
Di dalam ruangan itu, Qin Chen melihat kedua wanita tersebut untuk memikirkan perkataan yang tidak membuat mereka bersedih. Karena ia berpikir bahwa mereka memiliki hati yang baik, hanya suami dan putranya yang memiliki sifat yang berbeda.
Jika kedua wanita itu jahat, Qin Chen sudah menyadarinya dari saat ia masuk ke ruangannya. Melihat bahwa ada dua wanita di sana, ia melihat ke arah istri kecilnya yang masih duduk di pangkuannya.
"Jika ada kehidupan, maka akan ada kematian.. setiap kematian hanyalah takdir yang mengetahuinya. Kaisar mati karena sudah takdirnya, tidak selamanya yang abadi akan abadi.. jika memang yang abadi akan tetap abadi, maka Alam Semesta ini akan memiliki banyak Dewa yang sangat kuat, dan tidak akan ada namanya harta kuno maupun peninggalan para Dewa...
Sekarang kaisar telah mati, kalian hanya memiliki dua pilihan. Pertama tunduk padaku, dan aku akan memberikan kalian kebebasan untuk memilih jalan apa yang kalian pilih. Atau yang kedua, kalian bisa melawanku sampai mati, dan menyusul kaisar di Neraka!"
Suara Qin Chen terdengar di seluruh ruangan. Banyak orang-orang disana mendengarnya menjadi terdiam, mereka terdiam disaat mendengar perkataan Qin Chen yang terdengar sangat bijak dalam berbicara.
Sedangkan Qin Chen tadi, ia berbicara sambil mengelus kepala istri kecilnya dengan lembut, karena bersanding dengan kecantikan, siapa yang tidak kuat untuk menahannya.
[ Ding! Dong! ]
[ Proses Upgrade tahap telah berhasil. ]
[ Selamat Tuan mendapatkan hadiah Box Ilahi. ]
Qin Chen yang tiba-tiba mendengar suara yang familiar di kepalanya, ia mengerutkan keningnya karena terkejut. Raut wajahnya membuat orang-orang di sekitarnya bingung dengan perubahan wajah Qin Chen yang tiba-tiba.
"Qin Chen... Ada apa?" Tanya Qiu Yu Ran.
"Tidak apa-apa, aku hanya memikirkan tujuan sekarang, apa kita harus menyerang Alam Immortal tertinggi, atau kita menunggu mereka menyerang?"
Qiu Yu Ran paham dengan apa yang dibicarakan oleh Qin Chen, karena kedua Alam Immortal tidak saling memiliki hubungan baik. Mereka selalu melakukan pertarungan antara Alam Immortal ini dengan Alam Immortal lainya.
Meskipun begitu, Alam Immortal lainya tidak ikut campur dalam urusan Alam Immortal lainya. Karena Alam Immortal di bagi beberapa tingkatan
__ADS_1
Alam immortal rendah, adalah Alam Immortal yang sekarang Qin Chen injak, dan di Alam Immortal rendah memiliki Alam lainnya. Jadi, kenapa Alam Immortal ini disebut rendah, karena Alam ini adalah bekas pertarungan antara abadi hingga membuat nama ini menjadi Bintang Kematian.
Kini Qin Chen masih diam dengan mengobrol bersama Qin Qui yang sudah memiliki fisik, dimana ia sudah bisa berjalan seperti manusia biasanya.
'Qin Qui, apa kamu sudah selesai Upgrade?'
[ Benar Tuan, sekarang Qin Qui sudah bisa menggunakan fisik seperti manusia. ]
'Baguslah, sekarang aku meminta beberapa bantuan, apa kamu mau?' Tanya Qin Chen.
[ Serahkan saja pada Qin Qui, Qin Qui akan menyelesaikannya dengan cepat. ]
'Pertama, kamu analisis bola cahaya yang berada di inventory, lalu berikan aku sebuah buku pelatih untuk prajurit agar mereka cukup kuat untuk melawan musuh.'
Qin Qui mendengar perkataan Qin Chen, ia langsung menampilkan beberapa buku di hadapannya dengan kelas Dewa tingkat tinggi, dengan buku itu, kemampuan prajurit akan meningkatkan pesat, dan bisa digunakan oleh Qin Chen.
Qin Chen tersenyum mendengarnya, kini Qin Qui hanya bisa menghela nafas dengan melihat tuannya yang seperti ini.
