System Prince Charming

System Prince Charming
Kabar Program


__ADS_3

Chloe bersiap-siap dengan penampilannya di pesta. Karna pesta ini memberikan kebebasan dalam berpakaian dengan setelan pakaian formal atau kasual. Chloe lebih memilih memakai dress sedikit di bawah lutut berwarna biru tua campur putih dengan corak bunga yang menghiasi bagian lengan dan perut. Dia mengikat rambut biru panjang nya pony tail.


Usai selesai dengan penampilannya, Chloe bergegas mengambil tas selempang. Tak lupa memakai sepatu yang sudah dipilih sebelumnya.


Holy mengambil beberapa kue kering dari kulkas, Menyimpannya entah dimana dan segera mengikuti Chloe yang sudah keluar dari rumah.


*************


[Sekolah]


Ramai yang berlalu lalang di sekitar area sekolah saat Chloe turun dari bis, Beberapa lampu gantung tampak menghiasi area sekolah tak lupa dengan suasana yang meriah. Di atas gerbang tertulis kata 'Welcome' dengan lampu kerlap-kerlip di sekitarnya.


"Wow, Keren," Gumam Chloe kagum, Melangkah pelan menikmati hiasan serta dekorasi yang menghiasi area sekolah.


"Dekorasi nya lebih mirip saat hari valentine ya," Kata Holy masih mengikuti.


"Iya, Benar. Cantik sekali. Pasti para anggota OSIS bekerja keras membuat sekolah ini jadi mewah dan cantik,"


"Dan untungnya kau bukan salah satu anggota OSIS itu, Kalau tidak kau pasti akan mengeluh karna menghias sekolah yang begitu besar ini dalam waktu seharian," Cibir Holy, Terbang di samping Chloe.


Sejenak Chloe hanya menunjukkan cengiran kecil, Dia kambali fokus dengan langkahnya memasuki Aula sekolah. Terlihat Disekitar aula dipenuhi lampu kerlap-kerlip dengan beberapa meja berisi hidangan di sudut-sudut aula. Yah Sebelas dua belas dengan Pesta ulang tahun Raizel dulu.


Beberapa Siswa-Siswi yang berada di aula semuanya tampak cantik dan tampan, Mereka rata-rata memakai setelan formal hanya sebagian yang memakai pakaian kasual namun tak terlalu terbuka (Khusus bagian perempuan), Chloe menoleh kanan-kiri mencari keberadaan Alice dan Evelyn. Mereka sudah janjian akan bertemu di depan ambang pintu Aula.


Namun sepanjang mata nya memandang hanya terdapat Siswa-Siswi lain yang tersebar di beberapa tempat, Entah membuat kelompok atau sejenis nya Chloe tidak tahu. Chloe lebih memilih mendekati hidangan tak jauh dari tempatnya berdiri, Mungkin Alice dan Evelyn akan menemukannya disana.


Tangannya mencomot satu kue kering kacang almond, Makan sambil Netra nya mencari keberadaan kedua temannya. Tak lama seseorang menepuk pundaknya, Chloe berbalik melihat sosok tersebut.


"Ah, Ternyata memang benar Chloe. Maaf apa kau menunggu lama?" Alice sedikit mendekat, Tak lama disusul oleh Evelyn yang baru datang.


"Tidak, Aku baru saja sampai," Chloe menggeleng pelan.


"Hosh, Aku lelah sekali bolak-balik keluar Aula mencari kalian," Evelyn mengembungkan kedua pipinya ngambek, Usai mengatur napas nya.


Chloe dan Alice nyengir sebagai jawaban, Terkekeh pelan. Lalu Alice menepuk pundak Evelyn.


"Bagaimana? Apa kau datang bersama cowok yang kau taksir itu?"


"Jadi, Tuh dia sedang ngobrol dengan temannya," Evelyn melirik cowok yang dia taksir tak jauh dari tempat mereka berdiri.


Chloe hanya diam sambil menikmati hidangan dan mendengarkan percakapan kedua temannya tak ingin ikut campur.


NGIIING!


Suara berdengung tepat di atas panggung membuat sebagian Siswa-Siswi menoleh, Beberapa nya ada yang menghentikan obrolan. Termasuk Chloe, Alice, dan Evelyn.


Tepat di atas panggung Kepala sekolah berdiri sambil memegangi mic dengan ekspresi bahagia, Bertepuk tangan dua kali meminta perhatian. Semua perhatian tamu beralih pada kepala sekolah.


"Yak, Terima kasih kepada semua Siswa-Siswi yang sudah meluangkan waktu nya untuk menghadiri pesta Universary sekolah yang ke-50 ini, Saya sebagai kepala sekolah sangat berterima kaaih. Silakan dinikmati hidangan yang tersedia," Jelas Kepala sekolah masih bahagia.


"Yang punya pasangan silakan berdansa kalau mau dan bagi yang jomblo, Sabar aja," Canda kepala sekolah sambil tertawa kecil.


Beberapa Siswa-Siswi pun bersorak riuh, Ikut meladeni candaan kepala sekolah.


