Supreme God System

Supreme God System
Chapter 83 : Eternal Dark Magic Book!


__ADS_3

Dunia Bawah.


Setelah Qin Chen berhasil menguasai Element Kegelapan, dunia bawah menjadi hening seketika. Suara-suara tidak ada yang terdengar, orang-orang di berbagai wilayah di kota saling berbicara tanpa ada suara sedikitpun.


Dunia bawah seperti di lingkup di dalam sebuah kotak yang tidak bisa mengeluarkan sebuah suara sedikitpun. Di sebuah jurang kegelapan Qin Chen yang berhasil menyempurnakan Element Kegelapan, ia mulai membuka mata.


Wushh!


Swoosh!


Aura kegelapan yang begitu pekat dan besar langsung melesat ke atas langit-langit dengan kecepatan tinggi.


Boom!


Itu bukanlah ledakan dari pertempuran, melainkan, ledakan Aura yang begitu besar keluar dari tubuh Qin Chen. Aura kegelapan Qin Chen menyelimuti seluruh dunia bawah yang membuat kepanikan orang-orang yang sudah mulai bisa berbicara kembali.


Istana Kaisar Iblis.


Para bawahan setia Chi Wuyao, dan Chi Wuyao berada di luar istana, ia diluar karena merasakan Aura kegelapan yang begitu mengerikan muncul di arah jurang kegelapan yang merupakan wilayah terlarang.


'apa ini semua karena nya? tidak ada orang normal seperti dirinya..' Batin Chi Wuyao yang membicarakan tentang Qin Chen.


Pemandangan di atas langit yang penuh kegelapan, kegelapan yang di iringi dengan petir-petir yang mengklaim dirinya mendominasi langit kegelapan dunia bawah. Melihat fenomena aneh yang tidak pernah terjadi di dunia bawah membuat kehebohan dunia bawah.


Banyak orang-orang berkomentar tentang fenomena aneh di atas langit, mulai dari orang-orang dari ibukota hingga ke belahan dunia bawah lainnya.


Di tepi jurang kegelapan, naga iblis yang gemetaran saat aura kegelapan meledak dekat dengan dirinya. Ia bahkan sampai berlutut untuk meminta maaf kepada Qin Chen.


"Si-siapa pemuda itu sebenarnya.. ia bahkan bisa menundukkan kegelapan itu sendiri!" Gumamnya sambil gemetaran.


Naga Iblis yang tidak bisa menahan gemetaran nya, ia hanya bisa berlutut menundukkan kepalanya ke tanah untuk menghormati Qin Chen.


Di dalam jurang kegelapan, Qin Chen mulai menarik Aura kegelapan nya sendiri untuk menghindari dari bencana alam yang akan menghancurkan dunia bawah.

__ADS_1


"Tekan!"


Satu katanya membuat Aura kegelapan mulai masuk ke dalam dirinya, tak berselang lama fenomena di atas langit mulai redah kembali. Qin Chen yang sudah mendapatkan Element nya mulai turun kebawah.


Ia berdiri dengan tenang, melihat sekitarnya seperti melihat di siang hari, ia bisa melihat dengan jelas tanpa harus menggunakan mata malam nya lagi.


"Element Kegelapan memang terbaik!" Gumamnya.


Setelah cukup lama ia berdiri, Qin Chen melanjutkan perjalanan menuju tempat buku sihir berada. Pengelihatan Qin Chen semakin jelas dan Indra yang merasakan kejahatan atau aura negatif semakin meningkat.


Sekarang ia terbang dengan kecepatan biasa saja, meskipun ia harus buru-buru untuk menghancurkan Raja Iblis Darah, setidaknya ia harus menghemat Energi nya, agar Qin Chen tidak kehabisan saat melawan beberapa semut pengganggu.


Letak jantung reruntuhan kuno dari ia berdiri tadi hanya tersisa 40 Mil lagi jauh nya, dengan kecepatan biasanya hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk sampai tepat di reruntuhan.


Sepanjang penerbangan Qin Chen, ia tidak mendapatkan perlawanan dari jurang kegelapan, kemungkinan karena aura tadi membuat monster-monster yang berada di dalam jurang kegelapan ketakutan.


Meski tanah jurang kegelapan sangatlah tandus dan kering, tidak memiliki perpohonan maupun air, monster-monster bertipe kegelapan lebih suka tinggal di sini. Tanpa lama-lama ia terbang menambahkan sedikit kecepatannya untuk sampai di reruntuhan kuno.


