
Gerakan Qin Chen sangat fleksibel, bahkan tinjuan dari Monster Tua bisa di netralisir dengan begitu mudahnya. Serangkaian serangan bertubi-tubi menghantam Monster Tua.
"Hehehe ... Ayolah, bikin aku menjadi senang!"
"Gerrrr! Bocah keparat!" Suara Iblis terdengar di gendang telinga Qin Chen.
Tersenyum, Qin Chen lalu mundur kebelakang melihat Monster Tua sudah kehilangan sebagian besar kepalanya, ia melihat regenerasi tubuhnya yang sangat cepat.
"Qin Qui, apa kamu menjual Sihir Suci? Atau apalah itu yang bergantung pada Suci" Tanya Qin Chen dengan pelan.
[Api Phoenix bisa memurnikan Iblis, kenapa Tuan tidak menggunakan Api Phoenix.]
Qin Chen sampai lupa bahwa dia memiliki Api Phoenix, api yang bisa melenyapkan apapun, "Are ... Kenapa aku sampai lupa, aku memiliki Api Phoenix."
[....]
Monster Tua menyerang disaat Qin Chen sedang asik mengobrol, di atas langit naga dengan sekujur tubuhnya berwarna gelap terbang membawa badai ke arah Qin Chen.
Roarr!
Suaranya membawa malapetaka di sekitar, menunjukkan bahwa dirinya adalah superior di atas, dengan Agung ia terbang ke arah Qin Chen yang tengah berdiri di tanah.
Qin Chen melihat hal tersebut, ia tersenyum tipis melihat iblis neraka yang sepertinya ketakutan jika Qin Chen terlalu lama hidup. Jadi, ia berinisiatif mengambil keputusan untuk menyerangnya.
Dengan Aura gelap yang pekat menyerang, Qin Chen menambahkan sedikit Aura gelapnya lagi. Karena jika dia menyerang dengan mode iblis, maka Qin Chen akan menang, karena Qin Chen adalah kegelapan itu sendiri.
Ia melempar bola kegelapan dari tangan kanan, boleh tersebut tercipta atas keinginan Qin Chen sendiri. Bola hitam dengan naga iblis saling melesat satu sama lain di atas langit.
Saat dua serangan saling beradu, ledakan besar menghempaskan awan-awan di sekitarnya hingga membentuk lingkaran di atas langit yang membentang luas.
Ledakan tersebut membuat orang-orang di sekitar sana merinding, Qin Chen langsung pergi terbang mendekati Monster Tua, dimatanya yang memancarkan api yang Abadi.
Aura yang awalnya gelap, kini berubah menjadi bercahaya emas dengan sepasang sayap Phoenix terlihat jelas di punggung Qin Chen, Api Phoenix di tangannya telah mendidih untuk membakar lemak Monster Tua.
Qin Chen tersenyum tipis dengan tangan mulai seperti melempar bola kasti ke arah lawannya, pada saat itu, sayap Qin Chen mulai menghilang seketika.
__ADS_1
Swuush!
Kecepatan bola api Phoenix terdengar nyaring dari kejauhan, Zu Turi melihat hal tersebut menjadi sangat terkejut. Bahkan, ia tidak menyangka Qin Chen akan sekuat itu.
Du tengah-tengah pertarungan, Qin Chen tersenyum puas dengan gerakan tubuhnya kali ini, dalam beberapa hari ini, ia bahkan membunuh dengan begitu mudah.
Monster Tua yang sudah di kendalikan oleh iblis, ia hanya memasrahkan tubuhnya untuk mati dalam panas yang Abadi. Saat itu pula, tubuhnya mulai memanas hingga terbakar di sekujur tubuhnya.
"Arghhhhh!"
Teriakan Iblis Neraka menggema di atas langit, para pasukan roh tidak berkutik dibawah tekanan bayangan milik Qin Chen, meskipun sempat beradu senjata. Pada akhirnya, mereka semua di kalahkan oleh pasukan Qin Chen.
'Kelilingi orang-orang yang berani melihat diriku.'
Qin Chen bertelepati kepada pasukan, dimana meminta mereka untuk mengelilingi orang-orang di luar sana. Dengan begitu, ia akan menekan mereka semua. Jika tidak terima, Qin Chen akan menggunakan caranya sendiri.
Selepas menerima perintah, mereka semua berkeliling di belakang orang-orang yang ikut melihat pertarungan tersebut. Dibawah tekanan Aura yang kuat, mereka tertunduk tanpa bergerak.
