Supreme God System

Supreme God System
Chapter 222 : [PMP] 10 Cincin Kuno! (62)


__ADS_3

Alam Surga, Wilayah Timur


Di dalam ruangan yang terdapat banyak orang-orang yang duduk di kursi masing-masing. Mereka semua saling menatap satu sama lainnya, disaat mereka mendengar berita tentang keberadaan ayah dari Putri Sang Phoenix.


Orang yang sebelumnya Qin Chen lepaskan, agar ia memberitahukan berita tentang dirinya di Alam Immortal rendah bagian Selatan, itu semua sudah di dalam rencana Qin Chen sebelumnya.


Membuat rencana bersama Qin Qui adalah permainan teka-teki yang sangat menyenangkan, bukan hanya mengundang keributan, melainkan mengundang Poin Tukar, maupun Exp Level.


Di ruangan itu, mereka semua berdiskusi tentang apa yang mereka dapatkan dari tetua yang sebelumnya mengejar Putri Sang Phoenix Es, meskipun tahu bahwa ibu dari Putri Sang Phoenix Es adalah seorang Penguasa bagian Utara Alam Surga, di wilayah Alam Phoenix.


Pemimpin dari orang-orang tersebut kini mulai berbicara. "Jika apa yang dikatakan oleh tetua gu adalah benar, bahwa kekuatan Ayah dari Putri Sang Phoenix berada di tingkat yang sama dengan Penguasa Alam Phoenix, kita akan membutuhkan banyak pasukan untuk melawannya, dan dengan paksa mengambil Putri Sang Phoenix."


"Tapi Pemimpin.. Jika kita melawannya dengan pasukan, bukankah dia akan muncul untuk menolong putrinya?" Sahut tetua lainnya, karena ia mempertimbangkan semua rencana yang di buat oleh Pemimpin.


"Tetu Ni.. Kita memiliki dukungan dari Kaisar Selestial Great Fu, jika kita berhasil mendapatkan Putri Sang Phoenix, kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar!" Ucap Pemimpin dengan suara egois. Ia disana dengan sikap yang haus akan segalanya mulai berbicara. "Bukan hanya sekedar keuntungan besar, kita juga bisa mendapatkan keturunan yang sangat hebat nantinya. Dengan begitu, keluarga Ni kita akan berkembang dengan pesat di wilayah Timur!"


Mereka semua menganggukkan kepala mereka, karena apa yang di tawarkan oleh Pemimpin sangat menarik. Sedangkan untuk Tetua yang tadi menolak gagasan pemimpin, ia disana memikirkan akhir dari keluarga ini.


'Sudah berakhir... Sebelum mereka menyerang, mereka sudah berakhir sekarang... Lebih baik aku pergi dari sini menuju Alam Immortal rendah, lalu mengatakan sebenarnya tujuan mereka kepada orang itu.' Batin Tetua Ni Juy


Disana mereka tertawa terbahak-bahak dengan semua rencana yang sudah matang, Tetua Ni Juy, ia ikut tertawa agar tidak di curigai oleh orang-orang yang berada di dalam ruangannya.


Pembicaraan mereka cukup panjang, dengan segala kemampuan, dan senjata, maupun pasukan yang akan mereka bawa untuk menyerang Qin Chen nantinya.


***


Alam Immortal rendah, Wilayah Timur

__ADS_1


Di dalam reruntuhan dungeon kuno, dimana banyak sekali kultivator yang berdatangan untuk mendapatkan harta berharga di dalam sana, sebelum mendapatkan harta berharga, mereka harus melawan puluhan ribu monster yang memiliki tingkat lebih tinggi dari mereka.


Sedangkan di tempat harta itu berada, terlihat satu gadis manis yang sedang mengambil permata dengan senang, ia mengambilnya untuk di bawakan kepada seorang pemuda yang tengah berbaring di depan tengkorak besar.


Di atas kepala pemuda itu, bisa terlihat wanita cantik yang tengah memangku kepalanya, agar ia bisa beristirahat dengan nyaman di sana. Pemuda itu tersenyum, dengan sebuah tatapan wajah yang tenang.


