Supreme God System

Supreme God System
Chapter 283 - Pohon Waktu!


__ADS_3

Depan istana, mereka hanya diam mendengar apa yang sebarusan Qin Chen katakan. Tanpa ada sedikitpun suara, mereka terdiam terhenti tidak bisa berkata-kata.


"Aku akan pergi ke suatu tempat terlebih dahulu, nanti kita mengobrol lagi ... "


"Baiklah, ingat apa yang aku katakan."


"Tentu."


Qin Chen mundur beberapa langkah kebelakang, dan pergi terbang jauh dengan cepat. Ia tidak tahu mau berbuat apa, jadi pergi mencari kesibukan dirinya sendiri mulai dari pertengahan wilayah Utara.


Setelah Qin Chen pergi, mereka mendekat ke tempat Su'er, dimana membuat dirinya terkejut. Berpikir bahwa mereka melihat mereka sebelumnya, dimana saat Qin Chen menggodanya.


Sedangkan Qin Chen, ia pergi dan sampai di tengah wilayah Utara. Turun kebawah, untuk memulai pencarian teka-teki yang bisa membuat dirinya tahu siapa dia sebenarnya.


Dalam hutan, Qin Chen berdiri sambil melihat sekelilingnya. Merasakan bahwa ada banyak gerombolan monster, dan sekaligus energi yang bercampur aduk satu sama lain.


"Jarak istana ke sini sangatlah jauh, jika bukan dengan kecepatan tinggi, aku mungkin mencapai sini sedikit lama."


[ ... ]


Qin Chen lalu berjalan kaki menelusuri hutan tersebut, karena dari jumlah energi yang ada, hutan tersebut memiliki energi yang besar, dan mungkin disana terdapat sesuatu yang bisa mengungkapkan sedikit misteri.


Sebelah kanannya terdapat pohon rindang dengan akar pohon bergelantungan di atas, rumput dan percak air di bawah tergenang. Jika di samakan, maka hutan itu hampir seperti hutan terbengkalai.


Sissss!


Saat berjalan, Qin Chen mendengar suara ular yang mendengus. Suara itu seperti dekat, namun ia tidak merasakan apa-apa di sekitarnya.


"Dalam beberapa hari ini, aku sudah mengetahui setengah wilayah, dimana wilayah Utara merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya. Jadi, tidak sulit bagi para kultivator berkultivasi di segala tempat."


"Tapi yang membuat anehnya, dengan sumber energi yang lebih murni dan padat di bandingkan wilayah lain, kenapa wilayah Utara memiliki orang-orang yang sama bodohnya dengan wilayah lain."


Sambil kesal, Qin Chen berjalan lurus melihat kanan dan kirinya. Ia berjalan melihat layar hologram biru di sampingnya, dan satunya lagi di depannya.


Saat berjalan, Qin Chen terhenti oleh akar kayu yang cukup besar seukuran tiga kali lipat dari pada tubuhnya.


"Akar?"


Ia lalu melihat akar tersebut menjalar kemana, dan pada saat melihat inti dari akar tersebut berada di satu pohon besar dengan di tengahnya terlihat lubang besar.

__ADS_1


"Apa itu, Qin Qui?"


[Menganalisis.]


[Berhasil mendapatkan informasi.]


[Labirin Kuno, labirin ini memiliki satu lantai. Dalam catatan sejarah, labirin ini memiliki sebuah kekuatan misterius yang tidak tahu apa jenis kekuatan tersebut. Namun di yakini oleh para Dewa, siapapun yang mendapatkan kekuatan tersebut, maka mereka bisa menggapai langit tertinggi.]


Gluk!


Tidak mau berbicara, sifat petualang, penjelajah labirin Qin Chen, kini mulai membara, dengan cepat ia berlari masuk dengan wajah yang begitu senang. Tidak tahu apa yang menunggunya, tapi Qin Chen tidak memperdulikan hal tersebut.


***


Saat Qin Chen menginjakkan kaki masuk ke dalam, ia sekilas mendengar suara air terjatuh ke bawah. Lalu seluruh pandangan di depannya berubah, seolah-olah ia seperti perpindahan Dimensi lain.