Nyawa mereka hanya ada satu, jika mereka jujur, maka Qin Chen akan mengampuni mereka dengan menundukkan mereka semua di bawah pemerintahan Kaisar Chen.
Gluk!
Melihat mereka berada di belakang, kini bayangan Qin Chen membawa mereka berjalan ke samping Qin Chen untuk di tanyakan. Penindasan ini, tidak ada yang bisa melawannya, dibawah Penguasa bayang, mereka hanya sekumpulan semut.
"Hebat juga kalian bisa menonton pertarungan ya
... Hukuman seperti apa yang pantas untuk orang seperti kalian!"
"A- ampun Tuan ... Ka- kami salah melihat pertarungan Anda ... Tolong belas kasihnya ... " Salah satu dari mereka gemetaran menjawab pertanyaan Qin Chen.
"Ampun? Boleh ... " Qin Chen tersenyum dengan manis. "Tapi ... Serahkan semua harta yang kau miliki sekarang ini, jika berani menyembunyikan sesuatu ... Bayanganku akan menghabiskan kalian semua!"
Mereka langsung tersentak diam, tidak tahu berbuat apa lagi, kini mereka perlahan mengeluarkan harta-harta mereka dengan memberikan kepada bayangan Qin Chen yang mengelilingi mereka.
Tubuh bayangannya sangat tinggi, jadi membuat mereka takut, mau dari kalangan pria ataupun wanita, mereka memberikan harta-harta yang mereka punya.
__ADS_1
Yin'er, dan istrinya tertawa kecil dari atas langit turun kebawah, dimana di tempat Qin Chen berada sekarang. Murid-murid dari Sekte Immortal Song masih di kepung oleh bayangannya, dan untuk roh-roh tersebut, mereka telah di hisap menjadi bahan energi.
"Pufttt ... Dasar Qin Chen, kamu tidak berubah untuk tidak mendapatkan harta ... " Ucap Qiu Yu Ran dengan tawa kecil.
"Biar mereka tahu, siapa aku sebenarnya! Qin Chen atau Kaisar Chen!" Kata Qin Chen dengan matanya bercahaya merah kehadapan mereka.
Suaranya terdengar oleh orang-orang di sekitar sana, dimana Alam Immortal tertinggi sudah mendapatkan berita tentang kematian Dewa Galaxy Great We, dimana berita itu sudah tersebar luas.
"Hormat pada Kaisar Chen!"
Satu orang melihat Qin Chen sama seperti di dalam lukisan, dimana hanya berubah di bagian mata, dan juga rambutnya. Tapi semuanya sama, kenapa ada lukisan tentang Qin Chen, karena Dewa di Alam Immortal tertinggi dapat menggambarkan wajah yang mengucang Semesta.
Qin Chen sempat terkejut mendengar perkataan orang tersebut, dimana ia mengetahui bahwa Qin Chen adalah orang yang membunuh Dewa Galaxy Great We.
"Hoo ... Kau kenal aku? Jika kau kenal, aku adalah Penguasa Bintang Kematian dari Alam Immortal rendah, Kaisar Chen! Jika ada yang berani mengkhianatiku, kalian semua akan mati!"
Suara Qin Chen yang tinggi membuat orang-orang disana berlutut, mereka tidak bisa mengangkat tubuh mereka akibat Aura Penguasa Qin Chen di lihatkan.
Setelah cukup lama di tundukkan, bayangan Qin Chen memberikan harga-harga hasil rampokan Qin Chen. Ia lalu menyimpannya ke dalam inventory miliknya agar lebih mudah.
Qin Chen disana berpikir tentang muridnya, apa dia sudah bertemu dengan gurunya atau belum, jika sudah, berarti dia sekarang bukanlah murid Qin Chen lagi, karena perjanjiannya sudah selesai.
Mengingat dia meninggalkan mereka setelah luka parahnya, Qin Chen tersenyum tipis mengingat semuanya. Sekarang ia berjalan menuju istrinya, lalu memeluknya sambil mengelusnya.
"Ayo kembali, disini sudah selesai ... Untuk murid-murid Sekte Immortal Song, Bawa mereka semua keneraka!"
Qin Chen terbang ke atas setelah mengucapkan perintah terakhirnya, di ikuti oleh orang-orang dari keluarga Zu, mereka pergi melesat terbang dari sana menuju kediaman Zu.
Sedangkan orang-orang di sana, mereka tercengang tanpa apa-apa, harta yang mereka kumpulkan sudah habis di rampok Kaisar Chen, dan bukannya dapat harta, malah mendapatkan sensara.
...
*Thanks You For Reading*
(Note: Maaf telat, author ketiduran)
__ADS_1