
Penginapan Elang Lima.
Saat tiba di depan penginapan, mereka bertiga masuk kedalam dengan tenang tanpa ada rasa takut di kota orang. Masuk, lalu melihat orang-orang di dalam penginapan terlihat sepi, karena hanya ada beberapa orang saja sedang duduk di kursi.
Berjalan mendekati resepsionis penginapan, Qin Chen lalu berhenti di depannya wanita resepsionis yang berjaga. "Selamat datang di penginapan kami ... Apa Tuan ingin menyewa ruangan?"
"Ya ... Aku menyewa satu ruangan untuk 1 bulan penuh ... " Qin Chen membalasnya dengan suara lembut.
"Baik, Tuan ... Biaya penginapan untuk satu bulan, 500 Tael Emas di tambah fasilitas makan di sini." Ujarnya dengan ramah.
Qin Chen lalu mengambil uang dari saku pakaiannya, dimana ia sedang mengambil uang dari Sistem memiliknya. Awalnya mereka bertiga sempat terkejut dengan harga yang begitu mahal, tapi Qin Chen adalah orang kaya nomor 1 di dunia.
Semua hartanya, ia dapatkan dari hasil membantai banyak musuh, dan hasil pencarian harta karun di penjuru dunia.
Kricing!
Suara koin-koin emas bergesekan terdengar oleh mereka, uang itu cukup banyak dengan satu kantong kain yang berada di atas meja resepsionis wanita tersebut.
"Baik, Tuan ... " Wanita itu menerima 500 Tael Emas dari Qin Chen, ia lalu mengambilkan kunci ruangan yang berada di belakangnya. Setelah mengambil kunci ruangan, ia lalu memberikan kepada Qin Chen di hadapannya. "Ini kunci ruangan, ruangan Tuan berada di lantai tiga, di nomor 7 dari tangga."
Mengambil kunci, lalu Qin Chen mengatakan. "Terimakasih ... "
"Sama-sama, Tuan."
Setelah mengambil kunci ruangan, mereka bertiga berjalan menuju lantai tiga, saat berjalan di anak tangga, Qin Chen mengendong istrinya agar tidak kelelahan, dan tentunya buah hatinya akan sehat-sehat saja.
Qiu Yu Ran malu, karena di sampingnya ada putri Qin Chen yang melihat ke arah mereka, tapi berbeda dengan putrinya, putrinya tersenyum senang dengan semuanya.
Jika Ayahnya memiliki karakteristik lembut, baik, dan juga penyayang, tentunya ia tidak akan pilih-pilih kasih lagi, dimana ibunya juga akan di manjakan oleh ayahnya jika sampai di surga nantinya.
__ADS_1
Setibanya di depan pintu penginapan, Qin Chen membukanya, dan lalu masuk kedalam, dimana ruangan tersebut tampak mewah dengan dekorasi ruangan yang mewah.
Qin Chen lalu membawa istrinya ke atas tempat tidur, dengan menurunkan kebawah secara perlahan, dan lembut. Setelah itu, Qin Chen tersenyum manis sambil mengusap kepalanya dengan lembut.
"Kamu dan Yin'er tunggulah disini untuk beristirahat, aku akan keluar mencari informasi dunia ini, dan tentang apa yang sedang aku cari ... Setelah selesai, aku akan secepatnya kembali, dan bisa membawamu berkeliling untuk melihat-lihat ... "
Qin Chen mengatakan dengan suara lembut, dimana ia sedang sibuk untuk mencari informasi tentang wanita itu, dan tentang dunia ini, agar ia tidak tersesat ke jalan yang salah.
Benar sekali, Qin Chen sering sekali melakukan tindakan yang klise, dan membuat ia mendapatkan jalan yang salah, dimana selalu membunuh orang-orang yang tidak bersalah.
Memperbaiki sikapnya, ia harus belajar tenang untuk menghadapi segala situasi yang akan datang, semuanya karena istrinya tengah mengandung, dan sebagai suaminya, ia dilarang untuk melakukan hal bodoh.
Karena Qin Chen mengingat cerita sewaktu dibumi, dimana disaat istri sedang mengandung anaknya, suaminya tidak boleh melakukan hal yang melanggar cerita yang ia dengar, karena itulah ia ingin sekali berhenti membunuh sampai istrinya melahirkan.
