
Qin Chen yang terlempar ke tanah dengan ratakan cukup besar, ia disana perlahan-lahan bangkit dari tanah dengan menompang tangannya sebagai fondasi ia berdiri.
"Sial! Walaupun aku tidak terluka karena serangannya, tapi ini benar-benar sangat sakit!" Gumamnya yang pelan.
Qin Chen mengalirkan Energi nya untuk menetralkan rasa sakit yang ia dapatkan dari serangan Mu Tian Sheng. Dengan beberapa detik saja rasa sakitnya mulai menghilang.
"Aku sebagai Ahli Hacker maupun Beater tidak pernah belajar bertarung sedikitpun! Saat ini didepan ku ada Sosok yang Pernah menguncang Alam Surga! Jadi keahlian ku sebagai Beater akan kalah dengan pengalaman bertarung miliknya!" Gumam Qin Chen
Memang benar dalam segi kekuatan Qin Chen lah yang memimpin nya, tapi dengan segi pengalaman bertarung tetaplah Mu Tian Sheng yang akan menang karena, Qin Chen Pernah membaca ataupun melihat pepatah yang mengatakan kalau pengalaman lebih kuat dari kemampuan yang hebat.
"Hahahaha! Bocah Manusia! Sekarang siapa yang akan ke Neraka terlebih dahulu!" Ucap Mu Tian Sheng yang merendahkan Qin Chen.
Qin Chen direndahkan oleh Mu Tian Sheng menjadi sedikit kesal dengan nya, karena ia yang mengatakan bahwa dia akan membawanya ke Neraka. Tapi sekarang ini berbanding terbalik karena Qin Chen di Tampar oleh Mu Tian Sheng.
( Note : Tampar di sini di artikan sebagai Pukulan balik terhadap Qin Chen )
Walaupun ia kesal namun ia tidak menyerang nya dengan bertubi-tubi, ia masih menggunakan pikirannya untuk mengalahkan musuh yang sangat kuat.
Ia yang lupa memiliki Kemapuan God Seal nya yang belum ia gunakan semuanya hanya tersenyum tipis, ia terkekeh kecil melihat Mu Tian Sheng di atas langit.
Dari atas muncul sebuah Guntur-guntur membentuk sebuah lingkaran besar dengan Cahaya emas di sekitarnya. Lingkaran itu membuat Mu Tian Sheng terkejut karena ia tidak tahu kapan lingkaran itu terbuat.
Mu Tian Sheng merasakan Aura yang sangat besar dari dalam lingkaran dengan terburu-buru ia menggunakan kekuatan untuk membuat pelindung besar.
Wushh!
Tekanan Angin dari atas langit membuat Mu Tian Sheng tertekan dengan kaki masuk kedalam tanah, kakinya membentuk lubang kecil di tanah karena terkena hembusan angin yang terbentuk dari Pedang Dewa milik Qin Chen.
Wushh!
Crack!
Pelindung Mu Tian Sheng buat perlahan di atas mulai muncul retakan kecil dengan seribu sehelai rambut, retakan-retakan itu mulai meluas membuat Mu Tian Sheng panik melihat semuanya.
"Bagaimana mungkin! Pelindung ku adalah yang terkuat! Bagaimana bisa!" Ketidak kepercayaan nya membuat Qin Chen terkekeh kecil dibawah.
__ADS_1
"Ketahuilah tempat mu! Saat Yama ini mengatakan mati! Maka kau akan mati!" Dengan nada merendahkan nya sekaligus menghina derajat Mu Tian Sheng sebagai sosok yang pernah mengucang Alam Surga.
Mu Tian Sheng dengan marah menyerang pedang di atas langit-langit dengan kekuatan yang ia miliki sekarang ini.
Boom!
Namun pedang itu hanya lecet saja dengan pelindung Mu Tian Sheng yang hancur, pedang dengan cepat kebawah membelah Mu Tian Sheng, namun dihindari oleh nya dengan mengorbankan tangan kirinya.
Slash!
Boom!
"Aaaarghhh!!" Teriak Mu Tian Sheng kehilangan lengan kirinya.
Ia berhasil selamat dari kematian pertama, namun ia kehilangan banyak darah dan kehilangan satu lengannya, lengan itu tidak bisa di regenerasi lagi karena pedang Qin Chen bisa membelah Ruang dan Waktu yang dimana itu adalah kekuatan maha dahsyat yang sangat kuat.
"Bocah breng***! Kubunuh kau!" Teriak Mu Tian Sheng yang sangat marah.
Mu Tian Sheng dengan gila menyerang Qin Chen secara bertubi-tubi membuat Qin Chen sedikit kewalahan menghadapi nya. Namun ia masih sempat menghindar banyak serangan.
