
Mereka berdua berjalan menuju lebih dalam lagi di lapisan kedua untuk menghindari Panatua Ju Xue, dengan pasir berlian yang sudah di tangan mereka. Mereka bisa menggunakan pasir berlian untuk kepentingan masing-masing. Fu Yu Ting yang akan membuat senjata menggunakan pasir berlian, sedangkan Qin Chen akan menggunakan nya untuk Fondasi nya.
Di kedalaman hutan beast lapisan kedua, mereka berhenti di sebuah perpohonan untuk beristirahat sejenak, mereka beristirahat untuk mengambil nafas sebelum melanjutkan persembunyian. Qin Chen di sana tengah berdiri dengan sebuah batu roh di tangan.
Qin Chen melemparnya di berbagai tempat yang ia tandai, ia sekarang ingin membunuh Panatua Ju Xue dengan formasi pembunuh Iblis Surgawi.
Formasi Pembunuh Iblis Surgawi adalah formasi tingkat tinggi yang pernah di pelajari oleh Dewa tertentu. Kini Qin Chen mendapatkan kesempatan untuk mencobanya. Dengan bermodalkan batu roh tingkat tinggi, ia ingin mencobanya untuk membunuh semut kecil yang menggangu.
Setiap gerakannya di lihat Fu Yu Ting, ia mengamati Qin Chen yang dari tadi sedang mengatur sesuatu di depannya. Sebagai Tuan muda dari keluarga Fu, ia tidak bisa mengamati apa yang dilakukan Qin Chen di sana.
'Apa yang di lakukan nya? Apa dia sedang menggunakan Array lagi?' Batin Fu Yu Ting.
Qin Chen yang masih sibuk dengan dirinya sendiri yang masih menunggu waktu yang tepat untuk menggunakan Array nya. Sambil menunggu Panatua Ju Xue datang ke arah mereka, ia sambil mempersiapkan hal lainnya.
Ia berjalan mendekati Fu Yu Ting yang tengah duduk di samping pohon. "Kita akan melawan Panatua Ju Xue, dengan begitu tidak akan ada lagi yang mengganggu kita. Jika kau ingin hidup, maka bantu aku untuk menahannya sampai aku siap menggunakan Array." Ucap Qin Chen yang menegaskan Fu Yu Ting.
"Baik.. aku akan menahannya sampai senior menyelesaikan Array." Balas Fu Yu Ting.
Qin Chen tersenyum puas mendengar jawaban Fu Yu Ting. Ia sekarang bisa melakukan apa yang ingin ia lakukan, bisa dikatakan bahwa Panatua Ju Xue akan membutuhkan 1 menit untuk sampai ke tempat Qin Chen berada.
...
Di paviliun Alkemis. Banyak orang-orang yang menanyakan tentang keberadaan Qin Chen yang tidak pernah terlihat lagi setelah ia mendapatkan banyak batu darah. Di dalam ruangan, kakek Ling sedang mengerjakan tugasnya. Yang dimana ia baru saja menyebarkan Panatua Agung di Paviliun.
Kakek Ling sekarang ini sedang terduduk di ruangannya, ia menatap banyak dokumen-dokumen yang berada di atas tempat mejanya. Dokumen tentang pertandingan Alkemis yang akan di adakan, dan tentang Panatua Agung dari Paviliun Alkemis.
__ADS_1
"Dimana tuan sekarang.. Apa dia sedang menuju hutan beast? Atau dia sedang berlibur di tempat lain." Gumamnya.
Melihat banyak sekali pekerjaan yang harus ia selesaikan, ia mulai melakukan tugasnya sebagai ketua Alkemis di kota Immortal Cloud.
...
Di tempat Qin Chen berada, ia sedang mengamati sekitar nya menggunakan mata nya. Saat ia melihat Panatua Ju Xue hampir mendekati mereka, ia tersenyum tipis melihatnya. Karena di sana sudah Qin Chen berikan formasi pembunuh yang mau ia coba.
"Fu Yu Ting, Panatua Ju Xue akan segera datang, bergegas lah menahannya sebentar." Kata Qin Chen kepada Fu Yu Ting.
Fu Yu Ting, ia mulai bergerak ke depan untuk mengikuti instruksi dari Qin Chen, tidak tahu kenapa ia bisa mau mendengarkan instruksi darinya untuk menahan Panatua Ju Xue.
