
Di dalam hutan yang tidak diketahui namanya, Qin Chen tengah berjalan memasuki hutan dengan wajah yang semangat. Ia bersemangat untuk menjelajahi hutan yang tidak diketahui ini, dengan begitu, mungkin ia akan mendapatkan sesuatu yang menarik lagi di matanya.
"Meskipun begitu, aku juga lebih baik berwaspada! Aku tidak tahu tentang hutan ini... Dan lagi aku hanya sendirian! Berpetualang tidak melihat keindahan! Akan sangat sulit bagiku." Gumamnya sambil berjalan di tengah hutan.
Ia terus berjalan masuk ke dalam dengan langkah kaki yang begitu pelan, ia sambil melihat kanan dan kiri untuk melihat apa ada sesuatu yang menarik di matanya. Sepanjang perjalanan, ia tidak menemukan apa-apa di jalan, ini membuat Qin Chen kecewa dengan hutan yang ia masuki sekarang ini.
Qin Chen terus berjalan lebih kedalam hutan, karena energi yang ia rasakan dari awal masih terus terasa dengan membawa dirinya masuk ke dalam. Tidak tahu energi apa itu, yang jelas energi yang ia rasakan sangatlah nyaman di dalam dirinya.
Langkah demi langkah ia lakukan untuk masuk lebih dalam, hingga beberapa menit kemudian, ia melihat sebuah gua lagi, gua yang tidak memiliki orang di dalamnya, dan hanya merasakan energi keluar dari dalam gua.
Qin Chen melihat ke dalam dengan berkata. "Apa ada Artefak atau ada sesuatu yang membuat energi bisa terasa sangat jauh." Kata Qin Chen sambil masuk kedalam.
Ia berjalan masuk ke dalam gua lagi, gua yang belum diketahui asal-usulnya, yang jelas ia ingin masuk kedalam untuk melihat dari mana energi yang ia rasakan sebelumnya. Dengan mengetahui tentang sumber energi, mungkin ia akan mendapatkan sesuatu yang menarik.
Di dalam gua, ia berjalan tenang sambil mengikuti arah gua berjalan ke arah mana. Selang beberapa menit kemudian, ia akhirnya sampai di dalam gua yang dimana terlihat ada sebuah terowongan bawah tanah.
Terowongan tersebut terletak di pinggir gua, Qin Chen yang melihatnya jelas bingung dengan gua ini. Tapi, energi yang ia rasakan berada di dalam terowongan tepat di depannya. "Terowongan yang misterius! Aku penasaran isi di dalamnya! Apa ada sesuatu di dalamnya, hingga membuat sebuah terowongan ini." Ucap Qin Chen di dalam gua sendirian.
Tanpa pikir panjang lagi, ia mulai melangkahkan kakinya berjalan menuju terowongan bawah tanah yang belum diketahui. Qin Chen masuk kedalam dengan pelan, karena terowongan tersebut cukup sempit untuk Qin Chen berjalan.
Banyak sekali debu-debunya! Ini bahkan tidak muat untuk ku berjalan santai!
Qin Chen menggerutuk sendiri, ia tidak menyangka jalan yang ia lalui ini adalah terowongan yang sangat sempit untuknya, jika bukan penasaran ia tidak akan ke sini.
__ADS_1
Untungnya Qin Chen memiliki Tubuh Dewa Azure Dragon, dengan tubuh ini, ia akan berjalan santai dengan menabrakkan dirinya ke dinding terowongan, dengan begitu, terowongan yang ia lalui akan melebar.
"Khuhuhu.. aku memang sangat pintar! Dengan begitu, aku tidak akan kerepotan untuk melewati celah sempit ini! Dan lagi pakaian ku pasti akan kotor!" Gumamnya.
Sepanjang ia berjalan di dalam terowongan, ia terus melebarkan jalan untuk ia lewati nantinya. Qin Chen di dalam terowongan berjalan kaki dengan tenang, walaupun ia harua menerjang jalan keluar dengan tubuhnya.
Sudah tidak terasa berapa lama ia di dalam terowongan, ia masih terus berjalan dengan santainya, hingga sebuah cahaya terang terlihat di ujung terowongan yang dimana, cahaya itu bersinar terang bagaikan matahari di siang hari.
Qin Chen dari kejauhan melihat cahaya di depannya, ia mulai mempercepat melangkahkan kakinya menuju cahaya di depannya, dengan cepat ia berjalan menuju cahaya dengan semangat. Qin Chen sudah merasakan energi yang begitu nyaman tepat di depan matanya.
