Supreme God System

Supreme God System
Chapter 45 : Pelelangan II


__ADS_3

Semua penonton di dalam ruangan mulai menawar dengan harga mereka semua, tidak ada yang tidak menginginkan Tanaman Herbal. Sedangkan di VIP Pertama dimana Qin Chen dengan Ru'er masih duduk santai sambil menikmati cemilan mereka.


Tanaman Herbal? Sepertinya aku tidak membutuhkan nya! Jika ada yang menarik mungkin aku ambil lagi!


Ia makan sambil melihat orang-orang terus menawar hingga harganya menjadi Fantasi, walaupun angka nol di belakangnya tidak banyak. Namun, harga itu sudah menghabiskan banyak uang.


"54 Ribu Tael Emas!" Ucap Pria Tua.


Suara Pria Tua terdengar di ruangan, mereka semua tidak bisa menawar lebih tinggi karena masalah keuangan sangat dikit, rata-rata mereka hanya memiliki 10 ribu tael emas keatas selebihnya tidak ada.


Yu Lin sebagai pembawa acara di pelelangan, mengangkat palu untuk ketukan Pertama.


TOK!!


"Apa masih ada yang menawar?" Tanya Yu Lin.


Terlihat di raut wajah para penonton yang tidak bersahabat dengan uang. Apa lagi harus menyingung leluhur penguasa Kota, itu akan membuat ancaman yang begitu mengerikan di masa Depan.


"60 Ribu Tael Emas!" Ucap Qin Chen di ruangan VIP 2.


Orang-orang mendengar suara dari ruangan VIP 2 terkejut, sebabnya karena ia sangat berani melawan Leluhur Penguasa Kota yang sudah mencapai Ranah Martial Ancestor Tingkat 7.


"Siapa pemuda itu? Dia sangat berani melawan leluhur penguasa Kota!" Ujar para penonton.


"Sangat sombong! Apa dia tidak tahu Langit dan Bumi!" Ujar lagi.


"...."


Orang-orang di dalam ruangan membicarakan tentang Qin Chen, karena ia sangat berani melawan Leluhur penguasa Kota. Dengan Ranah Body Tempering Tingkat 8 Qin Chen sekarang ini membuat orang-orang mengutuk Qin Chen.


Tentu saja Leluhur Penguasa Kota tidak tinggal diam dengan tindakan Qin Chen yang sudah Meningkatkan harga dan lagi ia sangat berani menyingungnya, dengan ia berdiri dari kursinya menatap pemuda di depannya yang jarak antara ruangan adalah 50 Meter.


"Anak muda... Apa kau bisa memberikan Leluhur ini wajah?" Ucap leluhur.

__ADS_1


Qin Chen tersenyum tipis, "Tidak bisa! Karena aku sangat membutuhkan Tanaman ini untuk Adik Kecil tercinta ku!" Jawab Qi Chen terdengar oleh orang-orang di pelelangan.


Keributan di dalam Pelelangan Tentang pembicaraan mereka terhadap Qin Chen yang melawan Leluhur dengan kata-kata yang menghinanya, karena tidak memberikan Leluhur wajah untuk mendapatkan sebuah Tanaman Herbal.


"Apa dia ingin mencari mati!"


"Berani sekali dia menghina leluhur Penguasa Kota!"


"..."


Pembicaraan mereka membuat sebuah keributan di lelang. Yu Lin selaku pembawa acara melihat keributan di pelelangan membuat ia sedikit pusing, karena ia tidak tahu harus mau apa. Terlihat raut wajah kesal leluhur karena di hina oleh seorang pemuda di hadapannya sangat kesal. Karena ia belum pernah di hina sebelumnya, kali ini di hina oleh seorang pemuda di hadapan banyak orang-orang di pelelangan.


"Nak! Kau sebaiknya jaga sikap mu!" Balas leluhur dengan menahan kesal, ia menunjukkan dirinya sebagai seorang leluhur yang tidak terpancing oleh seorang bocah kecil.


"Sikap? Owh... Sikapku sudah baik! Aku hanya ingin membeli Tanaman Herbal saja, jika kau punya uang tawar saja. Ah... Aku tahu! Mungkin saja leluhur seperti anda tidak memiliki uang yang banyak, karena terlalu lama sendiri di dalam ruangan!" Balas Qin Chen yang mengejeknya membuat leluhur kesal.


Boom!


Ledakan Energi Qi begitu besar menekan Aula Pelelangan Bulan Sabit, orang-orang di dalam pelelangan terjatuh ke lantai dengan tekanan seorang Martial Ancestor.


