
Pagi harinya,
Semalam, mereka semua mengobrol dengan begitu ringan di dalam kamarnya, dimana sampai membuat istrinya tertidur pulas mendengar pembicaraan mereka semua disana.
Qin Chen juga semalaman berbicara dengan Su'er yang kini telah meningkat sedikit demi sedikit, dimana ia benar-benar mempunyai tubuh yang dimana memiliki pecahan Primordial.
Setelah ia bangun tidur, Qin Chen melihat istrinya yang kini telah bangun di sampingnya, dimana ia lalu memberikan sarapan pagi yang manis sehingga Qin Chen tidak bisa mengatakan apa-apa lagi.
Terkunci! Tersegel! Dan Terdiam! Itu adalah tiga T dimana Qin Chen benar-benar tidak bergerak sama sekali, ia dikejutkan dengan istrinya yang sepertinya menginginkan hal tersebut.
Setelah cukup lama, ia melepaskannya dan membiarkan Qin Chen terbangun dari tidurnya. "Apa itu tadi sarapan pagiku?" Tanya Qin Chen.
"Tentu, itu adalah sarapan pagi dariku."
Qin Chen lalu duduk di sampingnya, dimana ia melihat dua buah hatinya bangun tidur melihat sekitarnya yang kini penuh dengan banyak warna, tertawa di dalam ruangan membuat Qin Chen tersenyum.
Meletakkan jari di depan mereka, dimana dimainkan oleh mereka disana. Hari ini sepertinya Qin Chen akan di dalam kamarnya untuk waktu yang lama, sebelumnya ia pergi melakukan tugasnya.
Sebelumnya, ia akan melakukan rencana untuk menyelesaikan masalah di berbagai Desa, dimana ada banyak kasus pembunuhan yang meresahkan warga disekitarnya.
Untuk Dewa galaxy lain, mereka hanya menunggu jawaban antara perang atau sahabat, jika mereka memilih untuk berperang dengan wilayah Qin Chen, maka mereka akan mendapatkan sesuatu yang mengerikan.
"Qin Chen, kamu pergilah keluar untuk bekerja, aku disini akan bersama si kecil," Qiu Yu Ran yang mengingatkan Qin Chen untuk bekerja.
"Tidak bisa, aku akan tetap disini menemanimu sampai kapanpun itu."
__ADS_1
"Aku tidak apa-apa, selama kamu ada di sisiku, aku tidak akan kesepian. Sekarang, kamu adalah Kaisar, dimana memikul beban yang berat untuk membangun apa yang ingin kamu bangun. Kita bisa menghabiskan waktu di malam hari, dan paginya kamu bisa bekerja dan siang bisa bersama keluarga." Qiu Yu Ran menjelaskan tentang pembagian waktu dan tanggung jawab Qin Chen sebagai Kaisar.
Qin Chen mendengar itu, ia sangat menghargai apa yang dikatakannya, dimana ia diminta untuk melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang Kaisar di Alam Immortal.
Sejak Qin Chen memutuskan untuk menjadi Kaisar, tentunya ia harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi selanjutnya, sekarang ia mempunyai keinginan menciptakan kota yang berwarna, dimana bisa dinikmati oleh mereka.
"Baiklah, jika itu yang kamu inginkan, selama kamu merasa nyaman, aku akan melakukannya ... " Qin Chen membalasnya, dimana ia mengelus wajah halus kedua putra-putrinya dengan ujung jarinya.
Setelah itu, ia memberikan kecupan untuk tiga orang lalu pergi meninggalkan ruangan dengan pakaian Kaisar. Ia teleportasi ke aula dimana pasukan Qin Chen tengah menunggu.
Setibanya disana, mereka langsung berlutut dengan memberikan hormat kepada Qin Chen. Ini benar-benar mengejutkan, karena mereka semua bersama-sama jatuh kebawah.
"Baiklah, kita akan pergi ke wilayah yang akan di bangun, sekarang waktunya bagi kita melakukan revolusi, dimana kota ini kita buat menjadi kota maju!" Kata Qin Chen dengan tegas.
