
Pagi Harinya.
Kediaman Qin sudah dipenuhi dengan orang-orang dari keluarga Qin, walaupun anggotanya sedikit, ini lebih baik dari pada harus membuat pernikahan yang besar-besar di istana kaisar.
Tapi, Qin Chen tetap senang karena ia mendapatkan restu oleh kedua orang tuanya, dengan begitu ia menjalankan hari-harinya dengan penuh semangat.
Di Aula pernikahan, ayah dan ibu Qin Chen tengah terduduk di kursi mereka masing-masing. Disana mereka berdua menggunakan pakaian bagus, karena hari penting bagi putra mereka.
"Sayang, hari adalah hari yang penting bagi putra kesayanganku, apa kamu sudah menyiapkan hadiah untuk mereka berdua?"
"Tenang saja, aku sudah menyiapkan hadiah untuk mereka berdua.. serahkan saja padaku."
Mereka berdua mengobrol untuk menunggu kedatangan Qin Chen dan calon menantu mereka berdua. Karena mereka berdua tidak sabar ingin mengendong seorang cucu kecil yang imut dari istri putra mereka.
***
Sedangkan di tempat kediaman Qin Chen, ia berada di dalam kamarnya yang tengah bersiap-siap untuk pernikahan mereka berdua, Qin Chen yang tengah mengenakan pakaian serba merah.
Qiu Yu Ran berada di ruangan lainnya, ia disana dibantu oleh kedua saudarinya untuk menggunakan pakaian berwarna merah, karena ini adalah hari berbahagia kakaknya, mereka berdua membantu dengan senang hati.
Mereka berdua membantu kakaknya, mulai dari merias penampilan hingga semuanya yang tidak diketahui kakaknya, walaupun perutnya sedikit besar, karena sudah 1 bulan lebih.
Meskipun begitu, kecantikannya tidak akan luntur meskipun akan menjadi seorang ibu, itulah sebabnya memiliki Tubuh Yin murni membuat banyak para kultivator menginginkannya. Karena walaupun sudah melahirkan banyak keturunan, ia akan tetap cantik, dan kecantikannya tidak akan turun malahan akan meningkat sedikit demi sedikit.
Orang-orang dari keluarga Qin, mereka semua sudah berkumpul di Aula untuk melihat acara pernikahan Qin Chen. Hadiah dari mereka semua sudah di letakan di atas meja hadiah, karena sebagai penyambutan bagi sepasang kekasih yang baru saja menikah.
Kembali ke tempat Qin Chen berada, ia sekarang mulai berjalan keluar dari kediamannya untuk menjemput istri kecilnya yang tengah berhias di dalam ruangan.
Qin Chen yang berada di depan pintu ruangan tersebut, dimana ia sedang menunggu istri kecilnya keluar dari sana. Tidak berselang lama, pintu tersebut terbuka lebar dengan menampilkan sosok wanita cantik bergaun merah.
__ADS_1
Qin Chen yang melihat kecantikan istri kecilnya, ia hanya bisa menatap dengan bola mata hampir keluar, bibir bawahnya mulai jatuh kebawah melihat kecantikannya.
"Aku tidak menyesal setelah menikah dengan kecantikan ini, aku harus melawan ribuan Dewa yang akan datang." Ucap Qin Chen yang masih termenung.
"Fufu.. apa yang kamu bicarakan? Bukankah sudah hampir waktunya? Nanti kita terlambat bagaimana cara menjelaskan kepada ibu dan ayah nantinya." Balas Qiu Yu Ran dengan suara yang kecil dan lembut.
Qin Chen tersenyum, ia mengangkat tangannya untuk menuntun Qiu Yu Ran ke Aula pernikahan. Di dalam ruangan, Aura gelap mulai muncul dengan membuat semuanya terkejut.
Aura itu membentuk sebuah portal perhubungan antara satu sisi ke sisi yang lain. Perlahan mulai terlihat dari dalam portal tersebut keluar seorang wanita dan pria yang mengenakan pakaian serba merah.
Mereka berdua yang berjalan keluar dari portal, dengan langkah kaki yang kecil, mereka berjalan menuju ke depan kedua orang tuanya Qin Chen untuk melakukan ritual pernikahan.
"Kedua mempelai bersujud dan memberikan hormat kepada kedua orang tua."