Qin Chen disana, ia lalu berkata. "Maafkan aku, selama di bumi selalu merepotkanmu.. aku memang pria tidak berguna dulu yang selalu merepotkanmu.. tapi sekarang, aku akan memberikan semuanya padamu," Qin Chen yang berbicara dengan suara yang pelan dimana suaranya seperti orang bersalah. "Mungkin kamu sudah bosan mendengar ini, tapi aku akan mengingatkanmu lag–"


Suara Qin Chen terkunci oleh sebuah jari telunjuk yang kecil, dan jari itu sangatlah lembut. Melihat bahwa, bibirnya telah di hentikan oleh jari Su'er, kini Qin tidak bisa berkata-kata lagi.


Disana, Su'er yang tahu apa yang akan Qin Chen katakan, ia lalu berkata. "Aku tahu, walaupun ada banyak wanita yang bersanding denganmu, aku akan tetap di hatimu kan.."


Mendengar perkataan Su'er, Qin Chen disana tersenyum hangat membalas perkataan Su'er yang sekarang. Pada saat itu, putrinya berjalan mendekati ke tempat ayahnya, dimana ayahnya sekarang ini sedang berduaan dengan Su'er.


Melihat hal tersebut, putrinya lalu pura-pura batuk untuk membuat mereka menyadari, kalau di sana masih ada anak kecil. "Hukk.. uhuk..."


Qin Chen yang lupa kalau disana ada putrinya, kini ia seperti seorang Ayah yang mengajarkan hal tidak baik kepada putrinya sendiri.


Yin'er, ia lalu berkata. "Hmmmm... Ayah.. jika ingin berduaan dengan bibi Su'er, cari tempat sendiri, disini ada Yin'er... Hmph! Dasar Ayah! Nanti Yin'er adukan loh sama ibu.."


Qin Chen yang mendengar itu, ia tertawa canggung mendengar perkataan Yin'er, ia lalu mengangkat tangannya untuk memintanya mendekat ke arah Qin Chen dengan membawa harta yang ia pilih.


Yin'er lalu berjalan mendekati Qin Chen yang masih berbaring di pangkuan Su'er, disana ia lalu duduk dengan meletakkan banyak harta yang ia pilih sendiri.


"Fufufu.. apa Putri kecil ayah yang memilih semua ini?" Tanya Qin Chen dengan lembut.


"Tentu ayah.. Yin'er memilih yang berada di atasnya, karena bagian bawah maupun tengah, sangat sulit bagi Yin'er untuk memilihnya karena berada di tumpukan emas.." Balasnya dengan suara yang mengeluh.

__ADS_1


Qin Chen yang tadi menunggu Qin Qui selesai menganalisis semua cincin tersebut, ia lalu duduk disana dengan kaki yang bersila. "Setelah ayah selesai mengetahui tentang cincin di atas sana, ayah akan membantu Yin'er untuk mencari harta yang berharga..."


"Baik Ayah.."


Putrinya duduk disana dengan tenang, ia juga melihat tengkorak besar dengan 10 cincin di jari-jarinya. Qin Chen kini melihat ke arah cincin tersebut, tak lama kemudian, Qin Qui mulai berbicara.


[ Ding! Dong! ]


[ 10 Cincin tersebut adalah cincin Kuno di masa lampau, kesepuluh cincin tersebut memiliki kemampuan Unique dimana kemapuan tersebut sudah di luar kekuasaan hidup dan mati. ]


[ Kesepuluh cincin tersebut tidak memiliki kutukan, jadi Tuan bisa menggunakan kemampuannya dengan baik, untuk lebih jelas tentang kemampuan cincin tersebut, Tuan bisa merasakannya sendiri nantinya. ]


Qin Chen tersenyum, ia lalu melesat terbang langsung ke tempat dimana kesepuluh cincin tersebut berada, Qin Chen lalu menarik semuanya dengan kekuatan miliknya.


Wushh! Wushh!


Kesepuluh cincin tersebut melayang ke arah Qin Chen dengan kecepatan tinggi, semua cincinnya masuk ke dalam jari Qin Chen hingga membuatnya terpukul mundur kebawah karena sebuah cincin saja.


Boom! Boom!


Ledakan-ledakan terus terjadi membuat tanah-tanah di sekitarnya terus berlubang, Aura Qin Chen meningkat pesat dengan penambahan seperti atribut yang sangat kuat.


Qin Chen yang terseret dari sana kemari, meskipun ia kuat tapi gejolak dalam dirinya membuat ia terseret, semuanya terjadi karena peningkatan kekuatan maupun energi miliknya sendiri.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2