Supreme God System

Supreme God System
Chapter 218 : [PMP] Persyaratan Evolusi! (58)


__ADS_3

Melihat bahwa di sana terdapat banyak monster, Qin Chen dengan tatapan membunuh, ia mengarahkan matanya ke arah hutan, melihat sekilas dengan sebuah tangan yang dimana ia gunakan untuk memberikan sebuah serangan.


"Mahkluk rendahan! Beraninya menatapku dengan tatapan membunuh!" Gumamnya.


Qin Chen mengarahkan tangannya ke arah hutan, dengan hembusan angin yang begitu besar membuat tebasan pedang melesat menghancurkan hutan-hutan di depannya.


Boom! Boom!


Krakk! Krakk!


Satu tebasan Qin Chen meluluhlantakkan hutan-hutan di sekitarnya, tidak memperdulikan apa ada manusia yang berada disana, Qin Chen hanya membunuh monster-monster yang kurang ajar kepadanya.


Putrinya yang terkejut karena ayahnya tiba-tiba menyerang hutan dengan menggunakan ujung jarinya. Disana Qin Chen hanya mendengar suara deringan sistem di pikirannya, ia tidak tahu seberapa banyak di membunuh monster yang berada di hadapannya.


"Beres! Tidak ada lagi monster yang memberikan niat membunuh padaku!" Ucapnya dengan nada kesal.


"Sabar Ayah..." Ujar putrinya.


Ia yang mendengar itu, kini mulai mengambil nafas pelan. Mereka bertiga yang berjalan di reruntuhan hutan, dengan banyak darah mengalir dimana-mana.


Semua darah disana di sebabkan oleh monster-monster yang mati, melihat hal tersebut membuat mereka berdua cukup terkejut, karena bisa di rasakan bahwa monster-monster tersebut sangat kuat.


Untuk Inti Monster sendiri, semuanya secara otomatis akan masuk kedalam inventory Qin Chen, dimana sudah di upgrade dengan kualitas otomatis take.


Qin Chen yang berjalan di tengah, ia sudah tidak bisa meningkatkan kekuatan yang ia miliki sekarang ini, karena ia membutuhkan banyak energi maupun mahkluk hidup yang harus di bunuhnya.


"Energi di Alam Immortal ini terlalu tipis, bahkan untuk meningkatkan 1 persen saja tidak cukup.." Keluh kesal Qin Chen.


Su'er mendengar keluhan Qin Chen, dimana ia mengatakan bahwa energi di sini sangat tipis, padahal bisa ia rasakan bahwa disana memiliki banyak energi.


"Apa kamu benar-benar membutuhkan banyak energi untuk naik tingkat? Qin Chen.." Tanya Su'er dengan lembut.


"Hmmm energi bintang sudah tidak bisa ku gunakan lagi, aku membutuhkan energi yang lebih besar... Misalnya, Energi semesta," balasnya sambil melihat ke arah langit.

__ADS_1


"Energi Semesta? Energi seperti apa itu.." Tanya balik Su'er yang bingung.


"Benar Ayah.. karena ibu hanya menyerap energi bintang, bukan energi semesta yang ayah katakan." Putrinya mengatakan dengan bingung.


Qin Chen bingung mau menjawab apa, karena tidak mungkin mengatakan bahwa dia harus meledakkan satu Semesta untuk naik tingkat selanjutnya.


Mengingat bahwa mereka adalah keluarga, dan ada juga putrinya disana, ia tidak keberatan untuk memberitahunya, meskipun memang sedikit berbahaya untuk mengatakannya.


"Hmmmm... Ayah memiliki tubuh spesial, jadi untuk naik tingkat lagi, ayah setidaknya harus menghancurkan satu Semesta, karena itulah kultivasi ayah ada di bawah Yin'er, tapi ayah memiliki kekuatan di atas Yin'er, atau lebih tepatnya setara dengan ibumu.." Kata Qin Chen dengan nada lembut.


"Pantas saja, kultivasi ayah di bawah Yin'er, jadi karena tubuh ayah spesial." Sahut Yin'er dengan terkejut.


Qin Chen tersenyum, ia lalu mengelus kepalanya kembali dengan lembut, kini mereka bertiga berjalan kaki menuju reruntuhan dungeon kuno, dimana ada banyak harta yang berharga di dalam sana.


***


Reruntuhan Dungeon Kuno.


