Terjerat Cinta Bartender Dingin

Terjerat Cinta Bartender Dingin
Episode 41


__ADS_3

Aleena berangkat menggunakan kereta dia sudah sampai di Universitas nya, dia segera ke kelasnya untuk menunggu kelompok nya dan para seniornya, melakukan agenda hari ini.


Aleena melihat sekeliling dia mencari Elin, tapi seperti nya Elin belum datang, Aleena memilih berjalan mencari tempat duduk tapi tiba-tiba "Dor, Aleena selamat pagi" Orang yang di cari Aleena ada di belakang nya.


Aleena mengelus dadanya karena dia terkejut, Aleena menengok ke arah Elin "Kau mengagetkanku "


"Maaf" Elin tersenyum.


"Sudahlah, kenapa kelompok kita belum datang? " Tanya Aleena.


"Mereka semua sudah ada di taman kampus menunggu mu, mereka tidak bisa menghubungi mu Aleena kau tidak meninggalkan nomor di biodata mu " Gerak Elin.


"Hehe Maaf aku lupa" Aleena memang tidak mengisi nomor handphone nya saat kemarin mengisi biodata pada kelompok karena handphone nya rusak.


"Kalau begitu bisakah aku meminta nomor mu sekarang" Ucap Elin yang mendapat anggukan dari Aleena, Aleena mengeluarkan handphone nya dan saling bertukar nomor. "Terimakasih Aleena jangan menyesal sudah memberiku nomor, aku akan sering mengirim pesan " Elin tersenyum memperlihatkan gigi putihnya yang rapi.


Setelah itu mereka kembali ke kelompok dan menjalankan aktivitas ospek pertama, perkenalan pada lingkungan Universitas.


Dari jauh Mia melihat ke arah Aleena terus, seperti nya dia menunggu momen yang tepat untuk berbicara dengan Aleena.


*******


Letty melihat lihat apartemen Rocky yang entah mengapa terasa berbeda dari terakhir dia berkunjung dengan Disa mengantarkan Rocky pulang. "Aku mau minum" Letty berjalan ke meja makan dan matanya melihat sisa makanan dan dua piring sisa makan "Rocky apa kau tinggal dengan seseorang? " Tanya Letty yang membuat Rocky terdiam


"Ekhm kalau iya kenapa? " Jawaban Rocky itu membuat Letty tiba-tiba merasa dadanya sesak. "Kalau tidak kenapa? " Jawaban Rocky begitu ambigu membuat Letty semakin penasaran.


"Rocky kenapa kau tidak langsung jawab saja? " Tanya Disa yang sepertinya juga sangat penasaran.

__ADS_1


"Hai kalian ayolah kita di sini bukan untuk mengetahui masalah pribadi Rocky bukan" Ucap Natan yang tidak mau Letty sampai mengetahui keberadaan Aleena ya Natan sedikit banyak tau jika Letty seperti nya menyukai Rocky.


"Kalian kenapa datang ke sini! " Rocky mengikuti alur ucapan Natan.


"Jawab dulu apa kau tinggal dengan seseorang" Tanya Disa yang kelihatan betul kalau dia ingin tau, Letty pun menatap Rocky seperti nya dia sudah sangat penasaran.


"Iya" Jawaban Rocky itu seketika membuat mata Letty, Disa dan Natan yang sudah mencoba menutupi juga percuma, tapi kemudian Natan berfikir kenapa dia ingin menutupi keberadaan Aleena.


"Benar, ada sepupu Rocky di sini aku juga sudah tau, dia sekarang sedang berkuliah apa kalian puas, sekarang Disa sekarang bahas pekerjaan nya" Natan akhirnya berkata terus terang, karena Natan berfikir lagi kalau Aleena adalah sepupu Rocky jadi tidak masalah untuk memberitahu Letty dan Disa.


"Em Benarkah itu Rocky" Rocky tidak mau semua menjadi panjang dia cukup mengangguk mengiyakan perkataan Natan.


Disa tersenyum melihat Letty yang seperti nya sudah sedikit lega mengetahui kenyataan nya, dalam pikiran Letty sepupu Rocky adalah laki-laki, di lihat dari gayanya jika wanita dia tidak akan membiarkan meja makan begitu saja setelah makan.


