
Hutan Beast adalah tempat berkumpulnya hewan-hewan beast yang sangat hebat dan langka, walaupun begitu, mereka tidak bisa di anggap remeh, mereka semua memiliki kekuatan dan tingkatkan masing-masing. Hewan beast di bagi menjadi beberapa level. Mulai dari, 'Bumi, Langit, Roh, Mytick, dan Kuno'.
Setiap level hewan beast masih terdapat sub-level yang perlu diketahui, pertama adalah 'Rendah, Menengah, dan Tinggi'. Meskipun hewan beast hanya memiliki level sedikit, tapi jangan di anggap remeh tentang kekuatan yang mereka miliki sekarang ini.
Di hutan beast, terdapat 3 lapisan yang perlu kalian lalui untuk mendapatkan beast tingkat Kuno. Lapisan pertama di huni dengan hewan-hewan tingkat 'Bumi dan Langit'. Untuk lapisan kedua banyak dihuni oleh hewan beast tingkat 'Roh dan Mytick'.
Di di lapisan terakhir adalah lapisan ketiga, lapisan tempat hewan beast tingkat Kuno berada, salah satunya adalah Thunderbird yang ingin Qin Chen ambil untuk di oleh menjadi kekuatan nya.
Di danau, tepatnya dimana Qin Chen berada, ia berdiri di tepi danau dengan mulai melepaskan pakaiannya untuk mandi, ia melepaskan dengan sangat santainya, karena di dalam hutan tidak ada banyak orang-orang yang berani masuk ke dalam.
Byurr!
Suara air yang terjatuh oleh sesuatu dari atas, Qin Chen yang sudah masuk ke dalam danau, ia mulai membersihkan tubuhnya dengan air danau. Qin Chen berendam untuk menghilangkan rasa lelahnya yang sudah menumpuk bagaikan gunung tanpa ujung.
"Sungguh langka, aku bisa berendam dengan sangat tenang di danau." Gumamnya.
Qin Chen masih membersihkan tubuhnya dengan cepat dengan air, ia tidak bisa menunda-nunda waktu untuk hal seperti ini. Setidaknya, ia sudah bersih dan tidak kotor lagi.
Setelah ia selesai bersih-bersih, ia menggunakan pakaian merah untuk menyamakan dengan sifatnya dan matanya. Dengan selesainya Qin Chen bersih-bersih, ia mulai melangkahkan kakinya untuk berpetualang di hutan beast.
Qin Chen berjalan di hutan lapisan pertama, ia melihat banyak sekali hewan-hewan yang belum pernah ia lihat sebelumnya, tapi hewan-hewan disana tidak ada yang berani mendekati Qin Chen. Tidak tahu kenapa, mereka seperti melihat hantu, saat mereka melihat Qin Chen.
"Kenapa mereka seperti melihat hantu saat melihat ku? Apa aku memang seperti hantu? Tapi wajah ku sangat tampan seperti ini masa di kira hantu!" Ucap Qin Chen dengan sedikit kesal.
[ Aura tuan sangatlah mengerikan bagi para hewan beast, di tambah dengan tanda kontrak hewan ilahi di dahi tuan membuat mereka tidak ada yang berani mendekati tuan. Jika tuan menekan Aura tuan dan menyembunyikan sementara tanda kontrak, mereka akan mendekati tuan. ]
Qin Chen mendapatkan saran dari Qin Qui, ia langsung menekan Aura nya hingga ke titik standar dunia Immortal, walaupun begitu ia masih bisa mengalahkan Dewa menghancurkan Galaxy dengan sangat mudahnya.
[ Apa tuan ingin menyembunyikan tanda kontrak hewan Ilahi? ]
"Tentu." Balas Qin Chen dengan lembut.
__ADS_1
[ Memulai proses menyembunyikan kontrak hewan Ilahi ]
Selama proses menyembunyikan kontrak hewan Ilahi, ia berjalan santai masuk ke dalam hutan lapisan pertama, walaupun ia tahu bahwa setiap lapisan bagaikan langit dan bumi, jaraknya yang tidak main-main untuk sampai di lapisan kedua.
Saat ia berjalan, cahaya emas mulai menekan tanda kontrak hewan Ilahi di dahinya, cahaya itu di kendalikan oleh Qin Qui untuk menyembunyikan semuanya, tak berselang lama, cahaya itu mulai masuk tanpa sisah di dahinya.