Setelah beberapa menit Qin Chen terbang menuju reruntuhan kuno, ia pada akhirnya sampai juga di depan pintu masuk reruntuhan. Terlihat bangunan-bangunan arsitektural dengan banyak bangunan yang hancur.


Qin Chen yang baru saja sampai di depan reruntuhan kuno, ia langsung melihat kerusakan bangunan-bangunan didepannya. Ia tidak menyangka akan melihat reruntuhan di dalam jurang kegelapan.


"Reruntuhan ini seperti sudah sangat lama, apa ini sama seperti Naga Kuno yang dijelaskan?"Gumamnya.


[ Reruntuhan kuno, reruntuhan ini sudah ada sejak lama, karena sebuah bencana membuat reruntuhan ini masuk ke dalam tanah, hingga saat ini, reruntuhan ini belum ada yang mengetahui kecuali anda ]


Qin Chen terdiam sesaat, ia berpikir seperti ia memiliki keberuntungan mutlak yang tak terukur jumlahnya. Ia mulai melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam reruntuhan kuno. Saat masuk ke dalam, ia bisa melihat jelas reruntuhan yang sudah mulai mau roboh.


Bangun yang tua akan berjatuhan jika mendapatkan sedikit saja getaran, sarang laba-laba ada di setiap sudut reruntuhan, dan ada banyak sekali suara-suara aneh di dalam reruntuhan kuno.


Ia terus berjalan masuk untuk menuju kedalam reruntuhan kuno, tanpa ada hambatan yang menghalanginya, Qin Chen mulai lompat dari satu sisi ke sisi lainnya. Dengan begitu, ia akan cepat sampai, karena ia sedang malas untuk terbang ke atas dan melesat.


Sesampainya Qin Chen di kerangka naga yang begitu besar bahkan ukurannya sangat besar, mau ia sebutkan bahkan tidak tahu mau mengatakan apa lagi. Terdiam di tengah-tengah kerangka naga yang begitu besar ia tercengang.

__ADS_1


Gluk!


Qin Chen menelan ludah nya sendiri, disaat ia melihat kerangka raksasa yang begitu besar di atas kepalanya. Melihat dirinya di tengah-tengah kepala naga, membuat dirinya sedikit takut, ia takut jika tiba-tiba bergerak lalu menelannya hidup-hidup dan masuk kedalam perut.


"Sungguh besar! Seberapa kuat dirinya dahulu, hingga bisa hidup sangat lama!" Ucap Qin Chen sambil melihat keatas membuat kepala menjadi horizontal.


[ Setidaknya, usia naga ini sudah hidup lebih dari miliaran tahun lamanya ]


Qin Chen dikagetkan dengan suara Qin Qui yang menjawab perkataannya tadi, ia juga terkejut mendengar suara Qin Qui sudah mulai berubah menjadi lebih santai tanpa formal.


"Sepertinya kamu sudah mulai berubah Qin Qui.." kata Qin Chen.


[ Maafkan saya ]


"Tidak apa-apa, aku senang kamu tidak kaku saat berbicara dengan ku, dan lagi kamu sudah mulai cepat menganalisis yang mungkin aku butuhkan" Balas Qin Chen dengan lembut.


Sambil berjalan ia mengobrol dengan Qin Qui, ia sangat senang mendengar suara Qin Qui yang sudah mulai terbiasa dengannya, apa lagi ia mulai tidak kaku.


[ Terimakasih Tuan sudah memuji Qin Qui ]


"Sama-sama"


Qin Chen melanjutkan perjalanan menuju kedalam hingga beberapa menit kemudian, ia sudah sampai di Jantung reruntuhan, dengan seketika ia melihat ada sebuah buku Eternal Dark Magic Book yang ada di tangan tengkorak.


Melihat tangan tengkorak dengan jubah yang tidak hancur sedikitpun di sana, tengkorak itu seperti sedang duduk dengan tenang, ia mati dengan sangat damai tanpa ada sedikitpun penyesalan dalam dirinya.


Qin Chen melihat tengkorak pria itu, perlahan melangkah ke depan untuk mendekati nya, dengan ia sampai didepannya dengan tenang melihat Tengkorak pria.


"Sungguh kematian yang sangat damai.. Pria ini mati dengan sangat tenang tanpa penyesalan, bisa terlihat di senyumannya yang begitu tenang posisi ia mati seperti menikmati hari-harinya.." Ucap Qin Chen dengan kagum melihat pria Tengkorak di depannya.


...


*Thank You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2