Supreme God System

Supreme God System
Chapter 179 : [PMP] Bumi (19)


__ADS_3

Setiap hari mereka berdua selalu bersama dengan menghabiskan waktu seperti sepasang kekasih pada umumnya, untuk keluarga Qin Chen. Mereka membiarkan putra mereka mengurus masalah mereka sendiri, karena mereka telah melihat putra mereka tubuh dengan sangat cepat.


Rumus wanita sangatlah sulit, lebih sulit dari pada rumus Pythagoras, lebih baik memahami rumus Pythagoras di bandingkan memahami perasaan wanita.


Selama memahami sifat wanita di dekatnya, maka akan memahami sedikit demi sedikit apa saja rumus wanita. Hari demi hari di lewati hingga 1 minggu berlalu, dimana Qin Chen akan pergi lagi dari sana.


Semua luka-lukanya sudah membaik, dan Qin Chen bisa melanjutkan perjalanan menguasai seluruh Alam Immortal.


***


Di kediaman Qin, sekali lagi mengantarkan kepergian Qin Chen yang akan berpetualang di dunia luar, siapa yang tahu apa yang akan terjadi nantinya setelah melihat Qin Chen terluka parah.


Ayah dan ibunya memberikan izin dengan syarat bahwa Qin Chen harus kembali sebelum istrinya melahirkan, dan Qin Chen sudah berjanji untuk kembali sebelum istrinya melahirkan.


Untuk istrinya, ia yang sebelumnya tidak rela Qin Chen pergi, kini ia tersenyum melihat kepergian Qin Chen. Melihat bahwa ia sudah memahami dirinya, ia tersenyum hangat dengan melangkahkan kakinya mundur kebelakang.


Qin Chen lalu melangkah kaki masuk kedalam portal meninggalkan mereka semua, ia yang telah masuk dalam portal mulai turun di atas kehampaan Galaxy, dimana itu adalah wilayah Utara yang telah musnah.


Ia yang tengah melayang di antara kehampaan, kini mulai melesat pergi dari sana untuk melanjutkan misinya menguasai Alam Immortal.


***


Qin Chen terbang menuju bagian Timur, yang dari Utara kini melesat menuju Galaxy timur, dimana ia akan memulai menguasai Alam Immortal sekali lagi tanpa ada gangguan oleh siapapun.


Ia yang terbang dengan kecepatan tinggi, kini melintasi banyak bintang-bintang di bagian Timur, dimana adalah bintang yang tidak diketahui apa ada mahkluk hidup disana.


Sepanjang ia terbang, ia tiba-tiba berhenti di antara banyak bintang-bintang disekitarnya. Qin Chen berdiri dengan pakaian berwarna merah, dengan lingkaran cahaya di belakangnya.


Cahaya itu tidak bisa dihilangkan karena sudah terpasang permanen di dalam dirinya, seperti equipment yang permanen, kini ia berhenti karena melihat sebuah dunia yang familiar.


Dunia dengan warna biru dan hijau, di sertai banyak alat-alat yang berterbangan mengelilingi dunia tersebut. Qin Chen terdiam dengan tanpa kata yang keluar dari mulutnya.

__ADS_1


Ia berpikir bahwa akan membutuhkan waktu lama untuk kebumi, tapi saat ini ia melihat bumi dengan mata kepalanya sendiri.


Qin Chen melihat dengan matanya sendiri dengan kemampuan yang ia miliki untuk melihat bumi. Pada saat melihat bahwa bumi sudah berubah dratis, karena peradaban kekuatan sudah ada di bumi.


"Sungguh aneh.. aku telah pergi berapa lama sampai membuat bumi menjadi tempat berkumpulnya kultivator..."


Qin Chen tidak tahu harus berkata apa, karena ia sudah berada disana. Ia terbang dengan kecepatan menengahnya untuk mendapatkan informasi tentang kematian keluarganya.


Di Bumi, orang-orang melakukan kegiatan seperti biasanya dengan ada beberapa orang berkuasa dengan kemampuannya, dalam hal itu tidak ada banyak orang-orang yang tidak bisa masuk ke dalam sebuah Sekte.


Mau tua dan muda, mereka semua masukin Sekte untuk mendapatkan bimbingan belajar Kultivasi untuk menjadi seorang Immortal. Qin Chen melesat menembus Ruang Dan Waktu untuk tiba di Bumi.


Wushh!