Boom!
Suara ledakan pintu terowongan yang ia lalui tadi, lubang terowongan mulai membesar, karena ulah Qin Chen yang tidak bisa jalan dengan santainya didalam terowongan. Saat Qin Chen di luar terowongan, bisa dilihat bahwa ada sebuah hutan Fantasi yang begitu mengagumkan di matanya.
[ Hutan beast, tempat para hewan beast berada ]
Mendengar penjelasan Qin Qui membuat Qin Chen terdiam, ia tidak menyangka akan secepat ini sampai ke hutan beast, sekarang ini Qin Chen masih berjalan melihat sekitarnya, ia belum melanjutkan rencananya untuk mendapatkan Thunderbird.
"Pakaian ku menjadi kotor semua, lebih baik aku cari tempat untuk mandi, karena pakaian ku menjadi sangat kotor." Ucap Qin Chen.
Sebelum ia melanjutkan perjalanan mendapatkan Thunderbird, ia mencari danau untuk ia mandi agar tubuhnya menjadi bersih dan segar seperti baru terlahir kembali. Qin Chen berjalan kaki mencari danau di sepanjang jalan, tapi hasilnya ia tidak menemukan sama sekali.
Apa-apaan ini! Bahkan danau untuk ku bersih-bersih saja tidak ada! Apa aku kurang beruntung untuk menemukan danau!
__ADS_1
Qin Chen menggerutuk lagi, ia terus berjalan dengan wajah yang kotor dan pakaiannya juga sangat kotor. Semuanya serba kotor, karena ia baru keluar dari terowongan yang sempit, membuat dirinya harus menggunakan tubuhnya untuk memperbesar jalannya.
[ Jika Tuan ingin menemukan danau, tuan hanya perlu berjalan ke arah kanan. Tidak jauh dari sini, tuan akan menemukan sebuah danau yang bisa tuan pakai ]
Qin Chen terdiam, ia tidak bisa mengatakan apa-apa lagi, karena Qin Qui mengetahui tempat danau berada, tapi ia tidak mengatakan kepadanya tempat nya. "Qin Qui, jika kamu mengetahuinya, kenapa tidak mengatakan padaku dari awal?" Ucap Qin Chen kepada Qin Qui.
[ Karena tuan tidak meminta Qin Qui untuk mencarikan tempat untuk tuan, jadi jangan salahkan Qin Qui ]
Mendengar Qin Qui menjawabnya dengan suara ngambek, saat itu pula membuat Qin Chen sangat terkejut, ia tidak menyangka Qin Qui bisa mengatakan dengan suara ngambek. Karena yang ia tahu, Qin Qui tidak pernah ngambek sebelumnya, dan hanya menampilkan wajahnya yang polosnya tanpa ada sedikitpun senyuman di wajahnya.
Qin Chen yang sudah mengetahui tempat untuk ia bersih-bersih, ia mulai berjalan menuju tempat dimana Qin Qui memberitahu tentang danau dekat dengan nya.
Selang beberapa menit, ia sampai juga di danau yang Qin Qui beritahukan kepada Qin Chen. Saat melihat danau tersebut yang begitu jernih seakan-akan danau itu adalah danau Surgawi yang tiada tara. Air yang sangat jernih, lebih jernih dari danau yang pernah ia lihat sebelumnya.
Qin Chen masih berdiri di depan danau dengan melihat air yang berkaca-kaca, ia lalu berbicara. "Jika ada Chi Wuyao di sini, mungkin keindahannya tidak ada yang bisa menandinginya. Bahkan walaupun dia tidak disini, aku masih bisa membayangkan dirinya sedang mandi di danau ini." Ucap Qin Chen.
[ Ting! Tong! Ingat tujuan anda Tuan.. Menjadi terkuat di seluruh Alam dan membuat nama anda menggema di seluruh dunia ]
Qin Chen terkejut mendengarnya, ia tidak menyangka akan ada yang mengingatkan dirinya untuk menjadi terkuat di seluruh Alam. "Ya.. Tujuan ku adalah menjadi terkuat di seluruh Alam dan membuat namaku menggema di seluruh dunia! Cinta Duniawi, bukan aku tidak menginginkan nya, tapi aku hanya tidak ingin terikat Cinta Duniawi untuk selamanya!" Balas Qin Chen.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1