[ Proses selesai.. ]
Mendengar bahwa sudah selesai Qin Chen tersenyum senang. "Terimakasih Qin Qui." Kata Qin Chen dengan lembut.
[ Sama-sama Tuan ]
Karena semuanya sudah ia sembunyikan, sekarang ia bisa mendapatkan pertarungan dengan hewan beast yang berada di tingkat bumi dan langit. Meskipun demikian, ia masih sangat senang jika ada yang berani melawannya.
Growrr!
Suara serigala putih berekor tiga terdengar di telinga Qin Chen. Saat Qin Chen memalingkan wajahnya melihat serigala berekor tiga membuat ia sedikit tersenyum.
Growrr!
Wushh!
Mereka semua berlarian ke arah Qin Chen dengan langkah kaki yang terdengar cukup berirama, melihat mereka mau menyerang, ia langsung berlari menuju mereka semua.
Swuush!
Srash! Srash!
Ia melambaikan tangannya untuk memotong satu-persatu kepala serigala tersebut dengan mudah, Qin Chen masih melanjutkan ekspedisinya untuk membunuh serigala ekor tiga. Melihat bahwa serigala tersebut masih tersisa dua belas, ia melanjutkan lagi untuk menghabiskan nya.
Growrr!
__ADS_1
"Ayo kemarilah!"
Serigala itu langsung berlari ke arah Qin Chen dengan cepat untuk mencabik-cabik dirinya, dengan sisa dua belas serigala, mereka bekerja sama untuk mencabik Qin Chen.
Slash!
Cakaran demi cakaran terus menjumpai Qin Chen, ia hanya menghindar nya dan memotong kepala serigala saat memilih time tepat, saat serigala mulai melepaskan kemampuannya, Qin Chen langsung menjumpainya dan.
Srash! Srash!
Kepala mereka semua terpotong rapi dengan tangan Qin Chen, untungnya tidak ada yang kotor di pakainya. Karena, pakaian Qin Chen saat ini masih baru dan belum pernah ia pakai.
"Daging serigala seperti nya enak!" Kata Qin Chen dengan melihat daging serigala.
Qin Chen menundukkan kepalanya dengan mengulurkan tangannya ke arah daging serigala, ia mengambilnya untuk memakannya setelah ia membakar menjadi daging bakar.
Ia perlahan mengeluarkan Element Api untuk membakar daging serigala, api merah yang begitu kuat mulai membakar daging di tangannya. Tidak perlu waktu lama, daging itu sudah terbakar dengan merata tanpa ada sedikitpun yang tidak matang.
Setelah selesai membakar daging serigala, ia menyantap nya dengan senang, ia sambil berjalan menuju lapisan kedua untuk masuk ke lapisan ketiga. Qin Chen tidak mau terbang karena ia ingin menikmati hutan beast yang bagus saat ini.
Qin Chen masih berjalan melewati pohon-pohon yang menjulang tinggi ke atas dengan banyak sekali buah-buahan aneh, ia tidak mau mengambilnya karena tidak tahu apa ada racun atau tidak.
Untuk sampai ke lapisan ketiga, aku harus melewati lapisan kedua! Tapi jarak antara kedua lapisan ini sangatlah jauh! Apa lagi dengan monster-monster yang ada disini! Kapanpun mereka bisa menyerang!
Jika Qin Chen tidak kuat, mungkin dia tidak akan masuk ke dalam hutan seorang diri. Tapi Qin Chen saat ini sangatlah kuat, hingga ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Ia masih berjalan di dalam hutan menyelusuri perpohonan yang rimbun, sepanjang jalan ia belum bertemu dengan hewan beast lagi, tidak tahu kenapa hewan semuanya tidak ada yang mendekati.
Karena sudah cukup lama ia berjalan, Qin Chen duduk di bawah pohon terlebih dahulu untuk beristirahat.
"Walaupun aku tidak ingin membuang waktu, tapi lebih baik aku beristirahat sejenak untuk melihat keindahan ini." Gumamnya.
Meskipun Hutan Beast rawan akan bahaya yang menyerangnya, tapi apa pedulinya ia dengan hewan lemah seperti mereka semua, ia sekarang ingin beristirahat sambil menikmati perjalanan di hutan beast.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*