Suara yang terdengar di sebelah kanannya, orang yang melakukan ritual ini adalah Panatua keluarga Qin, ia menjadi pembawa acara pernikahan antara Qin Chen dan juga Qiu Yu Ran.
Setelah memberikan hormat kepada kedua orang tua, mereka berdua berdiri kembali dengan mengikuti instruksi dari Panatua.
"Kedua pasangan saling berhadapan dengan memberikan hormat, dan bersumpah satu sama lainnya."
Qin Chen menghadap ke arah Qiu Yu Ran, dan sebaliknya Qiu Yu Ran menghadap ke arah Qin Chen. Mereka berdua saling memberikan hormat satu sama lainnya untuk bersumpah.
Kedua orang tua Qin Chen tersenyum bahagia melihat putra mereka menikah sebelum kematian mereka, karena keinginan orang tua adalah melihat putra mereka mendapatkan pasangan yang bisa melindungi satu sama lain, dan saling mengerti satu sama lain.
Apa lagi di berikan cucu kecil yang imut, orang tua Qin Chen akan sangat senang dan bahagia melihat cucu pertama mereka, karena itulah kenapa kedua orang tua Qin Chen merestui mereka.
Karena untuk kebahagiaan Qin Chen, dan kebahagiaan mereka berdua. Setelah ritual pernikahan yang dilaksanakan beberapa menit, kini mereka berdua tengah berdiri sambil mengobrol satu sama, sekaligus menikmati hidangan yang sudah di persiapkan.
"Selamat Master, atas pernikahan Master." Ucap selamat dari kakek Ling.
__ADS_1
"Ya, terimakasih. Besok apa kakek Ling sudah bisa membuat Pil?"
"Bisa Master,"
Qin Chen tersenyum puas, karena ia ingin meningkatkan kekuatan kelurganya mencapai Alam Immortal, ini semua untuk berjaga-jaga jika manusia di selatan menyerang mereka. Tapi, jika mereka berani menyerang, Qin Chen tidak akan tinggal diam untuk membunuh mereka semua hingga ke akar-akarnya.
Sedangkan Qiu Yu Ran, ia berada di dekat ibu Qin Chen, karena mengobrol dengan rombongan wangi disana. Ia sambil mengelus perutnya yang sudah mulai membesar, ia mengelusnya sambil mengobrol dengan yang lainnya.
Acara pernikahan Qin Chen berlangsung hingga larut malam, dimana Qiu Yu Ran sudah berada di dalam kamar Qin Chen. Sedangkan Qin Chen masih di Aula untuk menemani minum arak pernikahan sebagai tanda terimakasih.
Ini juga termasuk tradisi di dalam dunia kultivator yang dimana suami dari mempelai harus minum rak bersama, acaranya sungguh meriah di kediaman Qin, walaupun hanya sedikit orang yang datang ke sana.
Setelah selesai menemani minum arak di Aula, Qin Chen kembali ke kamarnya untuk bertemu istrinya karena, ini adalah hari bahagia mereka berdua. Jadi ada sedikit ritual yang harus di lakukan oleh mereka berdua.
Meksipun begitu, Qin Chen tidak mau, karena ia sudah melakukannya di luar nikah. Jadi, ia kekamarnya hanya untuk beristirahat, dan melihat keadaan istrinya.
Setibanya di kediaman Qin Chen, ia masuk ke dalam kamarnya, saat ia membuka pintu kamar, ia melihat istrinya yang tengah duduk di tempat tidur dengan posisi tenang.
Qin Chen langsung berjalan mendekatinya, dan duduk di sampingnya dengan senyuman hangat di wajahnya. "Kamu belum tidur istri kecil?" Tanya Qin Chen.
"Uhmm.. apa kamu sudah selesai?" Tanya balik Qiu Yu Ran.
"Tentu, aku sudah selesai dan malam ini aku sepenuhnya milikmu." Balas Qin Chen yang menuntunnya untuk tidur di tempatnya.
Qin Chen menuntunnya ke tempat tidur, karena ia tidak ingin istri kecilnya kelelahan, dan membuat anaknya akan mendapatkan efeknya, sebagai seorang suami yang baik. Qin Chen meminta istrinya tidur agar kesehatan dalam dirinya terjaga.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1