Distorsi Ruang dan Waktu bisa Qin Chen lihat dengan kepala matanya, saat di dalam lubang waktu, Qin Chen terdiam tanpa bergerak sedikitpun, ia benar-benar mengagumi warna-warna memanjakan mata.


[Bahaya Tuan! Tuan akan terlempar pada masa lalu, saat pertama kali pertempuran Dimensi Monster dengan Alam Immortal!]


Meskipun mendengar perkataan Qin Qui, ia memang khawatir dengan kondisinya saat ini, apa dia bisa kembali ke masa depan, atau terjebak di dalam sejarah masa lalu.


"Jika ini adalah petunjuk, maka aku akan mengikutinya ... Tugasmu adalah mencari tahu jalan kembali."


[Baik Tuan.]


Pada saat itu, Qin Chen terlempar masuk ke dalam lubang waktu yang akan membawanya pergi ke masa lalu. Ia melayang di tengah-tengah keindahan lubang waktu.


[Ding!]


[Lubang waktu mentiadakan tubuh Tuan, Tuan akan mengalami penyusutan tubuh, kekuatan tuan di batasi menurut Hukum terdahulu.]


[Qin Qui meminta izin penyerangan Hukum.]


[Y/N]


"Ya!"


[Melakukan penyerangan balik.]

__ADS_1


[Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!]


[Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!] [Gagal!]


Deringan sistem di benaknya membuat Qin Chen merasakan beban pikiran. Suara itu terus mengatakan kata 'Gagal'.


'Apa-apaan ini, kenapa kamu tidak bisa menyerang.'


[Dikonfrimasi, bahwa masa lalu masih memiliki Entitas Di atas Qin Qui, semua penyerangan balik, di gagalkan. Hukum akan berjalan sesuai Kehendaknya.]


Qin Chen terdiam disaat ia melayang di lubang waktu, jika kekuatan aslinya tidak bisa digunakan, maka ia hanya bisa menggunakan kekuatan kultivasi yang masih di awal Tahap Alam Surga.


Namun itu juga di tekan sesuai Hukum Alam Immortal, jadi ia hanya berada di puncak Alam Immortal, dimana musuh diatasnya akan mudah menyerang Qin Chen saat ini.


Terombang-ambing dalam lubang waktu, tubuh Qin Chen perlahan menyusut menjadi kecil, ia seolah-olah berusia 8 tahun. Saat melihat kedepan, cahaya putih menyilaukan membutakan matanya.


Boom!


Suara seperti ledakan menggema di seluruh lubang waktu, Qin Chen terhempas ke masa lalu karena masuk ke lubang pohon yang tidak diketahui asal usul jelasnya.


Dan analisis sistemnya juga salah besar, dimana itu bukanlah labirin, melainkan lubang waktu yang membawanya ke suatu tempat yang tidak ia ketahui dimana itu.


***


Alam Immortal Tertinggi, tahun .... (Tidak diketahui.)


Dari langit, cahaya emas jatuh seperti meteor ke hutan lebat. Jatuhnya cahaya tersebut mengundang banyak para kultivator di sekitarnya untuk melihat, apa itu adalah harta kuno atau hal lainnya.


Dalam hutan, seorang anak laki-laki kisaran memiliki usia 8 tahun, dengan tubuh yang tidak tinggi, melainkan pendek sedang terbaring dengan gumpalan asap di sekelilingnya.


Pemuda itu terbangun setelah terjadinya ledakan tersebut, dimana kepalanya masih berputar-putar melihat bintang, bebek, kupu-kupu, dan kunang-kunang mengelilingi kepalanya.


"Aduh ... Kepalaku merasa sakit."


Sambil menyentuh kepalanya, ia merasakan sedang memegang gulungan yang entah dari mana berasal. Ia lalu melihat sekitarnya hancur menjadi tanah berlubang yang luas, dengan cepat berdiri dan lalu pergi dari sana berlari seperti orang mabuk.


Qin Chen, yang mengalami penyusutan tubuh menjadi kecil, ia tengah berlari dari tempat ia berada sekarang ini. Jika ia lama-lama disana, maka ia akan ketahuan membuat ledakan tersebut.


Pergi menjauh untuk sementara, sambil ia menenangkan diri untuk berpikir apa yang terjadi sebelumnya, dan cara kembali ke masa tempat ia berada sebenarnya.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2