
Di luasnya dunia, hanya ada tiga kata yang belum pernah di katakan oleh makhluk hidup di dunia. Apa itu? Aku kurang mengetahuinya, tapi mereka tidak bisa mengatakan satu kata.
Siapa pencipta mereka!
Mereka hidup di dunia ciptaan Qin Chen, dimana mereka tidak tahu bahwa yang menciptakan mereka selalu berada di dunia itu. Namun, Qin Chen tidak mempedulikan semuanya, selama mereka tidak membuat Qin Chen marah, mereka masih diperbolehkan untuk tinggal disana.
Di tepi danau, Qiu Yu Ran memeluk Qin Chen dengan senang, dimana ia tidak akan di tinggal pergi oleh Qin Chen lagi. Melihat istrinya senang, tentu Qin Chen ikut senang, karena ia bisa membuat istrinya bahagia.
Besok adalah hari kepergian, walaupun ia hanya menginap 2 hari, tapi sudah membuat kelurganya senang, bahwa mereka masih memiliki Qin Chen yang baik-baik saja tanpa ada luka.
Qin Chen lalu mengangkat terbang, di mana tubuhnya di bawa melayang ke atas langit-langit dengan tenang, mereka duduk dengan melayang menelusuri langit yang cerah.
Qiu Yu Ran tidak bersuara lagi, setelah ia mendengar penjelasan Qin Chen yang mau membawanya pergi dari sana, sudah cukup lama ia berada disana menunggu Qin Chen yang akan membawa dirinya pergi.
Sekarang, ia mendapatkan apa yang ia inginkan selama ini. Mereka di atas sana pergi jalan-jalan menelusuri langit di dunia Qin Chen, dimana melihat banyak pemandangan dimana-mana.
***
Paginya, Qin Chen pergi dari dunia tersebut setelah ia berbicara kepada kedua orang tuanya. Dimana mereka menyetujui kepergiannya, karena masa depan putranya memang tidak terbatas.
Kemarin malam, Qin Chen mendapatkan sebuah permintaan dari ayahnya, dimana ia meminta Qin Chen untuk mencarikan wanita bernama, Zu Turi, karena wanita itu adalah istri ayahnya di masa lampau.
Dunia memang kecil, bahkan ayahnya sendiri memiliki 6 istri. Qin Chen saja mendengar itu sangat terkejut, karena ayahnya memiliki istri lebih dari dirinya.
Tapi, ayahnya memilih satu dari 6 istri lainnya, karena ia sangat mencintai ibunya dari apapun di dunia ini. Mendengar hal itu, Qin Chen sangat senang, bahwa ayahnya mencinta ibunya.
Darah mereka memang berbeda, karena Qin Chen yang sekarang adalah reinkarnasi dari bumi, tidak sengaja masuk ke dalam tubuh putra mereka yang sudah mati. Meskipun begitu, Qin Chen sangat menyayangi mereka berdua.
Di kediaman Qin, portal menuju dunia luar sudah Qin Chen buat, ia juga memberikan banyak Inti Monster yang ia dapatkan untuk meningkatkan hewan Ilahi yang sekarang berada di adik kecilnya.
__ADS_1
Ia juga memberikan seni hebat dengan memotong banyak sekali Poin Tukar miliknya, tapi semuanya ia lakukan demi keluarga, jadi, Qin Chen tidak memikirkan hal tersebut.
Setelah memberikan salam perpisahan, Qin Chen pergi keluar dari sana bersama istrinya, Yin'er. Lalu Su'er? Dia berada di dunia Qin Chen, dimana ia sendiri meminta agar tinggal disana untuk sementara waktu.
Su'er tinggal disana bukan karena suatu alasan, melainkan ia ingin meningkatkan kekuatannya ke titik tertinggi sebelum Qin Chen kembali ke dunia itu lagi.
Dengan bantuan ingatan-ingatan yang Qin Chen berikan tentang sihir, dan kultivasi. Su'er ingin meningkatkan kemampuannya, agar tidak merepotkan Qin Chen lagi.
***
Alam Immortal rendah, ibukota bintang seribu.
Qin Chen dan istrinya keluar dari portal, dimana mereka masih berada di Alam Immortal rendah, melihat hal tersebut, tentunya Qin Chen bersikap biasa saja.