"Tinju Bintang Iblis!" Teriak Mu Tian Sheng.
"Jari Dewa!" Balas Qin Chen dengan kekuatan God Seal.
Dengan cepat cahaya emas melesat menghadang Tinju milik Mu Tian Sheng, saat kedua kekuatan yang sangat kuat saling beradu membuat benturan Energi Qi yang begitu hebat.
Duarr!
Boom!
Tanah Terlarang kembali bergetar hebat karena dua kekuatan sangat kuat saling beradu. Disisi lain Ru'er melihat Kakak nya yang tadi lempar hingga jatuh ke tanah bersedih, karena ia takut kehilangan kakaknya yang sudah sangat baik padanya.
Xiao Laohu yang tidak tahu harus apa, ia hanya bersikap tenang dengan menenangkan Ru'er dengan bulu-bulu yang halus dan lembut, namun itu tidak berpengaruh terhadap Ru'er karena ia sangat sedih sekarang.
Kembali ke sisi Qin Chen, kedua orang itu saling beradu pukulan dengan kuat membuat dataran menjadi Neraka Tingkat 7 dimana sangat mengerikan.
__ADS_1
Boom!
Jderr!
Mereka saling bertarung dengan tangan kosong tanpa memperdulikan apapun yang ada di sekitarnya, pertarungan itu sangat lah epik di mata Qin Chen dimana ini pertarungan terlama yang ia alami.
"Hahaha..., Kau cukup kuat juga Mu Tian Sheng!" Ucap Qin Chen dengan nada provokasi.
Mendengar perkataan Qin Chen membuat Mu Tian Sheng terdiam, ia sudah bertarung sangat lama membuat kehancuran besar-besaran di Tanah Terlarang. Namun, Mu Tian Sheng tetap kalah melawan Qin Chen.
"Si-siapa kau bocah! Dengan kekuatan mu sekarang ini... Aku takut tidak ada lawan yang sebanding dengan mu!" Balas Mu Tian Sheng dengan nada terpatah-patah akibat serangan terkahir Qin Chen membuat ia kehilangan banyak darah dan Energi Qi
"Sudah berapa kali aku mengatakan kepada kau... Aku adalah Yama dari Neraka yang akan mengambil nyawa mu!" Jawab Qin Chen dengan nada merendahkan nya.
Mu Tian Sheng yang sudah tidak memiliki lagi kekuatan nya hanya menahan kesalnya, ia tidak mengira bisa kalah dengan seorang bocah Manusia di Alam Rendah.
"Apa ada kata-kata terkahir? Sebelum kau mati!" Tanya Qin Chen dengan menatap Mu Tian Sheng dengan dingin.
"Pa-para Dewa adalah musuh, dan kau adalah ancaman mereka! Jadi Jangan terlalu sombong dengan kemampuan mu saat ini! Tingkatkan kemampuan hingga ke titik tertinggi!" Ucap Mu Tian Sheng dengan memberikan peringatan maupun dukungan kepada Qin Chen.
Mendengar perkataan nya membuat Qin Chen sedikit terkejut, namun ia menghargainya karena sudah memperingatkan tentang Dewa dan Dewi. Ia perlahan-lahan mengangkat pedang nya dengan ayunan tangan.
Srash!
Crack!
Tanpa ada sedikitpun suara yang keluar dari Mu Tian Sheng, ia melihat dengan tatapan biasa melihat Mu Tian Sheng mati dengan tubuh terbelah menjadi dua bagian dan banyak luka-luka sayatan Pedang milik Qin Chen. Pada akhirnya Qin Chen menjadi pemenang dalam petarung kali ini.
[ Selamat Tuan membunuh kultivator Ranah Human Immortal Tingkat 7 mendapat 5.700.000×2 menjadi 11.400.000 Exp Dan 15.400.000 Poin Tukar ]
[ Selamat Tuan Naik Level... ]
Qin Chen di atas langit menghela nafas panjang karena ia menghadapi musuh yang sulit kali ini, ia perlahan-lahan turun kebawah dimana hanya ada kobaran api dimana-mana.
Situasi Qin Chen kali ini benar-benar merepotkan, walaupun ia belum menggunakan Energi yang ia simpan di dalam dirinya untuk melawan Mu Tian Sheng, jika ia menggunakan Energi itu mungkin ia akan menang dengan sangat mudah. Namun, ia menghilangkan niatnya, karena Energi itu untuk melawan Dewa sewaktu-waktu jika ia bertemu di Alam Rendah maupun Immortal nantinya.
__ADS_1
...
*Thanks You For Reading*