
Dalam ruangan tersebut, mereka berdua saling melihat satu sama lainnya. Qin Chen hanya tersenyum, lalu mengeluarkan satu Pill di tangannya, dimana Pill tersebut bercahaya.
"Di tanganku ada Pill kelas Surgawi, ini adalah Pill Penyembuh, dimana bisa menyembuhkan segala penyakit yang ada, jika kau tidak percaya, kita bisa membuktikannya langsung kepada ibumu ...
Dan setelah ibumu sembuh, kau berikan aku informasi tentang barang kuno tersebut. Jika kau berani macam-macam, bukan hanya kau saja namun seluruh orang yang kau kenal akan kubunuh!"
"Baik."
Tanpa mengatakan kata lain, karena melihat dari corak Pill dan ukurannya, ia sudah tahu bahwa itu adalah Pill kelas Surgawi. Mereka berdua lalu pergi keluar dari ruangan sebelumnya.
Di luar, orang-orang melihat Qin Chen yang keluar dengan wajah polos, ia terlihat seolah-olah tidak terjadi apa-apa, melainkan persetujuan yang membuat kedua belah pihak sepakat.
Berjalan melewati kerumunan orang-orang, Qin Chen melangkah kaki keluar dari Guild. Ia mengikuti pemuda itu dari belakangnya. Karena mendapatkan informasi tentang barang kuno, mungkin ia akan mendapatkan apa yang bisa membuatnya kembali.
'Qin Qui, setelah mendapatkan informasi, tolong analisis dengan seksama.'
[Baik Tuan, Qin Qui akan melakukan sebaik mungkin.]
Ia lalu berjalan dengan langkah kaki yang kecil, dimana jalan yang ia tempuh melalui lorong gedung, dan bangunan lainnya. Qin Chen mengamati sekitarnya, saat melihat jalan saja, Qin Chen sudah menyadari bahwa pemuda itu bukanlah orang kaya.
Jadi, ia memutuskan mengikuti pemuda di depannya. Mereka berdua pada akhirnya berhenti di rumah yang sudah tidak layak huni lagi, dimana atap rumah sudah bolong dan dinding rumah juga sama.
"Ini rumah saya. Silahkan masuk Tuan."
Pemuda itu menyambut dengan ramah, Qin Chen pun masuk ke dalam untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi oleh ibunya dan apa ibunya cantik? Karena Qin Chen selalu memikirkan hal tersebut.
Saat Qin Chen masuk ke dalam, ia langsung melihat seorang wanita tengah terbesar di atas tempat tidurnya. Wanita tersebut seperti sedang kesakitan.
Qin Chen lalu berjalan di dalam ruangan, dan mendekati wanita tersebut, saat melihat wanita tersebut. Qin Chen seperti mengenali wanita yang terbaring di depannya.
'Wanita ini ... Aku seperti mengenalinya.'
Ia lalu memiringkan kepalanya melihat wanita tersebut. Pemuda itu melihat Qin Chen memiringkan kepalanya, ia menjadi bingung dengan sikap Qin Chen saat ini.
__ADS_1
Lalu Qin Chen melempar Pill tersebut kepadanya, dan duduk di kursi dekat dengannya. Disana, ia duduk dengan tenang melihat pemuda itu yang akan memberikan Pill tersebut.
Pemuda itu lalu membantu ibunya untuk menelan Pill tersebut, saat Pill tersebut masuk ke dalam mulutnya, cahaya hijau menyelimuti tubuhnya dengan cahaya yang cukup terang.
***
Setelah satu jam menunggu, akhirnya wanita itu bisa membuka matanya dengan sekujur tubuhnya mulai sembuh dengan sendirinya. Qin Chen melihat hal tersebut tersenyum, karena pemuda itu sangat berbakti kepada ibunya.
Saat ibunya mau duduk, pemuda itu membantunya mendorong tubuhnya agar bisa duduk. Ia melihat ke arah Qin Chen yang bertubuh kecil, dimana itu membuat ia menjadi bingung.
"Siapa dia Ge'er?"
"Tuan disana adalah orang yang menyelamatkan ibu ... "
Ia mengerutkan keningnya, bagaimana bisa seorang anak kecil menyembuhkan racun yang telah lama ia derita selama ini. Namun kenyataannya, anak kecil itu ada disana dan putranya mengatakan bahwa dia yang telah menyelamatkannya.