Ia disana lalu berkata. "Istri kecil, kita akan pergi ke Alam Immortal tertinggi, dimana kita akan melintasi langit berbintang ... Jadi, kamu harus berpegangan erat denganku ... "
"Baik ... Selama kamu tidak meninggalkanku sendirian ... Aku akan memegang erat." Balasnya dengan suara kecil.
Qin Chen juga tidak pilih kasih, dimana ia juga mengelus kepala putrinya. "Kamu juga ... Kamu adalah putri Ayah, jadi, apapun yang kamu inginkan berarti Ayah akan memberikan ... Sekarang, kamu juga pegang tangan ayah, karena ayah akan menggunakan kecepatan tinggi milik ayah untuk sampai ke Alam Immortal tertinggi ... "
"Baik Ayah ... "
"Baguslah, sekarang mendekatlah, kita akan pergi sekarang dari sini ... " Qin Chen meminta putrinya untuk memegang tangannya.
Putrinya bukannya memegang tangan ayahnya, melainkan ia memeluknya dengan erat hingga membuat Qin Chen terkejut.
Dia ini ... Apa-apa langsung memeluk, untungnya dia putriku ... Jika tidak, mungkin aku akan kelepasan lagi ...
Qin Chen berbicara di dalam hatinya, dimana Qin Qui mendengar apa yang di bicarakan oleh tuanya yang sekarang ini.
__ADS_1
Setelah semua sudah selesai, Qin Chen mulai melesat terbang menuju Alam Immortal tertinggi yang berada di pusat Alam Semesta.
***
Di luar bintang, Qin Chen melayang di antara ribuan bintang yang ada di sekitarnya. Pemandangan itu adalah pertama kalinya Qiu Yu Ran lihat dalam hidupnya, meskipun ia kuat di bintang sebelumnya, tapi ia belum pernah pergi keluar bintang.
Kali ini, Qin Chen membawa pergi melintasi bintang-bintang yang bercahaya terang menghiasi langit yang gelap, Qin Chen disana mulai terbang dengan kecepatan tinggi.
Wushh!
Suara hembusan angin bisa menggema seperti suara ultrasonik, dimana bisa terdengar oleh orang-orang yang berada di bawah Qin Chen sebelum ia terbang.
Qin Chen membawanya melihat bintang-bintang di Alam Semesta ini, Yin'er di sampingnya melihat Ju bintang-bintang, meskipun ia bosan dengan bintang-bintang.
Disana, Yin'er sedang membandingkan kecepatan tinggi terbang ayahnya dengan dirinya, saat ia membandingkannya, ia merasakan ada keanehan, dimana kecepatan ayahnya sudah jutaan kali lebih cepat di bandingkan dirinya.
Melihat hal tersebut, Yin'er menjadi sangat syok. Dengan kekuatan yang ia miliki sekarang ini sudah melebihi dirinya, bagaimana jika kekuatan ayahnya setara dengan dirinya. Mungkin kekuatan ayahnya akan jauh, dan lebih jauh melebihi ibunya.
'Ayah ... Apa ini kekuatan yang ayah miliki ... Ranah kultivasinya jauh di bawahku ... Tapi, kekuatan yang ayah miliki sangatlah berbeda jauh dari para kultivator pada umumnya ... '
Yin'er berbicara di dalam hatinya sendiri, dimana i membicarakan tentang kekuatan yang ayahnya miliki sekarang ini. Kekuatan yang melebihi akal sehat Dewa, bahkan konsep kekuatan tidak bisa membuatnya tertekan.
Bahkan Dewa dengan eksistensi yang tinggi saja, mereka masih bisa tertekan oleh kekuatan yang mereka miliki sekarang ini. Berbeda dengan ayahnya, ia bahkan tidak bisa di tekan oleh kekuatan.
Ia lalu memalingkan pikirannya ke arah lain, dimana ia ingin bersenang-senang dengan ayahnya di berbagai bintang, dengan menghabiskan waktu bersama ayahnya sebelum mereka sampai di Alam Surga.
Sudah melewati banyak bintang-bintang, sepanjang perjalanan Qin Chen kali ini sangatlah mulus, ia tidak mendapatkan masalah di mana ia ingin naik ke Alam Immortal tertinggi.
Jika ada masalah, Qin Chen tidak akan segan-segan melepaskan segel kekuatan yang ia miliki untuk membunuh mereka semua dengan kekuatan, dan tidak menggangu perjalanan mereka bertiga.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*