Tidak butuh waktu lama, Panatua Ju Xue sudah menghampiri mereka berdua di lapisan kedua Hutan Beast. Bisa di lihat dari sudut manapun, bahwa Panatua Ju Xue kini sedang sangat marah terhadap para pencuri kecil yang mengambil pasir berlian.
"Bocah! Serahkan pasir berlian yang kalian curi dariku! Jika kalian menyerahkan dengan baik, aku tidak akan membunuh kalian! Tapi, jika kalian melawan ku! Aku tidak akan segan-segan membunuh kalian." Ucap Panatua Ju Xue dengan suara yang tidak terdengar menyenangkan di telinga Qin Chen.
"Panatua Ju Xue? Apa maksud anda menuduh bahwa kami yang mengambil pasir berlian anda? Bukankah di hutan beast ini banyak orang-orang yang berdatangan? Dan lagi, lihatlah basis kami berdua, bagaimana bisa kami melawan orang sekuat diri anda." Balas Qin Chen dengan pura-pura tidak bersalah setelah mengambil pasir berlian.
"Bocah! Jangan banyak bicara, cepat berikan pasir berlian yang kau curi!" Bentak Panatua Ju Xue kepada Qin Chen.
Mendengar perkataan nya membuat Qin Chen mulai tersenyum jahat, Qin Chen mengangkat kepalanya sedikit ke atas dengan pengelihatanya yang memandang rendah Panatua Ju Xue. "Sayangnya, aku tidak akan memberikan kepada orang seperti kau ini." Balas Qin Chen.
Panatua Ju Xue langsung melesat untuk menyerang Qin Chen, tapi dia di hadang oleh Fu Yu Ting tepat di depannya. Walaupun basis kekuatan Fu Yu Ting di bawah, tapi kemampuan pedangnya jangan di anggap remeh.
Fu Yu Ting menghalangi serangan Panatua Ju Xue dengan pedang yang sering ia gunakan, mereka berdua saling beradu satu sama lain hingga menciptakan gelombang angin yang cukup kuat di dalam hutan.
__ADS_1
Gelombang tersebut membuat hewan beast tertarik untuk mendekati mereka, banyak hewan-hewan mulai berjalan mendekati sumber ledakan yang terjadi. Fu Yu Ting menahannya dengan begitu keras, basisnya masih di bawah Panatua Ju Xue membuat ia harus mengeluarkan banyak tenaga.
Di belakang Fu Yu Ting, Qin Chen masih berdiri dengan senyuman jahat di wajahnya, ia bisa saja membunuhnya sekarang, tapi ia ingin bermain-main dengan Panatua Ju Xue agar ia bisa terhibur.
"Beraninya kau melawan ku! Bocah Fu!" Ucap Pantau Ju Xue dengan marah.
Fu Yu Ting tidak menjawabnya, ia sedang menahan serangan Panatua Ju Xue yang hebat, setelah beberapa detik berlalu mereka berdua mundur kebelakang. Fu Yu Ting di depan Qin Chen sambil menggenggam pedang nya dengan erat.
"Sekarang giliran ku, kau belakang ku sekarang juga." Kata Qin Chen yang menyuruh Fu Yu Ting kebelakang nya.
Setelah ia selesai membuat Panatua Ju Xue marah, ia mulai berjalan kedepan dengan menggerakkan kedua tangannya. "Kemarilah, aku tidak suka basa-basi lagi! Jika kau ingin pasir berlian nya, lawanlah aku jika kau mempunyai kemampuan!" Kata Qin Chen.
Tanpa basa-basi lagi Panatua Ju Xue dan Qin Chen saling terbang dengan kecepatan tinggi menyerang satu sama lainnya di atas langit. Pertarungan mereka berdua bisa di saksikan oleh orang-orang dari lembah racun dan hewan beast lainnya.
Boom!
Suara ledakan-ledakan terus terjadi di atas langit, mereka berdua saling bertarung dengan menggunakan senjata mereka masing-masing. Qin Chen belum menggunakan Array karena ia ingin bermain-main dengan semut kecil didepannya.
"Bocah! Kau cukup kuat juga bisa mengimbangiku! Tapi akulah yang akan menang disini!" Ucap Panatua Ju Xue.
"Benarkah? Bagaimana kita buktikan! Siapa yang akan menang!" Balas Qin Chen dengan mencemooh perkataan Panatua Ju Xue.
Panatua Ju Xue semakin kesal dengan sikap Qin Chen terhadap nya, ia langsung terbang ke arah Qin Chen dengan mengumpulkan energi di senjatanya.
"Pemecah Iblis!"
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*