
Qin Chen, ia membuka gulungan tersebut dengan tatapan tajam, dimana ia memang sangat penasaran dengan gulungan tersebut. Membukanya dengan perlahan, di sampingnya di dampingi oleh putrinya, dan juga istrinya.
Saat gulungan tersebut telah terbuka, mereka melihat sebuah tulisan yang tidak terlalu banyak, hanya sedikit untuk di baca, Qin Chen lalu duduk ke tanah dengan pelan memangku istrinya di sampingnya.
Dalam gulungan tersebut, terlihat beberapa baris saja dengan keterangan yang mungkin sangat mendetail.
“Aku adalah yang asli, dan aku adalah yang palsu, tubuhku hanya ada satu, dan satunya hanyalah bayanganku.”
“Aku Kaisar Qin, salah satu dari dua belas Kaisar Surga."
Walaupun hanya sedikit kata yang di berikan, meskipun begitu mereka memahami setiap kata yang berada di dalam gulungan tersebut, disampingnya ada orang dari alam Surga.
"Yin'er, apa kamu tahu siapa saja Kaisar di Surga?" Tanya Qin Chen.
"Itu ... Maaf Ayah ... Yin'er tidak tahu sama sekali, yang Yin'er tahu hanya, ibu, kakek, Paman ... Mereka adalah Penguasa Surga."
Mendengar hal tersebut, Qin Chen semakin penasaran dengan teka-teki seperti ini. Dalam benaknya yang kesal, karena setiap kali mendapatkan sesuatu yang membuat ia penasaran, pasti mendapatkan teka-teki.
'Keluargaku berada di Surga, Holy Ring ada di Surga, kenapa semuanya tertuju pada Surga?'
[Tidak tahu, Tuan.]
'Hmmm ... Aku bisa saja terbang dari sekarang menuju Surga, tapi aku pasti akan kehilangan banyak misteri tentangku jika melewati Alam Immortal ini.'
[Benar yang anda katakan, Tuan. Alam ini setidaknya memiliki beberapa misteri tentang Anda, untuk letaknya sendiri, Qin Qui tidak mengetahui,]
Menyudahi melihat, Qin Chen kembali menggulung kertas tersebut. Ia lalu berjalan kedepan sambil melihat langit yang cerah, dimana ia sedang menghayati kata-kata tersebut.
'gulungan ini dari ibu Zu, lalu kenapa ayah bisa bertemu dengan ibu Zu? Apa Kaisar Qin adalah Ayah?'
Qin Chen sempat berpikir seperti itu, tapi mengingat sifat ayahnya, dan juga kekuatan ayahnya yang sekarang, ia menjadi tidak percaya dengan semuanya.
[Apa Tuan lupa? Bahwa dalam kertas tersebut bertuliskan Aku adalah yang asli, dan aku adalah yang palsu, tubuhku hanya ada satu, dan satunya hanyalah bayanganku.]
Mendapatkan pencerahan dari Qin Qui, Qin Chen terpikirkan oleh Avatar game yang ia buat, dimana Qin Chen yang asli berada di rumah, sedangkan Qin Chen yang palsu berada di dalam game.
__ADS_1
Semuanya sama, dan lagi ia adalah Penguasa Surga, dimana kekuasaan, kekuatan Kaisar Qin berada di atas segalanya. Qin Chen lalu kembali duduk, ia berpikir sekali lagi, semua otaknya berkerja sama.
Putrinya, dan istrinya ikut duduk di sampingnya, dimana mereka melihat Qin Chen seperti orang berpikir.
"Dalam silsilah keluarga, tidak ada keluarga Qin memiliki leluhur ... Dan pemimpin keluarga Qin adalah Ayah ... "
"Lalu aku belum menjadi penguasa surga, aku sudah bisa membuat bayangan sendiri, dan bayangan itu tidak akan hancur selama aku mengatakan kembali ... "
"Ayah ... Yang Yin'er tahu, bahwa setiap Dewa bisa memisahkan kesadaran ke tubuh buatannya sendiri, apa jangan-jangan kakek adalah Kaisar Qin, salah satu dari 12 Penguasa Surga."
Argumen yang Yin'er berikan memang membuat Qin Chen semakin penasaran, Qiu Yu Ran bahkan terkejut mendengar hal tersebut, karena ia tidak tahu apa-apa.