"Ada yang mau jadi pasanganku?"


"Yeey dansa, Sudah lama gak dansa,"


"Kepala sekolah bisa aja, Hehehe,"


"Aku juga mau punya pasangan, Huuwee!"


"Ngaca dulu bro, muka lu pasaran. Wkwkwk,"

__ADS_1


Itulah sebagian keriuhan dari beberapa Siswa-Siswi yang Chloe dengar. Gadis bersurai biru itu hanya tersenyum kecil mendengarnya.


"Musik nyalakan!" Kata kepala sekolah.


Tak lama terdengar suara musik klasik khas dansa dari speaker yang terpasang dengan kabel-kabel penghubung listrik. Kepala sekolah pun pamit dan turun dari panggung.


Beberapa siswa-siswi mulai berdansa di tengah Aula bersama pasangan masing-masing termasuk sebagian guru juga ikut berdansa.


Alice menepuk pundak Chloe dan Evelyn, Memberi isyarat agar mendengarkannya di tengah hiruk pikuk pesta.


"Aku pergi dulu ya, Mau dansa sama Kak Leo,"


"Ya udah, Pergi aja," Sahut Evelyn diangguki oleh Chloe.


Alice pun pergi tak lupa melambaikan tangannya, Kemudian Evelyn menatap Chloe.


"Chloe, Aku juga pergi ya. Mau ngobrol dulu sama Nash,"


"Oke, Good lucky," Kata Chloe tersenyum.


"Hehehe, Makasih. Kau juga, Semoga dapet pasangan ya," Evelyn terkekeh kecil. Melambai pelan sebelum pergi.


Chloe hanya membalas lambaian itu tanpa menjawab, Kini tinggal Chloe sendiri. Sang gadis kembali makan tak lupa mengambil segelas sirup di dekatnya.


"Apa benar-benar tak ada pesan sama sekali dari program?" Tanya Holy memakan kue yang dibawanya.


"Tidak ada, Terakhir kali 8 bulan yang lalu kan? Bagaimana dengan misi?" Balas Chloe masih menikmati hidangan.


"Tidak ada juga,"


Chloe memilih diam, Mencoba menerka-nerka kenapa Program tidak pernah lagi memberikan pesan atau pun misi padanya. Apakah Programnya rusak atau bagaimana?


TING!


"Wah, Panjang umur. Dari program ternyata, Baru aja dipikirin," Holy ikut menatap layar HP Chloe.


Sang gadis bergegas membuka pesannya, Berharap mendapat petunjuk dari sang program atau dia akan terus menjalani harinya dalam dunia game ini tanpa arah.


From: Program


To: Chloe


Selamat anda kembali mendapat penghargaan dari Program.


Penghargaan:


"Kedekatan Alice, Evelyn, dan Chloe"


Chloe mendelik kesal, Apa-Apaan ini!? Selama 8 bulan dia menunggu petunjuk dari program, Hanya penghargaan yang dia dapat!? Seharusnya dia mendapat penjelasan atau apalah yang bisa mewakili alasan program tak menghubungi dia dan Holy lagi atau alasan tidak memberikan misi selama 8 bulan ini.


Jari-jari nya dengan lincah mengetik layar HP nya, Membalas pesan dari Program.


From: Chloe


To: Program


Woi Program! Apa-Apaan ini!? Kau harus menjelaskan padaku, Kenapa kau tidak pernah menghubungi kami atau memberikan kami misi lagi selama 8 bulan!? Kalau begini terus kapan aku bisa pulang kedunia ku? Sekarang hidupku disini jadi jungkir balik tau! Gara-gara kau tidak memberi kami petunjuk lagi. Bahkan sekarang sebagian ke-5 pemeran utama pria menjadi musuhku dan ingin membunuhku. Sebenarnya ada apa ini!? Apa ada yang salah dengan program mu?


Sejujurnya masih banyak yang ingin dia tanyakan pada Program, Namun yang dia ketik saja sudah terlalu banyak jadi Chloe hanya mengirim pesan itu, Dan pertanyaan sisa nya akan dia tanyakan lagi setelah pertanyaan nya yang ini sudah terjawab. Chloe berharap program menjelaskan semuanya.


From: Program


To: Chloe

__ADS_1


Maaf, Saat ini System dalam Program mengalami kerusakan yang cukup parah. Membutuhkan waktu lama untuk memperbaikinya. Jadi untuk sementara waktu jiwa Chloe Watson akan terus berada dalam dunia game.


"Apa!?" Chloe tercengang tak percaya mendapat kabar buruk ini. Holy bahkan sampai ternganga di buatnya.


Inikah alasan kenapa ke-5 karakter utama laki-laki memiliki sifat dan perilaku yang jauh berbeda dari alur cerita aslinya? Chloe rasa tidak mungkin, Kalau mereka di bawah kendali Program pastinya sifat dan perilaku mereka tidak beda jauh dengan game nya. Lagipula System Program rusak karena apa? Inilah yang menjadi mistery sekarang.


