
Di dalam restoran masih di kejutkan dengan orang-orang yang gemetaran. Sedangkan Qin Chen yang sudah di siapkan oleh pelayan disana makan-makanan yang sudah ia pesan.
Qin Chen dengan santainya menikmati makanan yang berada di depannya, ia sambil memamerkan makanan kepada mereka semua. Melihat Qin Chen yang seperti itu, manager langsung mendekati pria di dekatnya.
"Tuan, kenapa dengan anda?" Tanya manager restoran.
Pria tua itu masih gemetaran dengan perlahan tangannya di angkat untuk menuju ke arah Qin Chen. Manager tersebut melihat pria itu menunjuk ke arah Qin Chen membuat ia bingung. Sekali lagi ia berdiri dan mendekati pria lainnya untuk bertanya lagi.
"Kenapa dengan anda tuan?" Tanya manager sekali lagi kepada pria lain.
Hal yang sama terulang lagi, pria itu dengan gemetaran menunjuk ke arah Qin Chen yang sedang menikmati makanannya.
Manager tersebut lalu berdiri dan berjalan menghampiri Qin Chen sekali lagi, ia sekarang akan bertanya serius dengan Qin Chen. Karena setiap orang disana menunjuk ke arah Qin Chen semuanya.
"Tuan, bisa anda jawab saya, kenapa mereka menunjuk ke arah anda semua? Apa tuan yang melakukan ini?" Tanya kembali manager restoran.
"Nona! Untuk apa saya melakukan hal konyol seperti ini! Dan lagi untungnya bagi saya apa melakukan hal seperti ini. Dan nona lebih hebat dari sana, saya disini baru saja datang dan memesan makanan. Jika anda mencurigai saya, saya sangat kecewa dengan restoran ini." Balas Qin Chen dengan serius.
Manager itu melihat Qin Chen yang masih muda dengan penampilan tampan dan tingkat kultivasinya yang tidak bisa dilihat. Melihat hal ini membuat manager semakin penasaran dengan Qin Chen.
Karena Qin Chen tidak ingin diganggu lagi, ia dengan sengaja menunjukkan ke arah manager tentang wujud iblis yang membuat orang-orang disana tidak bisa bersuara.
Brukk!
Manager tersebut terjatuh kebawah dengan wajah yang ketakutan, air keringat langsung keluar tanpa pikir panjang. Ia menatap ke atas ke arah Qin Chen yang dibelakangnya ada sebuah Iblis yang sangat mengerikan.
"Mereka menatap ku dengan wajah yang menyebalkan, aku akan membalas mereka. Tapi mereka tidak berani hanya melihat hal kecil! Dan manager, jangan membuat ku mengatakan hal ini kedua kali. Jika tidak, aku tidak akan segan-segan menghabisi kalian semua!" Kata Qin Chen dengan suara intimidasi.
__ADS_1
Setelah memperingati mereka semua, ia menarik kembali semuanya dengan membuat mereka semua bisa bernafas dan berbicara. Mereka melihat Qin Chen yang sekarang dengan wajah yang ketakutan.
"Menyebalkan!"
Satu kata yang membuat mereka semua menjadi takut. Hal yang mereka takutkan adalah pemuda yang mereka lihat sekarang ini ingin membunuhnya saat di luar restoran.
Qin Chen didalam sana sedang menikmati makanannya yang sudah ia pesan di restoran, ia mengabaikan orang-orang disana maupun manager yang masih tergeletak di bawah.
Menikmati makanan adalah hal yang penting bagi Qin Chen, ia tidak ingin ada pengganggu yang mengganggu dirinya yang sedang makan dengan nikmat.
Sedangkan manager yang terduduk di lantai, ia di bantu oleh pelayan di sampingnya untuk berdiri. Karena ia adalah manager di sana, bagaimana bisa seorang manager terduduk di lantai dengan wajah yang ketakutan.
Orang-orang di dalam ruangan paham dengan wajah manager yang troma karena melihat wujud iblis di belakang pemuda tersebut. Mereka semua memalingkan wajahnya dengan menyantap makanan, orang-orang disana tidak ingin tersangkut ke dalam masalah pemuda tersebut.
Di dalam restoran menjadi sunyi, tidak ada yang bersuara sedikitpun di dalam ruangan. Qin Chen melihat mereka semua yang terdiam hanya tersenyum tipis sambil menikmati hidangan di depannya.
