Supreme God System

Supreme God System
Chapter 49 : Bingung!


__ADS_3

Setelah beberapa percakapan dengan wanita resepsionis di penginapan, Qin Chen kembali ke ruangannya untuk istirahat. Dia terbaring untuk melanjutkan hari esoknya.


Sistem masih dalam proses... Beberapa hari lagi, aku akan menuju Kota lainnya. Haa... Apa aku mempunyai sebuah kutukan? Setiap kali kekota pasti ada selalu masalah yang menghampiri!


Terpikir olehnya sendiri tentang masalah yang terus menimpanya setiap kali, mulai dari tempat kelahirannya sendiri hingga Kota ia tempati sekarang ini.


Sudahlah.. aku tidak peduli lagi dengan masalah yang ku dapatkan! Jika mereka menggangu ku, berarti mereka musuhku! Dan semua musuh ku akan mati di tanganku!


Sejak saat ini hati Qin Chen berubah menjadi sangat besar. Ia sekarang di dalam kamarnya tidur untuk hari esok di samping nya juga ada Ru'er sudah tidur dari tadi sambil memeluk nya.


Pagi Harinya


Dalam sehari saja berita Qin Chen menyebar luas di Benua Tengah maupun Benua Timur, berita kehancuran Penguasa Kota Yuan yang sudah berdiri seratus tahun lamanya.


Bukan hanya kehancuran nya saja. Sekarang ini Qin Chen memiliki Julukan lain di benak orang-orang, julukan Qin Chen mulai sekarang adalah 'Raja Iblis Qin Chen'.


Pembicaraan Raja Iblis Qin Chen di Kota Yuan menjadi topik pembicaraan nomor pertama, tidak ada yang tidak mengenali Raja Iblis Qin Chen yang kejam. Setiap topik mereka bicarakan selalu tentang pembantai Qin Chen.


Gambar Qin Chen awalnya hanya Grafik 2D dengan gambar yang tidak terlalu jelas. Namun sekarang, gambar Qin Chen di lukis dengan grafik 3D, Dengan grafik sebagus itu membuat gambarnya sangat jelas dan detail. Mulai dari rambut, alis mata, mata, wajah dan tubuhnya. Semua postur nya yang berdiri dengan pandangan dingin tersebar di mana-mana.


Di tempat Qin Chen berada sekarang, ia sedang di dalam sebuah ruangan dimana ia masih tertidur pulas dengan Ru'er di sampingnya sudah terbangun dari tidurnya.


"Kak? Kak bangun.. ini sudah pagi" Ru'er mencoba membangunkan Qin Chen yang masih tidur di atas kasur.


Qin Chen yang masih tertidur pulas mendengar suara kecil yang lembut, tubuhnya di goyang oleh Ru'er membuat ia membuka matanya. Saat melihat Ru'er ada di depannya melihat dirinya yang baru bangun tidur.


"Hoamm... Apa Ru'er membangun kan Kakak?" Ucap Qin Sambil Chen mengusap matanya, ia juga Sambil mengangkat tubuhnya untuk duduk.


"Benar" Balasnya.

__ADS_1


Qin Chen tersenyum mendengarnya, ia mengusap kepala Ru'er dengan lembut sembari ia berdiri untuk pergi makan pagi, karena ia memikirkan protein Ru'er karena ia masih dalam masa pertumbuhan.


"Baiklah kita akan makan di restoran sekarang, Ru'er bisa memesan apa yang Ru'er inginkan" Ucap Qin Chen dengan senang. Ia langsung mengangkat Ru'er dan membawanya ke bawah.


Qin Chen berjalan menuruni tangga hingga sampai di lantai pertama, saat di lantai pertama tatapan orang-orang di penginapan melihatnya dengan pandangan takut.


Kenapa mereka? Kenapa melihat ku seperti melihat hantu saja!


Qin Chen berpikir sejenak sembari jalan, karena ia tidak tahu lalu ia mengabaikan saja sambil melangkahkan kakinya keluar dari penginapan. Setiap pagi dan siang mereka makan di restoran untuk makan malam, mereka makan masakan buatan penginapan.


Saat Qin Chen berjalan di Kota menuju restoran, tatapan para penduduk Kota terhadap nya membuat Qin Chen semakin bingung dengan tingkah mereka semua.