[ Selamat Tuan berhasil membeli 4 Teknik Dewa tingkat tinggi, Harga; 500 Triliun Poin Tukar. ]
[ Selamat Tuan sudah mengambil kesucian gadis malang, Tuan mendapatkan julukan pria kesepian. ]
Tidak tahu kenapa, saat mendengar perkataan Qin Qui, Qin Chen terbatuk-batuk di tahtanya. Mau bagaimana lagi, disaat sistemnya sendiri memberikan julukan kepadanya sebagai 'pria kesepian'.
Qin Chen yang mau marah tapi tidak bisa, tidak tahu kenapa ia tidak bisa marah kepada Qin Qui, jika ia mau marah, ia seperti ditahan oleh sebuah perasaan yang sangat kuat.
Karena tidak bisa berbuat apa-apa, ia mengeluarkan tiga buku kelas Dewa, buku itu ia beli dari Qin Qui. Setelah buku berada di tangan Qin Chen, ia langsung melempar ketiga buku tersebut ke arah Jenderal di depannya.
__ADS_1
Ketiga Jenderal yang di dekatnya, mereka menangkap ketiga buku tersebut, sedangkan Jenderal lainnya hanya diam melihat. Saat mereka melihat bahwa itu adalah buku kelas Dewa, dimana buku seperti itu sangatlah langka di Alam Immortal rendah ini.
"Seharusnya 3 buku kelas Dewa sudah cukup untuk meningkatkan kekuatan kalian semua, buku itu aku berikan kepada kalian untuk latihan kalian, dalam 1 bulan aku harap kalian bisa membuatku puas melihat kalian sudah berhasil latihan buku itu." Ucap Qin Chen dengan tegas mengatakan kepada mereka semua.
Mereka semua sekali lagi memberikan hormat kepada Qin Chen, karena baru kali ini mereka mendapatkan Teknik kelas Dewa, dimana kaisar sebelumnya hanya memerintahkan mereka semua untuk terus berlatih.
Bahkan kaisar dulu tidak pernah memberikan Teknik untuk latihan seperti ini, dan sekarang di hadapan mereka ada pemuda yang melempar buku kelas Dewa seperti buku tulis dengan santainya.
"Baik! Kami semua akan berlatih dengan giat untuk memuaskan pemberian Yang Mulia Kaisar Chen!" Ucap mereka semua dengan memberikan hormat.
Qin Chen tersenyum tipis, karena untuk menundukkan sepenuhnya para prajurit, ia harus main trik kecil untuk membuat kesetiaan padanya. Meskipun Qin Chen bisa menggunakan kemampuan untuk mengintimidasi mereka, tapi menggunakan cara seperti ini, bisa membuat Qin Chen harus di waspadai di masa depan.
Kedua saudari Qiu Yu Ran, Qiu Yu Ran, dan kakek Ling. Mereka berempat melihat Teknik kelas Dewa di lemparkan begitu saja untuk latihan prajurit, kini mereka semua murah darah melihatnya.
Qin Chen melihat istri kecilnya yang melihat dirinya sangat tajam membuat Qin Chen menggaruk pipinya, "A... Ada apa istri kecil? Apa ada yang salah dengan ketampananku?" Tanya Qin Chen dengan pura-pura bingung.
"Kamu melempar buku kelas Dewa seperti melempar buku tulis saja! Apa kamu tidak tahu, bahwa di Alam Immortal ini, buku kelas Dewa sangatlah sedikit. Kebanyakan buku yang ada di kelas Emas, walaupun ada kelas Dewa, tapi itu sangatlah sulit untuk di dapatkan...
Meskipun senjata kelas Dewa banyak di Alam Immortal ini, tapi itu hanya orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi yang bisa mempunyainya, untuk orang-orang di bawahnya, mereka hanya memiliki senjata di bawah kelas Dewa." Kata Qiu Yu Ran dengan nada memberitahu tentang buku yang Qin Chen lempar.
Qin Chen hanya tersenyum mendengarnya, senyumannya itu sangat menjengkelkan bagi Qiu Yu Ran yang tengah memarahinya. "Kenapa kamu tersenyum! Aku sedang menasehatimu! Hmph! Dasar tidak peka!" Istri kecil marah sambil memalingkan wajahnya ke arah lainnya.
Kedua saudarinya melihat kakaknya sedang cemberut karena melihat senyuman Qin Chen. Mereka berdua belum tahu kalau kakak mereka sudah memiliki anak, walaupun belum keluar.
Sempat mereka tahu, tidak tahu apa yang akan mereka tampilkan dengan ekspresi wajah mereka berdua. Meskipun Qin Chen menyebutnya istrinya, tapi mereka mengira Qin Chen hanya teman dekatnya yang sedang menggoda kakaknya.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*