"Apa kalian sudah dengar? Bahwa di desa racun sudah mendapatkan korban lagi."
"Aku dengar! Katanya bahwa setiap malam, banyak orang-orang yang berada di desa racun mati."
"Benar-benar, desa itu dinamakan desa racun, karena ada seorang wanita yang tinggal disana. Dan sekujur tubuhnya penuh dengan racun yang membuat orang-orang disana mati. Maka dari itu, tempat tinggal wanita itu sangatlah kosong disana. Para orang-orang di desa menjauh dari jarak wilayah racun."
Mereka semua bercerita tentang gadis racun yang berada di desa racun. Sedangkan disisi lain, Qin Chen yang mendengar pembicaraan mereka membuat Qin Chen tertarik dengan gadis racun ini. Karena ia belum mengetahui apa-apa tentang racun, jika ia bisa belajar tentang racun, mungkin Qin Chen akan menjadi ahli racun.
"Khuhuhu.. gadis racun? Sepertinya menarik.. aku belum pernah belajar tentang racun, jika aku memintanya untuk mengajariku tentang racun, aku ingin sekali. Tapi aku tidak ingin memiliki guru, karena tidak ada yang pantas untuk menjadi guruku! Selain Ayah dan Ibuku!" Kata Qin Chen dengan pelan.
Sedangkan orang-orang itu mendengar suara Qin Chen yang kecil hanya bisa menelan ludahnya, dalam batinnya adalah 'Monster Iblis'. Monster Iblis yang memiliki arti orang yang selalu berkeinginan untuk mempelajari hal yang menarik.
__ADS_1
Tapi sebelum itu, ia ingin menghabiskan makanan yang sudah ia pesan. Setelah itu, ia akan pergi melanjutkan menuju gadis beracun untuk belajar cara menjadi ahli racun.
'Qin Qui, apa aku bisa belajar ahli racun? Karena setahu ku, aku tidak memiliki apa-apa tentang racun.' Batin Qin Chen bertanya kepada Qin Qui.
[ Tuan bisa mempelajarinya, meskipun tidak memiliki sesuatu yang bersangkutan dengan racun. Tapi tuan sudah memiliki darah yang kuat untuk menetralkan segala racun yang akan menyerang Tuan. ]
Saat ia mendengar penjelasan Qin Qui, Qin Chen tersenyum puas. Bahwa dirinya sudah memiliki darah yang bisa menetralkan segala racun yang akan mengenainya. Meskipun ia sedikit bingung, karena bagian dalam dirinya yang tidak ia ketahui sama sekali.
Makanan demi makanan terus masuk ke dalam mulutnya, ia mengunyah makanan dengan menikmatinya. Qin Chen mengabaikan orang-orang di ruangan yang melihat dirinya makan di dalam restoran.
Selang beberapa menit kemudian, ia akhirnya selesai makan, ia berjalan menuju meja resepsionis pembayaran tentang makanan yang ia pesan.
"Berapa Nona?" Tanya Qin Chen dengan ramah.
"Semuanya 10 batu roh tingkat tinggi." Balas wanita resepsionis di depannya.
Qin Chen mengeluarkan sebuah batu roh sebanyak 20 batu roh, ia mengeluarkan banyak karena ia membayar dan menganti rugi tentang hal yang terjadi barusan.
'Sesekali aku jadi baik ada baiknya juga. Jika aku jahat terus, nanti akan ada julukan lainnya yang kudapatkan, itu akan merepotkan! Meskipun aku mendapatkan keuntungan dari julukan yang kudapatkan!' Batinnya.
Qin Chen meletakkan di atas mejanya dan berjalan keluar dari sana dengan melambaikan tangannya kepada wanita resepsionis. Ia perlahan keluar dari restoran dengan melihat banyak orang-orang yang berjalan kemana-kemari.
Qin Chen berjalan kaki menuju desa racun yang berada tidak jauh dari Kota HuaHua, ia berjalan kaki dengan tenang. Qin Chen melakukan semua ini, agar ia tidak menjadi pusat perhatian di kota HuaHua.
Sekali lagi, Qin Chen melewati kedua penjaga tadi yang dimana, penjaga itu menghormati Qin Chen karena batu roh yang diberikan Qin Chen tadi. Setelah ia keluar dari Kota. Qin Chen berjalan menuju desa racun untuk mencari wanita racun.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*