Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 141


__ADS_3

"Aleena apa kau sudah tidur? " Suara Arion yang terdengar setelah bunyi ketokan pintu itu.


"Kak Arion gawat!, belum kak" Ucap Aleena yang membuat Rocky menggelengkan kepalanya sebenarnya Rocky berharap Aleena akan tetap diam.


"Kalau begitu aku masuk" Ucap Arion yang tau kamar Aleena belum di kunci.


"Ok kak, kau boleh masuk" Aleena segera menyuruh Rocky berada di balik selimut tebalnya itu, Aleena segera menatap selimut dengan rapi agar tidak ketahuan.


"Kenapa kau belum tidur" Tanya Arion


"Hmm hanya sedang berfikir saja, kakak ada apa kemari? " Tanya Aleena.


"Hmm aku memberikan ini, ini biskuit yang di buat oleh Olivia katanya kau sangat menyukainya jadi dia memintaku untuk memberikannya langsung saat berdua saja dengan mu" Ucap Arion.


Aleena tersenyum senang menerima biskuit yang di bungkus cantik untuk nya dari Olivia kakak iparnya, dia memeluk biskuit itu.


"Kau sesenang itu kah mendapatkan biskuit" Ucap Arion


"Tidak aku senang bila memikirkan masa lalu untung saja kakak bertemu dengan kak Olivia, jika tidak aku mungkin tidak akan pernah merasakan kehangatan dari kakak dingin ku ini" Ucap Aleena yang masih ingat pertama kali dia bertemu dengan kakaknya yang begitu menakutkan dan berwajah dingin.


"Aku juga merasa seperti itu" Jawab singkat Arion, Arion memang tidak pernah menyangka dia akan kembali pada keluarga nya jika buka Olivia wanitanya mungkin dia masih akan tetap sendiri.


Rocky yang mendengarkan percakapan itu tanpa sadar mengangguk angguk membuat selimut sedikit bergoyang membuat Aleena dengan sigap ikut menggerakkan tangannya ke selimut agar tidak membuat Arion curiga.


Rocky merasa panas berada di balik selimut melihat pemandangan paha putih nan mulus milik Aleena membuat Rocky menelan ludahnya kasar, perasaan ingin menyentuhnya itu membuat Rocky beradu argumen dengan dirinya sendiri. 'Sentuh saja sedikit tidak masalah" Ucap sisi jahat Rocky 'Jangan Rocky jangan lakukan Aleena pasti akan menganggap mu mesum dan kurang ajar jika melakukan nya' Ucap sisi baik Rocky, Rocky di buat pusing sendiri dengan pikiran nya dan berharap Arion segera keluar dari kamar Aleena.


Arion dan Aleena berbicara tentang masa lalu dan study Aleena yang sedikit terhambat "Kalau begitu istirahatlah ini sudah larut dan jangan sampai kau membiarkan Rocky masuk ke dalam kamarmu apalagi kedalam selimut mu" Ucap Arion yang langsung beranjak pergi meninggalkan Aleena membuat Aleena terperanjat kaget.


'Apakah kak Arion tau, tidak mungkin apa dia hanya asal bicara' Tanya Aleena dalam diamnya.

__ADS_1


Arion keluar dari kamar Aleena, Aleena ingin mengangkat selimut nya namun tapi tiba-tiba Arion masuk kembali dan Rocky yang akan keluar kembali bersembunyi "Apa ada yang tertinggal kak? " Tanya Aleena.


"Hmm hanya mengingatkan jangan lupa kunci kamarmu" Ucap Arion yang kembali menutup pintu kamar Aleena, di balik pintu Arion menyeringai senyum yang memiliki banyak arti.


Aleena membuka selimut nya dan menghela nafasnya "Om lain kali jangan masuk ke kamarku seperti ini jika kak Arion tau bagaimana nanti dia berfikir kita telah berbuat di luar batas bagaimana" Ucap Aleena kesal kali ini Rocky juga merasa sedikit keterlaluan.


"Baiklah aku yang salah, lain kali aku yang akan membawamu ke kamarku" Candaan Rocky itu membuat Aleena memukul mukul tubuh Rocky.