"Terimakasih banyak, Tuan. Karena telah menolong saya."
Wanita itu melihat ke arah putranya, "Ge'er jangan melakukan hal yang tidak bisa kamu lakukan."
"Tenang saja bu ... Aku dan Tuan hanya melakukan pembicaraan, ibu tidak perlu khawatir dengan Ge'er, ibu sekarang beristirahatlah."
"Baguslah, ibu akan beristirahat untuk memulihkan kondisi."
Ibunya lalu kembali baring di atas tempat tidurnya, dan pemuda itu berdiri dengan memberikan selimut padanya. Setelah semuanya selesai, ia berjalan mendekati Qin Chen dan membawanya ke suatu tempat di luar kediamannya.
Mereka berdua duduk di kursi di samping pohon, Qin Chen masih menunggu apa yang akan dia berikan kepadanya.
"Terimakasih banyak, Tuan. Karena Pill Tuan bisa menyembuhkan ibu saya."
"Tidak masalah, kesepakatan tetaplah kesepakatan. Sekarang, giliranmu mengatakan informasi tersebut."
Pemuda itu lalu mengeluarkan setengah kertas yang sobek, disana ia memberikan kepada Qin Chen dan melihatnya, bahwa peta itu terbuat dari kayu jati Surga.
__ADS_1
"Saat saya berada di dalam hutan, saya tidak sengaja menemukan gua misterius di hutan tersebut. Karena penasaran, saya masuk ke dalam untuk memeriksanya, dan di sana saya mendapatkan peta tersebut ...
Untuk bagian setengahnya, peta tersebut berada di Istana Dewa di bagian tengah Alam Immortal ini. Mereka adalah orang yang memiliki setengah peta tersebut."
"Bagaimana kau bisa tahu?"
"Saya tidak sengaja mendengar percakapan antara Dewa, dan mereka berbicara tentang peta kuno yang berada di Istana Dewa, dan untuk mendapatkan harta kuno tersebut, mereka setidaknya harus menemukan setengahnya ...
Namun, para Dewa disana sedang melakukan pencarian secara luas di daerah sekitarnya. Dan kemungkinan harta tersebut akan sulit di dapatkan, karena para Dewa juga menginginkan harta tersebut."
"Harta kuno, apa kau tahu harta seperti apa itu?"
"Maafkan saya Tuan, saya belum mengetahui pasti harta tersebut. Jika para Dewa di seluruh Dunia mencarinya, maka harta tersebut bisa mengubah mereka menjadi monster yang lebih kuat."
"Benar yang kau katakan. Jika para Dewa menginginkan harta tersebut, maka sudah jelas bahwa harta tersebut bisa mengubah Dewa menjadi monster yang bisa menelan langit."
Qin Chen masih menandingi peta tersebut, dan itu hanya setengah. "Jika ini adalah setengah, dan di sana setengah, apa harta tersebut berada di tengah-tengah peta."
[Tuan, Qin Qui meminta izin menganalisis dengan cara Tuan menyimpan peta tersebut ke inventori, agar Qin Qui bisa melihatnya.]
Ia lalu menyimpan peta tersebut ke dalam inventori dan menunggu kabar baik dari Qin Qui. Setelah itu, ia berdiri dan melihat sekitarnya hanyalah bangunan yang tinggi.
"Baiklah, urusanku sudah selesai, aku akan kembali mencari tempat untuk menginap. Terimakasih atas penukarannya."
Qin Chen memberikan tangannya untuk bersalaman, dan mereka berdua telah selesai dalam penukaran informasi. Setelah semuanya selesai, Qin Chen pergi dari sana menuju penginapan.
Harta Kuno yang mereka bicarakan adalah harta yang hilang di masa depan. Dimana itu adalah harta bukan seberang harta, itu adalah barang penting bagi Qin Chen di masa kini maupun masa depan.
Sekarang, Qin Qui tengah memeriksa harta tersebut untuk bisa di dapatkan oleh Qin Chen. Tidak tahu butuh waktu berapa lama, sampai itu ditemukan, Qin Chen akan mencari cara kembali pulang.
...
*Thanks You For Reading*
__ADS_1