Bersorak dalam kegirangan, mereka semua melaju dengan kecepatan sedang menunju tempat pembangunan kota, dimana saat Qin Chen berada disana.
Kota sekarang ini terdiri dari 3 gunung yang memiliki posisi seperti mengelilingi kota tersebut, dimana di kaki gunung dipenuhi hutan-hutan lebat, itu menandakan bahwa tempat itu adalah wilayah hutan.
Di gunung lainya terdapat danau yang begitu luas, dimana tempat para nelayan mengambil ikan untuk di perjual belikan di kota tersebut. Melihat hal tersebut, Qin Chen memikirkan cara agar mata pencaharian mereka tidak hilang.
"Tiga gunung, dan tiga gunung tersebut berada di posisi yang mengelilingi kota, itu adalah gunung yang seolah-olah melindungi kota dalam bencana apapun yang terjadi." Ucap Qin Chen dengan nada yang sedang.
Dunia yang Qin Chen buat adalah dunia fantasi modem, dimana para kultivator menggunakan pakaian modern dan tidak pakaian kuno seperti sekarang ini, dan dimana banyak lapangan pekerjaan bagi orang yang tidak mampu.
"Kota ini dinamakan Sura Sword, dimana itu adalah tubuh yang mendominasi diriku ... Bagaimana jika ketiga gunung ini aku angkat di langit, dan diberikan rantai seakan-akan ia tidak bisa terbang tinggi, dan di tengah-tengah kota di atas langit terdapat pedang besar mendominasi Aura Langit dan Bumi, agar sesuai dengan nama."
__ADS_1
Setelah ia memikirkan lebih matang, dan itu semua sangat fantastis di pikirannya. Qin Chen yang telah memutuskan semuanya, ia meregangkan tubuhnya yang sekarang ini.
'Qin Qui, siapkan aku rantai yang terlihat kuno namun sangat kuat, dan satu lagi monumen Pedang melayang yang kamu rekomendasikan. Soal Poin Tukar? Kamu potong sesuai keinginanmu.'
[Baik Tuan.]
[Selamat Tuan berhasil membeli monumen Pedang Surga dan Bumi, dan Ratai kuno dengan harga; 578 Triliun Poin Tukar.]
Setelah keberhasilan membeli dua barang tersebut, Qin Chen mengangkat kedua tangannya dengan merentangkan tangan ke atas, sehingga membuat bumi bergetar dengan cukup hebat.
Perlahan-lahan, ketiga gunung tersebut terangkat ke atas dimana tanah ikut naik keatas, dalam kendalinya membuat mereka semua memperhatikan Qin Chen saat ini.
"Sungguh kekuatan yang sangat hebat."
Satu pria mengatakan hal tersebut, karena ia adalah orang yang hebat di masa lampau dan sekarang ia malah menjadi tukang kuli bangunan. Dimana gunung itu yang terangkat cukup tinggi di atas langit.
Qin Chen secara perlahan-lahan memberikan rantai yang mengikat gunung tersebut seakan-akan ia terhalang oleh bumi, dan jembatan muncul membentang di tiga gunung saling bertemu.
"Dunia fantasi akan ku buat itu sekarang ini!"
Setelah mengatakan itu, hembusan angin berhembus kencang membuat getaran dan gemuruh Langit, Qin Chen menampilkan pedang monumen yang bisa melayang di atas langit.
Pedang tersebut melayang di tengah-tengah kota, dimana itu adalah lambang dari kota tersebut. Dimana mereka bisa pergi ke pulau terbang dimana disana akan menjadi taman bermain dan lain sebagainya.
"Dengarkan kalian semua ... Sekarang, monumen nama kota kita sudah ada, dan nama itu adalah Sura Sword!" Teriak Qin Chen yang begitu deras.
__ADS_1
Bersorak atas nama baru dari kota tersebut, mereka benar-benar senang mendengar bahwa kota sekarang ini akan dalam proses perkembangan, dimana semuanya bukanlah semata-mata untuk terkenal.
Gunung yang melayang akan menjadi daya tarik sendiri bagi orang-orang di luar kota, dimana kota itu akan ramai karena perkembangan kota tersebut sangat hebat.