Supreme God System

Supreme God System
Chapter 280 - Kapal luar angkasa!


__ADS_3

Di dalam ruangan tersebut, orang-orang masih berdiskusi tentang penyerangan monster di Dimensi lain. Istri Qin Chen duduk dengan tatapan mata yang begitu tenang.


Qin Chen mengerutkan keningnya, dan mengangkat tangan kirinya lalu dengan lembut menurunkan ke atas kepalanya. "Jangan di pikirkan, aku sudah menemukan caranya untuk mengatasi semua masalah, kamu berhentilah memikirkan hal tersebut, karena kamu masih dalam tahap pemulihan dan tidak boleh memikirkan banyak hal."


"Kamu bohong! Pasti kamu hanya ingin aku beristirahat dan menyerahkan semuanya padamu kan ... "


"Haish ... Baiklah, jika kamu ingin membantu, tapi hanya menemaniku dan tidak boleh memikirkan apapun, kamu beristirahat disini."


Qin Chen menariknya ke dalam pelukannya, ia sambil membelai rambut panjang miliknya, dimana para bawahannya melihat Qin Chen sekarang ini, mereka tidak ada yang berkomentar di dalam ruangan tersebut.


"Yang Mulia, saya mempunyai usul, dimana menciptakan mesin perang berteknologi mutakhir, dengan begitu, maka seluruh orang-orang di wilayah Utara bisa di hindarkan dari banyak korban jiwa yang berjatuhan."


Mendapatkan pendapat mereka tentang mesin mutakhir, Qin Chen sampai berpikir tentang mesin luar angkasa yang mengorbit bumi, dan disana akan ada serangan hebat.


Sambil mengelus-elus rambut istrinya, ia berpikir sejenak tentang pendapat mereka. Dengan adanya mesin, mungkin peradaban disana akan berubah dengan cepat.


Qiu Yu Ran, ia tertidur pulas di pelukan Qin Chen, walaupun baru saja di jatuhkan ke dalam pelukannya, ia langsung tertidur lelap karena kelelahan menjaga putra putri mereka.


"Mesin ya ... Seperti robot? Tapi itu terlalu buruk, senjata api? Lebih baik menggunakan seni untuk meratakan gunung." Ucap Qin Chen.


"Yang Mulia, saya menyarankan untuk menciptakan unit langit, dimana disana menggunakan kapal luar angkasa dengan bahan material Surgawi, dengan begitu ketahanan kapal tersebut akan sangat kuat, dan tentunya di lengkapi dengan persenjataan Dewa. Tentang senjata tersebut, saya memiliki orang yang tepat untuk membuatnya."


Ia tersenyum puas, jika mereka melakukan semuanya sendiri. "Berapa lama yang dibutuhkan untuk membuat kapal tersebut?"


"Dengan pasukan bayangan yang dimiliki sekarang ini, kemungkinan besar membutuhkan waktu 10 hari lebih, namun jika menggunakan pasukan bayangan lainnya. Kecepatan pembuatan bisa di percepat."


"Baiklah, sekarang tugas kalian semua membuat kapal yang akan di rencanakan, aku disini tidak akan ikut campur, karena aku ingin melihat jalan pemikiran kalian semua sampai dimana, soal material ataupun hal lainnya ... Kalian bisa mencariku, dan untuk model kepala, kalian pilihlah yang kalian sukai dan menawan untuk di singgahi."


Mereka semua berdiri dan memberikan hormat, karena pemikiran mereka semua ternyata sedang diuji, mereka merasa tersanjung mendengar perkataan Qin Chen saat ini.

__ADS_1


"Terimakasih Yang Mulia, kami semua tidak akan mengecewakan anda."


Qin Chen tersenyum dan secara perlahan-lahan mengangkat istrinya ke dalam pelukannya, "Ya, rapat ini kita selesaikan disini, kalian kembalilah dan istirahat,"


"Baik!"


Setelah itu, Qin Chen pergi dari sana keluar dari ruangan tersebut dan berjalan menuju ke kamarnya, dimana Putrinya tertidur di atas tempat tidur mereka berdua.


Qin Chen masuk ke dalam, dan melihat putrinya sedang tidur, ia tidak ingin mengganggunya, lalu berjalan mendekati tempat tidur, dan secara lembut menurunkan istrinya di sampingnya.