"Ayah sempat berpikir seperti itu, mengingat bahwa Dewa bisa membuat tubuh baru untuk membagikan kesadaran, tapi kenapa ayah berada di Alam Rendah dengan ibu? Atau jangan-jangan mereka berdua membohongi Ayah ... "
"Sepertinya ... Ayah harus secepatnya pergi ke Alam Surga, agar semuanya bisa terjawab." Balas Putrinya.
"Ya ... Tapi, jika ayah langsung ke Alam Surga, ayah pasti akan ketinggalan banyak misteri yang ada di sini."
"Kalian membicarakan tentang apa? Aku jadi bingung dengan pembicaraan Yin'er dan Qin Chen."
"Benarkah? Apa Qin Chen mau? Bukankah dia lebih suka sendiri, karena bisa mencari wanita lain ... " Qiu Yu Ran mengatakan itu sambil melihat ke arah Qin Chen.
Qin Chen tersenyum canggung, ia sekarang sudah mendapatkan misteri yang ingin ia pecahkan. Dan ingin langsung menanyakan langsung kepada ayahnya.
Ia lalu mengelus kepalanya dengan lembut. "Aku tidak sejahat itu ... Aku akan membawamu ke Alam Surga, sekaligus keluarga untuk tinggal disana ... Tapi, jika ada masalah yang datang, untuk sementara kamu akan ku kirimkan ke dunia ku."
"Baiklah, aku pegang omonganmu ... "
Setelah itu, Qin Chen berdiri karena ia akan melanjutkan pergi ke Kota. Dimana tempat Alkemis berada disana, jika ada murid sementaranya disana.
'Qin Qui, belikan aku kereta kuda.'
[Baik Tuan.]
[Selamat Tuan berhasil membeli kereta kuda, Harga; 800 Triliun.]
__ADS_1
Qin Chen lalu mengeluarkan kereta kuda yang ia beli dengan harga mahal. Dimana saat ia mengeluarkan kereta kuda, kereta tersebut memiliki tandu mewah dengan sopa di dalamnya yang empuk.
Kereta tersebut di tarik oleh 2 Pegasus memiliki kemampuan hebat, dimana bisa melintasi antar bintang dengan sayapnya. Kekuatan pertahanan yang hebat bisa menahan serangan kuat dari musuh.
Mereka berdua melihat hal tersebut terdiam, Qin Chen lalu berkata. "Baiklah, ayo kita berangkat dengan kereta kuda mahal ... "
"Dari mana kamu mendapatkan kereta kuda? Aku tidak pernah melihat kamu membeli kereta kuda seperti ini ... "
"Fufufu ... Itu rahasia, sekarang kita akan naik, aku membelinya untuk anakku ... "
"Baiklah ... "
Mereka masuk kedalam dengan langkah yang pelan, saat masuk ke dalam, mereka melihat isi dalamnya sangat nyaman, dimana memang dekorasi seharga 800 triliun terlalu memanjakan mata.
Istrinya duduk di bagian tengah, dan putrinya duduk di sampingnya dekat dinding. Sedangkan Qin Chen duduk di depan mereka berdua, dimana melihat mereka sepertinya nyaman di dalam kereta kuda.
'Naga kuno? Apa kamu bisa menyamarkan diri sebagai manusia? Jika bisa jadilah pembawa kudaku ... '
'Bisa Tuan.'
Naga kuno lalu mengubahnya tubuhnya menjadi manusia, dimana ia diberikan peringatan keras oleh Qin Qui agar tidak membocorkan identitasnya. Sekaligus, ia diberikan sebuah rantai pengekangan agar patuh.
Nah kuno yang terkenal hebat, kini menjadi pembawa kereta kuda milik Qin Chen, ia duduk di depan sambil memegang tali kuda dengan perlahan bergerak.
Profesinya sebagai naga kuno, kini berubah menjadi pembawa kereta kuda. Dalam hidupnya, ia diselamatkan untuk kedua kalinya dari Neraka terdalam.
'Tuan ... Terimakasih banyak sekali lagi ... Karena Anda, aku tidak lagi siksa oleh wanita sadis itu lagi ... '
Ia mengendarai kuda ke kota dengan sangat halus, di dalam kereta kuda, Qin Chen duduk diam dengan senyuman manis menyertainya. Didalam ruangan tersebut, mereka duduk dengan memeluk Pikachu.
Qin Chen juga memeluk boneka naga emas, ia tidak tahu mau melakukan apa lagi, karena pengendara kuda sudah di serahkan kepada sosok yang paling kuat di bayangan Qin.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1