"Jadi ada apa kalian kemari? " Tanya Rocky yang membuat mereka bertiga memandang nya, pandangan orang yang sudah memiliki sebuah rencana licik "Tatapan apa itu? " Tanya Rocky yang sudah melihat ketiga pasang mata yang memliki tujuan yang sama.


"Aku punya pekerjaan untuk mu hehehe" Disa tertawa begitu licik ketika Disa menaruh tas besarnya di atas meja, Rocky tidak menyadari Kalau Disa membawa tas sebesar itu bersamanya.


Rocky segera memberontak dan melepaskan tangan Natan dan Letty dengan mudah "Katakan apa yang ingin kalian lakukan" Ucap Rocky menatap tajam, tatapannya membuat mereka bertiga merasa takut.


"Te..tenanglah Rocky kita tidak akan membunuhmu" Ucap Disa mencoba berbicara.


"Langsung katakan" Ucap Rocky serius.


Mereka semua akhirnya duduk dengan tenang ternyata rencana Disa gagal langsung, memaksa Rocky bukanlah hal yang bisa di lakukan nya.


"Baiklah, kau tau apa yang terjadi dengan bar baru-baru ini bukan, kekacauan yang aku buat membuat banyak pelanggan menjelekkan bar kita, aku takut semua pelanggan akan menghilang jadi Disa memiliki sebuah rencana" Ucap Letty dia terlihat menyesal bersikap kekanak-kanakan tapi dia melakukan itu karena tidak mau nama baik Rocky tercoreng.

__ADS_1


Rocky diam sejenak dia juga tau alasan Letty melakukan itu demi dirinya, jadi dia akan mendengar apa yang Disa rencanakan. "Apa rencananya? " Menatap Disa.


Disa menjelaskan semua rencananya, Rocky memegang kepalanya dia tidak menyangka Disa memiliki rencana seperti itu "Bagaimana Rocky apa kau setuju" Tanya Disa dengan penuh harap.


"Tidak! " Jawab singkat Rocky membuat semangat membara mereka bertiga hilang sepenuhnya.


"Rocky demi Bar dan reputasi mu" Ucap Letty mencoba membujuk Rocky.


"Rocky, aku rasa rencana Disa tidak buruk" Ucap Natan dengan menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu kau yang lakukan" Ucap Rocky dengan menatap tajam ke arah Natan.


"Kau lihat, aku tidak memiliki daya tarik seperti mu jika akau yang melakukannya semuanya sia-sia" Natan bukannya merendah bagaimanapun karisma dan ketampanan Rocky jauh di atasnya, Natan mengakuinya sendiri.


"Natan benar, Rocky ayolah demi bar dan demi Letty" Ucap Disa dengan sengaja, membuat wajah Letty memerah dengan ucapan Disa itu.


"Tidak, kalian berlebihan" Ucap Rocky, jawaban Rocky itu membuat Letty sedih Rocky tidak mau melakukannya demi dia.


Letty menghela nafasnya "Bagaimana jika aku memberikan bayaran sendiri untuk promosi ini, tiga kali lipat dari gaji mu" Ucap Letty serius.


"Rocky tawaran yang menggiurkan, lagi pula itu tidak sulit" Ucap Disa


"Benar Rocky, jadilah lelaki sejati dengan membantu bos, ayolah Rocky Big Brother pikirkan mendapatkan uang hanya dengan satu kali promosi, mudah bukan"


"Tidak mudah! sangat memalukan" Rocky kemudian terbayang hal yang di rencanakan Disa itu.


"Tidak memalukan big Brother ayolah, aku tidak mau kehilangan bar dan pekerjaan ku" Ucap Natan "Demi Letty bar dan aku, ayolah " Natan bersungguh-sungguh dengan kata-kata nya membuat Rocky terdiam dia seperti nya sedang berfikir.

__ADS_1


"Baiklah lakukan dengan cepat! " Jawaban Rocky membuat Natan, Letty dan Disa merasa senang dengan keputusan Natan.


"Bagus ayo kita mulai" Disa tersenyum puas rencana nya berhasil. Dia berharap bisa menyelamatkan bar dengan rencana nya itu dan juga membuat sahabatnya senang.


__ADS_2