Walaupun masih muat 1 lagi, tapi Qin Chen sepertinya hanya akan duduk menemani mereka sampai pagi harinya. Qin Chen juga terlihat ngantuk, jadi ia tidur di samping istrinya sambil memeluknya dengan lembut.


***


Pagi harinya,


Para pasukan Qin Chen sudah memulai proses tersebut dari tadi malam, ia tidak ingin mengecewakan Qin Chen yang sudah memberikan kepercayaan tinggi kepada mereka semua.


"Aku sepertinya ketiduran."


Pada saat melihat kesamping, ia melihat ayahnya yang sedang tidur sambil memeluknya istrinya, dimana itu adalah Qiu Yu Ran disampingnya. Melihat hal tersebut, Yin'er hanya tersenyum, ia ingin sekali melihat ibunya seperti sekarang ini.


Dengan perlahan turun dari tempat tidur, dan pergi keluar dari kamar tersebut. Ia pergi untuk membersihkan tubuhnya dan menganti pakaian lainnya.


Setelah 10 menit berlalu, mereka berdua terbangun dari tidurnya dimana saling melihat satu sama lain, Qin Chen hanya tersenyum dengan secara perlahan mendekatinya mengambil ciuman pagi hari.


Qiu Yu Ran terdiam tanpa kata, ia tidak menyangka pagi-pagi akan mendapatkan hal tersebut, adegan bersilat lidah terjadi cukup lama di dalam ruangan tersebut, dan tak lama kemudian, Qin Chen melepaskannya.


"Nyamm ... Manis, dan kecil seperti dulu,"

__ADS_1


"Hmph! Dasar bodoh!"


Ia lalu berdiri, dimana melihat putra dan putri kecilnya sedang tidur, sebagai ayah yang merawat dua buah hatinya yang kecil, ia sedikit bingung mau bersikap seperti apa.


Jadi, ia hanya bersikap seperti Qin Chen, dimana ia memberikan kecupan kening di keduanya, setelah itu meninggalkan istrinya yang sekarang ini di dalam ruangan.


***


Setibanya di tempat mereka bekerja, Qin Chen melihat sudah ada banyak bahan-bahan yang terkumpul dan banyak orang-orang yang sudah memulai membangun fondasi kapal.


Qin Chen melihat di atas langit-langit sudah banyak orang-orang berterbangan kemana-mana. Pasukan bayangan Qin Chen sudah di bagi menjadi dua, dimana satunya membangun, dan satunya membuat kapal luar angkasa.


Mereka semua menggunakan topi bangunan berwarna kuning, itu karena mengikuti program ingatan Qin Chen tentang pembangunan di dunia modern.


"Mereka hebat juga, dan mirip seperti orang bangunan di dunia ku dulu, walaupun mereka dulunya Dewa. Tapi sekarang, mereka semua adalah bayangan milikku sekarang ini."


[Mereka semua melihat tentang orang-orang yang pekerja di bumi, jadi untuk memenuhi keinginan Tuan, mereka melakukan sesuai apa yang mereka lihat di dunia modern.]


"Jadi mereka seperti memberikan pengelihatan semua ini, agar aku tidak putus dalam keinginan untuk membuat dunia modern?"


[Sepertinya begitu, karena Tuan menginginkan lampu di setiap bangun, sama seperti Dunia modern.]


"Jadi begitu, lalu apa aku sudah bersikap netral? Atau aku masih sama seperti dulu?"


[Seharusnya sudah cukup, karena istri Tuan sudah mengetahui tentang bahaya ini, jadi ia akan tidak terlalu jauh dari anda, dalam maksud lain. Istri Tuan tidak seperti di abaikan.]


Mendengar perkataan Qin Qui, Qin Chen jadi lebih baik dari sebelumnya. Ia lalu berjalan melihat sekitarnya dimana mereka sedang membuat kapal luar angkasa. Dimana fondasi kapal tersebut sudah di cetak dalam cetak biru yang besar.


Walaupun baru dimulai, pembangunan kapal luar angkasa tersebut berjalan sangat baik tanpa ada gangguan dari luar, bagaimana tidak bisa diganggu, dikala ada prajurit mengelilingi langit untuk melindungi pembuatan di atas istana yang ditinggal oleh Yang Mulia mereka semua.

__ADS_1


...


*Thanks You For Reading*


__ADS_2