihatnya. Qin Chen, di dalam ruangan tersebut, ia pergi melesat keluar agar lebih mudah untuk menyerang mereka.


Pada saat di luar, mereka menyerang Qin Chen kembali tanpa kata-kata, melihat hal tersebut Qin Chen pun tidak keheranan dengan sikap mereka terhadap dirinya.


"Jari Dewa!"


Jari tangannya diayunkan ke atas untuk membunuh mereka semua yang berada di sana, pada saat itu, suara teriakan di sertai cahaya terang menerangi Ibukota.


***


Ditempat istrinya, dia melihat cahaya emas menjulang ke atas langit-langit, dimana dia tahu bahwa itu adalah kemampuan Qin Chen, dimana bisa dirasakan oleh dirinya sendiri.


"Qin Chen? Apa dia bersenang-senang disana?" Qiu Yu Ran berbicara sendiri di sana.


"Ayah pastinya bersenang-senang, karena terlihat dari kemampuan ayah disana."

__ADS_1


Putrinya membantu perkataan Qiu Yu Ran, dimana dia melihat cahaya tersebut adalah cahaya milik ayahnya.


Mereka berdua lalu melanjutkan perjalanan berbelanja di kota, dimana meninggalkan Qin Chen yang sedang bersenang-senang dengan para Manusia di Istana.


Long Zhui melihat hal tersebut, ia menggelengkan kepalanya karena sama-sama kejam seperti wani tersebut, dalam benaknya dia sudah bebas dari ratai belenggu itu.


Sekarang, dia adalah penjaga mereka berdua, dimana menemani mereka untuk belanja di kota tersebut.


***


Di tempat Qin Chen berada, para tetua Istana mati begitu saja tanpa ada jejak sedikitpun di sekitarnya. Bisa dikatakan, mereka seratus persen lenyap dari muka bumi ini.


Raja dari istana mendengar ledakan tersebut, ia menjadi kesal dengan emosinya yang meluap-luap, dia keluar dari Istana untuk melihat siapa orang yang membuat keributan di istananya.


Qin Chen, ia melihat sekitarnya banyak prajurit-prajurit berterbangan mengepung dirinya di tengah-tengah, dimana perlahan dari bawah muncul sosok Raja ibukota.


"Bocah! Sialan!"


Boom!


Suaranya menggunakan tekanan hebat membuat ledakan gelombang suara di gendang telinga. Mereka semua yang berada disana mendapatkan efek samping dari kemampuan tersebut, sedangkan Qin Chen tidak sama sekali.


"Brengsek! Apa kau yang membuat kehancuran di sini!" Teriak Raja.


"Tentu saja, siapa lagi yang berani melakukan ini selain aku!" Qin Chen semakin menjadi-jadi berbicara nya.


Raja menjadi murka, karena baru beberapa waktu lalu dia mendapatkan berita tentang kematian putranya, dimana membuat raja tersebut marah besar.


Sekarang, dia melihat pembunuh tersebut di depannya membuat dirinya semakin kesal. Untuk rencana Qin Chen dan Qin Qui, dia hanya mengikat raja istana untuk menyerang latar belakangnya.


Dimana akan menjadi pertarungan cukup besar, yang melibatkan Dewa galaxy juga, Qin Chen sekarang ini melihat raja, ia lalu melirik ke arah lainnya.


'Lebih baik aku ikat saja, dan istananya bisa kugunakan untuk beristirahat, lalu membangun pemerintahan baru di sini.'


[Menarik! Untuk rencana Qin Qui, lebih baik kesampingkan terlebih dahulu, lalu menciptakan pemerintahan disini.]


'Tentu.'


Qin Chen lalu mengangkat tangannya kedepan, dimana dia melepaskan ratai kegelapan dari tangannya, dimana membuat raja tersebut terikat oleh rantai-rantai tersebut.

__ADS_1


Raja tersebut, melihat bahwa dirinya terikat oleh ratai, dengan berusaha keras melawan rantai-rantai tersebut dengan kemampuan miliknya, Qin Chen melihat hal tersebut, ia duduk sambil melayang.


"Bocah sialan! Jika kau berani! Lawan aku secara adil!" Raja berteriak keras di atas langit.


"Tidak-tidak ... Aku hanya ingin menangkapmu, agar aku bisa menyerang leluhur mu yang dibanggakan, dan bisa sekaligus meratakan Dewa Galaxy."


Raja terdiam, di mendengar perkataan bocah gila di hadapannya, dimana ingin melawan leluhur yang berada di wilayah para Dewa. Bahkan, kultivator hebat di kalangan sekte tidak ada yang berani menyerangnya.


Sekarang, bahkan bocah berusia 18 tahun sudah berani menyerangnya, dan mengikatnya di atas langit-langit. Sedangkan para prajurit tidak ada yang bergerak, mereka berpikir untuk bergerak atau tidak.


Raja melihat para prajurit tidak ada yang bergerak disana membuat dia semakin kesal, dibawah Aura penguasa, tidak ada yang berani melangkah kakinya dari sana.


"Kalian hanya perlu memilih saja, mati di tanganku, atau tunduk padaku."


Mendengar perkataan Qin Chen, mereka semua saling memandang satu sama lainnya, dimana saling memberikan isyarat untuk tunduk pada Qin Chen.


Mereka lalu melayang ke depan Qin Chen dengan berbaris rapi menghadap ke raja baru, raja lama melihat pengkhianat ini menjadi sangat murka akan prajuritnya.


"Haaaaaa! Dasar prajurit brengsek!" Raja lama berteriak keras terhadap mereka. "Akan kubunuh kalian semua!"


Mengerakkan segala kekuatan yang dia miliki untuk menghancurkan rantai tersebut, sayangnya rantai tersebut tidak bisa dihancurkan oleh kekuatan lemah miliknya.


"Bagus, kalian memilih raja yang bagus, sekarang, kalian kembali ke pos jaga masing-masing, dan minta orang yang membangun istana ini datang, karena untuk memperbaiki kerusakan tersebut."


"Baik!"


Mereka langsung pergi dari sana, dimana melanjutkan pos penjagaan mereka masing-masing, Qin Chen melihat hal tersebut tersenyum tipis.


"Sekarang, lebih baik aku mengurung dia ke dimensi yang kudapatkan dari Alam Bawah." Qin Chen bergumam sendiri.


Qin Chen mengotak-atik inventory dimana dia mencari artefak tersebut, setelah ia mendapatkan artefak tersebut, ia lalu menelan masuk ke dalam dimensi chaos demon.


Setelah selesai, ia terbang melesat masuk ke dalam Istana untuk duduk di tahtanya yang baru ia dapatkan. Melakukan semua ini ada tujuannya, yaitu agar Chi Wuyao mengetahui bahwa dia masih ada di setiap alam.


Qin Chen di dalam sana, ia duduk di tahtanya dengan tenang menatap didepannya yang kosong tanpa ada siapapun disana.


...


**Thanks You For Reading

__ADS_1


(Note: Maaf ya ... author lagi sibuk dunia real, jadi up-nya berantakan, mungkin besok udh seperti biasa**.)


__ADS_2