"Om kau mesum" Ucap Aleena kesal.


Rocky menangkap tangan Aleena dan menggenggam kedua tangan Aleena kemudian menciumnya "Aku tidak akan melakukan itu sebelum kau resmi menjadi istriku percayalah padaku" Rocky mengecup sebentar bibir Aleena dan juga kening Aleena kemudian melepaskan tangan Aleena.


Rocky berdiri mengusap pucuk kepala Aleena "Kau tidur lah selamat malam Bidadari ku" Ucapan Rocky itu membuat Aleena terdiam tersentuh.


Rocky keluar dari kamar Aleena dan segera berbaring di sofa dan mencoba untuk menutup matanya dan tidur.


****


Rocky berjalan dan melihat Aleena sudah ada di dapur "Sayang kenapa kau bangun sepagi ini" Wajah Aleena memerah saat Rocky memanggilnya begitu lembut dengan panggilan sayang namun di sisi lain dia juga malu jika hal itu di dengar oleh kakaknya.


"Hentikan om jangan panggil sayang sekarang, jika kakak mendengar nya dia akan berfikir hubungan kita sudah sangat jauh"


"Ha, hanya memanggil sayang pun tidak boleh" Ucap Rocky merajuk dia berjalan mendekat ke arah Aleena dan memeluknya dari belakang.


"Om tidak boleh" Ucap Aleena yang membuat Rocky semakin merajuk, namun merajuk nya Rocky tentu saja malah semakin lengket pada Aleena "Ja, apa aku harus memanggilmu bidadari ku" Goda Rocky.


"Hentikan panggil saja Aleena saat ada kak Arion"


"Sekarang tidak ada Arion jadi harus memanggilmu apa"

__ADS_1


"Maksud ku jika kak Arion masih di negera ini panggil aku Aleena saja om"


"Tidak mau, sudah ku putuskan aku akan memanggilmu bidadari ku" Ucap Rocky manja.


"Ha, tidak mau sangat norak" Ucap Aleena kesal karena dia jadi kesulitan memasak karena Rocky yang terus menempel padanya.


"Tidak norak itu sangat imut" Ucap Rocky


TAK.. Aleena memotong kuat pisaunya pada talenan di depannya membuat Rocky terkejut "Lepaskan aku om apa aku akan memotong adik kecilmu itu untuk sarapan" Ucapan Aleena langsung membuat Rocky melepaskan pelukannya dan sedikit mundur.


"Aleena kau jangan main-main dengan pisau mu" Ucap Rocky


"Kali begitu duduk yang benar di kursi makan mu dan tunggu makanan nya selesai" Ucap Aleena.


"Baik bidadari ku" Jawab Rocky


TAK.. suara pisau itu lagi "Berhenti memanggilku dengan panggilan norak itu om" Ucap Aleena kesal, Rocky hanya diam saja dan tersenyum.


Arion baru saja selesai video call dengan istri tercintanya dia berbicara cukup lama sampai istrinya menyuruhnya membersihkan diri dan sarapan.


Arion sekarang sudah keluar dari kamarnya dan berjalan menuju tempat makan "Ah kak kau sudah rapi pas sekali sarapannya sudah siap" Ucap Aleena.


Mereka bertiga sarapan bersama, Arion memuji masakan Aleena semakin baik meski tidak lebih enak dari masakan istrinya, Arion tentu tidak bisa menomorduakan istrinya itu.


"Kak Olivia memang pandai memasak tapi nanti setelah aku jadi ibu aku juga akan pandai memasak seperti nya" Mendengar kalimat ibu membuat Arion tersedak.


"Apa kau sudah akan menjadi ibu, Rocky kau" Mata Arion menatap Rocky sangat tajam saat ini giliran Rocky yang tersedak.


"Ukhuk.. ukhuk... kenapa kau menatapku seperti itu aku tidak sebajing*n itu " Ucap Rocky serius.

__ADS_1


"Benarkah lalu? " Rocky dan Arion menatap ke arah Aleena membuat Aleena bingung


"Lalu apa? aku tidak mau membuat anak kalau tidak dengan kak Rocky " Ucap Aleena keceplosan membuat Arion membulatkan matanya.


__ADS_2