
Di kota, mereka semua dikejutkan dengan peristiwa yang terjadi sekarang ini, dimana mereka semua melihat monumen Pedang yang begitu besar tengah melayang di atas langit, dan tiga gunung besar di atas langit tengah di rantai.
Untuk bagian atas, itu akan dilakukan setelah di bagian bawah selesai, dimana mereka semua sudah melihat hal yang menakjubkan. Di istana sama halnya, mereka semua melihat gunung yang melayang dan monumen Pedang dengan Aura Langit dan Bumi.
Qin Chen yang kini tengah melayang di atas langit, dimana ia melihat para pekerja yang kini mulai bekerja, pegunungan yang menggangu mereka kini telah menghilang dari pandangan mereka semua, sekarang mereka bisa bekerja leluasa.
"Seharusnya ini sudah cukup, sekarang hanya melihat proses pembangunan, dan tentunya aku akan pergi ke Desa untuk melihat sendiri apa yang sebenarnya terjadi di desa sana."
Setelah mengatakan itu, Qin Chen melompati Ruang dan Waktu hingga ia sampai di Desa tersebut, dimana itu adalah Desa Puppy yang terkenal akan bunga-bunga yang mereka jual di pasaran.
Qin Chen datang ke sana dengan dua panglima bayangan. karena Qin Chen berjaga-jaga jika ada yang mengganggunya disaat tengah bekerja di lapangan. Sebab itu, ia menggunakan pengawal.
"Hukum Waktu dan Ruang memang bagus, aku bisa melesat melompati Ruang dan Waktu dengan mudahnya." Qin Chen menikmati hukum yang ia buat sendiri.
Turun kebawah, dimana ia pergi ke desa Puppy yang kini terlihat banyak tanaman yang layu karena suatu musibah di sana. Melihat sekitarnya, ia banyak menemukan kejanggalan yang dimana tercium aroma monster.
Qin Chen lalu berjalan melihat desa tersebut dimana memang banyak orang-orang yang mati di serang sesuatu, ada beberapa penduduk yang masih hidup disaat mereka melihat Qin Chen di sana.
Mereka lalu pergi mendekati Qin Chen untuk memperingatinya agar tidak berlama-lama di Desa, jika sampai malam tiba, sosok misterius akan datang membunuh mereka.
Saat ia melihat beberapa penduduk Desa mendekati Qin Chen, Qin Chen mengerutkan keningnya dengan alis mata sedikit terangkat.
"Tuan ... Saya menyarankan anda agar tidak berlama-lama di Desa ini, karena Desa ini sedang dalam keadaan tidak aman." Kata pria tua di depan Qin Chen.
"Apa ada sesuatu yang terjadi?"
"Sebelumnya Desa ini sangatlah damai, namun pada malam itu, sosok besar muncul dan menghabisi nyawa penduduk Desa ... Sekarang, yang tersisa hanyalah kami yang ada di sini, karena disini adalah mata pencarian kami untuk hidup."
__ADS_1
Melihat sekitarnya, memang tempat ini adalah Desa yang damai, dimana sekelilingnya sangat asri dan sejuk. Qin Chen menghela sedikit napasnya dan lalu berkata. "Aku adalah Kaisar baru di wilayah Utara, aku sedang melakukan perluasan wilayah di kota untuk menampung para penduduk luar yang ingin tinggal di kota, aku datang kesini karena mendapatkan informasi tentang pembunuhan,"
Sontak mereka semua dibuat terkejut oleh Qin Chen, dimana ia mengaku bahwa dirinya adalah Kaisar wilayah Utara, sempat tidak percaya namun saat Qin Chen mengeluarkan sedikit Auranya, mereka semua merasakan energi yang begitu luas di Alam Immortal.
"Hormat kepada Kaisar." Mereka semua langsung memberikan hormat kepada Qin Chen tanpa memikirkan apapun.
"Baiklah, aku datang kesini untuk mencari sosok tersebut, dengan Informasi yang kalian berikan kepadaku, itu akan sangat membantu."
Mereka lalu membawa Qin Chen pergi ke suatu rumah untuk membicarakan tentang monster tersebut, dimana tempat tinggal monster, dan besar ukuran monster tersebut.