"Kenapa mereka melihat ku seperti melihat hantu saja! Apa wajah tampan ku sejelek itukah?" Gumamnya sambil menggerutuk di jalan.


Ru'er di gendong nya mendengar kakaknya seperti kesal, dengan tatapan mereka membuat ia bingung mau melakukan apa untuk menenangkan kakaknya.


"Kakak marah?" Tanya Ru'er.


Ru'er memiringkan kepala nya melihat wajah kakaknya tidak ada apa-apa di sana, ia menjadi bingung dengan apa yang ia lihat ia mengatakan nya.


"Tidak ada apa-apa di wajah Kakak." Ucapnya dengan suara kecil yang manis.


Mendengar itu ia sedikit bingung, namun karena ia tidak peduli dengan pandangan mereka selama mereka tidak mencari gara-gara kepadanya, ia akan melepaskan mereka semua.


Sesampainya di depan restoran Kota Yuan, ia melangkah masuk ke dalam dan seketika mereka melihat Qin Chen datang ke restoran membuat keterkejutan mereka.


Melihat pandangan mereka membuat Qin Chen semakin penasaran, ia penasaran dengan apa yang terjadi di Kota Yuan saat ini. Dan juga dengan pandangan mereka melihat ia sendiri sangat berbeda dari pertama kali ia datang ke kota.


Apa-apa mereka ini! Dan apa lagi dengan pandangan mereka! Menggangu sekali!

__ADS_1


Qin Chen melihat ada meja kosong di pojokan pergi berjalan menuju tempat meja itu berada, dengan sampai nya ia di meja makan mereka berdua duduk disana dengan cepat pelayan menghampiri nya.


"Selamat datang Tuan, ini adalah rekomendasi makanan restoran kami." Ucap pelayan disana sambil memberikan buku menunya.


Qin Chen memberikan menu restoran kepada Ru'er untuk ia memilih makanan yang ia inginkan, dengan begitu ia akan cepat tumbuh sehat dan kuat.


Ru'er memilih makanan yang ia sukai disana, Qin Chen juga memilih makanan yang ia mau makan saja selebihnya tidak.


"Apa Tuan mau membeli berita eksklusif restoran kami?" Tanya Pelayan dengan menawarkan berita khusus di restoran.


Qin Chen mengangkat alisnya, ia mendengar restoran yang sering ia kesana menawarkan berita khusus untuk nya.


Berita eksklusif? Apa ini? Bahkan aku tidak tahu!


Ia melihat sekitarnya banyak orang-orang membeli Berita Eksklusif yang viral, karena Qin Chen penasaran dengan isi berita. "Baiklah, aku pesan satu berita eksklusif!" Ucap Qin Chen.


"Baik, Saya akan menyiapkan pesanan anda, mohon tunggu sebentar" Ujarnya setelah melayani Qin Chen.


Pelayan itu pergi dari sana, ia pergi ke dapur untuk menyiapkan pesanan Qin Chen dan membawakan berita yang Qin Chen beli.


Setelah beberapa menit menunggu di sana, akhirnya pesanan mereka datang ke atas meja mereka berdua, pelayan itu menurunkan semua pesanan Qin Chen di atas meja.


"Selamat menikmati Tuan." Setelah mengatakan itu ia pergi kembali ke tempat ia berdiri dan melayani orang lainnya.


Saat melihat kertas berita di atas meja mau mengambilnya, saat ia sudah menyentuh kertas itu ia melepaskan lagi. Ia tidak mau membuat Ru'er makan sendirian, jadi ia mengabaikan berita nya dulu hingga ia selesai makan.


Meski Qin Chen tidak membutuhkan makan lagi, karena ia sudah menjadi seorang Immortal Cultivation, tapi ia harus makan untuk menemani Ru'er makan agar ia cepat tumbuh dewasa. Dengan begitu ia bisa berpetualang seperti Qin Chen saat ini menjelajahi banyak tanah dan mendapatkan banyak musuh dimana-mana.


Setelah ia selesai makan, ia melihat berita itu lagi dengan pelan ia mengangkat kertas itu dan membukanya untuk ia baca disana, sebelum ia membaca berita itu ia sesekali meminum teh hangat dari restoran yang ia pesan sekarang ini.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2