From: Chloe


To: Program


Sampai kapan aku harus menunggu? :-(


From: Program


To: Chloe


Program tidak bisa menentukannya, Membutuhkan waktu lama untuk memulihkan semua data serta System yang ada. Mohon karakter Chloe Amberly untuk bersabar menunggu.


P.S: (Program telah menghapus System poin, Jadi Karakter Chloe tidak akan bisa lagi mengetahui persentase rasa suka ke-5 karakter utama laki-laki).


Double sudah kesialan Chloe hari ini, Malam yang harusnya dipenuhi dengan bahagia, Menjadi kesialan untuknya. Pertama, Kabar System Program yang rusak entah karena apa, Membuat Chloe harus terjebak dalam dunia game ini entah sampai kapan (Semoga saja dia tidak terjebak selamanya disini). Dan kedua, System poin persentase rasa suka yang dihapus, Membuat Chloe tidak bisa lagi mengetahui rasa suka dari ke-5 pemeran utama pria. Sungguh hari ini dia benar-benar sial.


"Hah~...Hari yang penuh kesialan," Lirih Chloe lelah, Menghembuskan napas berat. Mendapat kabar buruk seperti ini membuat dirinya terguncang dan mood nya menjadi turun. Terlebih mengetahui dia terjebak dalam waktu yang lama dalam game ini.


Dengan lesu Chloe menyimpan HP nya dalam tas selempang tanpa menjawab pesan terakhir Program. Mengambil sirupnya yang belum sempat diminum, Menghabiskan nya dalam sekali teguk.


"Tenang Chloe, Tenangkan diri dulu. Kita bisa jalani semua nya dengan baik," Holy mencoba menenangkan Chloe, Mengusap rambut biru sang gadis. Holy tahu kalau sekarang Mood Chloe sedang jelek.


"Hah, Mau bagaimana lagi. Aku harus menjalani semuanya dan harus bisa jaga diri selama disini. Tapi aku tidak menyangka akan mendapat kabar seburuk ini,"


"Yah, Tidak ada satu pun yang tahu kedepannya akan seperti apa, Kita hanya bisa menjalani. Entah bisa diubah atau tidak," Holy mengangkat bahu, Kembali memakan Kue nya.


Disaat Chloe tengah bad mood, Seseorang datang sambil menepuk pundaknya dengan senyum tipis.


"Kak Chloe, Kita ketemu lagi," Sapa Devian sedikit riang. Namun Chloe gak menjawab.


Kedatangan Devian hanya memperburuk mood Chloe, Sang gadis mendengus kesal. Memalingkan wajahnya ke arah lain tanpa menatap Devian. Menyadari ada yang salah pada Chloe, Devian sedikit memperhatikan ekspresi sang gadis yang tampak suram.


"Ada apa dengan ekspresimu itu kak Chloe, Seperti habis makan jeruk asam saja,"


"Tidak ada apa-apa, Kenapa datang menemuiku?" Kata Chloe melirik kecil dengan nada sedikit sinis.


"Ya ngobrol lah, Masa gak boleh. Oh iya, Btw Kak Chloe mau berdansa denganku?" Devian memperagakan gaya ala-ala pangeran yang mau berdansa bersama pasangannya dengan senyum menawan yang bikin Chloe geli.


"Ogah, Lagipula aku gak bisa dansa," Tolak Chloe sedikit menjaga jarak.


"Gak apa-apa, Sekalian aku ajarin. Mungkin ke depannya kita bisa berdansa bersama lagi saat kelulusan," Devian masih dalam posisi nya.


"Iya, Dalam mimpi!" Tegas sang gadis mendengus sinis.


Devian seketika diam membisu, Dia kembali menegakkan tubuhnya. Menatap Netra biru Chloe yang terus menatapnya penuh selidik dan waspada, Pemuda bersurai hitam kecoklatan itu menghela napas sedikit mengacak rambutnya, Melirik ke arah lain.


"Kenapa dari kemarin-kemarin Kak Chloe selalu sinis denganku? Seenggaknya kak Chloe gak sempat mati kan? Jadi Kak Chloe tak perlu menghindari dan ketus begitu padaku," Devian menatap datar, Kini tidak ada senyum lagi terpasang di wajahnya. Merasa benar-benar tidak bersalah karna sudah meracuni Chloe.


Chloe melotot horror, memandang balik dengan tajam.


"Kau benar-benar tidak menyesal sama sekali ya! Ingat siapa duluan yang memulainya, Kau kan!? Jadi jangan memintaku untuk tidak menghindari dan ketus padamu, Karna kau duluan yang membuatku seperti ini!" Kata Chloe tajam.


"Aku gak menyesal, Aku memiliki alasan sendiri kenapa melakukannya," Devian hanya memandang dingin.


"......" Tatapan sinis dari Chloe lah yang di dapat sang pemuda, Tanpa menjawab sama sekali.


Chloe berbalik pergi dari sana, Keberadaan Devian hanya akan memperburuk suasana hatinya. Dia benar-benar membutuhkan udara segar saat ini.

__ADS_1


TBC


__ADS_2