Dalam ruangan dimana Qin Chen mendengarkan penjelasan mereka semua, kini ia sedikit tahu tentang monster tersebut, dimana monster tersebut memangsa manusia untuk memperpanjang hidup mereka semua.
Setelah cukup lama di dalam ruangan, Qin Chen pergi menuju hutan seribu ilusi, dimana di dalam sana akan ada banyak jebakan ilusi yang membuat jiwa mereka terguncang.
***
Setelah sampai di depan hutan tersebut, Qin Chen melihat sekitarnya tampak aman namun di dalamnya tidak aman, kedua pengawal Qin Chen masih stay dengan sigap dalam situasi apapun.
"Monster ilusi? Hantu ilusi? Iblis ilusi? Manusia hanya fiksi? Hmmm ... Sesuatu yang menarik, aku harap menemukan bahan untuk pukulan baruku yang baru saja sembuh." Qin Chen berbicara sendiri di depan hutan tersebut.
Melangkahkan kakinya masuk ke dalam, dimana saat masuk ke dalam, suasana hutan berubah menjadi lebih gelap dan mencengkeram hebat, untungnya Qin Chen memiliki hati kekosongan, dimana kegelapan selalu menyertainya.
Saat masuk, mereka merasakan mata besar tengah mengawasi mereka dari kejauhan, dimana membuat kedua pengawal Qin Chen berwaspada dan melindungi Qin Chen dengan sigap.
"Tuan, sepertinya ada yang sedang mengawasi pergerakan kita." Kata pengawal dengan memegang pedang di sebelah kanannya.
"Seperti yang kau katakan, dia ingin bermain-main dengan kita, maka kita buat dia merasakan main yang kita buat." Sambil tersenyum tipis Qin Chen memandang sekitarnya.
__ADS_1
"Baik!"
Qin Chen mengedipkan matanya, dimana ia mulai merencanakan sesuatu yang membuat monster ilusi akan menjadi pusing, dimana yang ia lihat hanyalah proyeksi yang diciptakan oleh Qin Qui yang di salurkan ke pengelihatan.
Setelah semuanya selesai, mereka semua melanjutkan perjalanan menuju lebih dalam hutan untuk mencari tahu siapa monster tersebut, namun di jauhnya kedalaman hutan ilusi saat ini. Terlihat seekor monster tengah duduk di singgasana miliknya, dengan Aura mendominasi disekitarnya, monster tersebut di akui oleh monster lainnya.
Ia kini tengah mengawasi pergerakan Qin Chen dan lainnya menggunakan kemampuan miliknya, dimana ia melihat kemana arah jalan mereka semua, namun ia sangat bodoh melawan Qin Chen yang saat ini tengah berjalan sesuai permainan.
Dimana yang monster itu lihat adalah proyeksi mereka semua yang tengah berjalan ke arah yang salah, sedangkan yang sebenarnya mereka sebentar lagi sampai di gua tempat bersemayamnya monster tersebut.
Sesampainya di depan pintu monster ilusi, Qin Chen mengambil napasnya dan lalu berjalan mendekati pintu tersebut, tanpa pikir panjang lagi ia lalu menerjang pintu dengan begitu keras.
Duarr!
Ledakan tersebut mengagetkan mereka semua yang berada di dalam gua, gua itu puluhan kali lebih besar di bandingkan tubuh Qin Chen saat ini, jadi bisa dikatakan bahwa ada monster besar di dalam gua tersebut.
"Siapa!" Teriak monster ilusi dengan kerasnya, pada saat itu monster-monster lainnya berlarian menuju suara ledakan untuk mencari tahu siapa yang berani menyerang.
"Monster kecil, tunjukkan wujudmu dan kau akan selamat dari kematian, jika tidak ... Aku akan datang sendiri ketempatmu dan mengambil nyawamu!" Suaranya menggema di seluruh lorong gua.
Qin Chen dan lainnya berjalan masuk ke dalam dengan suara kaki yang terdengar ribuan di dalam sana, saat di perbelokan mereka di hadang oleh ribuan Monster yang memiliki besar tiga kali di bandingkan tubuh Qin Chen.
Kedua pengawal tersebut melindungi Qin Chen, dimana ini adalah tugas mereka sebagai seorang pengawal yang melindungi Raja mereka.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1