
Qin Chen tidur di sampingnya menunggu Su'er bangun dari pingsannya, karena ia tidak mungkin membawa Su'er ke kota dengan cara di gendong, karena akan membuat kecurigaan terhadap dirinya sendiri.
Setelah selang beberapa waktu berlalu, Su'er yang sudah bangun dari pingsannya, ia melihat kedepannya sudah berada di luar, dan saat menoleh ke arah kanannya, ia melihat Qin Chen yang tengah tidur.
'Kepalaku masih sakit.. apa karena menggunakan energi berlebihan?'
Ia memegang kepalanya dengan tangan kirinya, karena ia merasakan rasa sakit di kepalanya. Setelah beberapa saat kemudian, ia lalu melihat ke arah Qin Chen yang tidur.
Su'er perlahan-lahan mendekati wajah Qin Chen, ia dengan lembut memberikan kecupan di pipi sebelah kirinya.
Qin Chen yang terbangun melihat hal tersebut, ia hanya tersenyum di dalam hatinya. Setelah beberapa saat setelah Su'er memberikan kecupan, kini Qin Chen pura-pura bangun agar tidak mengejutkan Su'er.
"Hoamm... Lelahnya.."
"Apa kamu sudah bangun? Qin Chen.." Tanya Su'er dengan lembut.
Ia mengangguk kepalanya, karena telah bangun dari pura-pura tidak setelah merasakan kecupan dari Su'er, ia lalu beranjak berdiri sambil melihat hutan yang sangat luas.
"Sekarang kita ke kota, aku ingin berpetualang di bintang ini sangat lama, dan mencari banyak harta karun.." Ucap Qin Chen sambil melihat ke arah Utara.
"Aku akan membantumu mendapatkan banyak harta karun, aku juga akan berjuang keras untuk menjadi kuat.."
Su'er berbicara dengan nada yang semangat membuat Qin Chen tersenyum, lalu tanpa basa-basi lagi, mereka berdua berjalan menuju kota terdekat untuk memulai petualangan mereka berdua.
Tidak lupa dengan peta harta karun yang diberikan Qin Qui, walaupun jaraknya sangat jauh, tapi ia akan mendapatkan harta tersebut seiring berjalannya waktu.
***
Hutan Neos sering dikenal dengan sebutkan hutan obat, dimana banyak bahan-bahan obat-obatan yang bisa diambil dari luar hutan, hingga kedalaman hutan tersebut.
Dibalik harta melimpah hutan tersebut, ada banyak monster-monster yang berkeliaran di kedalam hutan, untuk mendapatkan bahan-bahan yang berharga, mereka harus melawan monster-monster yang kuat pula.
Qin Chen dan Su'er berjalan di tengah hutan dengan tenangnya, mereka berjalan seperti orang tanpa terlihat, karena semua monster di sampingnya tidak ada yang berani mendekati mereka berdua.
__ADS_1
Semuanya di sebabkan tanda di dahi Qin Chen yang telah menundukkan bintang Ilahi Xiao Laohu, dimana membuat monster rendahan ketakutan, disaat mereka semua melihat tanda di dahi Qin Chen.
Bukan hanya tanda saja, Aura yang Qin Chen pancarkan juga sangat mengerikan, hingga monster mengerikan juga ikut ketakutan saat melihat Qin Chen.
Saat mereka berdua berjalan di tengah hutan, terdengar suara pertarungan antara kultivator pedang. Suara pertarungan tersebut tidak jauh dari arah mereka berdua berjalan.
Trang! Trang! Trang!
Suara antara dua senjata tajam saling beradu membuat benturan keras, dan mengakibatkan sebuah suara yang terdengar sangat jauh dari tempat pertarungan.
Qin Chen yang mendengar hal tersebut, ia melihat ke arah Su'er yang juga mendefinisikan bahwa ada pertarungan di depan mereka.
"Siapa yang bertarung di tengah hutan yang lebat ini? Apa mereka tidak takut mengundang banyak monster berdatangan!" Ucap Su'er dengan suara penasaran.
"Entahlah, apa kita akan melihatnya? Karena kita searah dengan sumber suara? Mungkin, kita akan mendapatkan informasi tentang dunia ini, ataupun tentang kota terdekat." Ujar Qin Chen.
Su'er menganggukkan kepalanya, lalu mereka berdua berjalan lebih cepat untuk melihat pertarungan.
Setibanya mereka di dekat pertarungan antara gadis kecil kisaran usia 18 tahun, melawan pria tua yang berusia tidak diketahui. Qin Chen yang berada di samping mereka, ia melihat basis kultivasi mereka berdua yang kurang masuk akal.