Ia yang tahu, kini menghela nafasnya dengan pendek. "Putri kecil, dan Su'er, disana ada banyak pria, dan hanya sedikit wanita.. jika kesana, kalian berdua seperti Dewi, jadi jika ada pembantai satu sisi lagi, berarti aku sedang kesal.."


Mereka berdua yang mendengar itu, kini mengangguk kepalanya, mereka tahu bahwa Qin Chen tidak suka bahwa putrinya maupun Su'er di sentuh dengan pria lain.


Qin Chen dan lainnya berjalan dengan tenang kesana, ia yang berjalan dengan langkah kaki yang kecil menuju tempat reruntuhan kuno, dimana bisa terlihat Aura yang keluar dari dalam reruntuhan dungeon kuno tersebut.


"Aura yang sangat hebat! Tapi sayangnya aku tidak bisa menyerapnya lagi! Aura itu hanya bisa di serap oleh Su'er, dan untuk Yin'er, ayah akan menghancurkan beberapa bintang untuk kamu ambil energinya." Ucap Qin Chen.


Yin'er, ia mendengar ayahnya yang mau memberikan energi bintang untuk meningkatkan kekuatannya, disana ia mendengar hal tersebut menjadi senang, dan juga tidak enak dengan ayahnya.


"Apa ayah tidak bisa menyerap energi bintang? Yin'er merasa tidak enak dengan Ayah, karena baru bertemu, tapi sudah merepotkan Ayah..." Balas Yin'er.


Qin Chen tersenyum, karena untuk sekarang ia memang belum bisa naik tingkat sebelum menghancurkan beberapa Semesta, agar kekuatannya meningkat pesat.


Jika itu terjadi, kekuatan Qin Chen tidak akan tanggung-tanggung untuk meningkatnya, karena energi sebesar itu, maupun mahkluk hidup di dalamnya sudah tidak terukur jumlahnya.

__ADS_1


Ia yang sekarang ini berjalan menuju tempat reruntuhan dungeon kuno, mereka yang berjalan disana lantas menjadi bahan sorotan bagi orang-orang disana.


Bahkan, ada yang bersiul untuk memanggil wanita di sampingnya, Qin Chen yang mendengar itu ia tersenyum tipis dengan gigitannya yang greget sekarang ini.


Tubuhnya terus merespon untuk membunuh, bahkan tidak sampai disitu, pikirannya penuh akan bunuh, bunuh, dan bunuh.


'Qin Qui, ada apa dengan tubuhku sekarang ini.. kenapa aku ingin terus membunuh, apa ada sesuatu yang aneh?'


[ Jawab Tuan, karena pengabungan dua kekuatan yang bertolak belakang, membuat Tubuh Dewa Asura menjadi aktif, karena panas adalah niat membunuh tuan yang akan menjadi kuat seiring berjalannya waktu, dan dingin adalah Aura yang membuat niat membunuh tuan terus meningkat. ]


[ Singkatnya, Aura yang panas jika terkena Aura dingin, Aura panas akan meningkat dengan cepat untuk menstabilkan suhu dingin, jadi tubuh tuan seperti itu untuk sekarang. ]


'Jadi begitu, pantas saja kenapa aku sangat ingin membunuh akhir-akhir ini, bahkan sifatku lebih kejam dari sebelumnya.'


[ Benar Tuan, saya sarankan untuk Tuan lebih ceat memenuhi persyaratan untuk membuat tubuh Dewa Asura berevolusi. ]


Qin Chen cukup terkejut, karena tidak tahu tentang evolusi Tubuh Dewa Asura miliknya, mendengar kata evolusi membuat pikiran Qin Chen menjadi senang. Karena di pikirannya, ia akan mendapatkan kekuatan yang hebat.


'Kehehe, apa saja syaratnya, aku akan memenuhi semuanya.'


[ Tuan perlu membunuh makhluk hidup sekitar, 100 Miliran mahkluk hidup, dimana itu adalah syarat mutlak untuk evolusi. ]


Mendengar angka yang fantastis, ia tersenyum tipis dengan semuanya, karena ia sudah pernah menghancurkan lautan bintang yang sudah membunuh Miliran mahluk hidup.


Jadi, mendengar hal tersebut, Qin Chen tidak terlalu terkejut, melainkan dirinya menjadi sangat senang dengan persyaratan tersebut.


'100 Miliran? Apa tidak di tambahkan lagi? Segitu, aku bisa mendapatkannya dengan mudah!'


Qin Chen bersikap sedikit sombong, karena jumlah sebanyak itu bukanlah apa-apa lagi di mata seorang iblis yang kejam.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2