Satu tarikan nafas Qin Chen menghempaskan satelit bumi hingga keluar dari titik koordinat yang sudah ditentukan. Qin Chen yang telah masuk ke bumi, ia melihat dunia yang masih sama, tapi memiliki kekuatan yang tidak biasa.


***


Qin Chen, kini ia terbang dengan melihat sekeliling negara China yang telah berubah banyak. Meskipun tidak merinci, tapi semuanya sudah berubah menjadi lebih menarik.


Terbang di atas keramaian kota, dengan banyak orang yang melihat Qin Chen. Kini mereka merekam Qin Chen yang tengah terbang di atas langit.


Meskipun ada banyak Immortal di bumi, tapi mereka semua tidak memiliki cahaya yang berada di belakang Qin Chen. Karena cahaya itulah yang mengundang banyak perhatian bagi orang-orang di kota.


Qin Chen untuk pertama kalinya tiba dibumi, ia ingin melihat rumah yang dulu ia tinggalin di Bumi, tepatnya di Kota Beijing di tepi kota. Ia yang terbang tidak membutuhkan waktu lama.


Di dekat kebakaran tersebut, ada beberapa orang yang berdiri sambil melihat rumah yang telah kebakar, wanita itu memang sangat akrab di mata Qin Chen, karena teman sekelasnya.


Orang-orang disana melihat Qin Chen di atas langit menjadi sangat terkejut, mereka semua terkejut melihat Dewa yang tengah berdiri di atas sana. Tapi Qin Chen tidak memperdulikan orang-orang tersebut.


Ia yang dari atas mulai turun kebawah, tepatnya di kebakaran rumah tersebut. Wanita disana melihat Qin Chen yang turun disana menjadi bingung sekaligus takut.

__ADS_1


Tubuh Qin Chen setinggi 2 meter, karena seiring pertumbuhan, Qin Chen menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Wajahnya juga sudah sangat berubah dari dulu.


Qin Chen yang telah menyentuh tanah dengan kakinya, ia memandangi reruntuhan bangunan tersebut.


'Qin Qui, sudah berapa lama aku pergi?'


[ Menurut waktu, Tuan telah pergi dari bumi 3 tahun yang lalu, meskipun demikian bangunan ini telah di tinggalkan sangat lama karena sudah mengalami kebakaran. ]


Mendengar itu, ia terkejut karena mendengar sudah menghilang 3 tahun dari bumi, tapi selama tiga tahun ini, rumah kebakaran tersebut masih utuh bahkan tidak tersentuh oleh siapapun.


Qin Chen melangkahkan kakinya di antara kebakaran tersebut, ia ingin mencari buku ataupun barang-barang yang masih tertinggal dalam reruntuhan tersebut.


"Bumi? Sudah tiga tahun aku tidak kesini, dan bumi semakin menarik dari sebelumnya.." Gumamnya.


Ia membersihkan kebakaran tersebut dengan menggunakan kemampuannya elemen Anginnya. Dengan begitu, ia akan dengan cepat selesai membersihkan kebakaran tersebut.


Saat ia mengangkat kayu yang jatuh ke lantai, ia melihat satu buku yang terbakar sedikit di sana. Qin Chen yang melihat itu lantas senang, karena bukunya masih ada yang utuh di sana.


Ia mengambilnya dan melihat isi buku tersebut, walaupun sudah rusak, tapi buku tersebut masih bisa Qin Chen baca.


Buku berjudul 'Supreme Immortal Cultivation' dimana buku tersebut menjelaskan tentang kultivasi Immortal tertinggi di Alam Semesta, buku itu bukanlah novel, melainkan catatan skill dari berbagai novel yang ditulisnya di masa lalu.


Tidak sampai disitu, ia mulai mencari buku lainnya di antara bangun-bangun tersebut, wanita itu yang melihat Qin Chen yang sedikit akrab dengannya, ia mulai membantu Qin Chen meskipun tidak kenal dengannya.


Melihat bahwa teman sekelasnya membantu, Qin Chen hanya tersenyum tipis melihatnya, meksipun temannya sudah berusia 21 tahun, tapi ia masih baik seperti dulu.


Sedangkan orang-orang di sekitarnya melihat mereka berdua menjadi bingung, tapi melihat Qin Chen yang membersihkan tempat tersebut. Mereka menyakini bahwa ada sesuatu yang dicari disana.


...


*Thanks You For Reading*

__ADS_1


__ADS_2