Ru'er di sampingnya sudah di berikan pelindung Qi oleh Qin Chen, dengan begitu Aura di bawah Ranah Qin Chen tidak bisa membuat Ru'er merasakan Aura dari milik orang yang akan menyerang.


Qin Chen menangapi perkataan leluhur dengan sebuah senyuman tipis. Namun senyuman Qin Chen memiliki arti tersendiri bagi orang yang mengetahuinya. "Hee... Aku bukan cukup hebat! Tapi kau saja yang lemah dan tidak bisa membuat diriku berlutut seperti mereka!" Balas Qin Chen.


Kerutan kening leluhur mulai terlihat dengan gigi bergetar menggertak, cukup sampai disini ia dihina seorang bocah. "Tunggu saja kau! Jangan harap kau bisa hidup setelah keluar dari Pelelangan ini!" Ancaman leluhur terhadap Qin Chen di sana.


Aura nya mulai menghilang, karena ia tidak mau membuat keributan di Pelelangan, jika ia membuat keributan di pelelangan ia sama saja mencari mati sendiri. Menyingung Pelelangan sama saja membunuh satu keluarga.


"Baiklah! Kita lihat siapa yang akan mati terlebih dahulu!" Balas Qin Chen dengan merendahkan leluhur.


Yu Lin langsung mengetuk palu dengan tiga kali, ia menandakan bahwa barang sudah laku terjual. Karena tidak ingin menunda waktu lagi ia langsung mengeluarkan Barang-barang berharga dari pelelangan.


"Dan terkahir! Ini adalah barang Utama yang para hadirin tunggu sejak 2hari yang lalu tentang Berita Senjata Tingkat Bumi Menengah!" Ujar Yu Lin membuat para penonton yang awalnya tegangan sekarang mereka semua bersorak kegirangan.

__ADS_1


Pelayan cantik keluar dengan membawa 2 Senjata Tingkat Bumi Menengah di hadapan mereka semua. Melihat Harta Karun yang begitu hebat di hadapannya membuat mereka tidak sabar mengeluarkan semu uang untuk mendapatkan salah satu dari 2 Senjata.


"Baiklah tanpa basa-basi lagi! Setiap Senjata di hargai dengan 100 Ribu Tael Emas! Dengan kenaikan 50 Ribu!" Ucap Yu Lin dengan keras terdengar oleh orang-orang di Aula.


"150 Ribu!"


"250 Ribu!"


"300 Ribu!"


"...."


Harga terus meningkat dengan kecepatan gila, sampai akhirnya orang di dalam ruangan VIP ikut menawar. Semua orang tidak mau kalah dengan keluarga besar terus menaikan harganya.


Hingga akhirnya Senjata laku dengan harga 1 Juta 250 Ribu Tael Emas di menangkan oleh Leluhur dan Keluarga besar di Kota Yuan.


"Pemenang lelang kali ini dimenangkan oleh Leluhur dan keluarga Jin!"


Suara Yu Lin membuat mereka orang-orang bersorak, karena walaupun tidak mendapatkan Senjata berharga mereka sudah mendapatkan penonton gratis tentang keributan maupun penawaran yang menegangkan.


Para keluarga besar, Leluhur maupun kultivator dalam dan luar di Aula Pelelangan sangat penasaran dengan orang yang menjual senjata bumi menengah. Bahkan 2 dari mereka di jual bersamaan. Senjata Bumi awal saja sudah cukup langka, apalagi senjata bumi menengah, cukup untuk mereka gunakan melawan kultivator hebat.


Setelah selesai pelelangan, orang-orang yang tidak mendapatkan barang sedikit kecewa, namun masih ada pelelangan selanjutnya dan mereka akan menabung banyak uang untuk mendapatkan barang yang akan mereka beli.


Selang beberapa waktu, pelelangan terlihat sepi dan Qin Chen pergi ke sebuah ruangan untuk mengambil barang nya dan juga sekaligus kompensasi yang pelelangan sudah janjikan kepada Qin Chen.


Yu Lin menghampiri Qin Chen yang duduk di kursi menunggu nya, "Tuan, ini adalah barang-barang anda dan juga kompensasi pelelangan kepada anda, atas apa yang terjadi beberapa waktu lalu." Ucap Yu Lin yang menyerahkan cincin penyimpanan kepada Qin Chen.


Qin Chen mengambil cincin nya dengan melihat sebentar dan mengangguk kecil, "Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu."Ucap Qin Chen dengan suara berat.


Yu Lin membungkuk memberi hormat kepada Qin Chen, "Hati-hati di jalan Tuan" ucap nya hormat.


...

__ADS_1


*Thanks You For Reading*


__ADS_2