Ia melihat lebih detail gadis kecil di depannya yang penampilannya sangat familiar dengan ingatannya, dan Aura yang dipancarkan oleh gadis kecil didepannya juga sangat mirip dengan dirinya.
"Siapa gadis kecil itu? Kenapa Aura, dan penampilannya sangat mirip denganku.." Gumam Qin Chen tepat di samping Su'er.
Su'er penasaran dengan apa yang di gumamkan Qin Chen, ia lalu bertanya kepada Qin Chen. "Ada apa Qin Chen? Sepertinya kamu mengenali gadis kecil di depan sana.."
"Aku tidak kenal, tapi aku merasakan bahwa dia memiliki hubungan darah denganku.." Balas Qin Chen yang masih memperhatikan gadis di depannya.
Qin Chen berpikir tentang kekuatan yang sekuat ini di Alam Immortal rendah, pasti mereka berdua dari Alam Surga, karena tidak ada orang yang sekuat ini di Alam Immortal, jika ada di Alam Immortal sekarang ini.
Qin Chen pasti sudah banyak membunuh mereka, karena mereka adalah ladang Exp bagi dirinya. Mengingat kembali siapa yang berada di Alam Surga, ia teringat tentang wanita cantik yang misterius.
Sedangkan di sisi Qin Qui, ia sudah mengetahui tentang gadis kecil di hadapannya. Karena sudah jelas, bahwa gadis itu adalah Putri Qin Chen bersama wanita misterius itu.
__ADS_1
Putri Qin Chen yang sudah dewasa, dan tubuh menjadi gadis yang sangat cantik jelita. Bakat yang ia miliki adalah bakat Ilahi, dimana ia memiliki kekuatan 2 Phoenix Surgawi, dan memiliki garis darah Primordial.
Dimana garis darahnya mengambil dari ayahnya yaitu Qin Chen sendiri, memiliki masa depan yang cerah dengan bakat Ilahi. Bahkan teman-teman seusianya, sekarang masih di basis Alam Immortal, berbeda dengannya, karena ia adalah Putri dari seorang Permaisuri Phoenix di Alam Surga.
Ibunya yang berada di puncak kekuatan Alam Surga, ia menjadi Penguasa Alam Phoenix. Meksipun masih banyak Penguasa lainya, tapi ia adalah putri langsung dari Phoenix Surgawi.
Qin Chen yang masih memikirkan tentang gadis kecil di depannya, ia lalu bertanya kepada Qin Qui yang mungkin akan tahu, karena ia dari tadi tidak berbicara disaat Qin Chen merasakan Aura yang familiar.
'Qin Qui, apa kamu bisa memberitahukanku, siapa gadis kecil itu? Kenapa dia memiliki Aura yang sama sepertiku?'
[ Sudah jelas bukan? Bahwa gadis kecil di depan Tuan adalah Putri Tuan dengan wanita misterius itu. ]
Jderr!
Suara petir menyambar jantungnya yang berdetak kencang bagikan piston yang di gas dengan kecepatan tinggi, bagaimana tidak terkejut disaat mengetahui bahwa putrinya ada di depan matanya.
Meksipun ia belum bertemu dengan wanita itu, setidaknya ia menemukan putrinya yang tumbuh menjadi sangat cantik, dan memiliki bakat yang hebat sekarang ini.
Qin Chen yang refleks terkejut, ia lantas mengucapkan. "Apa! Dia Putriku!"
Suara Qin Chen yang keras mengagetkan Su'er di sampingnya, karena ia berteriak terkejut mengatakan bahwa gadis kecil di depannya adalah Putrinya.
Sedangkan mereka berdua yang mendengar suara teriakan orang di dekat mereka, pria tua itu lalu menghancurkan tempat persembunyian Qin Chen yang berada di sampingnya.
Duarr!
Pohon-pohon di sekitar Qin Chen menghilang, sekarang ia terlihat berdiri dengan wajah yang terkejut dengan semua ini.
Pria tua disana melihat pemuda yang memiliki basis kultivasi di ranah Immortal King, ia cukup terkesan dengan bakat yang dimiliki Qin Chen yang sekarang ini.
Di sisi Qin Chen yang berdiri dengan ekspresi wajahnya yang terkejut, ia bahkan tidak sempat untuk mengatakan apa-apa lagi, Su'er yang berada di sampingnya, ia melihat tatapan yang mengerikan dikeluarkan oleh pria tua di depannya, Su'er yang kini menjadi takut, ia memegang tangan Qin Chen.
...
__ADS_1
*Thanks You For Reading*