Qiu Yu Ran, ia mendengar hal tersebut hanya tersenyum, karena disini ia hanyalah penumpang yang ikut jalan-jalan. "Baiklah ... Jangan lama-lama ya ... "
"Tentu, aku tidak akan lama ... "
Lalu, ia berjalan menjauh dari sana, dimana ia pergi keluar penginapan untuk mencari informasi. Pertama yang ia lakukan adalah mencari orang yang sudah lama tinggal di kota tersebut.
Saat Qin Chen berada di luar, tentunya ia pertama-tama mencari tempat nongkrong para penduduk kota, karena biasanya disana terdapat banyak informasi.
Di kota Immortal Immortal, Qin Lang melihat ada segerombolan penduduk tengah duduk di pinggir jalan, dimana mereka seperti membicarakan tentang keluarga.
Mendekati mereka dengan tenang, bersikap seperti orang biasa. Qin Chen yang berjalan kesana di lihat oleh mereka semua, dengan sopan Qin Chen lalu berkata.
"Tuan-tuan ... Apakah saya boleh bergabung?" Tanya Qin Chen.
"Tentu ... Tentu ... "
__ADS_1
Qin Chen yang mendapatkan sambutan baik, ia lalu duduk di antara mereka semua, dimana ia sedang mengorek informasi tentang apa yang ingin dia dapatkan.
"Kalau boleh tahu, kenapa Tuan kemari ... Karena, disini tempatnya berkumpul penduduk kota." Tanya salah satu penduduk disana.
"Saat berjalan sebelumnya, saya tidak sengaja mendengar, bahwa tuan-tuan sekalian membicarakan tentang keluarga ... Jadi, saya tertarik dengan pembicaraan ini ... " Ujar Qin Chen yang tertarik dengan keluarga.
Mereka saling memandang satu sama lainnya, karena Qin Chen datang ke tempat mereka untuk bergabung untuk mendengarkan pembicaraan tentang permasalahan keluarga yang di alami oleh keluarga besar di kota.
"Kami semua membicarakan tentang keluarga Zu, salah satu keluarga besar di Kota ini, apa Tuan Muda tertarik?" Pria di sana membalasnya dengan ramah.
Qin Chen terkejut, ia bahkan tidak menyangka akan bertemu dengan keluarga Zu dengan cepat, tapi, ia belum tahu apa ini keluarga Zu dari istri ayahnya, atau Zu lainnya.
Mendapatkan sedikit informasi saja sudah menguntungkan bagi Qin Chen, ia lalu berbicara. "Ada apa dengan keluarga Zu?" Tanya Qin Chen.
"Satu minggu yang lalu, Putri Klan Zu tidak sengaja membuat keributan di Sekte Immortal Song, dimana Sekte tersebut salah satu dari Sekte menengah terkuat ... " Pria itu menjelaskan kepada Qin Chen yang baru saja datang. "Karena hal itu, keluarga Zu sekarang dalam keadaan ambang kehancuran ... Ini semua di sebabkan oleh keluarga Nu, mereka mengadu domba antara Klan Zu, dan Sekte Immortal Song ... "
Qin Chen mengangkat tangannya, ia berpikir sejenak mendengar penjelasan dari penduduk kota tersebut, karena konflik ini ada konflik perebutan kekuasaan di Kota.
'Konflik keluarga? Sepertinya boleh ku uji coba drama yang menarik ... ' Batin Qin Chen dengan tersenyum tipis.
Ia lalu berbicara. "Kalau boleh tahu, dimana letak kediaman keluarga Zu?"
"Apa Tuan Muda ingin kesana? Jika benar ... Saya sarankan jangan untuk sekarang, karena mereka tidak akan menerima tamu ... " Balasnya.
"Tidak-tidak ... Aku hanya untuk melihat-lihat saja ... " Qin Chen berpura-pura menolaknya.
"Jika begitu, kediaman keluarga Zu tidak jauh dari sini, Tuan Muda bisa berjalan lurus kedepan, lalu ketemu perempatan, belok saja ke kanan, dan tidak jauh dari sana, akan terlihat kediaman Zu." Pria itu menunjukkan jalan kepada Qin Chen yang duduk disana.
Mendengar hal tersebut, Qin Chen ingin mencoba memastikan sendiri, apa benar ada Zu Turi atau tidak di keluarga Zu, jika benar ada, ia akan menyampaikan amanat yang di berikan oleh ayahnya.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*